Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU SD KABUPATEN BLITAR Wiryanto Wiryanto; Zaenal Abidin; Ramadhan Kurnia Habibie; Neni Mariana; Ika Rahmawati; Vivi Astuti Nurlaily; Nurul Rafiqah Nasution; Pradina Parameswari; Ulumah Ummah; Rafi Afrizal Saputra; Ahmad Rafi Garizah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62191

Abstract

Guru sekolah dasar dituntut memiliki kompetensi dalam menerapkan model pembelajaran inovatif agar mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. Namun, hasil analisis kebutuhan di Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih mendominasi pembelajaran dengan metode ceramah serta belum optimal dalam mengimplementasikan model pembelajaran yang selaras dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi mengajar guru sekolah dasar melalui pelatihan penerapan berbagai model pembelajaran inovatif, yaitu Realistic Mathematics Education (RME), Open-Ended Learning, Flipped Classroom, Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), serta Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, penyampaian materi, demonstrasi, penyusunan perangkat pembelajaran, simulasi pembelajaran, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 40 guru sekolah dasar di Kabupaten Blitar. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket respons peserta, serta tes awal dan tes akhir untuk mengukur peningkatan kompetensi guru. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan model pembelajaran inovatif. Rata-rata nilai kompetensi guru meningkat dari 58,6 pada pretest menjadi 87,9 pada posttest. Selain itu, peserta mampu menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan model RME, Open-Ended Learning, Flipped Classroom, STEM, dan PjBL sesuai dengan karakteristik mata pelajaran di sekolah dasar. Respons peserta terhadap pelatihan menunjukkan kategori sangat baik dengan tingkat kepuasan lebih dari 95%. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru serta mendukung implementasi pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di sekolah dasar.
ASSESSMENT OF EMOTIONAL MATURITY IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS: PSYCHOMETRIC VALIDATION AND RELIABILITY EVIDENCE Tri Sutrisno; Neni Mariana; Nadi Suprapto; Suryanti; Wahono Widodo; Wiryanto
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v8i1.24925

Abstract

Emotional maturity is a critical component of psychosocial development in elementary school children that requires systematic nurturing. Valid and reliable assessment instruments are therefore essential to objectively measure emotional maturity, enabling early identification and providing a scientific basis for designing mental health development programs, particularly in underserved communities such as children from the Madura ethnic group in Indonesia. Existing instruments are still limited in terms of item coverage, conceptual indicators, and suitability for the developmental characteristics of elementary school students. This study aimed to develop and validate a comprehensive instrument for assessing emotional maturity using a systematic Research and Development (R&D) method. The instrument was tested in two stages, namely expert validation through a Focus Group Discussion (FGD) and empirical testing involving 20 fifth-grade students at Cangkreng 1 Public Elementary School, Sumenep Regency, Madura. Content validity was analyzed using the Item-Level Content Validity Index (I-CVI) and Scale-Level Content Validity Index (S-CVI), while item validity and reliability were examined using SPSS and Cronbach’s Alpha. The FGD produced an S-CVI score of 0.993 for instruction, content, and language, showing a very high level of expert agreement. Item evaluation also resulted in an S-CVI score of 0.87, indicating strong content validity with only minor revisions. Empirical testing showed that all items obtained correlation values between 0.910 and 0.937, exceeding the critical value of 0.444 at α = 0.05. The Cronbach’s Alpha coefficient of 0.990 confirmed excellent reliability and internal consistency. These results indicate that the instrument is theoretically valid and empirically reliable for use by teachers, counselors, and researchers in assessing children’s emotional maturity.. Future studies should expand large-scale validation and integrate digital assessment systems to enhance scalability and innovation in child mental health monitoring.
Co-Authors Ade Firma Handriyani Putri Adhi Eka Widiawan Agung Lukito Ahmad Rafi Garizah Ajeng Rara Veronica Ananda Wulan Putri Cahyani Anang Setiawan Andra Ena Fitri Mega Ramadani Anis Fauziana Anis Fauziana Anis Rizqiyatul Mukarromah Annisa Berlian Rizki Oktavia Arya Setya Nugroho Aulia Kholifatul Khasanah Budi Jatmiko Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Deah Uji Wulandari Delia Indrawati Dwi Nurvita Sari Dwi Ratna Sulistyowati Emy Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Endah Budi Rahaju Erwin Sarwanti Fajar Nur Yasin Fani Yantik Faridlotul Hasanah Fasyah Alya Syabrina Fitri Miftahul Jannah Garin Ocshela Anggraini Gianto Gianto Hadi Amroni Halimatussya’diyah Halimatussya’diyah Hardhika Wahyu Dewani HENDRATNO Herawati Aisyah Heru Subrata Hitta Alfi Muhimmah Idha Novianti Ika Dwi Retnowati Ika Rahmawati Indah Ainurrohmah Irma Ainur Fofiqoh Istianatur Rahmah Julianto Julianto Julianto Julianto Julianto Kartika Rinakit Adhe, Kartika Rinakit Lenthera Mega Devya M. Gita Primaniarta Mallevi Agustin Ningrum Margareta Sinta Wibawati Mega Teguh Budiarto Mohammad Fauziddin Mustika Fittari Mustika Kurniasari Nadi Suprapto Nadya Nur Aini Naila Rosyada Nency Putri Muldash Neni Mariana Nenny Chanidatus Shofiyah Noer Mahmudiyah Novi Wulandari Nur Kumala Wardani Nurul Rafiqah Nasution Pradina Parameswari Prista Olga Virmawan Rafi Afrizal Saputra Ramadhan Kurnia Habibie Reni Setyaningsih Rizki Nindi Handayani Rooselyna Ekawati Santi Agustiara Norairi Setianingsih, Rini Siti Maghfirotun Amin Sri Widayati Suprayitno Suprayitno Suprayitno Suprayitno Suryanti Suryanti Suryanti Suttrisno Tatag Yuli Eko Siswono Tataq Siswono Tri Sutrisno Ulumah Ummah Ulumul Umah Vivi Astuti Nurlaily Wahono Widodo Wahyu Sukartiningsih Wahyudi Sukur Sugianto Wiwik Endang Setyawati Yeni Dwi Ningrum Zaenal Abidin Zakirman Zumrotus Sa'diyah