Claim Missing Document
Check
Articles

Students' Perceptions about the Impact of AI Chatbots on their Vocabulary and Grammar in EFL Writing Waziana, Winia; Andewi, Widi; Hastomo, Tommy; Hasbi, Muhamad
Register Journal Vol. 17 No. 2 (2024): REGISTER JOURNAL
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/register.v17i2.352-382

Abstract

The rapid integration of AI technologies in education necessitates understanding their potential effects on language acquisition and proficiency, particularly in writing—a critical skill for EFL learners. This study aimed to investigate the types of Artificial Intelligence (AI) chatbots and scrutinize the students' perceptions about the impact of AI chatbots on their vocabulary and grammar in EFL writing. Using a mixed method, this study involved 100 undergraduate English as a Foreign Language (EFL) students from five universities in Indonesia, highlighting the various AI chatbots they employed in their digital activities. Data collection consisted of questionnaires, interviews, and observation sheets which were analyzed using quantitative descriptive statistics and qualitative thematic analysis. ChatGPT, Gemini, Perplexity, Bing Chat, Ernie, Character AI, Discord Bot, Wren, and Ginger emerged as the most widely used chatbots among the students, with reasons such as helpfulness, work simplification, skill and knowledge transfer, and ease of use serving as the primary motivations for their use. The findings revealed that a significant majority of students experienced substantial improvements in their vocabulary range, syntactic variety, and writing quality when using these AI chatbots. They also unanimously reported AI chatbots had a major positive impact on their language proficiency, particularly in the areas of vocabulary and grammar used in writing. The results of this research suggest that incorporating AI chatbots can be advantageous for improving the writing skills of EFL students. The study also addressed its shortcomings and offered recommendations for future research.
PENGEMBANGAN IDENTITAS KULINER TOTOKARTO DENGAN DESKRIPSI BAHASA INGGRIS DI PLATFORM DIGITAL Andewi, Widi; Waziana, Winia
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan identitas kuliner lokal Totokarto melalui deskripsi dalam bahasa Inggris di platform digital guna memperluas jangkauan promosi dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Kegiatan ini meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan peluncuran program digitalisasi kuliner Totokarto, yang dilaksanakan sepanjang April 2024. Melalui pendekatan partisipatif, pelaku usaha kuliner lokal diberikan pelatihan pembuatan deskripsi bahasa Inggris yang menarik, teknik dasar fotografi produk, dan pemanfaatan platform digital untuk promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya promosi digital, dengan 85% peserta mampu menyusun deskripsi kuliner yang efektif. Selain itu, para peserta berhasil mempraktikkan strategi promosi dasar di media sosial dan platform digital lainnya, yang terbukti meningkatkan jumlah pengunjung dan peminat produk kuliner Totokarto hingga 25%. Dukungan dari perangkat desa dan tokoh masyarakat turut memperkuat potensi keberlanjutan program ini di masa depan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa digitalisasi deskripsi kuliner Totokarto melalui media digital dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap budaya lokal, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Untuk memastikan keberlanjutan dampak positif ini, disarankan adanya pendampingan dan evaluasi berkala agar masyarakat dapat terus mengelola dan memperbaiki promosi kuliner mereka secara mandiri. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan potensi kuliner lokal di daerah lain.
PENDAMPINGAN DAN PENINGKATAN PEMAHAMAN URGENSI PEMBUATAN NIB KEPADA PELAKU UMKM DI DESA PATOMAN KEC. PAGELARAN KAB. PRINGSEWU SEBAGAI UPAYA LEGALITAS USAHA Waziana, Winia; Novita Sari, Dita; Hendrawan, Eko; Kusnadi , Danang
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 - No. 2 Tahun 2023
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v1i2.22

Abstract

Perizinan Online Terpadu (OSS) merupakan izin yang diperoleh setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran dan nantinya akan diterbitkan oleh Lembaga OSS atas nama Menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota. OSS merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Pekon Patoman merupakan salah satu desa di Kabupaten Pringsewu yang menjadi ikon perdagangan. Bidang usaha yang ditekuni kebanyakan masyarakat yaitu pedagang sembako, makanan dan budidaya ikan air tawar. Kurangnya kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya nomor induk berusaha membuat Tim PKm untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan pembuatan NIB bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Pringsewu Khususnya pada Pekon Patoman. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pertama mendampingi pelaku UMKM Pekon Patoman dalam pembuatan NIB, kedua mengedukasi para pelaku usaha agar tertib hukum, agar mendapat perlindungan usaha, serta sebagai bentuk dukungan dari perguruan tinggi terhadap kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan izin berusaha. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Pendampingan dan sosialisasi oleh Tim PKm kepada para pelaku UMKM di Pekon Patoman. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa Tahap yaitu persiapan, kegiatan pendampingan, dan pembuatan laporan. Dalam kegiatan pengabdian ini, tim mengidentifikasi tercapainya tujuan kegiatan pendampingan terlihat dari respon yang diberikan para peserta seperti, 1.) Peserta memiliki keinginan untuk memperoleh pengetahuan tentang NIB. 2.) Peserta memiliki keinginan untuk mendaftarkan NIB pada usahanya. 3). Partisipasi dan dukungan pihak desa dalam menyediakan tempat dan fasilitas kegiatan. 4.) Dari 20 peserta yang hadir, 90% di antaranya adalah pelaku usaha. Dengan demikian, pelatihan ini dapat tepat sasaran untuk membantu para pelaku usaha dalam mendaftarkan NIB
GAMIFIED ENGLISH: PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS INTERAKTIF MELALUI PLATFORM QUIZIZZ Andewi, Widi; Waziana, Winia; Nagara, Erliza Septia; Sari, Dita Novita
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.2v.2i.115

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris dasar siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran berbasis gamifikasi menggunakan platform Quizizz. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 3 Waringinsari dengan melibatkan 30 siswa kelas V. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu persiapan, pelatihan, implementasi, serta evaluasi dan refleksi. Siswa diajak mempelajari kosakata dasar, seperti warna, angka, hewan, dan kegiatan sehari-hari, melalui permainan interaktif di Quizizz. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa sebesar 25% setelah mengikuti pelatihan, serta peningkatan kemampuan penguasaan kosakata, motivasi, dan partisipasi aktif selama proses pembelajaran. Guru juga memperoleh pengalaman baru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan ini membuktikan bahwa penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan efektif bagi siswa sekolah dasar.
Mapping the Influence of Business Phrases on the Effectiveness of Digital Marketing Communication: A Systematic Literature Review Suningsih, Sri; Putri, Lidya Ayuni; Nurbaiti, Syarifah; Waziana, Winia
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/7mjsfz19

Abstract

This study aims to systematically map the trends, themes, and conceptual developments in research examining the influence of business phrases on the effectiveness of digital marketing communication over the period 2015–2025. A Systematic Literature Review (SLR) approach was employed following the PRISMA 2020 guidelines. A total of 366 articles were initially identified from major academic databases, including Scopus, Web of Science, ScienceDirect, Taylor & Francis, and SpringerLink. After a rigorous screening and eligibility process, 41 articles were selected for in-depth analysis. The findings reveal a significant increase in scholarly attention to the integration of business linguistics and digital communication, particularly after 2020. Bibliometric and thematic analyses identify four dominant research themes: (1) the pragmatic functions of business phrases in digital communication, (2) their influence on consumer perception, (3) their role in enhancing audience engagement, and (4) cross-cultural linguistic adaptation. The conceptual synthesis demonstrates that business phrases act as strategic linguistic elements that mediate the relationship between message construction and consumer behavior through cognitive and affective mechanisms. Furthermore, cross-cultural adaptation serves as a moderating factor influencing communication effectiveness. This study contributes theoretically by proposing an integrated conceptual model linking language, persuasion, and digital communication effectiveness. Practically, the findings provide valuable insights for practitioners in designing more persuasive, adaptive, and evidence-based digital marketing communication strategies.
Pelatihan Berbasis Canva untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Keterampilan Penulisan CV Berbahasa Inggris pada Siswa SMK Pugung Tanggamus Ricco Herdiyan Saputra; Winia Waziana; Widi Andewi
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital dan keterampilan penulisan Curriculum Vitae (CV) berbahasa Inggris pada siswa SMK Pugung Tanggamus. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan tersebut melalui pelatihan berbasis Canva. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Institut Bakti Nusantara pada tanggal 27 November 2025 dengan metode pelatihan berbasis praktik yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan CV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta penilaian hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek penilaian, dengan rata-rata nilai meningkat dari 57,5 menjadi 84,75. Peserta juga mampu menghasilkan CV yang lebih terstruktur, menggunakan bahasa Inggris yang lebih tepat, serta memiliki desain visual yang menarik. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam mempersiapkan dokumen lamaran kerja. Dengan demikian, pelatihan berbasis Canva terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan penulisan CV berbahasa Inggris sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Integrasi Platform Desain Digital dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi untuk Persiapan Karier Winia Waziana; Ricco Herdiyan Saputra
CHAIN: Journal of Computer Technology, Computer Engineering, and Informatics Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Number 2 April 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/chain.v4i2.194

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of integrating the digital design platform Canva into a technology-based learning system to support career preparation through curriculum vitae (CV) writing training. The background of this study is based on the importance of user performance in producing professional English digital CVs as part of the job recruitment process, where many users still face difficulties in terms of document structure, appropriate English usage, and systematic visual presentation. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest model involving 30 participants. The research procedure consisted of three stages: a pre-test to assess initial user performance, technology-based training through the use of the Canva platform, and a post-test to evaluate improvements in the quality of the generated output. Data were collected using a CV assessment rubric covering document structure, English language use, clarity of information, and visual design quality, as well as a questionnaire to measure user perceptions of the use of digital platforms. The results indicate a significant improvement across all assessment aspects, with the highest increase observed in visual design quality. In addition, users demonstrated highly positive perceptions of Canva, as it enhanced creativity, improved efficiency in document preparation, and enriched user interaction with the system. These findings suggest that the integration of digital design platforms contributes significantly to improving user output quality and the effectiveness of technology-based processes. Therefore, the use of digital platforms within learning systems can serve as an innovative approach to support the development of professional skills and career readiness in the digital era.
Evaluation of the implementation of the 2013 curriculum reviewed from the aspect of the learning process and assessment of learning outcomes (case study: SMA / SMK / MA Pringsewu regency) Trisnawati Trisnawati; Leni Anggraeni; Winia Waziana; Dian Puspita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2019): July–December
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.915 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v12i2.26991

Abstract

This study aims to determine and evaluate the implementation of the 2013 curriculum specifically in aspects of the learning process and aspects of assessment of learning outcomes. This study is a qualitative descriptive study, with the population being SMA / SMK equivalent in Pringsewu Regency while the sample is 10 high school / SMK level schools in Pringsewu Regency selected from 9 different sub regency. In terms of the learning process aspect, achieving the highest percentage is the teacher's understanding of the subject matter in student textbooks, while the lowest percentage is the suitability of learning procedures with a scientific approach. In terms of the assessment of learning outcomes, the highest percentage achievement is the teacher's understanding of the concepts and applications of midterm tests, while the lowest percentage is the teacher's understanding of portfolio-based assessment concepts and applications. The results of the overall analysis show that, in terms of the learning process aspects and assessment of learning outcomes, the implementation of K-13 at the SMA/SMK/MA level in Pringsewu Regency was in a good category although there were still a few things that needed to be improved.Evaluasi implementasi kurikulum 2013  ditinjau dari aspek proses pembelajaran dan penilaian hasil belajar (studi kasus: SMA/SMK/MA Kabupaten PringsewuPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi implementasi kurikulum 2013 khususnya dalam aspek proses pembelajaran dan aspek penilaian hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan populasinya adalah SMA/SMK sederajat di kabupaten pringsewu lampung sedangkan sampelnya adalah 10 SMA/SMK sederajat di kabupaten Pringsewu Lampung yang dipilih dari 9 kecamatan yang berbeda. Ditinjau dari aspek proses pembelajaran, pencapaian persentase tertinggi adalah pemahaman guru tentang materi pelajaran yang ada di buku pelajaran siswa, sedangkan persentase terendah adalah kesesuaian prosedur pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Ditinjau dari aspek penilaian hasil belajar, pencapaian persentase tertinggi adalah pemahaman guru tentang konsep dan aplikasi ulangan tengah semester, sedangkan persentase terendah adalah pemahaman guru tentang konsep dan aplikasi penilaian berbasis portofolio. Hasil analisis secara menyeluruh menunjukkan bahwa ditinjau dari aspek proses pembelajaran dan penilaian hasil belajar, implementasi K-13 di tingkat SMA/SMK/MA di kabupaten Pringsewu berada pada kategori baik meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. 
Smart Reading: Pelatihan Bedah Jurnal Sistem Informasi Berbasis Speed Reading pada Mahasiswa S1 Institut Bakti Nusantara Winia Waziana; Dita Novita Sari; Erliza Septia Nagara
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v4i3.2059

Abstract

Academic literacy demands require undergraduate students to efficiently digest scientific articles. However, many Information Systems students at Institut Bakti Nusantara experience literacy fatigue and spend 2–3 hours understanding a single journal due to rigid, word-by-word reading methods and difficulty decoding technical components like system architectures and algorithms. This community service (PkM) implements the "Smart Reading" method through Speed Reading-based journal dissection training. The method utilizes a structured cyclic approach: laying the foundation, planning, information gathering and analysis, and acting on findings. Evaluation is conducted via direct observation of structural journal analysis worksheets and performance presentations. The training results demonstrate a significant transformation in students' critical reading habits, with the average comprehension and extraction score reaching 82%, successfully surpassing the initial target threshold of 75%. Mechanically, eliminating sub-vocalization and expanding peripheral vision accelerated the literature review synthesis process. The institutional sustainability plan involves integrating this method into student study groups to continuously foster a critical digital literacy ecosystem.
Mapping the Influence of Business Phrases on the Effectiveness of Digital Marketing Communication: A Systematic Literature Review Suningsih, Sri; Putri, Lidya Ayuni; Nurbaiti, Syarifah; Waziana, Winia
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/7mjsfz19

Abstract

This study aims to systematically map the trends, themes, and conceptual developments in research examining the influence of business phrases on the effectiveness of digital marketing communication over the period 2015–2025. A Systematic Literature Review (SLR) approach was employed following the PRISMA 2020 guidelines. A total of 366 articles were initially identified from major academic databases, including Scopus, Web of Science, ScienceDirect, Taylor & Francis, and SpringerLink. After a rigorous screening and eligibility process, 41 articles were selected for in-depth analysis. The findings reveal a significant increase in scholarly attention to the integration of business linguistics and digital communication, particularly after 2020. Bibliometric and thematic analyses identify four dominant research themes: (1) the pragmatic functions of business phrases in digital communication, (2) their influence on consumer perception, (3) their role in enhancing audience engagement, and (4) cross-cultural linguistic adaptation. The conceptual synthesis demonstrates that business phrases act as strategic linguistic elements that mediate the relationship between message construction and consumer behavior through cognitive and affective mechanisms. Furthermore, cross-cultural adaptation serves as a moderating factor influencing communication effectiveness. This study contributes theoretically by proposing an integrated conceptual model linking language, persuasion, and digital communication effectiveness. Practically, the findings provide valuable insights for practitioners in designing more persuasive, adaptive, and evidence-based digital marketing communication strategies.