Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Analysis of Differentiation of Driving Behavior towards Violations and Accidents based on Demographics Aspect at Lombok Island – West Nusa Tenggara I Wayan Suteja; I A O Suwati Sideman; I Gde Putu Warka
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2023): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i2.3318

Abstract

Based on the accident data’s, which recorded that 2016 until 2019, there were everage 225 traffic accidents involving students and college student riders. From these accident data’s, was found that the male rider dominated traffic accidents than female rider. This study aims to determine how a simple model can be done based on difference a demographic aspect such as differences of gender influences, differences of economic and social aspect on the driving behavior of student and college students on traffic accidents in Mataram City. The Structural Equation Modeling (SEM) method, with the help of the AMOS program was used in this study. The number of respondents in this study were 792 people, consisting of 391 students and 391 college students. The model in this study consisted of 3 variables, namely behavior, violations and accidents. Driving behavior has a significant effect on traffic violations with a probability value (P) = 0.000 (<0.001), and a testing value of C.R> 1.64. The size of the estimated value in the student group shows that the effect of behavior on violations in male student rider is 30.08% stronger than that of female rider. And the effect of behavior on violations among female students is 0.8% stronger than college students. Traffic violations have a significant effect on traffic accidents with a probability value of 0.000 (<0.01), and a test value of C.R> 1.96. Traffic violations on male students have an effect on accidents by 0.992, 50.1% stronger than female students. The effect of traffic violations on student rider on accidents is 2.44% stronger than female student rider. Gender differences have a significant effect on driving behavior based on the probability value (P) = 0.000 (<0.001). On the otherhand, the results of the analysis show that the driving behavior model of the community on the Mataram City based on the review of the economic and social aspects shows a model with a variety of patterns where the GRDP review follows the Polynomial model, based on the number of cityzen population, the tendency of the Exponential model and the review of the gender probability aspect follows the Logarithmic model pattern
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Keterampilan Las di Banjar Gria Hita Lingkungan Griya Pagutan Indah Mataram Made Mara; Made Wirawan; I Wayan Suteja; I Made Nuarsa
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i1.173

Abstract

The improvement of human resources quality is a crucial part of the nation-building process. The quality of human resources plays a pivotal role in supporting the competitiveness of a nation amid global competition. Developing countries, including Indonesia, face complex developmental issues such as poverty, educational backwardness, economic challenges, cultural issues, high unemployment rates, and other social problems. Based on these considerations, we pay serious attention to community development with the aim of guiding and transferring skills that can empower the community towards greater productivity. Skills education and welding training are conducted in collaboration with youth groups, targeting the general community, especially the youth. Through the implementation of this welding training program, we seek to provide learning opportunities for unemployed youth without skills, enabling them to acquire knowledge and skills in line with their talents and interests. Ultimately, it is hoped that the skills gained from welding training can serve as a foundation for employment and even the creation of self-employment or group ventures in the future.
Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick Sebagai Upaya Mengurangi Dampak Buruk Sampah Plastik Di Desa Kuripan Utara Kecamatan Kuripan Salehudin; Hasyim; Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; I Dewa Gede Jaya Negara; Humairo Saidah; Made Mahendra; I Wayan Suteja; Hartana; Didi Supriyadi Agustawijaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7841

Abstract

Sampah masih menjadi salah satu masalah utama yang ada di Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Desa yang memiliki 13 Dusun dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai pedagang dan petani ini menghasilkan banyak sampah organik dan non organik terutama sampah plastik. Sampah-sampah tersebut banyak ditemukan di sungai, saluran air, serta di sawah-sawah warga. Dampak yang akan ditimbulkan cukup besar, untuk itu kami mencoba memberikan solusi agar masalah sampah plastik bisa teratasi dan dapat dikendalikan dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan untuk pembuatan kreasi sampah plastik menjadi Ecobrick. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan cara memberikan sosialisasi pelatihan kreatifitas tentang pengolahan limbah plastik kepada masyarakat di desa Kuripan Utara. Pada kegiatan ini, kami mengudang Duta Lingkungan Provinsi NTB untuk memberikan penjelasan dan pemaparan tentang bagaimana dampak lingkungan yang disebabkan oleh sampah dan bagaimana cara mengolah sampah plastik menjadi Ecobrik. Dengan dikelolanya sampah plastik ini diharapkan lingkungan bisa terawat dan bisa mendukung kehidupan masyarakat Kuripan Utara agar bisa menghasilkan nilai jual yang tinggi yaitu produk dan jasa.
Analisis SWOT untuk Peningkatan Kelas Kelompok Tani Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Suteja, I Wayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v2i1.45

Abstract

Pengabdian masyarakat yang diadakan dalam tahun ajaran 2022/2023 ini menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RPA). Metode RPA adalah metode pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melakukan penilaian atau pemetaan terhadap kondisi suatu wilayah. Tahap penelitian diawali dengan pengumpulan data melalui wawancara terhadap para ketua kelompok tani, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian dan kepala desa Bug-Bug. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan Strengths  atau kekuatan, Weaknesses  atau kelemahan, Opportunities atau peluang, dan Threats atau ancaman (SWOT) dan digambarkan ke dalam kuadran untuk menentukan elemen prioritas untuk ditangani. Di dalam kegiatan ini elemen prioritas adalah threats atau ancaman tentang pemakaian pupuk kimia, sehingga program mitigasi yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan pupuk organik berbahan limbah pertanian dan Effective Microorganism (EM)-4. Selanjutnya setelah pelatihan yang dilaksanakan tanggal 5 Januari 2023, dilakukan evaluasi program yang menghasilkan data bahwa para petani memahami dengan sangat baik proses pembuatan pupuk organik dan memiliki persepsi bahwa bagian paling menarik dari kegiatan ini adalah demonstrasi pembuatan pupuk organik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa program pengabdian ini telah tuntas dilaksanakan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Air Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos Dengan Sistem Biopori Di Desa Jembatan Kembar Timur Kabupaten Lombok Barat Hasyim; Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Negara, I Dewa Gede Jaya; Yasa, I Wayan; Saidah, Humairo; Mahendra, Made; Suteja, I Wayan; Salehudin; Sideman, IAO Suwati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.6656

Abstract

The legal age of marriage in Indonesia is a man and woman who have reached the age of 19 as stated in Law Number 16 of 2019 on the amendment of Law Number 1 of 1974 concerning marriage in Indonesia. Marriage under the age of 19 is called early marriage, which is known as the "Merariq Kodeq" tradition for the Sasak tribe in West Nusa Tenggara. The purpose of this research is to find out the ethnobiological perspective of the Merarik Kodeq culture in West Lombok and find out the efforts that have been made by the local government of West Lombok Regency to prevent the increasing prevalence of Merarik Kodeq West Lombok. This research uses descriptive qualitative methods. The informants involved in this study were selected using a purposive sampling technique based on predetermined criteria, namely couples who married at an early age. The results stated that the average age of early marriage in West Sekotong Village is 16-17 years old. At this age, the reproductive organs are still in the developmental stage, especially the female reproductive organs which will function as a place for the development of the fetus. So if a pregnancy occurs at this age, there will be a high risk of miscarriage, birth defects, and even death of the mother and baby. So that to address the increasing number of Merarik Kodeq or early marriages the local government formed a movement known as the Anti Merarik Kodeq Movement (GAMAK).
Pengenalan Rambu-Rambu Lalu Lintas Pada Siswa SDN 1 Jembatan Kembar Timur, Lombok Barat Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; Hasyim; I Wayan Suteja; I Dewa Jayanegara; Ratna Yuniati; Desi Widianty; Salehudin; Humairo Saidah; I Wayan Yasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9934

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang maka akan berdampak terhadap perilaku anak-anak terutama dalam hal menggunakan kendaraan. Banyak dari Anak-anak ini yang mengendarai sepeda motor ataupun sepeda listrik yang saat ini sedang digandrungi oleh anak-anak, padahal mengendarai sepeda motor itu untuk anak anak tidak diperkenankan /dilarang dan pengguna sepeda listrik wajib menggunakan helm dan usia minimal 12 tahun. Tentunya hal ini bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, karena anak-anak kurang memahami pengetahuan yang terkait dengan rambu lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya pemberian pengetahuan berlalulintas pada anak usia dini agar terbentuk kebiasaanya dalam memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sehingga dapat mematuhi aturan yang berlaku. Diharapkan dengan pengabdian ini akan memberikan pemahaman yang berkaitan dengan rambu-rambu lalu lintas pada siswa SDN 1 Jembatan Kembar Timur. Materi ini disampaikan secara langsung pada siswa SD Negeri 1 Jembatan Kembar Timur disertai dengan gambar rambu lalu lintas
Pengelolaan Ekowisata Berbasis Ketahanan Ekologi dan Sosial untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Gili Trawangan, Lombok Utara Uwi Martayadi; I Wayan Suteja; Wisnu Adi Bhakti; Bunga Fadhila Cantika Dewi
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i1.10011

Abstract

Gili Trawangan merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang terkenal di Indonesia. Pulau ini memiliki keindahan dan keanekaragaman hayati terutama terumbu karang dan beberapa biota laut yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk snorkeling, diving, dan wisata bahari lainnya. Namun, perkembangan pariwisata yang begitu pesat di Gili Trawangan dapat membawa ancaman dan tantangan. Aktivitas wisata yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang dan pencemaran lingkungan. Kerusakan terumbu karang berdasarkan data awal yang disampaikan Koordinator Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Wilayah kerja Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air per 8 Mei 2024 seluas 1.160 meter, namun bisa diprediksi area kerusakannya bisa meluas karena ada yang belum terlihat. Rumusan masalah penelitian ini yaitu, bagaimanakah pengelolaan ekowisata dalam membangun ketahanan ekologi dan sosial untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Gili Trawangan? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan ekowisata dalam membangun ketahanan ekologi dan sosial untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Gili Trawangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekowisata di Gili Trawangan dikelola oleh masyarakat setempat dibantu oleh organisasi peduli lingkungan. Ketahanan ekologi dilakukan dengan melakukan konservasi, pembersihan setiap hari Jum’at, patroli polisi laut, dan pembagian sistem zonasi. Sedangkan ketahanan sosial dilakukan dengan penguatan kelembagaan masyarakat, peningkatan kapasitas masyarakat, dan bermitra dengan berbagai pihak. Novelty dari penelitian ini yaitu penggabungan aspek ekologi dan sosial dalam memecahkan masalah, melibatkan stakeholder dalam semua proses, dan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan ekowisata di Gili Trawangan.
Analisis Karakteristik Perjalanan Penumpang Pelabuhan Lembar- Padang Bai Berdasarkan Kriteria Pemilihan Moda Kapal Ferry I Wayan Suteja; IAO Suwati Sideman; Hasyim, Hasyim; Rohani, Rohani; Ade Satrya Pamungkas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9866

Abstract

Pulau Lombok dan pulau Bali adalah dua provinsi yang terhubung oleh pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Padangbai, dengan salah satu moda yang digunakan transportasi laut dengan kapal ferry. Besarnya pergerakan penumpang antar pelabuhan ini menyebabkan PT. ASDP menyediakan 13 kali trip dengan waktu baku 1 jam tiap dermaga penyebrangan dari Lombok ke Bali, dan sebaliknya. Perubahan kebijakan terhadap harga bahan bakar minyak (BBM), mengakibatkan tarif tiket kapal ferry penyebrangan Lombok-Bali juga meningkat sebesar 11% mulai 1 oktober 2022 sampai saat ini. Penelitian ini mencoba menemukenali terhadap faktor-faktor sebagai kriteria penentu penumpang memilih kapal ferry dan karakteristik perjalanan penumpang yang terjadi di pelabuhan Lembar - Padangbai. Analisis faktor kriteria penentu pemilihan moda kapal ferry menggunakan aplikasi SPSS. Metode pendataan menggunakan kuisioner yang berisi tentang identitas penumpang dan pemberian skor terhadap pendapat responden pada setiap indikator menggunakan skala likert pada faktor-faktor penentu penumpang memilih kapal ferry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penumpang kapal ferry didominasi oleh laki-laki, pengguna roda 2, dan frekuensi perjalanan menggunakan kapal ferry 1 kali/bulan. Hasil dari analisis faktor kriteria penentu ditemukan terbentuknya 2 faktor penentu pemilihan moda, yaitu faktor internal kapal dan faktor eksternal kapal yang mencakup 8 indikator awal. Faktor dominan yang didapatkan adalah faktor internal kapal karena mampu menjelaskan sebesar 62,152% dari faktor yang ada.. demikian juga hubungan sempurna terjadi antara fasilitas kapal dengan pelayanan ABK kapal.
Budidaya Jamur Janggel sebagai Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Jagung di Desa Sukarema Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur Hasyim; Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; I Dewa Gede Jaya Negara; I Wayan Yasa; Humairo Saidah; Made Mahendra; I Wayan Suteja; Salehudin; IAO Suwati Sideman; Ratna Yuniarti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11062

Abstract

Sebagian besar masyarakat desa Sukarema memiliki mata pencaharian sebagai petani. Selain menanam padi untuk kebutuhan pribadi, petani di desa Sukarema juga menanam jagung untuk dijual dalam keadaan sudah dikeringkan dan dipipil. Jagsung yang sudah dipipil menghasilkan limbah berupa bonggol (janggel) jagung yang biasanya dikemas ke dalam karung kemudian dijual dengan harga lima ribu rupiah per karungnya. Hal inilah yang mendasari munculnya program kerja budidaya jamur janggel sebagai upaya untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan bonggol (janggel) jagung untuk menaikkan nilai ekonomi dari janggel jagung tersebut. Budidaya jamur janggel membutuhkan bahan – bahan penunjang pertumbuhan jamur seperti urea, bekatul, dan ragi tape. Pembuatan media tanam budidaya jamur janggel ini menggunakan beberapa perlakuan yang berbeda untuk melihat perbandingannya. Hasilnya, penggunaan nutrisi yang tepat sangat mepengaruhi pertumbuhan jamur janggel.
Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Ecobrik Sebagai Upaya Mengurangi Sampah Plastik Di Desa Pemepek Kabupaten Lombok Tengah Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; Hasyim; I Wayan Suteja; I Dewa Jayanegara; Ratna Yuniati; IAO Suwati Sideman; Salehudin; Humairo Saidah; I Wayan Yasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11271

Abstract

Ecobrick sebagai salah satu inovasi pengelolaan sampah dengan memanfaatkan sampah anorganik menjadi benda yang berguna yang telah dipraktikkan di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Sampah plastik (anorganik) merupakan sampah yang mendominasi timbunan sampah di Desa Pemepek. Berbagai program yang efektif telah dilaksanakan dalam menunjang program ecobrick agar menyentuh berbagai lapisan masyarakat, dimulai dari anak-anak yang programnya ditujukan kepada anak-anak Sekolah Dasar. Remaja juga banyak yang ikut berpartisasi dalam pembuatan ecobrick, kemudian pendemonstrasian pembuatan ecobrick juga ditujukan untuk ibu/bapak masyarakat desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah. Dengan keikutsertaan semua lapisan masyarakat memungkinkan program ecobrick ini berjalan lancar, sehingga memberi dampak yang baik dan berkelanjutan di Desa Pemepek. Hadirnya inovasi ecobrick ini, menjadi salah satu langkah kreatif yang berguna untuk masyarakat Desa Pemepek, baik itu mengurangi sampah plastik, meningkatkan kreativitas masyarakat, bahkan inovasi ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan adanya pengabdian tentang pemamfaatan sampah anorganik menjadi benda yang berguna dan bermanfaat dengan metode ecobrick akan memberikan pengetahuan kepada pembaca dan masyarakat terutama masyarakat Desa Pemepek terkait salah satu cara mengelola sampah anorganik
Co-Authors Ade Satrya Pamungkas Agastya, Dewandha Mas Agustawijaya, Didi Supriadi Ajuar Abdullah Ananda Putri, Widya Bagas Tantawi, Edhu Bunga Fadhila Cantika Dewi Desak Komang Maygayanti Desi Widianty Dewi, Evrianti Syntia Didi Supriadi A. Didi Supriyadi Agustawijaya Didik Agusta Wijaya Dwi Suryaning Intan Pratiwi Faeruzza Athiya Faturrahman, Rizky Gde Bagus Brahma Putra Guruhsetra T., R., H Hartana Hasyim hasyim, hasyim Hasyim, Hasyim Hulfa, Ihyana Humairoh Saidah HUSNUL KHOTIMAH I A O Suwati Sideman I D G Jaya Negara I Dewa Gede Jaya Negara I Dewa Jayanegara I Gde Nala Antara I Gde Putu Warka I Ketut Ngurah Sulibra I Made Nuarsa I Nyoman Darsana I Nyoman Darsana I Nyoman Duana Sutika I Nyoman Rema I Putu Sutama, I Putu I Wayan Ardika I Wayan Pande Sumardika I Wayan Suardiana I Wayan Sugita I Wayan Widiantara I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan IAO Suwati Sideman Ida Ayu Oka Suwati Sideman Ida Bagus Gde Pujaastawa Ida Bagus Rai Putra Ida Bagus Suryawan Kadek Endina Pradyani Karyawan, I Dewa Made Alit Lalu Wirahman Wiradarma Linda Utami Luh Gede Krismayanti Luh Putu Puspawati Made Mahendra Made Mahendra Made Mara Made Wirawan Mahendra, Made Martayadi, Uwi Merdana, I Nyoman MUNAH, DORIAH HASIPATUL NEGARA, I D G JAYA Negara, I Dewa Jaya Ngudiyono Ni Luh Dewi Nirmalasari Ni Made Alit Sutarini Ni Made Suryati Ni Nyoman Ayu Puspita Dewi Ni Putu Ayu Desi Yanti Ni Putu Vivi Ary Anggreni Niko Aryo Saputra Nur Haj, Harfi Nyoman Pratiwi Utami Octavia, Nuralifa Dea Pathurahman Putu Devi Rosalina Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniati Rohani Rohani Rohani Rohani Salehudin Salsabila, Fera Fitri Santri Islamiati Sanusi, Andi Sastri Pitanatri, Putu Diah Sideman, I A O Suwati Sideman, IAO Suwati Sri Wahyuningsih Supriadi A, Didi Suryawan Murtiadi, Suryawan Syech Idrus Tri Darma Putra, Ida Nyoman Uwi Martayadi WARKA, I GEDE PUTU WIRADARMA, LALU WIRAHMAN Wisnu Adi Bhakti Yuniati, Ratna