Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penguatan Watak dan Budaya Tertib Berlalulintas Pada Usia Dini Dengan Metode Bermain Sambil Belajar Bagi Siswa TK Dwijendra di Kota Mataram Suteja, I Wayan; Hasyim; Rohani; Sideman, I A O Suwati; Salehudin; Agustawijaya, Didi Supriadi; Mahendra, Made; Hartana; Ngudiyono
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9039

Abstract

Menurut definisi Dewan Keamanan Nasional (1996), kecelakaan adalah rangkaian peristiwa yang tidak disengaja yang terjadi di jalan umum atau lokasi lain yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan dan mengakibatkan kematian, cedera, atau kerusakan harta benda. Menurut Austroad (2002) dalam Indriastuti, A.K. et al. (2008), faktor manusia (pengemudi) secara umum menjadi faktor utama yang memberikan kontribusi paling besar terhadap kecelakaan lalu lintas. Data dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa antara tahun 2015 dan 2023, telah terjadi lebih dari 1600 kejadian kecelakaan yang berhubungan dengan sepeda motor, yang mencakup lebih dari 76% (>75%) dari seluruh pelanggaran lalu lintas yang berhubungan dengan sepeda motor. Mayoritas pengendara ini adalah laki-laki. Tingkat kematian akibat insiden ini lebih dari 400 orang per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku pengendara sepeda motor di jalan raya yang tidak dapat diprediksi dan tidak dapat diatur dapat berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya. Peningkatan sikap mental pengemudi diperlukan untuk mengatasi tiga penyebab utama terjadinya kecelakaan: kecerobohan, kurang disiplin, dan melebihi batas kecepatan. Sejak kecil hingga mampu mengemudikan kendaraan bermotor (memiliki Surat Izin Mengemudi), pengemudi di Kota Mataram masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai praktik berkendara yang aman dan pola lalu lintas yang tertib. Penting bagi anak-anak untuk mempelajari cara menggunakan peralatan keselamatan lalu lintas di jalan raya agar seiring dengan bertambahnya usia mereka dan menjadi pengendara atau pengguna sepeda motor (di atas usia 17 tahun), mereka sudah semakin mahir dalam mengendalikan mobil dan memiliki kesadaran yang lebih besar terhadap kendaraan. keamanan. Memperkenalkan pengetahuan keselamatan pada anak kecil sejak dini dapat membantu mereka lebih siap dalam berkendara di jalan raya nantinya. Pendekatan pengajaran tata tertib lalu lintas dan fasilitas keselamatan jalan melalui bermain sambil belajar tentunya merupakan cara yang berhasil untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Namun, mungkin agak sulit untuk mempertahankan perhatian mereka dalam jangka waktu lama, karena mereka masih sangat muda. Teknik-teknik seperti ini kepada anak kecil perlu terus diajarkan agar dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pelanggaran lalu lintas saat berkendara di jalan raya yang berdampak pada kecelakaan ketika sudah dewasa. Hal ini secara tidak langsung akan berdampak pada potensi terciptanya ketertiban lalu lintas di kawasan Kota Mataram dan sekitarnya.
Assessing the Role of Tourism Facilities in Shaping Visitor Interest: Evidence from Loang Baloq Beach, Mataram Nur Haj, Harfi; Idrus, Syech; Suteja, I Wayan
Advances in Tourism Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Advances in Tourism Studies
Publisher : Centre for Tourism Studies and Journal Publication of Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ats.v3i2.38

Abstract

This study investigates the influence of tourism facilities on visiting interest at Loang Baloq Beach, Mataram, Indonesia, with visitor satisfaction as a mediating variable and destination image as a moderating factor. Drawing on the Stimulus–Organism–Response and Theory of Planned Behavior frameworks, a quantitative explanatory design was employed using data collected from 175 visitors through structured questionnaires. The measurement and structural models were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results indicate that tourism facilities significantly and positively affect visitor satisfaction and visiting interest, while satisfaction also mediates the relationship between facilities and behavioral intention. Furthermore, destination image strengthens the relationship between facilities and satisfaction, demonstrating its moderating influence. These findings highlight that facility quality contributes not only to functional satisfaction but also to the emotional and perceptual dimensions of visitor experience. The study confirms that destination competitiveness is shaped by the interplay of physical infrastructure, visitor satisfaction, and image perception. For policymakers and tourism managers, the results emphasize the importance of integrating facility improvement with destination branding and service quality enhancement to sustain visitor loyalty. The study contributes theoretically by validating a moderated mediation framework that explains behavioral intention in urban coastal tourism settings.
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kecepatan Dan Volume Lalulintas Pada Jalan Terbagi (4/2 D) (Studi Kasus Ruas Jalan Gajah Mada Kota Mataram) Hasyim, Hasyim; Rohani, Rohani; I Wayan Suteja; Santri Islamiati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12489

Abstract

Ruas Jalan Gajah Mada merupakan jalan kolektor Primer dengan tipe jalan empat lajur dua arah terbagi (4/2D), empat lajur dua arah tak terbagi (4/2UD) dan dua lajur dua arah tak terbagi (2/2UD) sepanjang 3.55 km. Sepanjang jalan Gajah Mada ini berdiri beberapa bangunan Pertokoan, Pasar, SPBU, Perumahan, Universitas Islam Negri Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, rumah makan dan banyaknya pedagang kaki lima. Sehingga menyebabkan aktivitas hambatan samping yang sangat tinggi seperti, kendaraan parkir sembarangan di bahu jalan, penyempitan ruas jalan, pejalan kaki yang menyeberang, kendaraan yang bergerak lambat, kendaraan yang keluar masuk dari sisi jalan, yang memicu pengendara mengurangi kecepatan dan bahkan berhenti, sehingga seringkali menyebabkan terjadinya kemacetan pada jam-jam tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai hambatan samping, kecepatan dan volume lalu intas serta mengetahui seberapa besar pengaruh hambatan samping terhadap kecepatan dan volume lalu lintas dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Hasil analisis menunjukan bahwa hambatan samping tertinggi mencapai 1271,2 kejadian/jam, dengan kecepatan terendah 23,96 km/jam dan voume lalu lintas tertinggi 1495,2 smp/jam. Hasil analisis regresi pada segmen C dan D hambatan samping berpengaruh sangat kuat terhadap kecepatan dan volume lalu lintas, hal ini ditandai dengan nilai koefiesen korelasi sebagian besar berada di atas 0,9 (R > 0,9).
Pemamfaatan Sampah Plastik Sebagai Kerajinan Bunga Sakura di Desa Peresak Kecamatan Batukeliang Kabupaten Lombok Tengah Hasyim; Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Negara, I Dewa Gede Jaya; Yasa, I Wayan; Saidah, Humairo; Wiradarma, Lalu Wirahman; Suteja, I Wayan; Salehudin; Yuniarti, Ratna
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13405

Abstract

Desa Peresak merupakan salah satu daerah penghasil pangan di Lombok Tengah yang sebagian besar masyarakatnya bergantung pada sektor pertanian. Namun, berdasarkan hasil observasi, Desa Peresak masih menghadapi permasalahan pengelolaan sampah plastik yang cukup tinggi, sementara pemanfaatannya masih sangat minim. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah plastik sekaligus mengubahnya menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Sasaran utama program ini adalah masyarakat, khususnya remaja desa, agar mereka dapat memahami bahwa sampah plastik bukan sekedar sampah, tetapi dapat didaur ulang menjadi karya yang indah dan bermanfaat. Hasil program menunjukkan bahwa keberadaan bunga sakura plastik mampu menambah estetika lingkungan Desa Peresak. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik dengan pendekatan kreatif. Program ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru berupa kerajinan tangan berbasis daur ulang sampah plastik.
Implementasi Tempat Sampah Bambu Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Hasyim; Suteja, I Wayan; Negara, I Dewa Jaya; Yuniati, Ratna; Sideman, IAO Suwati; Salehudin; Saidah, Humairo; Yasa, I Wayan; Widianty, Desi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13407

Abstract

Salah satu Desa di Lombok Tengah yang berada di Kecamatan Pringgarata adalah Desa Pemepek. Desa ini memiliki potensi wisata alam yang indah dan sangat menarik jika dilihat dari sisi keasrian ataupun keasliaan alam Desa Pemepek. Namun hal tersebut tidak luput dari permasalahan sampah terutama sampah plastik. Hingga kini belum ada aturan yang memuat tentang pembuangan sampah plastik. Akibatnya, banyak sekali sampah plastik yang tampak berserakan di pinggir jalan bahkan di beberapa tempat wisata yang seharusnya memiliki nilai estetika tinggi dan menarik bagi wisatawan, tapi jadi malah kelihatan kumuh dan kurang bisa menarik simpati wisatawan karena adanya sampah plastik. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dalam menyelesaikan bersama persoalan desa Pemepek yakni keberadaan sampah-sampah yang mengganggu nilai estetika tempat wisata tersebut. Tim pengabdian dibantu oleh mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Pemepek mengadakan program kerja pembuatan tempat sampah dari bambu, yang diharapkan dapat mengedukasi masyarakat lokal dan wisatawan mengenai pentingnya pembuangan sampah pada tempat yang tepat untuk pelestarian alam sehingga dapat menciptakan suasana desa dan tempat wisata menjadi bersih, indah, asri dan sehat. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membuat tempat sampah dari Bambu sehingga bisa digunakan untuk tempat pembuangan sampah.
Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Optimalisasi Dan Promosi Di Desa Segara Katon Salehudin; Hasyim; Rohani; Lalu Wirahman Wiradarma; I Dewa Gede Jaya Negara; Humairo Saidah; I Wayan Suteja; Didik Agusta Wijaya; Hartana; Faeruzza Athiya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13555

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor pembangunan yang sangat erat kaitannya dengan pembangunan yang bersifat berkelanjutan sesuai dengan program pemerintah. Berbagai jenis bentuk destinasi wisata merupakan bukti keberagaman yang dimiliki oleh Desa Segare Katon, merupakan cakupan sosial budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Secara administratif luas cakupan destinasi pariwisata di desa segara katon dipandang sebagai kegiatan yang mempunyai multidimensi dari rangkaian suatu proses pembangunan yang bersifat berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penyuluhan menggunakan prosedur pendekatan yang bersifat kualitatif dan deskriptif. Metode pencarian data dilakukan secara langsung ke lapangan sebagai data Primer dan Sekunder. Di daerah pantai mutiara dusun karang jurang dilakukan dengan metode action center : save our earth untuk membersihkan pesisir pantai dari sampah dan pemasangan penunjuk arah pada air terjun tiu pupus. Semua kegiatan yang dilakukan di Desa Segara Katon direkam untuk dijadikan bahan video promosi wisata. Hasil kegiatan selama memberikan penyuluhan di Desa Segara Katon disarankan kepada Pemerintah Desa agar melakukan pengelolaan wisata segara katon dengan cara mengaktifkan pokdarwis segara katon sebagai pengembangan wisata khususnya kepada masyarakat lokal sebagai pelaku atraksi desa, kemudian Pemeritah Daerah Desa Segara Katon segera mengurus legalitas pengelolaan dana pariwisata lombok utara khususnya Destinasi Wisata Desa Segara Katon
A Community Service Project at SD 4 Lenek to Improve School Buildings and Raise Awareness about K3 Occupational Safety Salsabila, Fera Fitri; Agastya, Dewandha Mas; Pathurahman; Merdana, I Nyoman; Dewi, Evrianti Syntia; Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Hasyim; Yuniarti, Ratna; Widianty, Desi; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Suteja, I Wayan; Mahendra, Made
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December: In Progress
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1307

Abstract

School safety and how well buildings work are very important for creating good learning environments, especially in rural areas.  The goal of this community service program was to make SD 4 Lenek, East Lombok, a safer place for students by (1) fixing up the school buildings and (2) raising awareness about Occupational Safety and Health (K3) among teachers, staff, and students.  The activities included checking the facilities, making small repairs to the building, putting up safety signs, making evacuation routes, and an interactive K3 seminar given by the authors as guest speakers.  The evaluation results showed that building safety indicators had gotten better and that K3 knowledge among school stakeholders had grown. This was shown by a big jump in post-test scores.  This program stresses that combining physical revitalization with safety education is very important for making schools safer.
Co-Authors Ade Satrya Pamungkas Agastya, Dewandha Mas Agustawijaya, Didi Supriadi Ajuar Abdullah Ananda Putri, Widya Bagas Tantawi, Edhu Bunga Fadhila Cantika Dewi Desak Komang Maygayanti Desi Widianty Dewi, Evrianti Syntia Didi Supriadi A. Didi Supriyadi Agustawijaya Didik Agusta Wijaya Dwi Suryaning Intan Pratiwi Faeruzza Athiya Faturrahman, Rizky Gde Bagus Brahma Putra Guruhsetra T., R., H Hartana Hasyim hasyim, hasyim Hasyim, Hasyim Hulfa, Ihyana Humairoh Saidah HUSNUL KHOTIMAH I A O Suwati Sideman I D G Jaya Negara I Dewa Gede Jaya Negara I Dewa Jayanegara I Gde Nala Antara I Gde Putu Warka I Ketut Ngurah Sulibra I Made Nuarsa I Nyoman Darsana I Nyoman Darsana I Nyoman Duana Sutika I Nyoman Rema I Putu Sutama, I Putu I Wayan Ardika I Wayan Pande Sumardika I Wayan Suardiana I Wayan Sugita I Wayan Widiantara I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan IAO Suwati Sideman Ida Ayu Oka Suwati Sideman Ida Bagus Gde Pujaastawa Ida Bagus Rai Putra Ida Bagus Suryawan Kadek Endina Pradyani Karyawan, I Dewa Made Alit Lalu Wirahman Wiradarma Linda Utami Luh Gede Krismayanti Luh Putu Puspawati Made Mahendra Made Mahendra Made Mara Made Wirawan Mahendra, Made Martayadi, Uwi Merdana, I Nyoman MUNAH, DORIAH HASIPATUL NEGARA, I D G JAYA Negara, I Dewa Jaya Ngudiyono Ni Luh Dewi Nirmalasari Ni Made Alit Sutarini Ni Made Suryati Ni Nyoman Ayu Puspita Dewi Ni Putu Ayu Desi Yanti Ni Putu Vivi Ary Anggreni Niko Aryo Saputra Nur Haj, Harfi Nyoman Pratiwi Utami Octavia, Nuralifa Dea Pathurahman Putu Devi Rosalina Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniati Rohani Rohani Rohani Rohani Salehudin Salsabila, Fera Fitri Santri Islamiati Sanusi, Andi Sastri Pitanatri, Putu Diah Sideman, I A O Suwati Sideman, IAO Suwati Sri Wahyuningsih Supriadi A, Didi Suryawan Murtiadi, Suryawan Syech Idrus Tri Darma Putra, Ida Nyoman Uwi Martayadi WARKA, I GEDE PUTU WIRADARMA, LALU WIRAHMAN Wisnu Adi Bhakti Yuniati, Ratna