Claim Missing Document
Check
Articles

BSE Practice and BSE Self-Efficacy among Nursing Students in Aceh, Indonesia Juanita, Juanita; Jittanoon, Piyanuch; Boonyasopun, Umaporn
Nurse Media Journal of Nursing Vol 3, No 1 (2013): (JUNE 2013)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.328 KB) | DOI: 10.14710/nmjn.v3i1.4496

Abstract

Purpose: To survey the level of BSE practice among female nursing students in Aceh, and the degree of self-efficacy in those who did practice it.Method: Seventy-six nursing students from the Public Nursing College, Syiah Kuala University in Aceh who met the inclusion criteria were recruited. Stratified proportionate random sampling was used to determine the required number of first, second, and third year students. BSE self-efficacy of the students was measured by the BSE Self-Efficacy Questionnaire which was modified from an existing tool developed by Khatun (2010). In addition, the students’ doing BSE or not was measured by BSE Practice Questionnaire which was developed by the researcher. The data were analyzed by using descriptive statistics.Result: Only 39.5% of the students practiced BSE with more than half of the students saying they did not practice BSE (60.5%). The main factors that influenced the students’ performing BSE were not having a family history of breast cancer, single, and no history of breast illness. Among the thirty students who practiced BSE, most of them did not practice it routinely (70%), nor at the correct time (86.7%), and their confidence in performing BSE was at a moderate level overall, with a high level for BSE procedural efficacy and moderate level for barrier management efficacy.Conclusion: A majority of the Acehnese nursing students did not practice BSE, and those who did had only a moderate level of BSE self-efficacy. Therefore, the results of this study suggest emphasizing the need to teach nursing students about BSE in their undergraduate courses, with future follow-up research regarding the success of the educational program.Keywords: practice, self-efficacy, breast self-examination (BSE), nursing students
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK INSTRUMENT TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Laily, Eka Isranil; Juanita, Juanita; Siregar, Cholina Trisa
Jurnal Ners Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.805 KB) | DOI: 10.31258/jni.6.1.27-32

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang berkembang pesat. Pasien denganhemodialisis memiliki masalah gangguan tidur yang berefek terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis.Gangguan tidur memiliki dampak negatif pada respon imun dan dapat menyebabkan perkembangankardiovaskuler yang merupakan penyebab kematian pada pasien gagal ginjal. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengidentifikasi efektifitas pemberian terapi musik instrument terhadap kualitas tidur pasien gagalginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan preand post test with control dengan sampel 73 orang dengan menggunakan tabel power analysis 38 responden.Hasil penelitian menunjukkan adanya efek pemberian terapi musik instrument terhadap kualitas tidur pasiengagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dengan hasil uji independent t test yaitu p=0,001 (p<0,005).Perbandingan kualitas tidur sebelum dan sesudah pemberian terapi musik instrument menggunakan analisadata paired t-test dengan p=0,000. Kualitas tidur responden setelah dilakukan pemberian terapi musikinstrument menunjukkan peningkatan.
Analysis of Patient Safety Management in the In-Patient Room at Deli Hospital, Medan, North Sumatera Sinaga, Tona Bontor Melkisedek; Zulfendri, Zulfendri; Juanita, Juanita
Journal of Health Policy and Management Vol. 5 No. 3 (2020)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.785 KB)

Abstract

Background: Patient safety management means to reduce unnecessary risks and adverse events to the minimum possible level while providing health care. The application of pati­ent safety management had not been maximal in some hospitals. It can cause health problems for patients and health workers. This study aimed to analyze the patient safety manage­ment in the in-patient room at Deli Hospital, Medan, North Sumatera.Subjects and Method: This was a qualitative study conducted in February to July 2018. The three informants were consisted of the head of quality improvement and patient safety, the patient safety team, and the nursing committee at Deli Hospital, Medan, North Sumatera. The data were collected by in-depth interview and observation. The data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion.Results: The role of hospital organization in implementing management patient safety in the in-patient care had not been maximized. The efforts of increasing the commit-ment of health workers, working environment condi­tion, facility, implementation of standard ope­rating procedure (SOP), and implementing Situation, Background, Assessment, and Re­commendation (SBAR), and implementing sanction, had not been maximize. Communi­ca­tion was not effective. The ability of health workers to perform patient safety had not been maximal as seen from the understanding of a poor safety system. Adverse event report was still of manual type. Number of fall accidents in 2018 was 2 cases.Conclusion: Patient safety management in the in-patient care has not been maximized. Patient safety management can be improved by implementing SOP, SBAR, and its sanctions. Keywords: management of patient safety, quality of service.Journal of Health Policy and Management (2020), 05(03): 180-188https://doi.org/10.26911/thejhpm.2020.05.03.03 
POTENSI ASAP CAIR DARI KAYU BINTANGUR SEBAGAI BIOPESTISIDA PENGENDALI JAMUR Schizophyllum commune Juanita, Juanita; Oramahi, Hasan Ashari; Diba, Farah
BIOMA Vol 5, No 1 (2020): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i1.3684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat antijamur asap cair kayu bintangur dalam menghambat pertumbuhan jamur S. commune secara in vitro.  Asap cair kayu bintangur yang digunakan sebanyak tiga jenis hasil dari pirolisis pada suhu 370, 400 dan 430oC. Medium PDA digunakan untuk efikasi asap cair kayu bintagur terhadap pertumbuhan jamur S. commune. Efikasi asap cair kayu bintangur terhadap jamur S. commune dengan rancangan acak lengkap faktorial, terdiri atas suhu pembuatan asap cair kayu bintangur (370, 400, dan 430oC) dan konsentrasi asap cair kayu bintangur (0, 0,5, 1,0, 1,5 dan 2,0%, v/v). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pirolisis produksi asap cair dan konsentrasi asap cair berpengaruh sangat nyata terhadap daya hambat pertumbuhan jamur, S. commune. Kemampuannya sebesar 100% pada konsentrasi 2% masing-masing pada suhu pirolisis asap cair 370, 400, dan 430°C. 
KESENJANGAN KETERSEDIAAN LAYANAN CARDIOVASCULAR DISEASES (CVD) DI SUMATERA UTARA Juanita, Juanita
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 3 (2021): Special Issues
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.69460

Abstract

Penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah atau Cardiovascular Diseases(CVD) merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian baik di tingkat global, nasional,maupun daerah. Policy brief ini berfokus pada ketidakmerataan persebaran dokter spesialisjantung dan pembuluh darah (Sp.JP) di Provinsi Sumatera Utara. Dokter Sp.JP hanya tersedia di sebagian kabupaten/kota di Sumatera Utara dengan jumlah yang paling banyak ada di Kota Medan. Ketidakmerataan ini berdampak pada akses dan ketersediaan pelayanan jantung didaerah. Selain itu, hal ini juga menjadi kendala dalam penanganan penyakit jantung dan dapatmemengaruhi angka kesakitan dan kematian.Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan distribusi dokter kardiologis dengan insentif yangmemadai, beasiswa program dokter Sp.JP dengan ikatan dinas untuk putra daerah danperjanjian mengabdi di daerah, serta adanya kebijakan “flying doctor” ke daerah-daerah guna mengantisipasi ketimpangan pelayanan CVD di daerah tujuan.
PELATIHAN DESAIN GRAFIS SEBAGAI MEDIA DALAM KEMUDAHAN PENYAMPAIAN SYIAR ISLAM Juanita Juanita; E. Supriyatno
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Dharma Bhakti
Publisher : STIE Ekuitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v6i1.402

Abstract

Dakwah yang menarik dan kemudahan penyampaian syiar khususnya pada generasi muda sangat diperlukan. Penguasaan teknologi komputer khususnya desain grafis menjadi hal penting dalam era digital yang mendukung penyampaian syiar. Kemampuan pengurus Nasyiatul Aisyiyah Banyumas dalam desain grafis penting dalam syiar membidik generasi muda. Pelatihan desain grafis pada Pengurus Nasyiatul Aisiyah Kabupaten Banyumas memanfaatkan Microsoft Power Point agar lebih mudah dipahami. Metode yang digunakan melalui pelatihan/tutorial, praktek dan demonstrasi. Hasil pelatihan diperoleh manfaat pada peningkatan kemampuan desain grafis yang mendukung penyampaian syiar dan mendukung pekerjaan khususnya pada kegiatan organisasi.
Analisis Ability to Pay dan Willingness to Pay Penggunaan Parkir di Pasar Banjaran Kabupaten Tegal Sulfah Anjarwati; Juanita Juanita
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 1 (2021): Proceedings of Smart Advancement on Engineering and Applied Science
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.789 KB) | DOI: 10.30595/pspfs.v1i.159

Abstract

The problem of setting tariffs is often a point of conflict between communities and managers. On the one hand, the community wants tariffs at the lowest level according to their capabilities with satisfactory service, on the other hand, the management wants high rates that can generate satisfactory profits. Basically, the determination of parking rates in accordance with the ability and willingness of the community will make it easier for users of parking facilities to pay the tariffs, especially if balanced with adequate services and facilities. Formulate the problem in this study is how the ability and willingness to pay parking users in the Banjaran Market area and whether the existing parking rates are in accordance with the ability and willingness of parking users in the Banjaran Market?. The method used in this study is descriptive analysis method, descriptive is a systematic, actual and accurate depiction of facts, data on events being studied. Analysis is the arrangement of data to obtain answers to questions that arise in research. For users of parking facilities for two-wheeled and four-wheeled vehicles on weekdays, the ATP value is obtained. The first hour tariff is Rp. 1,629.39, the progressive parking rate is Rp. 629, 39 WTP the tariff is Rp. Rp 1.388.08. For users of two-wheeled and four-wheeled vehicles on weekends, the ATP value for the first hour is Rp. Rp. 1,388.08 and the next hour tariff is Rp. 388.08 with a fixed WTP rate of Rp. 1388.08. From all calculations ATP is greater than WTP. The difference between the amount of ATP and WTP from the results of the analysis can occur due to several factors, one of which is the large percentage of parking fee allocation used as a component of ATP calculations that is not suitable for the tariffs applied at the Banjaran Market.
BIAYA KEMACETAN PADA KENDARAAN PRIBADI DI PURWOKERTO Juanita Juanita
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2020): CIVENG VOLUME 1 NO.1 JANUARI 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.102 KB) | DOI: 10.30595/civeng.v1i1.9288

Abstract

Kemacetan di jalan raya akan mengakibatkan kerugian terkait pengeluaran bahan bakar, waktu tempuh dan lain lain. Biaya kerugian yang diakibatkan kemacetan dengan sepeda motor di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 119,5,- arah timur barat, dan arah barat timur Rp 65,-, sedangkan Jl. Kombas Suprapto Rp 112,6,- arah timur barat dan Rp 146,8,- arah barat timur. Biaya kerugian kemacetan dengan mobil di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 656.28,- arah timur barat, sedangkan arah barat timur Rp 929,73,-. Jl. Kombas Suprapto Rp 674,51,- arah timur barat dan Rp 710,97,- arah barat timur. Sedangkan dengan angkot biaya per trip Rp 4000,- Biaya kerugian akibat kemacetan pada kedua ruas jalan yaitu Jl Raya Dukuhwaluh dan Jl Kombas Suprapto dengan pemakaian kendaraan pribadi (sepeda motor dan mobil) lebih rendah dibandingkan penggunaan angkot dengan tarif flat
PENGARUH KECEPATAN DAN VOLUME LALU LINTAS TERHADAP TINGKAT PELAYANAN JALAN Juanita Juanita; Puja Agung Setyanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.803 KB)

Abstract

Tingkat pelayanan jalan merupakan salah satu ukuran kualitas ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan kecepatan dan volume lalu lintas terhadap tingkat pelayanan jalan. Lokasi penelitian dilakukan di ruas Jalan Pangeran Diponegoro Bumiayu Kabupaten Brebes. Survey primer dilakukan antara lain pencacahan lalu lintas, kecepatan kendaraan dan hambatan samping selama 2 hari mulai jam 06.00 – 18.00. Analisis hubungan volume, kecepatan dan kepadatan menggunakan model Underwood, sedangkan analisis V-C rasio menggunakan metode  yang  terdapat  dalam  Manual  Kapasitas Jalan  Indonesia. Hasil  penelitian  diperoleh  bahwa perubahan kecepatan dan volume lalu lintas akan mempengaruhi nilai derajat kejenuhan. Semakin tinggi volume lalu lintas akan menyebabkan rendahnya kecepatan sehingga menghasilkan tingginya derajat kejenuhan yang berdampak pada rendahnya tingkat pelayanan jalan.
Kinerja Operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Koridor Purwokerto-Purbalingga Usamah Abdul Wahhab; Juanita Juanita
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 2 September 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.149 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v6i2.15251

Abstract

Penyelenggaraan BRT Trans Jateng koridor Purbalingga– Purwokerto sebagai konektifitas antar wilayah kedua kabupaten/kota. Tujuan penelitian yaitu untuk meninjau kinerja operasional didasarkan pada kinerja operasional dan persepsi pengguna. Metode yang digunakan dalam persepsi pengguna yaitu metode importance-performance analysis (IPA). Sedangkan kinerja operasional didasarkan pada kesesuaian dengan standar kinerja yang ditentukan Kementrian Perhubungan. Hasil diperoleh kinerja BRT Trans Jateng Koridor Purwokerto – Purbalingga yang memenuhi standar antara lain waktu tunggu penumpang, waktu tempuh, dan headway. Tetapi indikator yang tidak memenuhi standar adalah kecepatan dan load factor. Indikator kinerja yang dianggap penting dan perlu dijadikan prioritas peningkatan berdasarkan kepuasan dan harapan penumpang terletak pada kuadran I yaitu fasilitas keselamatan dalam keadaan darurat di dalam bus, fasilitas untuk penyandang disabilitas, lanjut usia, dan wanita hamil di dalam bus, kemudahan memperoleh informasi berkaitan dengan rute dan waktu datang bus Trans Jateng.