Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Faktor Predisposisi, Pemungkin dan Kebutuhan Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Jaminan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Parongil Kabupaten Dairi Sirait, Betty; Juanita, Juanita; BZ, Heldy; Triana, Neni
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v11i1.778

Abstract

World health problems that cannot be resolved include maternal mortality, maternity and infant mortality. How to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) with MDG's. National MMR (2017) is 228/100,000 KH and IMR is 34/1,000 KH. Dairi Regency MMR (2020) is 209/100,000 KH and IMR 14/1,000 KH. The aim of the research is to analyze the influence of predisposing, enabling and need factors on the utilization of Maternity Insurance services in the Working Area of ​​the Parongil Health Center, Dairi Regency. This type of research is explanatory research. The total sample was 95 mothers giving birth. Data analysis includes univariate, bivariate analysis with chi square, Fisher and multivariate tests with multiple logistic regression. The results of the research were that 30.53% of respondents utilized Maternity Guarantee services and 69.47% of respondents did not utilize Maternity Guarantee services. The results of the chi-square and Fisher tests show that there are 3 variables that are significantly related to the utilization of Maternity Insurance services where the p value is <0.005, namely knowledge (p<0.001), facilities (p<0.001) and needs (p<0.001). From the results of the multivariable multiple logistic regression, the most influential influence on the utilization of Maternity Insurance services is the facilities.
Asuhan keperawatan pada lansia dengan gout arthritis: Studi kasus Zulhijjah, Nur Sabina; Juanita, Juanita
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1715

Abstract

Gout arthritis menjadi masalah kesehatan yang umum dialami oleh lanjut usia dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, keterbatasan aktivitas harian, dan kondisi psikososial. Lansia dengan gout arthritis sering kali mengalami tanda gejala seperti nyeri sendi yang timbul secara tiba-tiba, terutama saat bangun tidur, disertai pembengkakan pada ekstremitas seperti ibu jari kaki, lutut, dan jari tangan. Tujuan karya ilmiah ini melaporkan asuhan keperawatan pada Ny. F, dengan gout arthritis dan ansietas di Gampong Peunayong, Banda Aceh. Berdasarkan hasil pengkajian, masalah keperawatan yang didapat yaitu nyeri kronis, gangguan pola tidur, ansietas dan risiko jatuh. Ny. F mengalami nyeri kronis pada lutut dan kedua telapak kaki yang dirasakan sejak 5 bulan terakhir dengan skala nyeri 4 NRS. Intervensi yang diberikan kepada Ny. F meliputi kompres hangat kayu manis selama 3 hari untuk nyeri kronis, relaksasi napas dalam dan terapi SEFT untuk ansietas, edukasi sleep hygiene untuk gangguan pola tidur, serta edukasi pencegahan jatuh untuk masalah risiko jatuh. Hasil evaluasi menunjukkan nyeri menurun dari skala 4 NRS menjadi 3 NRS, sehingga kompres hangat kayu manis dapat menjadi salah satu teknik nonfarmakologis untuk nyeri kronis. Relaksasi napas dalam dan terapi SEFT membantu mengurangi ansietas jika dilakukan rutin dan tepat. Manajemen Sleep Hygiene perlu dilakukan berkelanjutan untuk membantu mengatasi gangguan pola tidur dan manajemen risiko jatuh perlu dipertahankan. Disarankan kepada petugas fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Posyandu Lansia dapat mengedukasi tentang cara mengelola gout arthritis, latihan relaksasi, dan pencegahan jatuh ke dalam program penyuluhan rutin bagi lansia dan keluarganya.
SISTEM RUJUKAN DAN UTILISASI RUMAH SAKIT STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT HAJI MEDAN TAHUN 2019 Sinta, Sinta; Juanita, Juanita; Aulia, Destanul; Santosa, Heru; Zulfendri, Zulfendri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1790

Abstract

ABSTRAKPelayanan kesehatan yang diterima peserta Jaminan Kesehatan Pemerintah dilakukan melalui mekanisme rujukan berjenjang. Sistem ini dikeluarkan untuk memenuhi aspek ketersediaan fasilitas kesehatan dan kepuasan peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Sistem rujukan merupakan pelimpahan tanggung jawab terhadap masalah kesehatan secara vertikal  dan horizontal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apa saja yang menjadi faktor/determinan penurunan utilisasi, Menganalisi ketersedi aan supplyside pelayanan kesehatan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan informan. Penelitian telah dilakukan sejak 23 Januari hingga 25 Januari di Rumah Sakit Haji Medan.Dari hasil dan pembahasan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rendahnya utilisasi Rumah Sakit Haji Medan disebabkan oleh beberapa faktor utama, antara lain: masalah administrasi dan sistem seperti sistem rujukan, pilihan rumah sakit dan pilihan pasien mengenai citra pelayanan dan peralatan rumah sakit; keterbatasan sarana dan prasarana; sumber daya manusia yang tidak sesuai baik secara kuantitas maupun kompetensi. Disarankan agar rumah sakit dan pegawai mengupayakan dan meningkatkan pelayanan kompetensinya agar sesuai dengan standar dan mekanisme yang telah diterapkan.Kata Kunci    : Sistem rujukan berjenjang, sarana, prasarana
SOY MILK BEVERAGE DIVERSIFICATION WITH THE ADDITION OF DATE EXTRACT AS SUGAR SUBSTITUTE Satria, Budi; Juanita, Juanita; Nilda, Cut; Hasni, Dian; Muzaifa, Murna
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 1, No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v1i2.34746

Abstract

Most of the people in Neuhen village have a low income with the majority working irregularly or odd jobs, but there are also those who have home industry businesses such as soya bean milk drinks. The business has not developed well because the processing method is still very simple. This service activity aims to foster the soya milk drink business and diversify the product by adding date extract as a sugar substitute sweetener. The activities are reviewing how soy milk processing has been carried out by partners and seeing the tools used. The method of manufacturing soy date milk with date extract is then carried out. Experiments with date soy milk were conducted by adding date extract in various quantities, namely 25% and 50% of the total soy milk. The product is then randomly tested on individuals. People choose soy date milk that contains 25% dates, has the proper quantity of sweetness, and is not too foggy in color. It is intended that partners would manufacture soy date milk that meets food safety and appropriate criteria and can be consumed by everyone, including diabetics.
Pendampingan Vaksinasi Aeromonas spp. untuk Meningkatkan Sintasan Lele pada Kelompok Budidaya Ikan Desa Dukuh Waluh Kabupaten Banyumas Mulia, Dini Siswani; Suwarsito, Suwarsito; Juanita, Juanita; Priyadi, Sugeng
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.17671

Abstract

This community service activity aims to improve partners’ knowledge and skills regarding vaccination as an effort to control diseases caused by pathogenic organisms, particularly aeromoniasis, which is induced by Aeromonas spp. The partner group consists of fish farmers in Dukuh Waluh Village, Banyumas Regency. The implementation method employed a participatory approach, consisting of four stages: socialization, training, mentoring, and evaluation. The evaluation instruments included questionnaires and interviews, analyzed using a one-group pre-test and post-test design. The results of this program showed that 85% of partner members understood fish disease management, an increase from 50% (exceeding the 80% target), and 85% were able to comprehend and implement fish vaccination practices, an improvement from 42.5% (also exceeding the 80% target). The activity also proved successful in achieving a fish survival rate of 95% in the vaccinated group—surpassing the target of 80%—while the control group (unvaccinated fish) reached only 50%. Overall, the evaluation results indicate that this community service activity effectively assisted partners in addressing fish disease issues and improving aquaculture production performance.
Pelatihan Komunikasi Terapeutik Medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Lubis, Arfah Mardiana; Utama, Surya; Mutiara, Erna; Nasution, Siti Khadijah; Juanita, Juanita; Rochadi, Raden Kintoko; Ashar, Taufik; Tukiman, Tukiman; Hiswani, Hiswani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v7i1.6694

Abstract

Komunikasi terapeutik medik adalah proses interaksi tenaga medik dan pasien secara individual dengan tujuan membantu pasien merasa nyaman dan tidak takut untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka. Hanya saja, ada indikasi komunikasi terapeutik medik di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum efektif. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah dari dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien. Agar dokter dapat meningkatkan keterampilannya mengenai bagaimana memprioritaskan kenyamanan dan keyakinan pasien saat berkomunikasi dengan pasien, maka diperlukan pelatihan mendengar aktif, mendengar dengan empati, komunikasi persuasif, dan komunikasi asertif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, games, dan role play. Peserta pelatihan yang mengikuti sampai akhir hanya 12 orang. Berdasarkan evaluasi pelatihan dengan pre-test dan post-test, pengetahuan peserta tentang cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan meningkat dari 0% menjadi 83,3%. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan dengan simulasi, seluruh peserta mendapatkan nilai 70 ke atas. Disimpulkan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik medik yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter mengenai cara menyamankan dan meyakinkan pasien berobat di rumah sakit RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Diharapkan pelatihan ini dapat dilanjutkan secara mandiri oleh mitra dan didukung oleh pihak terkait, serta ke depan pelatihan serupa dapat diperluas ke rumah sakit lain dengan pemantauan berkelanjutan.