Claim Missing Document
Check
Articles

Monitoring Konsentrasi Timbal pada Kerang Hijau (Perna viridis) Budidaya Di Perairan Tambak Lorok Rhima Rismiyati Rachman; Subagiyo Subagiyo; Ali Ridlo
Journal of Marine Research Vol 13, No 2 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i2.40045

Abstract

Tambak Lorok termasuk perairan yang dikelilingi dengan banyak aktifitas manusia seperti industri, pemukiman, pelabuhan, serta dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan budidaya kerang hijau. Kegiatan tersebut menghasilkan limbah padat, gas, dan cair yang diduga menjadi sumberpencemaran logam berat di perairan. Budidaya kerang hijau di Tambak Lorok menggunakan metode bagan dan bambu tancap dengan spat yang dibiarkan menempel alami. Kerang hijau hasil budidaya di Perairan Tambak Lorok banyak diminati oleh masyarakat karena harganya murah dan memiliki konsentrasi gizi yang tinggi. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kondisi budidaya dan mengevaluasi kerang hijau hasil budidaya di Tambak Lorok berdasarkan konsentrasi timbal. Uji konsentrasi timbal dilakukan menggunakan alat AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) dan analisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan pola sebaran kerang hijau merata dengan kepadatan yang tinggi. Konsentrasi timbal dalam kerang hijau berdasarkan hasil penelitian yaitu kurang dari 0,340 mg/kg. Nilai ini berada dibawah nilai – nilai pada tahun sebelumnya. Tambak Lorok includes waters surrounded by many human activities such as industry, settlements, ports, as well as being used as a location for cultivating green mussels. These activities produce solid, gas and liquid waste which are suspected to be the source of heavy metal pollution in the waters. Cultivating green mussels in Tambak Lorok uses the bagan method and sticking bamboo with spat which is left to stick naturally. Green mussels cultivated in Tambak Lorok waters are in great demand by the public because they are cheap and have a high concentration of nutrients. This study aims to determine the conditions of cultivation and evaluate green mussels cultivated in Tambak Lorok based on lead concentrations. Lead concentration test was carried out using AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) and descriptive analysis. The results of the analysis show that the green mussel distribution pattern is evenly distributed with high density. Based on research results, the concentration of lead in green mussels is less than 0.340 mg/kg. This value is below the values in the previous year.
Pengaruh Fleksibilitas Pelayanan dan Optimalisasi Aset pada Badan Layanan Umum di Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Terhadap Pelaksanaan Tugas Prajurit TNI AL di Wilayah Makassar Kurniawan, Iwan; Achnaf, Mochamad; Hutagalung, Indriani; Ridlo, Ali
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10889

Abstract

Pembangunan sistem pertahanan negara yang tangguh tidak hanya bertumpu pada modernisasi alutsista, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang profesional dan sehat. LADOKGI TNI AL Yos Sudarso, sebagai institusi kesehatan militer dengan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), memegang peran strategis dalam menjaga kesiapan fisik prajurit melalui layanan kesehatan gigi dan mulut. Namun, data kinerja tahun 2022–2023 menunjukkan tantangan operasional yang signifikan, seperti waktu tunggu pelayanan selama 60–90 menit, tingkat kunjungan ulang sebesar 50%, serta utilisasi aset medis yang hanya mencapai 60–68%. Kondisi ini berkontribusi pada keterlambatan sekitar 12% prajurit untuk kembali bertugas secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas pelayanan dan optimalisasi aset terhadap pelaksanaan tugas prajurit di LADOKGI TNI AL Yos Sudarso. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menguji bagaimana kemampuan organisasi dalam menyesuaikan jadwal dan prosedur (fleksibilitas) serta efektivitas penggunaan fasilitas medis (optimalisasi aset) mampu mengurangi hambatan operasional prajurit. Variabel pelaksanaan tugas diukur melalui indikator kesiapan operasional, ketepatan waktu kembali bertugas, dan produktivitas kerja pasca-pelayanan. Hasil observasi awal menunjukkan adanya gap antara kapasitas layanan dan kebutuhan operasional yang berdampak pada efektivitas waktu dinas. Penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris bahwa penerapan tata kelola BLU yang lebih adaptif, responsif, dan terintegrasi secara digital dapat meningkatkan mutu layanan kesehatan militer. Kesimpulan dan rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi perumusan kebijakan strategis dalam optimalisasi sumber daya kesehatan guna mendukung kesiapan tempur dan pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut secara berkelanjutan.
Preparasi Bioplastik dari Biomassa Rumput Laut Kappaphcus alvarezii dengan Plasticizer Gliserol dan Penambahan Minyak Jahe Nabila Bilqis Huwaida Zetka; Ali Ridlo; Rini Pramesti
METANA Vol 22, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/metana.v22i1.83104

Abstract

Sampah plastik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari menjadi permasalahan di lingkungan karena jumlahnya semakin bertambah. Salah satu solusi untuk mengatasinya yaitu pengembangan bioplastik berbasis biomassa rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan penambahan minyak jahe untuk meningkatkan karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi minyak jahe terhadap karakteristik bioplastik dari rumput laut K. alvarezii. Bioplastik dibuat dengan mencampurkan biomassa K. alvarezii sebanyak 4 g dengan 150 mL akuades, lalu dihomogenkan dengan magnetic stirrer pada suhu 60oC selama 15 menit. Setelah itu, gliserol 1,5% (v/v)) dimasukkan dan dihomogenkan kembali, minyak jahe (0,3%, 0,4%, 0,5%, 0,6%, dan 0,7% (v/v)) ditambahkan dan dihomogenkan. Larutan bioplastik dituang dalam cetakan plastik polipropilena kemudian dikeringkan dalam oven pada suhu 60oC hingga kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi minyak jahe berpengaruh terhadap sifat fisik dan mekanik bioplastik, tetapi tidak berpengaruh terhadap biodegradabilitas (p<0,05).  Formulasi minyak jahe optimal terdapat pada konsentrasi 0,4% dengan keunggulan pada ketahanan air dan kuat tarik. Uji FTIR menunjukkan tidak adanya gugus fungsi baru, tetapi terdapat pergeseran pita serapan akibat interaksi fisik antar komponen bioplastik. Bioplastik K. alvarezii dengan penambahan minyak jahe dapat dimanfaatkan sebagai bungkus produk makanan.
Co-Authors A. Budi Susanto A.B. Susanto A.B. Susanto Achnaf, Mochamad Adi Santosa Agus Sabdono Agus Trianto Ahmad Saddam Habibi Akbar, Muhamad Rahadian Alfin Anggraeni Ali Djunaedi Ambariyanto , Ambariyanto Ambariyanto Amtoni Caesario Nainggolan Anggi Setiabudi Anisah Harahap Anita Dwi Kartika Annisa Afifah Nugroho Anthony D Arnanda Antonius Budi Susanto Arif Maa’ruf Al Ayyub Arifin, Muhammad Sholeh Arvianto Wibowo Azizah, Pramita Bahry, Muhammad Syaifudien Bambang Yulianto Bara Yanwar Hadi Nugroho, Bara Yanwar Beladini, Septi Chrisna Adhi Suryono Christtenson Purba Christtenson Purba Clara Vania Cornelia Widya Seprandita Delianis Pringgenies Dewi, Lutfianna Fatma Dinda Ayuniar Zanjabila Dion Ragil Saputra Dion Ragil Saputra Dodik S. Wicaksono Dwi Haryo Ismunarti Edi Wibowo Eka Mulya Eko Sasmaya Eko Sasmaya Endang Supriyantini Endang Supriyantini Erma Nurmalitasari Ervia Yudiati Esayani Rosadi Faishal Islami Faishal Islami, Faishal Faiz Naida Salimah Ghofari, Miftahul Akhyar Gunawan Widi Santosa Gunawan Widi Santosa Gunawan Widi Santoso Hafida Salma Hakim, M Sabron Sukmanul Harahap, Akbar Hutagalung, Indriani Ibnu Pratikto Ibnu Wardani Iin Putriyani Irwani Irwani Ita Widowati Ivend Umbu Jawa Ivend Umbu Jawa, Ivend Umbu Iwan Kurniawan Jelita Rahma Hidayati Jusup Suprijanto Jusup Suprijanto Jusup Suprijanto Juwita Lesly Senduk Khusnul Khotimah Kirana Fatika Brilianti Koesoemadji Koesoemadji Laksono, Ollivia Brylliant Langit, Novita Thea Puspita Lilik Maslukah Linggar Dirgantara Prasetyo Lutfianna Fatma Dewi Mahadika Fanindhita Sany Manggola, Alen Mardani Mardani Masri, Mohammed Sharin Haji McCauley, Erin Miftahul Akhyar Ghofari Mohamad Mirza Mohamad Mirza Muhamad Rahadian Akbar Muhamad Rahadian Akbar Muhammad Abdul Zaky Muhammad S. Bahry Muhammad Zainuddin Nabila Bilqis Huwaida Zetka Nada Kristiani Ginting Nada Salsabila Nadiah Humairoh Mufidah Savitri Nadya Oktavia Nerva Sembiring Nirwani Soenardjo Novita Thea Puspita Langit Nur Arif Kurniawan Nur Indah Febriani Nur Indah Febriani Ocky Karna Radjasa Oetari Kusuma Putri Ollivia Brylliant Laksono Pramastuti, Fransisca Ria Pramita Azizah Pratiwi, Siswantar Putri, Dhiya Aflah Luswanto Rachman, Rhima Rismiyati Raden Ario Raditya Ahmad Rifandi Radityo Haris Ratna Ibrahim Refi Sekarwardhani Retno Hartati Revo Raprika Kurniawan Rhima Rismiyati Rachman Rifa’i, Akhmad RINI PRAMESTI Rini Pramesti Rizky Rifatma Jezzi Rizqi Umi Arifah Roestiawan, Dwi Bagus Salma, Hafida Salsabila, Nada Santoso, Gunawan Widi Savitri, Nadiah Humairoh Mufidah Sedjati, Sri Sedjati Septi Beladini Setia Devi Kurniasih Setia Devi Kurniasih, Setia Devi Setiyorini, Alin Sri Sedjati Sri Sedjati Sri Yulina Wulandari Subagiyo Subagiyo Subagiyo Subagiyo Subagiyo Subagiyo Sulistiana, Zalsabila Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Suryono Suryono Tri Aji Pamungkas Utomo, Wahyu Laurentius Pria Victorina Yulina Santi Wahyu Laurentius Pria Utomo Wardani, Ibnu Widianingsih Widianingsih Wilis A Setyati Wilis A Setyati Wilis A Setyati Wilis Ari Setyati Wilis Ari Setyati Wismayanti, Gita Yohanes Oktaviaris Zaenal Arifin Zahari, Abdul Kadir Mulku Zaky, Muhammad Abdul Zalsabila Sulistiana