Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 SUKASADATAHUN PELAJARAN 2017/2018 Suciarta I Gede .; Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd, .; Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14844

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian postest only control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 106 orang yang terdistribusi ke dalam empat kelas yaitu kelas VIIIB sampai dengan kelas VIIID. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes akhir. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat Pengaruh hasil belajar teknik dasar passsing bola voli antara siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah 0,039 yaitu kurang dari 0,05 sehingga berpengaruh signifakan. Dari Pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh Signifikan terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018. Model pembelajaran ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas untuk meningkatkan hasil belajar siswaKata Kunci : Kooperatif, NHT, hasil belajar, bola voli This study aimed to determine the effect of cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) type toward the learning achievement of basic volleyball passing techniques. This research was a real experiment research using posttest only control group design. The subjects of the study were VIII grade students of SMP Negeri 4 Sukasada in the 2017/2018 amounted to 106 students who were distributed into four classes, namely VIIIB class to VIIID class. Learning achievement data was collected through the final test. Data analysis was done by using t-Test with SPSS 16.0 for Windows. Based on the results of data analysis, it was found that there was an effect toward learning achievements of basic volleyball passing techniques between students who were treated with NHT type of cooperative learning model and students who were treated with conventional learning model. The number of significance was obtained through t test which was 0.039 and less than 0.05 so that it significantly affected. From the above discussion, it can be concluded that the cooperative learning model NHT type have significant effect toward learning achievement of basic volleyball passing techniques on VIII grade students of SMP Negeri 4 Sukasada in academic year 2017/2018. This learning model can be used as an alternative learning that can be applied in the classroom to improve student learning achievement.keyword : cooperative, NHT, learning achievement, volleyball
Keterserdiaan Sarana dan Prasarana Penunjang Pembelajaran PJOK Tingkat SMP Se-Kecamatan Pupuan Luh Kd Giri Alvia Dewi Lestari; I Gusti Lanang Agung Parwata; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v8i3.33767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri se-Kecamatan Pupuan. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kuantitatif melalui metode survei. Sampel studi ini sebanyak 6 SMP di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Teknik mengumpulkan data ini melalui cara survei ke tiap sekolah kemudian mencatat data ketersediaan sarana prasarana PJOK dengan lembar observasi. Data dianalisis dengan analisis deskriptif yang kemudian mengklarifikasikan perolehan tipe data pada lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan sekolah dengan jumlah sarana dan prasarana PJOK dalam kategori baik sebanyak 3 sekolah (50%), kategori cukup sebanyak 1 sekolah (16,67%), dan kategori kurang sebanyak 2 sekolah (33,33%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sarana dan prasarana di SMP se-kecamatan Pupuan masih banyak sarana dan prasarana yang kurang memadai, baik dari segi bentuk, kondisi, dan status kepemilikannya. Saran dari penelitian ini yaitu bagi sekolah agar mengetahui sarana dan prasarana sehingga tidak ada lagi masalah yang terjadi di sekolah, dan untuk guru yaitu sebagai acuan dalam persiapan perencanaan pembelajaran yang lebih inovatif dengan memodifikasi sarana dan prasarana sehingga tujuan pembelajaran itu tercapai.
Pengembangan Model Pembelajran PJOK Tematik Terintegratif Tema Diriku (Subtema 3: Aku Merawat Tubuhku) Untuk Peserta Didik Kelas 1 SD Di Kecamatan Buleleng Ida Bagus Gede Indra Mahaditya; I Gusti Lanang Agung Parwata; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v9i2.43891

Abstract

This study aims, 1) to develop an integrated thematic-based PJOK learning module with the theme myself sub-theme 3: I take care of my body for 1st-grade elementary school students in Buleleng District. 2) knowing the results of the expert validity test on the integrated thematic PJOK game module, sub-theme 3: I take care of my body for 1st-grade elementary school students in Buleleng District. This type of research is research on the development of R&D methods using the Borg and Gall design. The data collection instrument used was a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive quantitative and qualitative. The results of the study show that 1) the design of the learning module uses three stages, namely: research and information gathering, planning, and developing a preliminary form of the product. These three stages resulted in an integrated thematic PJOK game module, sub-theme 3: I take care of my body for 1st-grade elementary school students. 2) validation of teaching materials in terms of content aspects with a total percentage of 91.76% being in the very good category. The media aspect with a percentage of 90% is in the very good category. The aspect of field practitioners with a percentage of 85% is in a good category. Based on the results of the study, it can be concluded that the development of an integrated thematic PJOK learning module with the theme of myself sub-theme 3: I take care of my body for 1st-grade elementary school students in Buleleng District is feasible to use.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM LANTAI Kadek Sri Setiawati; I Gusti Lanang Agung Parwata; Suratmin Suratmin
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.24444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai.   Jenis penelitian ini adalah penelitian true experiment dengan rancangan “treatment by level” dengan dua ketegori 2x2. Sampel penelitian berjumlah 48 orang dipilih berdasarkan kategori minat belajar tinggi dan minat belajar rendah. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis varian (ANAVA) dua jalur dengan taraf signifikansi 0,05.  Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar senam lantai pada siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif  jigsaw dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan 9,092 > 2,014, 2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai dengan 164,229 > 2,014, 3) Terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar senam lantai (jigsaw dan konvensional) dengan kelompok siswa yang memiliki minat belajar tinggi yang nilai signifikansi differentnya = 9,141 > 2,063 dan 4) Terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar senam lantai (jigsaw dan konvensional) dengan kelompok siswa yang memiliki minat belajar rendah yang nilai signifikansi = 4,949 > 2,063.Simpulan dari penelitian ini: : 1) hasil belajar senam lantai pada siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif  jigsaw lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai, 3) Untuk siswa yang memiliki minat belajar tinggi, hasil belajar senam lantai siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan 4) Untuk siswa yang memiliki minat belajar rendah, hasil belajar senam lantai menggunakan model pembelajaran konvensional lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Dian Anggraini; I Gusti Lanang Agung Parwata; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i2.26398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket pada peserta didik kelas XI IPS 5 SMA Negeri 1 Asembagus tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPS 5 SMA Negeri 1 Asembagus tahun pelajaran 2019/2020, yang berjumlah 36 peserta didik dengan rincian 15 peserta didik putri dan 21 peserta didik putra. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing bola basket pada siklus I sebesar 7,1 (aktif), dan meningkat menjadi 8,4 (aktif) pada siklus II. Sedangkan presentase ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 86,1% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan  bounce pass) meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada peserta didik kelas kelas XI IPS 5 SMA Negeri 1 Asembagus tahun pelajaran 2019/2020.
Tingkat Kedisiplinan Atlet Cabang Olahraga Bela Diri Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Maikel Khristy Surbakti; I Gusti Lanang Agung Parwata; Made Agus Wijaya
JURNAL PENJAKORA Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v9i1.44747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan atlet cabang olahraga bela diri pada masa adaptasi kebiasaan baru. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek atlet cabang olahraga bela diri taekwondo dan pencak silat yang berada di kabupaten Buleleng sebanyak 118 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner (angket) melalui Google Form. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase pada tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan atlet bela diri Taekwondo di Kabupaten Buleleng yang paling tinggi jumlahnya adalah pada kategori disiplin berjumlah 28 orang (58%), cukup disiplin 13 orang (27%) dan sangat disiplin 7 orang (15%). Kemudian, tingkat kedisiplinan atlet bela diri Pencak Silat yang paling tinggi jumlahnya adalah kategori disiplin berjumlah 33 orang (47%), sangat disiplin 25 orang (36%) dan cukup disiplin 12 orang (17%). Jadi disimpulkan bahwa tingkat kedisiplinan atlet bela diri Taekwondo dan Pencak Silat pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru termasuk pada kategori disiplin dan diharapkan Atlet bela diri Taekwondo dan Pencak Silat Kabupaten Buleleng pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru agar tetap menjaga protokol kesehatan selama mengikuti aktifitas latihan.
Pengaruh Model Pembelajaran Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Passing Bolavoli I Wayan Somenada; I Nyoman Kanca; I Gusti Agung Lanang Parwata
JURNAL PENJAKORA Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v9i1.45860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar passing bolavoli ditinjau dari motivasi berprestasi pada peserta didik kelas V di SDN 3 Banjar Jawa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi exsperimental dengan menggunakan desain faktorial 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 3 Banjar Jawa yang berjumlah 95 orang. Sampel dalam penelitian berjumlah 64 orang ini diambil dengan teknik simple random sampling yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 32 orang. Analisis data menggunakan uji ANAVA 2 jalur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Hasil belajar passing bolavoli peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada yang mengikuti model pembelajaran langsung (Fhitung = 9,405 > Ftabel = 4,171) dan (2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar passing bolavoli (Fhitung = 48,351 > Ftabel = 3,998). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan penerapan model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar passing bolavoli. Motivasi berprestasi terbukti dapat mempengaruhi hasil belajar passing bolavoli disamping menerapkan model pembelajaran. Dalam meningkatkan hasil belajar passing bolavoli, penerapan model pembelajaran harus memperhatikan motivasi berprestasi peserta didik. Guru diharapkan dapat lebih inovatif menyusun dan menerapkan model pembelajaran sehingga dapat menimbulkan motivasi yang tinggi selama proses pembelajaran.
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI BOLA VOLI DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 TEMBUKU TAHUN PELAJARAN 2021/2022 I Nyoman Dana Gunantara; I Gusti Lanang Agung Parwata; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v10i2.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi berprestasi dengan hasil belajar bola voli pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tembuku Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMAN 1 Tembuku tahun pelajaran 2021/2022 yaitu terdiri dari 265 orang peserta didik. Sampel penelitian ini berjumlah 152 orang dengan menggunakan tabel yang dikembangkan dari rumus Isaac dan Michael pada taraf signifikansi 5%. Teknik pengumpulan data motivasi berprestasi menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada peserta didik dan data hasil belajar menggunakan pencatatan dokumen berasal dari hasil penilaian guru. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS 26.0 for Windows. Rata-rata motivasi berprestasi adalah 61,51 dan rata-rata hasil belajar PJOK materi Bola Voli adalah 76,53. Signifikansi korelasi Product Moment pada uji hipotesis diperoleh 0,000, yaitu p<0,05 dan derajat koefisien korelasi sebesar 0,771 termasuk pada kategori hubungan kuat. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar Bola Voli di Masa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Tembuku. Disarankan kepada guru PJOK untuk meningkatkan kerja sama yang baik dengan orang tua peserta didik untuk meningkatkan motivasi berprestasi peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran PJOK.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII SMP pada Materi Getaran dan Gelombang I Gede Eka Saputra; I Nyoman Jampel; I Gusti Lanang Agung Parwata
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.51772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis, menghasilkan instrumen penilaian yang memenuhi validitas dan reliabilitas, mengetahui hasil pengujian daya beda, tingkat kesukaran, dan hasil pengujian dengan Graded Response Model (GRM). Subjek uji coba sebanyak 90 siswa kelas VIII SMPN 1 Tegallalang. Penelitian ini termasuk dalam R&D dengan desain 4D. Prosedur uji coba pengembangan meliputi uji validitas isi menggunakan indeks Content Validity Ratio (CVR), konsistensi internal butir menggunakan product moment, reliabilitas menggunakan alpha cronbach, uji daya beda menggunakan formula Ferguson, uji taraf kesukaran, dan analisis butir dengan GRM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rancang bangun instrumen penilaian dikembangkan berdasarkan desain 4D (define, design, develop, dan disseminate). Tes disusun menjadi 12 soal essay berdasarkan indikator yang mengacu pada taksonomi Bloom revisi pada dimensi proses kognitif C3 (aplikasi), C4 (analisis), dan C5 (evaluasi). (2) Validitas isi diperoleh nilai CVR = 1 yang berarti butir tes memiliki relevansi yang tinggi baik dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Koefisien reliabilitas = 0,941 termasuk kategori sangat tinggi. (3) Seluruh butir soal memiliki daya beda yang berkriteria sangat baik dan tingkat kesukaran pada kriteria sedang dan sukar. (4) Hasil probabilitas siswa menjawab benar menggunakan GRM meningkat dari kemampuan paling rendah sampai paling tinggi pada setiap kategori butir soal.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII SMP pada Materi Getaran dan Gelombang I Gede Eka Saputra; I Nyoman Jampel; I Gusti Lanang Agung Parwata
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.51772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis, menghasilkan instrumen penilaian yang memenuhi validitas dan reliabilitas, mengetahui hasil pengujian daya beda, tingkat kesukaran, dan hasil pengujian dengan Graded Response Model (GRM). Subjek uji coba sebanyak 90 siswa kelas VIII SMPN 1 Tegallalang. Penelitian ini termasuk dalam R&D dengan desain 4D. Prosedur uji coba pengembangan meliputi uji validitas isi menggunakan indeks Content Validity Ratio (CVR), konsistensi internal butir menggunakan product moment, reliabilitas menggunakan alpha cronbach, uji daya beda menggunakan formula Ferguson, uji taraf kesukaran, dan analisis butir dengan GRM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rancang bangun instrumen penilaian dikembangkan berdasarkan desain 4D (define, design, develop, dan disseminate). Tes disusun menjadi 12 soal essay berdasarkan indikator yang mengacu pada taksonomi Bloom revisi pada dimensi proses kognitif C3 (aplikasi), C4 (analisis), dan C5 (evaluasi). (2) Validitas isi diperoleh nilai CVR = 1 yang berarti butir tes memiliki relevansi yang tinggi baik dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Koefisien reliabilitas = 0,941 termasuk kategori sangat tinggi. (3) Seluruh butir soal memiliki daya beda yang berkriteria sangat baik dan tingkat kesukaran pada kriteria sedang dan sukar. (4) Hasil probabilitas siswa menjawab benar menggunakan GRM meningkat dari kemampuan paling rendah sampai paling tinggi pada setiap kategori butir soal.
Co-Authors ., Agus Mahardika ., AYU M ARSAVIANINGSIH ., Bayu Cahya Buana Putra ., Dejus Julyantara ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. ., Gede Mertha Ary Pratama ., Gede Yogi Sastra ., I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa ., I Gusti Putu Partayoga Pratama ., I KADEK BUDIARTA ., I Kadek Suantara ., I Ketut Arta Aryawan ., I Ketut Wiradana ., I Komang Darma Santiawan ., I Made Andy Kurniawan ., I Made Harys Kusuma Wardana ., I Made Yudhi Purbadi ., I Made Yudi Parmadi ., I Md Septian Marta y ., I Nym Gd Oka Wahyuna ., I Nyoman Agus Adi Kesuma ., I PT OFAN PATHYA S ., I Putu Beni Pradika ., I Putu Pande Somiantara ., I Putu Sudana ., I Wayan Adnyana Putra ., I Wayan Darmawan ., Ida Bagus Made Kusuma Putra ., Jeki Juirawan Saputra ., Kadek Budiantara ., Kaoka Wisnawa ., Lalu Muh Supriadi w ., Luh Geni Selia Febri ., Nengah Sudirga ., Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri ., Ni Luh Karmila ., Ni Made Wida Ariasih ., Putu Aggy Ambarsari ., Putu Agus Wipra Sanjaya ., PUTU JUNI KUSUMA P ., Suciarta I Gede ., Yuli Setiawan Adnyana Putra Adnyana, I Komang Sukrata Agus Mahardika . Almawardhi . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Andriani, Luh Mastia Artanayasa, Wayan Artayasa, I Kadek Astika, I P Widhi AYU M ARSAVIANINGSIH . Bagus Pangestu Bangun, Andreo Bayu Cahya Buana Putra . Chandra, Gusti Kade adi Daindo Milla Decky Florentana . Decky Florentana ., Decky Florentana Dejus Julyantara . Dewi Lestari, Luh Kd Giri Alvia Dian Anggraini Dian Anggraini DIPA PRATAMA, DIPA dr. Adnyana Putra, S.Ked. . dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. . dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. . dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked. . dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. . Gede Doddy Tisna MS Gede Mertha Ary Pratama . Gede Sepiade . Gede Yogi Sastra . Giri Cahya, I Kt. B.P Candra Habibi, Baiq Azmi Sukroyanti, Lovy Herayanti, Wirawan Putrayadi, dan Bq. Rina Amalia Safitri I Dewa Ayu Made Budhyan I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Gede Buda Wisnawa . I Gede Eka Saputra I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gede Suwiwa I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa . I Gusti Putu Agus Yogaswara . I Gusti Putu Partayoga Pratama . I KADEK BUDIARTA . I Kadek Mustika Jaya I Kadek Pegi Kristiawan I Ketut Arta Aryawan . I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Yoda I Komang Darma Santiawan . I Komang Oky Trisna Adiputra . I Komang Subrata . I Komang Sukarata Adnyana I Komang Wisnu Budi Wijaya I Kt. B.P Candra Giri Cahya I Made Andy Kurniawan . I Made Harys Kusuma Wardana . I Made Satyawan I Made Tegeh I Made Yudhi Purbadi . I Made Yudi Parmadi . I Nengah Suastika I Nym Gd Oka Wahyuna . I Nyoman Agus Adi Kesuma . I Nyoman Dana Gunantara I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Sudarmada I Nyoman Tos Pasek Wiguna I PT OFAN PATHYA S . I Putu Astrawan . I Putu Beni Pradika . I Putu Panca Adi I Putu Pande Somiantara . I Putu Suardika . I Putu Sucipta . I Putu Sudana . I Wayan Adnyana Putra . I Wayan Arimbawa . I Wayan Artanyasa I Wayan Dedy Hariyanta . I Wayan Lenu Jumata . I Wayan Somenada Ida Bagus Gede Angga Widyanatha . Ida Bagus Gede Indra Mahaditya Ida Bagus Made Kusuma Putra . Ida Bagus Putu Arnyana Jeki Juirawan Saputra . Kadek Ari Sujana . Kadek Oka Satrya Wibawa Kadek Sri Setiawati Kadek Sri Setiawati . Kadek Yogi Parta Lesmana Kaoka Wisnawa . Kapriyadi, I Wayan Januarta Kustria, Kadek Satria Kusuma, I Putu Harya Dana Kusuma Lalu Muh Supriadi w . Luh Dewi Wisuendri Luh Geni Selia Febri . Luh Kd Giri Alvia Dewi Lestari M.Or. S.Pd. I Ketut Semarayasa . Made Agus Dharmadi Made Agus Wijaya Made Budhyana, I Dewa Ayu Made Kurnia Widiastuti Giri Mahaditya, Ida Bagus Gede Indra Maikel Khristy Surbakti Molo, Valerianus Mujiburrahman Mujiburrahman Nengah Sudirga . Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri . Ni Ketut Widiartini Ni Luh Kadek Alit Arsani Ni Luh Karmila . Ni Luh Puspita Sari . Ni Luh Putu Lindiana Oktaviyanti Utami Ni Luh Putu Spyanawati Ni Made Sri Mertasari Ni Made Wida Ariasih . Ni Putu Dewi Sri Wahyuni Ni Putu Diah Yeni Rahayu Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Wayan Murni Nilasari . Ni Wayan Tirtawati Nurhasanah, Enung Ostavianei, Bernadeth Grace Ostaviani, Bernadeth Grace Pangestu, Bagus Pasek Wiguna, I Nyoman Tos Pratiwi, Kadek Santhi Prengki Gito Sudarsono Putu Aggy Ambarsari . Putu Agus Wipra Sanjaya . PUTU JUNI KUSUMA P . S.Ked. dr. I Made Kusuma Wijaya . S.Ked. dr. Made Budiawan . S.Ked. dr. Made Suadnyani Pasek . S.Ked. dr. Ni Made Sri Dewi Lestari . S.Ked. dr. Putu Adi Saputra . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salma Hasna Hamiydah Sawitri, Ni Luh Sembiring, Andre Pranata Setiawati, Kadek Sri Suciarta I Gede . Suratmin Syarif Hidayat UNDIKSHA . Valerianus Molo Wadi, Hairil Wahjoedi Widiadnyana, I Komang Adi Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiraguna, I Nengah Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya Yuli Setiawan . Yuni Lestari .