Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HERMENEUTIKA DIGITAL AL-QUR’AN DAN BUDAYA LOKAL DI INDONESIA: MENUJU MODEL REKONSILIASI ANTARA PEMURNIAN DAN PELESTARIAN Muslikhun; Khaldun, Ibnu
Journal of Islamic Studies and Humanities Vol. 10 No. 1 (2025): Journal of Islamic Studies and Humanities
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jish.v10i1.27149

Abstract

Penelitian ini mengkaji interaksi kompleks antara Al-Quran dan budaya lokal Indonesia di era digital, ditandai dengan tekanan antara pembangkitan agama dan budaya pelestarian. Melalui studi perpustakaan kualitatif, data diperoleh dari literatur akademis, dokumentasi digital, dan pemimpin-pemimpin terkemuka (Tibi, Arkoun, Abu Zayd, Sodiqin, Zuhri) yang dianalisis dengan menggunakan kritik sejarah, analisis wacana, dan sintesis konseptual dalam kerangka hermeneutika Gadamer. Tema penelitian ini mengungkapkan tiga mekanisme interaksi digital: (1) Konten edukasi-kreatif (misalnya, tarian Saman yang disintas dengan QS. Al-Hujurat:10); (2) Pembahasan partisipatoris yang melegitimasi tradisi melalui prinsip-prinsip usul fiqih (#FikihNusantara); (3) Revitalisasi simbol imersif (filter AR yang menghibur kaligrafi Al-Quran dengan motif etnis). Dialektika antara pemurnian dan pelestarian menunjukkan polarisasi yang tercermin melalui algoritma ruang gema (#AntiBidah), tetapi juga memungkinkan integrasi melalui substantif pemurnian (membedakan doktrin qath'i dari urf) dan interpretasi ulang budaya (contohnya, gotong royong sebagai ukhuwah). Studi ini menegaskan peran teknologi ganda: memperdalam konflik dan memungkinkan rekonstruksi identitas inklusif.
Pengaruh Problem Based Learning Melalui School Watching Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Asam Basa di SMP Zakia, Rizki; Khaldun, Ibnu; Safitri, Rini
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v6i1.10748

Abstract

Tujuan dari kajian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa dengan penerapan PBL melalui school watching pada materi asam basa kelas VII SMP PKPU Aceh Besar. kajian ini menggunakan metode quasi exsperiment dengan randomized pretest-posttest group desain. Data dikumpulkan dengan tes tulis dan observasi. Berdasarkan hasil kajian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan PBL melalui school watching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dari 31 menjadi 77, sedangkan pada kelas kontrol yaitu 29 menjadi 70. Hasil dari observasi aktivitas belajar pada siswa kelas eksperimen dengan pembelajaran PBL melalui school watching yaitu 89% dengan kategori sangat baik, sedangkan aktivitas belajar pada siswa kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional yaitu 79% yang dikategorikan baik.
Implementation Of Dama-Dmbok-Based Data Governance To Optimize Organizational Decision Making Khaldun, Ibnu; Khaidar, Al
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 5, No 4 (2025): Desember (On Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v5i4.8502

Abstract

Di era digital, pengelolaan data menjadi aspek penting bagi perusahaan penyedia layanan internet (PIJI) dalam menjaga kualitas dan keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model tata kelola data berbasis kerangka kerja DAMA-DMBOK (Data Management Body of Knowledge) yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional PT XYZ Cabang Medan, serta melakukan pengukuran tingkat kematangannya untuk menilai efektivitas penerapan model tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan penyebaran kuesioner kepada pihak yang terlibat dalam pengelolaan data keuangan dan operasional perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan tata kelola data berada pada tingkat kematangan Managed (Level 4), yang mengindikasikan bahwa proses pengelolaan data telah terstandarisasi dan terdokumentasi dengan baik. Area Data Governance dan Data Security memiliki tingkat kematangan tinggi dengan nilai masing-masing 4,8 dan 4,6, sedangkan Data Quality masih rendah dengan nilai 2,5. Model tata kelola data yang dirancang melalui penelitian ini dapat menjadi acuan bagi PT XYZ dalam meningkatkan integritas, kualitas, dan keamanan data, serta sebagai referensi penerapan DAMA-DMBOK pada industri penyedia layanan internet.
Public Sentiment Analysis on the November 2025 Flood Disaster in Aceh Using Natural Language Processing and Lexicon-Based Approach Erwanda, Ade Putra; Khaidar, Al; Asrianda, Asrianda; Fikry, Muhammad; Khaldun, Ibnu
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 5, No 4 (2025): Desember (On Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v5i4.8481

Abstract

Bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh pada November 2025 merupakan salah satu bencana hidrometeorologi besar yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Banjir terjadi di 16 kabupaten/kota dan mengakibatkan hampir 120 ribu jiwa terdampak, puluhan ribu warga mengungsi, serta kerusakan signifikan pada permukiman dan infrastruktur. Peristiwa ini memicu respons publik yang masif di media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen respons masyarakat terhadap bencana tersebut menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP) berbasis lexicon. Data diperoleh melalui proses data crawling terhadap 2.790 komentar Instagram, yang selanjutnya diproses melalui tahapan text cleaning, case folding, tokenization, stopword removal, dan stemming. Hasil analisis menunjukkan dominasi sentimen positif sebesar 62,51%, diikuti sentimen netral 24,98% dan negatif 12,51%. Temuan ini menunjukkan adanya apresiasi, harapan, serta kritik masyarakat terhadap penanganan bencana, dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemangku kebijakan dalam meningkatkan strategi penanganan dan komunikasi bencana berbasis data.
Integration of Maja Labo Dahu in Case-Based Learning to Strengthen Political Awareness of Students in Anti-Corruption Education from a Gender Perspective Khaldun, Ibnu; Nurwahidah, Nurwahidah; Rosulia, Wiwi Maulida; Bimawi, Ibnu Dzar Al
JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political UMA) Vol. 14 No. 1 (2026): JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jppuma.v14i1.15946

Abstract

This study evaluates the effectiveness of integrating Maja Labo Dahu (MLD) honesty, self-control, and courage to report into Case-Based Learning (CBL) to strengthen political Awareness, anti-corruption intentions, and readiness to act among students, as well as to assess gender moderation and process mechanisms. An explanatory mixed-methods Design was employed through a quasi-experimental pre–post study with cluster randomization at the class level (CBL–MLD vs standard CBL). The BOPPPS–CBL syntax was enriched with SAO mapping, reason-giving, and dialogic role-play/World Café forums. T0–T1–T2 measurements were analyzed using ANCOVA and multilevel models, accompanied by process regression and qualitative triangulation. Results showed that the intervention outperformed the control group across all outcomes, with effects persisting at follow-up. Manipulation checks confirmed higher MLD internalization without differences in exposure time. Condition×gender interactions were detected: political awareness gains were relatively larger among males, while increases in anti-corruption intentions and readiness to act were more substantial among females. Process analysis identified value internalization as the primary driver of change, followed by equal participation and implementation fidelity. In conclusion, CBL–MLD is effective, replicable, and auditable, with curricular implications for standardizing value-based case drivers, reason-giving protocols, safe dialogic facilitation, and gender-sensitive strategies.