Claim Missing Document
Check
Articles

Utilization of IoT and biomass energy for innovation in cracker production Muhammad, Juandi; Emrinaldi, Tengku; Ekwarso, Hendro; Arifudin, Arifudin; Risanto, Joko; Yusri, Yusri; Budijono, Budijono; Kemal, Kemal; Rany, Novita; Syah, Erzan
Science, Technology, and Communication Journal Vol. 6 No. 1 (2025): SINTECHCOM Journal (October 2025)
Publisher : Lembaga Studi Pendidikan dan Rekayasa Alam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59190/stc.v6i1.334

Abstract

This study explores an innovation based on IoT and biomass energy for the efficient production of processed food, specifically crackers. Biomass energy, derived from plant materials, is utilized to generate heat in the processing room. This innovation significantly reduces the processing time for crackers to just 2 hours, compared to the conventional method that requires 2 days of sun-drying. The biomass energy source used in this study includes rambutan tree trunks, which not only provide efficient heat but also impart a pleasant aroma to the final product. The research employs a direct experimental method to design and implement this technology in industrial settings. The primary ingredient for the crackers is cassava, mixed with fish, shrimp, and jengkol. The heat energy generated from the combustion of rambutan tree trunks is effectively utilized in the combustion chamber. Observations indicate that the crackers produced are of high quality, with appealing color and fragrance, making them suitable for market distribution. This innovation demonstrates the potential of combining IoT and biomass energy to enhance food processing efficiency and product quality.
Optimizing tilt angle of the roof for the best performance ratio of rooftop photovoltaic Dani Ali, Nurhalim; Bahri, Syaiful; Ikhwan Siregar, Yusni; Suwondo, Suwondo; Anhar, Anhar; Lysbetti Marpaung, Noveri; Muhammad, Juandi; Hasyim Rosma, Iswadi
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 14, No 6: December 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v14i6.11126

Abstract

Rooftop photovoltaic (RPV) systems are becoming increasingly popular as a source of renewable energy. One key factor that significantly affects the performance of RPV systems is the tilt angle of the solar panels. This study aims to determine the optimal tilt angle to maximize electricity production for the RPV system installed on academic building, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, University of Riau. The research method used is the PVSyst simulation. The simulation data input was used as daily weather for one year. In this study, variations in roof tilt angles of 5°, 10°, 15°, 20°, and 25° were examined. The results show that the optimal tilt angles for this location are 5° and 10°. At a 5° tilt angle, the RPV can generate 247,128 kWh per year with a performance ratio (PR) of 83%. And then at a 10° tilt angle, the system can generate 248,012 kWh per year with a PR of 82%. Based on the simulation results, other tilt angles also produced higher energy outputs but yielded lower PR values. This study provides practical recommendations for designing RPV systems in regions with similar weather conditions.
Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Lahan Gambut Dalam Menghadapi Ancaman Kekeringan Di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Syah, Erzan; Muhammad, Juandi; Arifudin; Gunawan, Haris; Kemal; Yusri; Hasibuan, Saberina; Yunus, Wan Muhammad; Pratiwi, Ciptati Nugraha; Safitri, Dian; Phreti; Budiati, Dian Diana Ananta; Budiman, Naufal Arif
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): BATOBO: Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.4.2.1-11

Abstract

Lahan gambut memiliki peran penting sebagai penyimpan air, pengatur hidrologi, dan pendukung ekonomi masyarakat lokal. Kekeringan dan kebakaran lahan merupakan ancaman serius terhadap keberlanjutan ekosistem gambut. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan lahan gambut untuk menghadapi ancaman kekeringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian partisipatif, meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan masyarakat dalam pemetaan dan pengelolaan lahan. Lokasi pengabdian dilakukan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Kampar yang dihadiri 15 orang. Hasil menunjukkan bahwa intervensi ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengaturan muka air gambut, praktik pertanian ramah lingkungan, dan strategi mitigasi kebakaran. Diskusi menekankan pentingnya integrasi edukasi, partisipasi masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi untuk pengelolaan lahan gambut berkelanjutan. Hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata pengetahuan partisipan mengenai risiko kekeringan, pentingnya pengaturan muka air, dan praktik pertanian ramah gambut sebesar 58%, yang mencerminkan pemahaman masyarakat yang masih rendah dan belum optimal. Setelah dilakukan serangkaian edukasi interaktif, diskusi kelompok, dan workshop, skor rata-rata meningkat menjadi 85%. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa program edukasi dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas adaptif komunitas terhadap ancaman kekeringan, dan berdampak pada penguatan konservasi ekosistem gambut oleh masyarakat.
Mitigasi Kebakaran Melalui Informasi Muka Air Tanah dan Kelembaban Lahan Gambut Muhammad, Juandi; Ariffudin; Budijono; Wan Muhammad Yunus; Syahril
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi mitigasi kebakaran lahan Gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang memiliki ekosistem gambut dengan kerentanan tinggi. Indonesia, sebagai negara yang rentan terhadap bencana ekologis, menghadapi ancaman signifikan dari kebakaran lahan gambut, dan degradasi ekosistem gambut. Metode yang digunakan mencakup pengukuran tinggi muka air tanah (TMA), kelembaban, dan pertalasi untuk menganalisis potensi kebakaran. Hasil menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara kelembaban dan pertalasi, serta antara TMA dan kelembaban tanah. Analisis menunjukkan bahwa kondisi TMA di bawah 40 cm dianggap aman dari kebakaran. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk pengelolaan sumber daya alam dan strategi mitigasi kebakaran yang berkelanjutan. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan berbasis komunitas dan pemantauan kelembaban secara berkelanjutan untuk meningkatkan resiliensi lokal terhadap risiko kebakaran.
Co-Authors Abdullah, Hewa Yaseen Adrianto Ahmad Afriyunita, Dini Alifia Putri Yasmin Amiruddin, Erwin ANDRINI, ROZI Anhar Anhar Anisa, Hijrah Septia Annisa Alqorina Antonius Surbakti Ariffudin Arifudin Arifudin arifudin Asih Apri Manelsa Awaludin Rakhmat Ayu Permatasari Budi Azwar Budiati, Dian Diana Ananta Budijono, Budijono Budiman, Naufal Arif Citra Siti Fatimah Julianti Citra, Theodora Dani Ali, Nurhalim Defrianto Defrianto Devi Arvianti Dewi Kurnia Dewi Kurnia Dewi Muliana Dian Safitri Dodi Irwan Siregar Edisar Edisar Ekwarso , Hendro Erman Taer Erwin ' Erwin Amiruddin Fanrico Sanjaya Tambunan Febrianti, Ade Fia Firdahlia Firmansyah, Restu Gimin Gimin Gimin HAMDALAH, AHMAD Hamdi, Muhammad Haris Gunawan Hendro Ekwarso Herman Herman Indah Tamara Sitorus Indra Gunawan Ira Triswiyana Irvan Rahmat Ismawan Ismawan Jasmareni Sri Kurniati Baalijas Kemal KEMAL KEMAL Krisman Krisman ' Krisman Krisman Kurniawan, Joko Lestari, Fitra Liana Zamri Listia Damayana Lysbetti Marpaung, Noveri M .Edizar ' M Ridwan Haekal Mandasari Sibarani , Oktavia Martin ' Melki Leonardo Melyna Handayani Mhd Edisar Mohamad Safrin Muh Sarkowi Muhammad Edisar Muhammad Hamdi Muhammad Hamdi Muhammmad Hamdi Muhd Fachrewa Almarsya Mutia Febri Irdayanti Nasib ' Nur Islami Pangesti, Winda Peri Ridwan Nurhedi Pertiwi, Meryati Phreti Pratiwi, Ciptati Nugraha Purwoko, Agus Putra Ramadani Rahmad Sujud Hidayat Rahmalia, Anisa Rahmi Dewi Rahmi Saputri Rahmiati Rahmiati Rahmondia Nanda Setiadi Rakhmawati Farma Rany, Novita Ray Afriando Riad Syech Riduan Alvinsen Sirait Rigia Givanny Pritamara Rika Taslim Risanto, Joko Riska Fitriani Riski Febriani Rizki Fadilah Rofeah ' Rosma, Iswadi Hasyim Ruzi Andriani Saberina Hasibuan Saktioto Saktioto Salomo Salomo Sari Agriona Setiawati Setiawati Sherly Mutiara Silaban, Intan Silvia Noviana Sinuraya, Salomo Sitinjak, Tumbur Marudut Tua Sugianto ' Sulistyo Rini, Ari Sutan Saladin Suwondo Suwondo Syah, Erzan Syahril Syahril Syahril SYAIFUL BAHRI Syamsulduha ' Syamsulduha Syamsulduha Taufik Arianto Tengku Emrinaldi Tiana Rahmadani Usman Malik Usman Malik Usman Usman Wan Muhammad Yunus Wan Muhammad Yunus, Wan Muhammad Yohanes Dwi Saputra, Yohanes Dwi Yugo Setiawan Yupapin, Preecha Yusni Ikhwan Siregar Yusri Yusri Yusri Zainudin Hasan Zulfa Zulfa Zulfa