Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

Pengaruh Variasi Lubang Resapan Biopori Berbahan Organik Rumah Tangga Terhadap Laju Infiltrasi Pada Daerah Rawan Banjir Di Kota Balikpapan Giarto, Rahmat Bangun; Kiptiah, Mariatul
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.797

Abstract

Abstrak Kota Balikpapan akhir-akhir ini menjadi kota yang sering terjadi banjir khususnya di musim hujan. Daerah yang padat penduduk dan kurangnya daerah resapan air serta sistem pengelolaan air yang kurang baik menjadi titik langganan banjir di Kota Balikpapan. Infiltrasi memiliki kemampuan yang terbatas, hal ini diakibatkan oleh kemampuan tanah dalam menyerap air. Kapasitas infiltrasi di daerah perkotaan biasanya tergolong kecil dan menyebabkan genangan air di permukaan tanah setelah terjadi hujan. Penelitian ini akan melakukan pengujian dengan pemanfaatan lubang resapan biopori pada tanah asli dan pada tanah yang diberikan lubang resapan biopori dengan menggunakan alat double ring infiltrometer guna mengukur laju infiltrasi serta menggunakan metode horton. Pada lokasi 1 menunjukkan hasil nilai fc tanpa menggunakan biopori, menggunakan biopori 3 dan biopori 6 secara berturut-turut adalah 0,5 m/jam, 0,6 m/jam dan 0,8m/jam. Sedangkan pada lokasi ke 2 nilai fc tanpa menggunakan biopori, menggunakan biopori 3 dan biopori 6 secara berturut-turut 0.04 m/jam, 0.05 m/jam, fc = 0.07 m/jam. Hasil pengujian menunjukkan akumulasi laju infiltrasi tanah yang diberikan lubang resapan biopori lebih cepat dibandingkan tanah tanpa lubang resapan biopori. Kata kunci: Lubang resapan, metode horton, biopori, laju infiltrasi  Abstract Recently, Balikpapan City often experiences floods, especially in the rainy season. Densely populated areas and lack of water catchment areas as well as poor water management systems are the main causes for flooding in Balikpapan City. Infiltration has a limited ability due to the soil capacity to absorb water. Infiltration capacity in urban areas is usually relatively small and causes waterlogging on the ground surface after rain. This study will test examined the use of biopore  infiltration holes on the (non-treatment soil/original soil) ?? and in soils that are given biopore infiltration holes by using a double ring infiltrometer to measure the infiltration rate and using the Horton method. At location 1, the results of fc values without using biopore, using 3 and 6 biopore are 0.5 m/hour, 0.6 m/hour and 0.8 m/hour, respectively. While at location 2, the fc value without using biopore, using 3 biopore and 6 biopore respectively 0.04 m/hour, 0.05 m/hour, fc = 0.07 m/hour. The test results show that the accumulation of soil infiltration rate using biopore infiltration holes are faster than soil without biopore infiltration holes. Keywords: Absorption hole, horton method, biopore, infiltration rate
Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Pelepah Pisang sebagai Substitusi Semen pada Beton: Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Pelepah Pisang sebagai Substitusi Semen pada Beton Ulfa, Anis Aulia; Giarto, Rahmat Bangun; Achmad, Karmila; Kiptiah, Mariatul; Fatmawati, Fatmawati
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1340

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi abu pelepah pisang terhadap kuat tekan beton pada umur 14 dan 28 hari. Abu pelepah pisang diperoleh melalui proses pembakaran pada suhu ±600°C, kemudian disaring hingga lolos saringan 0,075 mm. Variasi substitusi terhadap berat semen yang digunakan adalah 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Pengujian kuat tekan dilakukan pada benda uji silinder berukuran 150×300 mm sesuai SNI 1974:2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu pelepah pisang berpengaruh terhadap peningkatan kuat tekan beton. Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi 7,5% dengan kuat tekan sebesar 12,87 MPa pada umur 14 hari dan 15,02 MPa pada umur 28 hari, meningkat sebesar 17% dibanding beton normal. Namun, pada kadar 10% terjadi penurunan kuat tekan hingga 13,09 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa abu pelepah pisang dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi semen hingga kadar optimum 7,5% tanpa menurunkan kekuatan beton. Penelitian ini mendukung konsep green building melalui pemanfaatan limbah biomassa lokal sebagai material ramah lingkungan.   Kata kunci: Abu pelepah pisang, substitusi semen, kuat tekan beton, beton ramah lingkungan, green building     Abstract   This study aims to analyze the effect of banana pseudostem ash substitution on the compressive strength of concrete at the ages of 14 and 28 days. The banana pseudostem ash was produced by burning the dried pseudostems at a temperature of approximately 600°C and sieving the resulting ash through a 0.075 mm sieve. The substitution levels of cement by weight were 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, and 10%. Compressive strength tests were conducted on cylindrical specimens measuring 150×300 mm in accordance with SNI 1974:2011. The results show that the addition of banana pseudostem ash positively affects the compressive strength of concrete. The highest compressive strength was obtained at a 7.5% substitution level, with values of 12.87 MPa at 14 days and 15.02 MPa at 28 days, representing a 17% increase compared to normal concrete. However, at a 10% substitution level, the compressive strength decreased to 13.09 MPa. These findings indicate that banana pseudostem ash can be effectively utilized as a partial cement replacement up to an optimum level of 7.5% without reducing concrete strength. This research supports the green building concept through the utilization of local biomass waste as an environmentally friendly construction material.   Keywords: Pseudostem ash, cement substitution, compressive strength, eco-friendly concrete, green building
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hakam Acep Supriadi Acep Supriadi Wahyu Adzani Ghani Ilmannafian angga wahyu aditya Angow, Delicia Annisa, Fatimah Anton Kuswoyo Atmaja, Bayu Purnama Auliah Andika Rukman Azmanajaya, Emil Bambang Agus Kironoto Bambang Yulistiyanto Bangun Giarto Bunyamin Maftuh Cahyadi, Tedy Agung Candra Irawan Chaterina Agusta Paulus Dedy Ari Nugroho Devi, Suheriah Mulia Dian Agus Ruchliyadi Eka Sastia Emilia Elly Hasan Sadeli Faridah Faridah Fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Giarto, Rahmat Bangun Hadi Hermansyah, Hadi Hadiningsih, Eka Frenty Harpani Harpani Harpani Matnuh Herdianor Heru Puji Winarso Hibatullah Millen Aminoto Putra Husna, Khatimatul Imelda Yanti Indah Ainun Mutiara Irma Fitriani Juniawan, Herdy Karmila Achmad Kusumayudha, Sari Bahagiarti M. Ain, Mohammad Isram Maulida hayati Mawardi, Muhammad Ikhsan Muhammad Elmy Muhammad Elmy Muhammad Indra Darmawan Muhammad Lutfi Tantowi Noor Latifah Nurdiyansyah Nurdiyansyah Nurmawadah Nurmawadah Nurul Huda Nurul Huda Pradana, Ryan Purwanti, Heni Rabiatul Adawiah Rabiatul Adawiah Rabiatul Adawiah Rabiatul Adawiyah Ramadani, Ramadani Reja Fahlevi Reza Adhi Fajar Ridha, Muhammad Kamil Rusmini Rusmini Safitri, Rika Sarbaini Sarbaini Suardi Suardi Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sunarno Sunarno Tatag Yufitra Rus Thomy Sastra Atmaja Totok Sulistyo Tutik Wijayanti, Tutik Ulfa, Anis Aulia Wahyu Wahyu Wahyu Wahyu Wahyu wahyu Wahyu Wahyu Wardiani Hiliadi Wardiani Hiliadi Yamin, Moh Yanti Yusuf, Muhammad Reynaldi Zainul Akhyar Zega, Feriaman Zubran, Azan