Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Takhayul Dan Dongeng Menghambat Pertumbuhan Dalam Pendidikan Agama Kristen Kiswanto, Heri; Aristo, Aristo; Laoh, Fonny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Takhayul adalah kepercayaan kepada sesuatu yang dianggap ada atau sakti, tetapi sebenarnya tidak ada atau tidak sakti. Dongeng ialah sebuah cerita yang tidak benar-benar terjadi, tetapi kebanyakan orang mempercayai bahwa cerita tersebut nyata bahkan mempengaruhi kepribadian dan karakter seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Takhayul dan Dongeng sebagai hal yang tidak boleh dipercayai didalam Pendidikan Agama Kristen, karena semua cerita yang disampaikan tidak sesuai dengan pengajaran Alkitab, bahkan dapat menghambat pertumbuhan Firman Tuhan bagi orang-orang Kristen. Dasar Alkitabiah yang menentang Takhayul dan Dongeng terdapat dalam 1 Timotius 4:7 “Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah”. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif. Dengan metode ini penulis dapat memberikan hasil bahwa takhayul dan dongeng dapat menghambat pertumbuhan Spiritual, Karakter dan Sosial. Takhayul dan Dongeng tidak dapat disatukan dalam Pendidikan Agama Kristen, dikarenakan banyak nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang berbeda didalamnya. Apabila takhayul dan dongeng dicampur adukkan dengan Pendidikan Agama Kristen. sebab-akibat menghambat pertumbuhan dalam Pendidikan Agama Kristen. Kata Kunci : Takhayul, Dongeng, Menghambat Pertumbuhan Pendidikan Agama Kristen Abstract Superstition is belief in something that is considered to exist or is sacred, but actually does not exist or is not sacred. A fairy tale is a story that doesn't really happen, but most people believe that the story is real and even influences a person's personality and character. The purpose of this study is to examine Superstitions and Fairy Tales as things that should not be trusted in Christian Religious Education, because all the stories conveyed are not in accordance with Bible teachings, and can even hinder the growth of God's Word for Christians. The biblical basis against Superstition and Fairy Tales is found in 1 Timothy 4:7 “But shun superstitions and old grandmotherly tales. Train yourselves to worship.” This study uses qualitative methods. With this method the writer can give the result that superstitions and fairy tales can hinder Spiritual, Character and Social growth. Superstitions and fairy tales cannot be combined in Christian Religious Education, because there are many different values ​​and principles in them. If superstitions and fairy tales are mixed up with Christian Religious Education. causation inhibits growth in Christian Religious Education. Keywords: Superstition, Fairy Tales, Hindering the Growth of Christian Religious Education
Pengaruh Pembinaan Rohani Terhadap Perubahan Karakter Siswa SMA Bethel Banjarbaru Kiswanto, Heri; Lyder, Raymond Alexander; Cahyaningtyas, Like Pris Dian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9834

Abstract

Pembinaan Rohani adalah upaya untuk memberikan bimbingan atau pengarahan kepada seseorang untuk hidup sesuai dengan kebenaran Firman, sehingga mencerminkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Alkitab, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam pembinaan Rohani. Pertama, Pembinaan Etika dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, Pembinaan dalam berkomunikasi terhadap sesama. Ketiga, pembinaan karakter dan tujuan dari Pembinaan Rohani ialah perubahan karakter yang dilihat melalui tindakan dan perbuatan. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dan wawancara, dengan metode ini penulis dapat memberi hasil penelitian bahwa Pengaruh Pembinaan Rohani Terhadap Perubahan Karakter Siswa SMA Bethel Banjarbaru, yaitu terdapat perubahan, siswa lebih disiplin, Sopan santun, bertanggung Jawab dan bermurah hati. Pembinaan yang dilakukan berdasarkan pada Alkitab karena menurut 1 Timotius 3:16 bahwa tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk. Pertama, Mengajar. Kedua, untuk menyatakan kesalahan. Tiga, untuk memperbaiki kelakuan. Empat, mendidik orang dalam kebenaran. Kata Kunci : Pengaruh Pembinaan Rohani, Perubahan Karakter Siswa
Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Bontang Kiswanto, Heri; Bazlina, Amelia Atika; Fadillah, Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11177

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang. Responden penelitian ini adalah 55 responden yang Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang yang dapat digunakan dalam pengelolaan data. Data diolah menggunakan analisis korelasi dengan bantuan alat analisis yaitu SPSS versi 25.0. Jenis penelitian pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuesioner (angket), dokumentasi, wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dilihat dari hasil secara parsial Kompensasi (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y), secara parsial Motivasi Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Berdasarkan hasil secara simultan variabel Kompensasi (X1) dan Motivasi Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Maka dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompensasi dan Motivasi Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang mempunyai pengaruh dalam meningkatkan Kepuasan Kerja pegawai.
Rehabilitasi Anak Pengguna Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Adiktif Lainnya Kiswanto, Heri; Noor, Herry Tarmidjie; Putra, Hendri Darma; Sonjaya, Saji
Pemuliaan Hukum Vol. 4 No. 1 (2021): Pemuliaan Hukum
Publisher : Law Study Program, Faculty of Law, Nusantara Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jph.v4i1.1444

Abstract

The purpose of the research is to find out law enforcement against children who abuse narcotics. The research method used is a normative juridical approach, namely research based on literature studies that examines primary materials, secondary materials and tertiary materials. Based on the results of the study, it can be concluded that first, law enforcement efforts against children who abuse narcotics or are related to narcotics crimes can be carried out in two ways, namely through a diversion mechanism using a restorative justice approach. The concrete form of the diversion effort and through the second court decision mechanism, Rehabilitation of Children Who Become Victims of Abuse of Narcotics, Spicotropics, and Other Addictive Substances, can be carried out in several stages including: medical rehabilitation, social rehabilitation, and non-medical rehabilitation.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap anak yang melakukan penyalahgunaan narkotika dan untuk mengetahui merehabilitasi anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, spikotropika, dan zat adiktif lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian yang didasarkan kepada studi kepustakaan yang mengkaji bahan primer, bahan sekunder dan bahan tersier. Kesimpulan adalah pertama, upaya penegakan hukum terhadap anak yang melakukan penyalahgunaan narkotika atau terkait dengan tindak pidana narkotika dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu melalui mekanisme diversi dengan menggunakan pendekatan keadilan restoratif. kedua, Merehabilitasi anak Yang Menjadi Korban Penyalahgunaan Narkotika, Spikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya, dapat dilaksanakan dengan rehabilitasi secara medis, rehabilitasi secara sosial, dan rehabilitasi non-medis. 
Struktur Kristal dan Sifat Kemagnetan Nanopartikel Mn-Ferrite yang Disintesis dari Bahan Alam Pasir Besi Kiswanto, Heri; Prima Yuniarto, Abdul Hakim; Istiqomah, Nurul Imani; Suharyadi, Edi
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.4.413-420.2021

Abstract

Nanopartikel Mn-Ferrite berbasis bahan alam pasir besi telah berhasil disintesis dengan metode kopresipitasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nanopartikel Mn-Ferrite dari pasir besi dan menganalisis struktur kristal serta sifat kemagnetannya. Sampel disintesis dengan memvariasikan konsentrasi NaOH yaitu 3 M, 6 M, dan 9 M. Karakterisasi sampel dilakukan dengan X-ray diffractometer (XRD), tunneling electron microscopy (TEM), dan vibration sample magnetometer (VSM). Pola XRD menunjukkan bahwa nanopartikel Mn-ferrite telah berhasil disintesis yang ditandai dengan munculnya puncak difraksi khas spinel ferit. Pola XRD juga mendeteksi beberapa puncak difraksi lain yang diidentifikasi sebagai α-Fe2O3 (hematite). Parameter kisi ditemukan meningkat dari 8,32 hingga 8,38 Å seiring dengan meningkatnya konsentrasi NaOH. Ukuran kristalit diestimasi dengan persamaan Scherrer yang ditemukan antara 20 hingga 26 nm. Hasil TEM menunjukkan sampel mengalami aglomerasi akibat interaksi magnetik serta tingginya tegangan permukaan antar-butir nanopartikel. Kurva histeresis magnetik menunjukan bahwa sampel bersifat soft-magnetic. Magnetisasi saturasi terukur antara 11,2 emu/gram hingga 12,5 emu/gram, sedangkan koersivitas antara 98 Oe hingga 106 Oe. Hal ini dipengaruhi oleh keberadaan fase impuritas yang bersifat anti-ferromagnetik dengan persentase berbeda-beda untuk masing-masing sampel.
Pengaruh Insentif dan Motivasi Kerja terhadap Semangat Kerja Karyawan pada SMKS YKPP Bontang Nur Azizah, Fitriani; Ashari, Enil; Kiswanto, Heri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.1025

Abstract

The aim of this research is to investigate the influence of incentives and work motivation on employee morale at SMKS YKPP Bontang, with the hope of providing insight into human resource (HR) development strategies in educational institutions. This research uses quantitative methods by applying multiple linear regression analysis to investigate the influence of incentives and work motivation on employee morale at SMKS YKPP Bontang. The results of this research show that incentives and work motivation have a positive and significant influence on employee morale at SMKS YKPP Bontang. This indicates that increasing incentives and motivation can effectively increase work morale, which in turn can contribute to improving employee performance and the quality of education at the institution. The novelty of this research lies in its focus on the influence of incentives and work motivation on employee morale in educational institutions, especially at SMKS YKPP Bontang. While many studies have explored the relationship between incentives, motivation, and morale in various sectors, this research specifically identifies and analyzes the factors that influence morale in the context of technical and vocational education
IMPLEMENTASI METODE MENGAJAR VARIATIF DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Kiswanto, Heri; Aristo; Like Pris Dian Cahyaningtyas
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : STT Ekklesia Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63576/ekklesia.v2i2.46

Abstract

Abstract: In the teaching and learning process, teaching methods are very important, so that learning activities stimulate student learning, because in certain conditions a student will feel bored with the lecture method, so a teacher needs to change the atmosphere by using other methods such as: question and answer method, discussion method , socio drama method or field trip method. Some of these methods can be used by a teacher when carrying out teaching activities. The aim of this research is how varied methods can eliminate the boredom that occurs in students when studying. so that the atmosphere of teaching activities becomes calming. Based on the research results, it can be concluded that using varied teaching methods improves student learning outcomes, because the use of these methods will have an impact on students' interest and enthusiasm to follow the learning delivered by the teacher. Therefore, a teacher does not ignore methods. In teaching, teachers are expected to be able to apply or use varied methods because using varied methods has a very large influence, role and function, where the presentation of learning material attracts more students' attention, can stimulate students' enthusiasm for learning. The method used in this research is qualitative research which uses a library research approach, where the author collects data from various sources, namely: the Bible, books and journal articles related to the title, namely: Implementation of varied teaching methods in Christian Religious Education.  Abstrak: Dalam proses belajar mengajar, metode mengajar sangatlah penting, agar kegiatan pembelajaran menggairahkan belajar siswa, karena pada suatu kondisi tertentu seorang siwa akan merasa bosan dengan metode ceramah maka seorang guru perlu mengalihkan suasana dengan mengunakan metode lain seperti : metode tanya jawab, metode diskusi, metode sosio drama atau metode karyawisata. Beberapa metode ini dapat digunakan oleh seorang guru ketika melakukan kegaiatan mengajar. Tujuan dari peneilitaian ini, ialah  bagaimana  metode yang bervariatif dapat menghilangkan kebosaan yang terjadi dalam diri siswa ketika belajar.  sehingga suasana kegiatan pengajaran menjadi menenangkan. Berdasarkan dari hasil peneilitian bahawa dapat disimpulkan penungaan metode mengajar yang bervariatif meningkatakan hasil belajar siswa, karena penggunaan metode tersebut akan berdampak pada minat serta semangat peserta didik untuk mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu seorang guru tidak mengabaikan yang namanya metode. Dalam mengajar guru diharapkan bisa menerapkan atau menggunakan metode yang bervariasi karena dengan menggunakan metode yang bervariasi mempunyai pengaruh, peran dan fungsi yang sangat besar, dimana penyajian bahan pelajaran lebih menarik perhatian siswa, dapat merangsang gairah belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) bagaimana penulis mengumpulkan data dari berbagai sumber yaitu: Alkitab, buku dan artikel  jurnal yang berhubungan dengan judul yaitu : Implementasi metode mengajar variatif  dalam Pendidikan Agama Kristen.
PELATIHAN PEMBUATAN CAIRAN ECO ENZYME DARI LIMBAH ORGANIK DI PERUMAHAN AYODYA SEMARANG Nafillah, Khoirotun; Ariyani, Helena; Aufi, Ahmad Umam; Juwarlan, Juwarlan; Kiswanto, Heri
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah yang belum maksimal menjadi tugas utama untuk segera diselesaikan, terutama dari skala terkecil yaitu limbah rumah tangga. Berbagai upaya dilakukan dalam rangka melindungi bumi, salah satunya adalah memanfaatkan kembali potensi limbah organik dalam rumah tangga menjadi berbagai produk multiguna, berprinsip green chemistry, dan bernilai ekonomi. Eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi dari bahan-bahan sederhana, seperti gula merah, limbah organik, dan air. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pelatihan pembuatan eco enzyme dari limbah organik menjadi barang multiguna, salah satunya sebagai pupuk cair. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah komunitas ibu-ibu PKK warga perumahan Ayodya, desa Sekaran, Gunungpati, Semarang. Metode yang dilakukan adalah FGD (Forum Group Discussion) dan demonstrasi pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai pupuk cair. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat terkait pembuatan eco enzyme sebagai pupuk cair. Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengelola limbah organik dan memberikan kontribusi nyata yaitu melindungi bumi dari pencemaran lingkungan. Kata kunci: Eco Enzyme, Limbah Organik, Green Chemistry, Pupuk Cair
Penanaman Mangrove Dalam Rangka Memperingati Hari Buruh Sedunia Oleh Serikat Pekerja LEM SPSI Prasetyo, Ary; Sofyan, Saiful Badri; Suryasastra, Marga; Yasriful, Yasriful; Iswandi, Dedi; Kiswanto, Heri; Chania, Afriani; Ibrahim, Ola; Tambunan, Samuel Parsaoran; Murianto, Murianto; Manurung, Harrys Muda; Sari, Asih Purwana; Suratman, Suratman
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7993

Abstract

Pohon Mangrove merupakan tanaman perisai untuk penahan ombak dan menjaga kesetabilan tanah yang biasanya tumbuh didaerah pesisir Pantai. Kegiatan penanaman Mangrove ini bertujuan untuk melestarikan hutan Mangrove di daerah pesisir pantai sebagai habitat dan tempat berlindung berbagai biota laut, serta sebagai pelindung pantai dari aktivitas gelombang. Metode kegiatan ini dilakukan melalui caramah dan praktek langsung penanaman. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh serikat pekerja FSP LEM SPSI, tergolong sukses karena dari hasil evaluasi sudah memenuhi target antara lain: jumlah pohon magrove yang ditanam sudah mencapai 1.000 batang pohon, njumlah peserta yang hadir sebanyak 376 orang, terpublikasi melalui media lokal maupun nasional, adanay kelanjutan kegiatan dan peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini juga banyak yang mengapresiasi karena sangat positif dan inspiratif. Kehadiran tamu undangan seperti Apindo, kapolres barelang, Walikota Batam, Wakil Gubernur Kepri, Kapinda Kepri, dan Kapolda kepri, merupakan bukti nyata adanya hubungan industrial yang harmonis di Provinsi Kepulauan Riau, terkhusus di Kota Batam
PROSES MATEMATISASI VERTIKAL DAN HORIZONTAL SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SPLTV DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER Hidayah, Nadiyah Lailatul; Lailiyah, Siti; Setyawati, Maunah; Kiswanto, Heri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7458

Abstract

Pemecahan masalah dalam matematika memiliki peran penting. Kemampuan pemecahan masalah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantara salah satunya yaitu gender. Kemampuan penting yang menjadi inti dari pemecahan masalah yaitu proses matematisasi. Proses matematisasi terbagi menjadi dua yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses matematisasi siswa vertikal dan horizontal dalam pemecahan masalah matematika SPLTV berdasarkan perspektif gender. Jenis penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek diambil dari siswa kelas X MAU dan MBI yang diberikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemudian melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan untuk melakukan tes proses matematisasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengolah hasil tes, wawancara, dan observasi. Data direduksi, dikategorikan berdasarkan jenis matematisasi dan gender, kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif naratif untuk menggambarkan proses matematisasi siswa dalam pemecahan masalah SPLTV. Selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan untuk menentukan karakteristik matematisasi horizontal dan vertikal siswa serta makna temuan penelitian. Siswa laki-laki dan siswa perempuan memenuhi semua indikator dari proses matematisasi horizontal, sedangkan dalam indikator proses matematisasi vertikal siswa laki-laki hanya memenuhi satu indikator dan siswa perempuan memenuhi dua indikator.