Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

REKONSTRUKSI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS DALAM PEMBINAAN PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH Muani, Muani; Cholid, Nur; HR , Mahmutarom; Ulumuddin, Imam Khoirul; Sa'idah, Sa'idah
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v7i02.6452

Abstract

Penelitian Ini bertujuan mendeskripsikan dan dan mendapat data empirik tentang penerapan supervisi akademik pengawas Pendidikan Agama Islam pada Sekolah SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan yang belum berjalan Maksimal, kemudian mendeskripsikan dan mendapatkan data empirik tentang faktor penyebab profesional guru Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada pada Sekolah SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan melalui supervisi akademik belum berjalan maksimal, dan mendapatkan data empirik tentang rekonstruksi pelaksanaan supervisi akademik dapat berhasil dalam membina profesionalisme guru PAI di SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan penelitian yaitu pendekatan teologis normatif pendekatan yuridis formal pendekatan pedagogik, sumber data yaitu data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, interview (wawancara), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas pendidikan di SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan kurang berjalan dengan Maksimal  Kedua, Faktor-faktor penyebab pelaksanaan supervisi akademik dalam pembinaan profesionalisme guru PAI yaitu belum berjalan maksimal dari tidak adanya kesiapan guru PAI  dalam proses pembelajaran. Sedangkan faktor dari pengawas sendiri hanya sekedar formalitas dalam pengawasan di kelas tidak pada tahap pembinaan profesionalitas guru PAI di Sekolah. Ketiga Rekonstruksi pelaksanaan supervisi akademik dapat berhasil dalam membina profesionalime guru PAI di SD,SMP,SMK Kabupaten Grobogan bahwa tidak hanya sebatas KKG dan MGMP yang dilaksanakan di SD,SMP,SMA Kabupaten Grobogan. Padahal jika melihat pada tanggung jawab pengawas Guru PAI, seharusnya meningkatkan kinerja pengawas dari segi pembelajaran yang kreatif dan pengembangan keprofesian baik dari jenjang karir dan nilai UKG yang memuaskan. pembinaan supervisi akademik pengawas pada guru PAI ditemukan dari yang tadinya dua jenis kegiatan yang dilakukan harus menyertakan pelaksanaan dalam bidang sertifikasi Guru PAI dan pembinaan pengembangan profesi guru yang menjadi tanggung jawab pengawas
Pendampingan Implementasi Manajemen Pembelajaran Berbasis Online Role-Playing Game di SMP Negeri 2 Kaliwungu Kudus Himawati, Ulya; Shofiyuddin, Muh; Zulfahmi, Muhammad Nofan; Attalina, Syailin Nichla Choirin; Ulumuddin, Imam Khoirul; Amal, Tri Akhsanul; Aziza, Nailatul; Salma, Siti
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2024): May 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.1.66-73

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengadakan pembekalan dan pendampingan implementasi manajemen pembelajaran berbasis online Role-Playing Game (RPG) yang ditujukan kepada guru SMP Negeri 2 Kaliwungu Kudus. Pengabdian ini melibatkan 30 peserta dari unsur guru. Metode penerapan PKM ini menggunakan metode pembekalan dan pendampingan dengan tahapan Training and Education, Experience dan Mentoring. Selanjutnya, Pembekalan dan pendampingan kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 16 oktober sampai 17 Oktober 2023. Pada hari pertama, tim pengabdian masyarakat melakukan pembekalan terkait kurikulum merdeka dan bagaimana cara penerapan online RPG pada pembelajaran di kelas. Hari kedua, peserta melakukan praktik untuk pembuatan game online RPG secara mandiri yang didampingi oleh tim pengabdian masyarakat sehingga hasil dari kegiatan PKM adalah guru dapat membuat game online RPG secara mandiri dan mengaplikasikannya ke dalam pembelajaran sehingga meningkatkan kemampuan guru dalam hal pengembangan media pembelajaran.This Community Service (PKM) aims to provide provision and assistance in the implementation of online RPG game-based learning management for teachers at SMP Negeri 2 Kaliwungu Kudus. This service involved 30 participants from the teacher element. This method of implementing community service uses the provision and mentoring method with the stages of Training and Education, Experience and Mentoring. Furthermore, provision and assistance for activities was carried out for 2 days from 16 October to 17 October 2023. On the first day, the community service team provided provision regarding the independent curriculum and how to apply online Role-Playing Game (RPG) to classroom learning. On the second day, participants practiced creating online RPG games independently, accompanied by a community service team. Therefore, the results of community service activities are that teachers can create online RPG games independently and apply them to learning so as to increase teachers' abilities in terms of developing learning media.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Ihya’ Al-Mawat atas Hak dan Pemanfaatan Government Ground Choiriyah, Nur Fadlilatul; Ulumuddin, Imam Khoirul; Aziz, A. Saiful; Handayani, Tri
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v1i2.1420

Abstract

Pemanfaatan Government Ground (Tanah Negara) yang terjadi di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang adalah tanah yang semula kosong akibat sungai yang surut, dimanfaatkan untuk pembuatan lahan pertanian seperti menanam pohon dan beberapa dari mereka memanfaatkan dijadikan rumah warga. Karena hal semacam itu sebagian masyarakat yang tidak memiliki kesempatan menempati tanah tersebut merasa cemburu dan tidak jarang dari mereka saling beradu mulut. Fokus Penelitian ini adalah: 1) Prosedur pemanfaatan tanah government ground (tanah Negara), 2) Tinjauan hukum Islam terhadap ihya‟ al-mawat atas hak dan pemanfaatan Government Ground (tanah Negara) di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, sedangkan pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif, adapaun pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Prosedur pemanfaatan government ground (tanah Negara) adalah sebagai berikut: Masyarakat yang ingin memanfaatan tanah tersebut diwajibkan izin terlebih dahulu kepada kepala dusun atau kepala desa. Setelah diizinkan dari pihak desa, masyarakat bisa memanfaatkan tanah tersebut. Masyarakat memanfaatkan tanah untuk perkebunan dan rumah dengan di bebani pajak setiap setahun sekali sesuai dengan luas tanah. 2) Tinjauan hukum Islam terhadap ihya‟al-mawat atas hak dan pemanfaatan government ground (tanah Negara) sudah sesuai dengan hukum Islam berdasarkan syarat dan cara pemanfaatan Ihya’ al-mawat yang mana pemanfaatan tanah setelah mendapatkan izin dari pemerintah dan tanah tersebut benar-benar tidak dimiliki oleh siapapun. Kata Kunci : Hukum Islam, Ihya Al-Mawat, Hak, Pemanfaatan, Government Ground
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Jual Beli Bawang Merah dengan Sistem Panjar Ulumuddin, Imam Khoirul; Handayani, Zidni Ilma; Nurasikin , Akhmad; Handayani, Tri
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v3i1.2353

Abstract

Selling and buying shallots with a panjar system is to pay in advance the agreed down payment  and the lack of payment will be paid after the shallots are harvested. In the payment, it has applied a down payment, but it is not uncommon for the sale and purchase of shallots to experience cancellation, the cancellation can be from the seller or buyer. The purpose of this study was to determine the practice of buying and selling shallots with a panjar system in Kluwan Village, Penawangan District, Grobogan Regency and Sharia Economic Law Review of the practice. This study is field research with a qualitative approach. While data collection through observation, interviews, and documentation. The result of this study is that the practice of buying and selling shallots with a panjar system in Kluwan Village, Penawangan District, Grobogan Regency starts with bargaining between sellers and buyers, until an agreement and agreement occurs. The review of sharia economic law on the practice of buying and selling shallots in Kluwan Village, Penawangan District, Grobogan Regency uses a panjar system in accordance with the terms of the harmony of the sale and purchase contract, and the absence of gharar elements because there is already an agreement or agreement between the seller and the buyer.
Penguatan Dakwah Islam Aswaja pada Generasi Muda di Era Digital Imam Khoirul Ulumuddin; Ma’as Shobirin; Ali Martin
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v1i2.533

Abstract

Belum optimalnya keterlibatan generasi muda Nahdlatul Ulama dalam melakukan syiar Ahlussunnah wal jama’ah di media sosial. Kecenderungan mereka masih sebagai penikmat, pendengar dan penonton dari kajian keislaman yang tersaji di youtube, Instagram dan beberapa aplikasi media sosial lainnya, dan belum sampai pada upaya untuk menghasilkan sebuah kontek dakwah. Meski memiliki kemampuan cukup, namun perlunya dorongan dan pembinaan bagi mereka untuk lebih berani dalam menghasilkan konten positif. Program pengabdian ini bertujuan untuk melatih peserta dalam mengembangkan kompetensi dan keterampilan dalam menghasilkan produk atau konten dakwah Islam sebagai ikhtiar dalam melakukan syiar Islam ruang digital. Di sisi lain, upaya ini juga memberikan ruang dan memberdayakan generasi muda dalam mengaktualisasikan kemampuan dalam berdakwah, baik secara lisan maupun tulisan. Desain kegiatan berupa pelatihan yang ditujukan bagi 20 dan peserta merupakan mahasiswa Universitas Wahid Hasyim yang tergabung dalam komunitas Pegiat Muda Aswaja (PMA). Kegiatan dilaksanakan bulan Juni – November 2022 yang bertempat di laboratorium Aswaja Universitas Wahid Hasyim. Program melibatkan dosen dan praktisi yang memiliki keahlian di bidangnya. Materi yang diisajikan berupa keislaman, konten kreatif, pemanfaatan media sosial dan beberapa materi relevan lain. Diskusi, mentoring, penugasan menjadi bagian metode yang dilakukan dalam pelaksanaan program. Hasil dari pengadian antara lain, 1) konten penulisan; 2) Konten pemberitaan; dan 3) Konten video keislaman.
Penguatan Keaswajaan bagi Generasi Muda di Era Digital melalui Workshop Content Writer Berbasis Aswaja Ulumuddin, Imam Khoirul; Shobirin, Ma'as; Prasetyo, Areif; Mufidah, Luluk Nur
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v3i2.1386

Abstract

Digitalization provides challenges and opportunities in the spread of Islamic literacy. As an Islamic-based university, Wahid Hasyim University through the Aswaja Study Center carries out Community Service through content writer training for students who want to develop Aswaja value-based writing skills. This training is important, considering the high internet penetration in Indonesia and the low quality digital literacy among the younger generation. This service program uses the Participatory Learning and Action (PLA) method or participatory learning and practice. The material presented was in the form of Islam, creative content, the use of social media and several other relevant materials. The service program through this training aims to improve students' ability to write content based on Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) values, as part of efforts to develop digital skills in the modern era. This program not only focuses on technical writing skills, but also on the underlying Islamic values, such as honesty, integrity, and justice and also produces students who are able to deliver educational and inspirational content in the digital space. The design of the activity is in the form of training aimed at Wahid Hasyim University students, especially Young Aswaja Activists (PAM). The result of this activity is that the participants are able to write good content based on Aswaja through the assignment of making an article which will later be published on the Aswaja Muda Unwahas website after going through a selection from a team of experts.
Enhancing Madrasas' Competitive Edge: The Power of Effective Governance Systems Cholid, Nur; Saepurohman, Aep; Ulumuddin, Imam Khoirul; Wibowo, Adi
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i1.7265

Abstract

This research aims to explore the factors that contribute to increasing the competitive advantage of educational institutions through implementing an effective governance system. A qualitative approach with a case study design was used in this research. The location of the research was MI Gedanganak and SD Hj. Isriati Moenadi, East Ungaran District, Semarang Regency. Data collection methods include observation, in-depth interviews, and document analysis. Data analysis was carried out thematically to identify governance patterns in the two educational institutions. The research results show that the two institutions, MI Gedanganak and SD Hj. Isriati Moenadi is included in the category that excels in its management. MI Gedanganak is recognized as having excellence in madrasa management, including curriculum, student, teaching staff, finance, and infrastructure management. Meanwhile, SD Hj Isriati Moenadi Ungaran is also known for its excellence in school management, including curriculum management, students, teaching staff, finances, and infrastructure. Both institutions use a holistic Islamic learning approach, emphasizing integrating Islamic concepts, knowledge, and skills. The implication of this research is to provide a deeper understanding of the governance practices of educational institutions and their contribution to increasing the competitive advantage of Islamic educational institutions.
Penguatan Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dalam Pembelajaran bagi Guru Madrasah Ibtidayah Kota Semarang: Pengabdian Farda, Ummu Jauharin; Shobirin, Ma’as; Rinjani, Ersila Devy; Martanti, Fitria; Putri, Linda Indiyarti; Ghoni, Aris Abdul; Herningtyasari, Gadis; Nada, Ana Quthratun; Ulumuddin, Imam Khoirul; Husna, Muhammad Ahsanul; Nisa’, Asmi Adibah Khoirun; Adawiyah, Robiatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3525

Abstract

The community service program to strengthen the understanding and internalization of Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) values ​​for Elementary Madrasah (MI) teachers in Semarang City was implemented through an Asset Based Community Development (ABCD) approach. This activity aims to increase the capacity of teachers in understanding and integrating Aswaja values ​​in learning and madrasah culture. The program implementation began with a needs analysis through interviews with teachers, madrasah principals, and the coordinator of the Elementary Madrasah Teacher Working Group (KKGMI). The activity stages included training, workshops on developing teaching materials, mentoring, and the preparation of Aswaja-based teaching modules. The evaluation results showed a significant increase in teachers' understanding of Aswaja values ​​(tawasuth, tawazun, tasamuh, and i'tidal) as demonstrated through pretest and posttest results. Teachers were also able to design teaching modules that include the values ​​of tawasuth, tawazun, tasamuh, and i'tidal contextually. Furthermore, ongoing discussion initiatives have been established in several madrasas as a commitment to internalizing Aswaja values. However, implementation still faces challenges, such as time constraints.