Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Faruq

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Ihya’ Al-Mawat atas Hak dan Pemanfaatan Government Ground Choiriyah, Nur Fadlilatul; Ulumuddin, Imam Khoirul; Aziz, A. Saiful; Handayani, Tri
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v1i2.1420

Abstract

Pemanfaatan Government Ground (Tanah Negara) yang terjadi di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang adalah tanah yang semula kosong akibat sungai yang surut, dimanfaatkan untuk pembuatan lahan pertanian seperti menanam pohon dan beberapa dari mereka memanfaatkan dijadikan rumah warga. Karena hal semacam itu sebagian masyarakat yang tidak memiliki kesempatan menempati tanah tersebut merasa cemburu dan tidak jarang dari mereka saling beradu mulut. Fokus Penelitian ini adalah: 1) Prosedur pemanfaatan tanah government ground (tanah Negara), 2) Tinjauan hukum Islam terhadap ihya‟ al-mawat atas hak dan pemanfaatan Government Ground (tanah Negara) di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, sedangkan pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif, adapaun pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Prosedur pemanfaatan government ground (tanah Negara) adalah sebagai berikut: Masyarakat yang ingin memanfaatan tanah tersebut diwajibkan izin terlebih dahulu kepada kepala dusun atau kepala desa. Setelah diizinkan dari pihak desa, masyarakat bisa memanfaatkan tanah tersebut. Masyarakat memanfaatkan tanah untuk perkebunan dan rumah dengan di bebani pajak setiap setahun sekali sesuai dengan luas tanah. 2) Tinjauan hukum Islam terhadap ihya‟al-mawat atas hak dan pemanfaatan government ground (tanah Negara) sudah sesuai dengan hukum Islam berdasarkan syarat dan cara pemanfaatan Ihya’ al-mawat yang mana pemanfaatan tanah setelah mendapatkan izin dari pemerintah dan tanah tersebut benar-benar tidak dimiliki oleh siapapun. Kata Kunci : Hukum Islam, Ihya Al-Mawat, Hak, Pemanfaatan, Government Ground
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Jual Beli Bawang Merah dengan Sistem Panjar Ulumuddin, Imam Khoirul; Handayani, Zidni Ilma; Nurasikin , Akhmad; Handayani, Tri
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v3i1.2353

Abstract

Selling and buying shallots with a panjar system is to pay in advance the agreed down payment  and the lack of payment will be paid after the shallots are harvested. In the payment, it has applied a down payment, but it is not uncommon for the sale and purchase of shallots to experience cancellation, the cancellation can be from the seller or buyer. The purpose of this study was to determine the practice of buying and selling shallots with a panjar system in Kluwan Village, Penawangan District, Grobogan Regency and Sharia Economic Law Review of the practice. This study is field research with a qualitative approach. While data collection through observation, interviews, and documentation. The result of this study is that the practice of buying and selling shallots with a panjar system in Kluwan Village, Penawangan District, Grobogan Regency starts with bargaining between sellers and buyers, until an agreement and agreement occurs. The review of sharia economic law on the practice of buying and selling shallots in Kluwan Village, Penawangan District, Grobogan Regency uses a panjar system in accordance with the terms of the harmony of the sale and purchase contract, and the absence of gharar elements because there is already an agreement or agreement between the seller and the buyer.