Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Organizational Culture through Total Quality Management: A Moderated Model of Transformational Leadership Herlina Tri Wulandari; Harsono Harsono; Indri Indri; Mazlini Adnan
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i3.3009

Abstract

This study examines how Total Quality Management (TQM) affects organizational culture in vocational education, using transformational leadership as a moderating variable. The study was motivated by challenges faced by SMK Negeri 4 Klaten in fostering a culture of caring, contribution, and collaboration to improve school performance and graduate readiness. A quantitative cross-sectional design was employed, involving 307 respondents: teachers, staff, and students. Data were collected through a structured questionnaire measuring Total Quality Management, organizational culture, and transformational leadership. Direct and moderating effects were investigated using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS, backed by validity and reliability tests using Average Variance Extracted, Composite Reliability, and Confirmatory Factor Analysis. The findings reveal that both transformational leadership and total quality management have a major positive impact on organizational culture. Additionally, transformational leadership serves as a moderator, strengthening the link between corporate culture and Total Quality Management. By combining transformational leadership with Total Quality Management in vocational schools, this study adds to the body of knowledge on quality management in education. Practically speaking, the results offer guidance to legislators and school administrators on enhancing leadership skills and creating an organizational culture focused on quality.
REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGI PENELITIAN: ANALISIS KOMPARATIF PARADIGMA POSITIVISTIK DAN INTERPRETIVISTIK DALAM KAJIAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING Arif Fahrudin; Arif Rumiyadi; Roza Cyintia Salwa Azhar; Yusuf Nurrahman; Harsono
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i8.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi epistemologi penelitian melalui analisis komparatif antara paradigma positivistik dan interpretivistik dalam mengkaji efektivitas model pembelajaran blended learning. Paradigma positivistik menekankan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu menggunakan desain Non-Equivalent Control Group Design. Desain ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh perlakuan blended learning dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional tatap muka penuh. Sebaliknya, paradigma interpretivistik menekankan pemahaman makna melalui studi pustaka dan Systematic Literature Review yang mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Melalui metode tersebut, penelitian ini menguraikan perbedaan asumsi ontologis, epistemologis, dan metodologis kedua paradigma serta relevansinya dalam mengevaluasi blended learning. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan positivistik efektif mengukur dampak terukur seperti hasil belajar, sedangkan pendekatan interpretivistik lebih mampu menjelaskan interaksi, pengalaman, dan persepsi peserta didik selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, kombinasi keduanya dalam pendekatan mixed methods direkomendasikan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif, mendalam, dan kontekstual.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DALAM PENINGKATAN SARANA PRASARANA DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH PLUS SEMARANG Indah Susi Irianti; Wahyu Haspri Nur Taryanti; Iim Fatimah; Harsono Harsono; Suyatmini Suyatmini
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis perencanaan penggunaan dana BOS untuk peningkatan sarana dan prasarana, (2) mengevaluasi implementasi dana BOS untuk peningkatan sarana dan prasarana, dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pengelolaan dana BOS di SD Muhammadiyah Plus Semarang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara BOS, guru, dan staf administrasi, serta analisis dokumen laporan keuangan dan inventarisasi sarana prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS di SD Muhammadiyah Plus Semarang sangat efektif, didukung oleh proses perencanaan yang komprehensif dan partisipatif, melibatkan identifikasi kebutuhan mendesak, penyusunan prioritas berdasarkan urgensi pembelajaran, serta alokasi anggaran yang transparan dan akuntabel. Implementasi dana BOS mencakup pembelian peralatan penunjang, perbaikan infrastruktur, dan pengadaan media edukasi inovatif, yang berhasil dilaksanakan melalui strategi manajemen terencana, pemanfaatan teknologi digital, serta pemantauan dan evaluasi rutin. Efektivitas ini dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, partisipasi aktif komite sekolah dan masyarakat, transparansi pelaporan keuangan, komunikasi efektif, sistem penjaminan mutu internal, kesesuaian perencanaan dengan kebutuhan sekolah, adaptasi terhadap kebijakan, literasi manajemen, dan pengembangan profesional berkelanjutan tenaga kependidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SD Muhammadiyah Plus Semarang telah berhasil memanfaatkan dana BOS secara optimal untuk meningkatkan sarana dan prasarana, sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Model pengelolaan yang diterapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan lain.
Critical Thinking and Learning Interest in Academic Achievement: The Mediating Role of ChatGPT Wahyu Indriyani; Harsono Harsono
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i1.1375

Abstract

This study aims to analyze the influence of critical thinking skills and learning interest on students' academic achievement in Surakarta, with ChatGPT serving as a mediating variable. The research employed a quantitative, explanatory survey method. Data were collected from 140 university students who had used ChatGPT in their academic activities, selected through purposive sampling. The research instrument consisted of a questionnaire with a four-point Likert scale that had been tested for validity and reliability. The results revealed that critical thinking skills and learning interest significantly affect academic achievement, both directly and indirectly through ChatGPT's mediating role. The research model demonstrated strong explanatory power with an R² value of 0.719. These findings highlight that integrating artificial intelligence-based technologies, such as ChatGPT, can enhance learning outcomes when combined with the development of critical thinking skills. Therefore, this study emphasizes the importance of implementing adaptive educational strategies that integrate technological use with cognitive skill development to prepare students for the challenges of the digital era.
Quasi-Experimental Study on Papua Cultural-Based Learning Strategies with Canva Media in Papua Elementary Schools Suherman Suherman; Harsono Harsono; Choiriyah Widiyasari; Laili Etika Rahmawati; Minsih Minsih
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i1.1580

Abstract

Improving learning independence and academic achievement among elementary school students in Papua remains a challenge, especially considering that the rich cultural heritage of Papua has not been well integrated into education. This study aims to examine Papua Cultural-Based Learning Strategies (PCBLS) integrated with Canva media to enhance learning independence and academic achievement of elementary school students in Papua. The study employs a quasi-experimental design with a pre-test post-test approach. The research sample consists of 60 fourth-grade students at SD INPRES SIBENA 1, divided into 3 control classes and 3 experimental classes. The PCBLS intervention integrated with Canva media was implemented over one semester. The analysis results indicate that PCBLS integrated with Canva media effectively improves learning independence (t = 5.42, p < 0.01) and academic achievement (t = 6.21, p < 0.01) among elementary school students in Papua. The findings of this study demonstrate that PCBLS integrated with Canva media is an effective learning strategy to enhance learning independence and academic achievement of elementary school students in Papua. This encourages teachers to adopt this learning strategy and contributes new insights to educational science and teaching practices in Papua.
THE IMPLEMENTATION OF AL-GHAZALI’S THOUGHT ON CHARACTER EDUCATION AT SEMAI ELEMENTARY SCHOOL Husni Mubarok; Muh. Shofiyuddin; Harsono Harsono; Endang Fauziati; Muhammad Musiyam
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v8i2.3947

Abstract

The implementation of the independent curriculum at the elementary school level through the implementation of the project of strengthening the profile of Pancasila students (P-5) requires schools to apply character values as they should. However, elementary schools do not yet fully understand the concept of character values conveyed by Muslim figures and their implementation in schools. This research aims to describe character education according to Al-Ghazali and the implementation of character education in schools. This research method is done qualitatively by means of literature study and descriptive study through learning observation at school and interviews with teachers. The collected data was then analyzed qualitatively with the stages of reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results show that the character education carried out at Semai Elementary School is in accordance with the moral values conveyed by Al-Ghazali in the aspects of moral education, methods of moral formation, and character values that emerge such as having faith and good character, independence, critical reasoning, creative, mutual cooperation and global diversity.
Model Tata Kelola Asesmen Kurikulum Merdeka Berbasis E-Rapor Kecerdasan Artifisial untuk Mitigasi Beban Guru PAUD Bambang Trisoelo; Harsono; Harun Joko Prayitno
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.8906

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model tata kelola e-rapor berbasis kecerdasan buatan untuk mengurangi beban kerja administrasi guru pendidikan anak usia dini. Kami menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan dengan model ADDIE dan mengintegrasikan metode Waterfall untuk rekayasa sistem. Penelitian berlangsung di TK Islam Kanita Tiara, melibatkan 23 guru, satu kepala sekolah, dan data dari 260 siswa. Sistem yang dikembangkan ini menampilkan Generator Narasi Otomatis, modul pengajaran berbasis API Gemini, dasbor pemantauan, dan portal induk. Pakar media memberi nilai sistem 4,87, dan pakar material menilainya 5,00, menempatkannya dalam kategori yang sangat layak. Studi Gerak Waktu menunjukkan bahwa waktu persiapan laporan turun dari 180 menit menjadi 20 menit per anak, mencapai efisiensi 88,9%. Skor Model Penerimaan Teknologi mencapai 4,70, menunjukkan penerimaan pengguna yang tinggi. Sistem ini meningkatkan efisiensi tata kelola penilaian, memperkuat pengawasan akademik, Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan Administrasi Pendidikan digital melalui integrasi sistem informasi manajemen, kecerdasan buatan, dan mitigasi beban kerja guru.
Effectiveness of Digital Media-Based Contextual Learning on Critical and Creative Thinking Skills in Photosynthesis for Elementary Students Gumgum Gumilar; Harsono Harsono; Murfiah Dewi Wulandari; Choiriyah Widyasari
SEJ (Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v9i2.1713

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of contextual strategies based on digital media in improving critical and creative thinking skills on photosynthesis material in elementary schools. This study was conducted at SDN Sukasenang, Singaparna, Tasikmalaya, West Java. The population and sample of this study were fourth-grade students, with a total of 116 students. The sampling technique used was availability sampling or area sampling using a quantitative experimental control group pretest-posttest research method. Data were collected through pretest and posttest tests, and analyzed using the t statistical test and one way ANOVA. The results showed that contextual learning strategies based on digital media were effective in improving students' critical and creative thinking skills, with a significant increase in posttest scores compared to pretests. The average contextual score on critical thinking skills increased from 80.93 on the pretest to 87.52 on the posttest, and the average contextual score on creative thinking skills increased from 74.86 on the pretest to 81.40 on the posttest. This study confirms that digital media-based contextual strategies have a positive impact on the development of critical and creative thinking skills of grade 4 students of Sukasenang Tasikmalaya public elementary school, with digital media-based contextual strategies on critical thinking skills showing superior results. Based on these findings, researchers hope to make a meaningful contribution to the development of the world of education.
Pengelolaan Sumber Pembiayaan Pendidikan Terhadap Raport Mutu di Sekolah Vokasi Herlina Tri Wulandari; Heri Susanto; Suyatmini Suyatmini; Harsono Harsono
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5924

Abstract

Pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan merupakan faktor krusial yang mempengaruhi kualitas pendidikan, terutama di sekolah vokasi yang berperan dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan, khususnya Dana BOS, BOP, dan DAK, berdampak pada peningkatan mutu dan laporan mutu di sekolah vokasi. Dengan latar belakang pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan dana, penelitian ini berupaya memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik pengelolaan keuangan yang berkontribusi pada kualitas pendidikan vokasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah vokasi di Jawa Tengah. Partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta pengelola dana pendidikan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya sekolah. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang mendalam mengenai proses, kendala, dan peluang dalam pengelolaan dana pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber pembiayaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah vokasi. Penggunaan dana yang fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pelatihan tenaga pendidik, dan pengembangan fasilitas mendukung tercapainya standar pendidikan yang lebih baik. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dan dunia industri menjadi faktor penting untuk menyesuaikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan keselarasan antara kebutuhan pendidikan dan sumber daya masih perlu diatasi. Oleh karena itu, inovasi dalam diversifikasi sumber pembiayaan serta sinergi yang lebih erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan guna mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengelola pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana demi peningkatan laporan mutu sekolah vokasi.
Analisis Penilaian Pembelajaran Matematika Berbasis Assessment of Learning Dengan Penerapan Media Tolkama Yumi Zakiyah; Ari Qudriyati; Tutik Ernawati; Harsono Harsono; Masduki Masduki
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 7 No. 1 (2026): EDUKASI TEMATIK: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v7i1.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik penilaian pembelajaran matematika berbasis Assessment of Learning dengan pemanfaatan media Botol Perkalian Matematika (Tolkama) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas III di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, sedangkan siswa kelas III menjadi subjek pendukung yang diamati selama proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merencanakan penilaian dengan menetapkan tujuan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, dan bentuk penilaian akhir yang sesuai dengan karakteristik Assessment of Learning. Media Tolkama dimanfaatkan dalam kegiatan inti pembelajaran sebagai alat bantu konkret untuk memahami konsep perkalian dan sebagai sarana pengamatan awal terhadap pemahaman siswa sebelum penilaian akhir. Penilaian hasil belajar secara formal masih didominasi oleh tes tertulis dan soal cerita, sedangkan hasil pengamatan selama penggunaan media digunakan sebagai pertimbangan tambahan. Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu pembelajaran dan belum tersedianya instrumen penilaian yang terintegrasi dengan penggunaan media Tolkama. Secara umum, praktik penilaian yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam mendukung pemahaman konsep perkalian siswa, meskipun integrasi media ke dalam instrumen penilaian formal masih perlu dikembangkan.
Co-Authors Abd. Syakur Achmad Fathoni Adi Nurcahyo Agus Susilo Ahmad Muhibbin Al-Amin Alfinda Salma Kharantika Anam Sutopo Anatri Desstya Ari Qudriyati Arif Fahrudin Arif Rumiyadi Arif Setiawan Asri Neli Putri Bambang Sumardjoko Bambang Trisoelo Budi Murtiyasa Budi Wahyono Budi Wahyono Choiriyah Widiyasari Choiriyah Widyasari Cikita Fadila Clara Kumalasari Sabilla Artha Definka Puan Shalika Abdillah Desilva Sindra Javanis Djalal Fuadi Dyah Arti Mumpuni Eko Supriyanto Elis Setyowati Endang Fauziati Erna Widyasari Erwin Ardianzah Fajar Sri utami Farid Muhammad Fatma Ardhiani Fatmi Rohmah Nur Hidayati Gumgum Gumilar Hana Fatimah Harun Joko Prayitno Heri Susanto Herlina Tri Wulandari Herlina Tri Wulandari Hernawan Sulistyanto Husni Mubarok Iim Fatimah Indah Susi Irianti Indra Susanti Indri Joko Setiono Khoiri Yahya Afifah Laila Noor Anisa Laili Etika Rahmawati Malikha Nurcholifah Markhamah Masduki Mazlini Adnan Mazwar Ismiyanto Meggy Novitasari Minsih Moch Nur Soleh Monica Wahyu Pertiwi Muh. Shofiyuddin Muhammad Affan Baihaqi Muhammad Fahmi Johan Syah Muhammad Musiyam Murfiah Dewi Wulandari Nahda Wahyuningrum Nahdhiyatunisak Nahdhiyatunisak Nina Ariesta Ningsih, Prapti Octavia Nourma Ayu Sulistiyowati Rini Muslikha Ningrum Roza Cyintia Salwa Azhar Sabar Narimo Samsudin Suhaili Samsudin Suhaili Sapto Mei Budiyanto Sri Hastuti Sufia Munawaroh Suherman Suherman Sutama Suyatmini Taufik Nurrochman Taufik Nurrochman Teguh Waluyo Tutik Ernawati Wahyu Haspri Nur Taryanti Wahyu Indriyani Wiewiek Puji Astuti Yumi Zakiyah Yustri Mindaryani Yusuf Nurrahman Zaenal Abidin