Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN SISTEM KEMUDI “ RACK AND PINION “, MOBIL HEMAT ENERGI SHELL ECO MARATHON ASIA 2018 EMISIA BORNEO 01 Hendra Kurniawan; Fuazen Fuazen; Eko Sarwono; Eko Julianto
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 9, No 2 (2018): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v9i2.1537

Abstract

Steering system atau sistem kemudi adalah suatu sistem pada kendaraan yang berfungsi untuk merubah arah gerak kendaraan melalui roda depan kendaraan dengan cara memutar roda kemudi kendaraan. Bila roda kemudi (steering wheel) diputar, poros utama kemudi akan meneruskan tenaga putarnya menuju gigi kemudi /steering gear. Gigi kemudi memperbesar tenaga putar ini sehingga dihasilkan momen yang lebih besar untuk menggerakkan roda depan melalui linkage. Model rack and pinion mempunyai konstruksi sederhana, sudut belok yang tajam dan ringan, tetapi goncangan yang diterima dari permukaan jalan mudah diteruskan ke roda depan. Cara kerja pada waktu roda kemudi diputar, pinion pun ikut berputar. Gerakan ini akan menggerakkan rack dari samping ke samping dan dilanjutkan melalui tie rod ke lengan nakel pada roda-roda depan sehingga satu roda depan didorong, sedangkan satu roda tertarik, hal ini menyebabkan roda-roda berputar pada arah yang sama. Berdasarkan hasil pengujian analisa sudut belok roda pada mobil emisia borneo 01 ini, sesuai aturan pada event shel echo marathon asia 2018 kendaraan harus mampu berbelok pada radius 6 meter, maka di rancang panjang wheel base 1.25 meter, panjang poros roda depan 65 cm, dengan sudut belok aman atau di ijinkan minimal 13˚, maka mobil emisia borneo 01 ini dinyatakan aman dan lulus uji tehnical impaction mampu berbelok dengan sudut roda 13˚ pada radius 6 m. Berdasarkan hasil pengujian analisa torsi yang dibutuhkan untuk membelokkan yaitu sebesar 16.660 Nm ata sama dengan 1,7 kg.mm2. Sehingga gaya sentrifugal yang terjadi karena rack menjauh dari titik tusuk pinion, saat berbelok terjadi gaya gesek antara roda dan permukaan jalan maka gaya sentrifugal yang didapat adalah sebesar 387.94 N/m2. Setelah terjadi kontak antara roda dan permukaan jalan maka gaya yang terjadi selanjutnya adalah gaya handling pada mobil emisia borneo 01 gaya handling yang didapat pada saat berbelok ke kanan dengan sudut 10˚,20˚,40˚ adalah 3128.7 N,3186.4 N, 3705.4 N, dan pada saat berbelok ke kiri adalah 3092.4 N, 3149.4 N, 3662,4 N.
ANALISA STUDI KASUS SISTEM REM MOBIL HEMAT ENERGY SHELL ECO MARATHON ASIA EMISIA BORNEO 01 Arel Anus Okan; Fuazen Fuazen; Gunarto Gunarto; Eko Julianto
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 9, No 1 (2018): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v9i1.1525

Abstract

Shell Eco-Marathon (SEM) adalah sebuah kompetisi yang di adakan di perusahaan shell yang melombakan kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang paling irit. Dalam kompetensi ini, terdapat dua kategori kendaraan secara umum, yaitu kendaraan prototype dan kendaraan urban konsep. Untuk kategori prototype, peserta kompetensi ditantang untuk mendesain, membuat dan melombakan kendaraan dengan bentuk bodi dengan gesekan udara sekecil mungkin namun tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan pengendara serta kendaraan lainnya, sedangkan untuk kategori urban konsep peserta kompetisi di tantang untuk mendesain ,membuat dan melombakan mobil yang lebih realistis yang dapat memenuhi kebutuhan pengemudi jaman sekarang. Mobil dengan kategori urban konsep ini memiliki desain dan kelengkapan lalu lintas yang menyerupai mobil pada umumnya, dalam Shell Eco-Marathon 2018 Tim Mesin UM Pontianak melombakan kendaraan  urban konsep dengan nama ‘’Emisia Borneo 01’’sebagai kendaraan urban konsep memiliki empat buah roda dengan kapasitas angkut satu orang yaitu pengemudi kendaraan itu sendiri. Salah satu bagian penting pada kendaraan tersebut adalah sistem rem yang di gunakan untuk mengurangi kecepatan serta menghentikan kendaraan.
ANALISIS PENJERNIHAN AIR GAMBUT DENGAN SISTEM PENGUAPAN PADA PENGARUH PERPINDAHAN KALOR TENAGA SURYA ade rois alhakim; eko julianto; mursalin ,
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 11, No 1 (2020): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v11i1.1942

Abstract

Air bersih tidak hanya jernih, tidak berbau, serta tidak berasa saja, tetapi juga harus memenuhi persyaratan kesehatan. Syarat kesehatan ini antara lain, tidak mengandung bahan kimia beracun atau kuman bakteri yang dapat mengganggu kesehatan. Air kotor adalah air yang tidak hanya sadah, tetapi juga mengandung zat padat atau cair hasil pembu-angan limbah seperti sampah, bangkai, air bekas mencuci, limbah rumah tangga, dan lain-lain. Air kotor ini tidak dapat digunakan secara langsung apalagi untuk dikonsumsi. Tujuan dari Rancang Bangun Alat Penjernih Air Tenaga Surya adalah dapat membuat alat penjernih air tenaga surya dengan sistem penyulingan. dapat mengetahui perpindahan kalor radiasi dan konduksi dan dapat mengetahui kualitas air yang dihasilkan Alat penjernih air tenaga surya yang dibuat dengan bentuk limas persegi panjang dengan sudut 300 dapat menghasilkan air bersih, hasil penyulingan yang dilakukan selama empat hari dengan waktu selama 6 jam masing-masing sebesar 3700 ml, 4050 ml, 5100 ml, dan 4850ml. dan suhu rata-rata masing-masing setiap harinya diketahui sebesar  57,18 ºC, 53,9 ºC, 50,1 ºC, dan 54,7 ºC. Dari perhitungan yang dilakuka dapat diketahui bahwa laju perpindahan kalor radiasinya terendah sebesar 10,59 watt, sedangkan laju perpindahan kalor radiasi tertimggi sebesar 468,38 watt. Laju perpindahan kalor konduksi terendah juga diketahui sebesar 259,58 watt, dan laju perpindahan kalor konduksi tertinggi sebesar 9345,02 watt. Air yang dihasilkan oleh alat penjernih air tenaga surya  layak konsumsi dikarnakan tidak terdapat bau, tidak berasa, tidak berwarna, dan pH yang di dapat dari hasil pengujian masuk dalam setandar pH air layak konsumsi yaitu kisaran dari pH 6,5 sampai 8,5.
PERANCANGAN POMPA SENTRIFUGAL UNTUK KEPERLUAN PENGADAAN AIR BERSIH DI RUSUN SUKARAMAI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA Eko Julianto; Hendra Simanjuntak; Fuazen Fuazen
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 10, No 1 (2019): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v10i1.1538

Abstract

Rusun (rumah susun) di Sukaramai kota Medan adalah program pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat kalangan bawah (miskin) di kota medan. Sampai tahun 2017 telah terbangun 2.064 unit. Rusun (rumah susun) ini terdiri atas bangunan-bangunan yang terpisah, di mana satu bangunan memiliki rata-rata 150 unit. Salah satu permasalahan yang utama di rusun (rumah susun) ini adalah penyediaan air bersih untuk kebutuhan pokok penghuninya. Dengan asumsi jika 1 unit rumah ditempati oleh 4 orang, maka untuk jumlah 150 unit akan memiliki populasi sebanyak 600 orang, sementara berdasarkan DEPKES RI-1990 bahwa untuk keperluan PAB dan PLP dalam kegiatan rumah tangga sederhana dibutuhkan 100 liter/orang/hari maka kebutuhan air bersih rata-rata dalam 1 bangunan rusun ini dalam 1 hari adalah 60.000 liter/hari. Diperoleh dengan ketentuan data yang ada yaitu; head isap sebesar 50 meter, kapasitas 100 liter per detik atau 5000 liter per jam, putaran pompa 1450 rpm, diameter hisap 125 mm, daya listrik yang diperlukan 500 W.
ANALISA HASIL PENGECORAN PENAMBAHAN BAHAN MATERIAL PISTON DAN KALENG BEKAS PADA ALAT RUMAH TANGGA TERHADAP PERUBAHAN NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO AlMg-Si Eko Sarwono; Aris Sugianto; Masrum Hadisusanto; Eko Julianto
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 9, No 1 (2018): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v9i1.1526

Abstract

Dengan adanya perbedaan campuran dan proses pendinginan yang berbeda maka akan menghasilkan sifat mekanis dalam hal ini sifat kekerasannya dan struktur mikro yang berbeda. Pengujian yang dilakukan dibatasi hanya terhadap peningkatan nilai kekerasan dan perubahan struktur mikro akibat variasi Penambahan Material Piston Bekas dan kaleng bekas dengan menggunakan 30: 70 ,  50 dan 40 , 60 %, masing-masing di cor, proses pendinginan menggunakan media pendinginan udara bebas. Untuk mengetahui nilai kekerasan maka dilakukan pengujian kekerasan dengan menggunakan metode Rockwell F, dan Pengujian Impak, untuk perubahan struktur mikro maka dilakukan pengamatan metalografi dan uji komposisi. Dari hasil pengujian kekerasan pada masing-masing spesimen, diketahui adanya perubahan nilai kekerasan yaitu: Kaleng bekas 17.4HRB, Piston bekas 39HRB, Campuran 30:70% 39,58HRB, Campuran 40:60% 42.1HRB, dan Campuran 50:50% 28.9HRB. Dari data uji kekerasan menyatakan bahwa spesimen campuran 40:60 mempunyai nilai kekerasan paling tinggi dibanding spesimen campuran lainya, dan dari hasil uji Impact juga menunjukkan perubahan nilai kemampuan dalam menyerap energi dan menerima beban kejut dari setiap spesimen, Piston bekas 17070 J/ mm2, Kaleng bekas 26687.2 J/ mm2 , Campuran 30:70% 18864.6 J/ mm2 ,Campuran 40:60% 18083.6 J/ mm2 , dan Campuran 50:50% 22923.8 J/ mm2 . Dari data uji impact menunjukkan bahwa spesimen campuran 50:50 memiliki nilai uji impact yang paling tinggi dibandingkan dengan semua spesimen campuran lainya. Dari data pengujian (uji kekerasan dan uji impact), menunjukkan bahwa telah terjadi perbaikan sifat mekanis pada spesimen campuran antara piston dan kaleng bekas.
Modifikasi Air Conditioner Split PK Sebagai Water Heater Untuk Media Pembelajaran Mesin Konversi Energi Bagi Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Pontianak To, Gunarto; Julianto, Eko; Iwan, Muhammad; Sarwono, Eko
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2810

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to modify PK Split Air Conditioner for water heater by utilizing condenser exhaust heat that can be used by students of Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Muhammadiyah Pontianak as a learning media in the field of fluid machinery and laboratory-scale energy conversion machines. This design is important as an effort to increase students' learning motivation, understanding, and thinking skills in the energy conversion machine course, especially air conditioners. The research process involves designing, manufacturing, modifying, and assembling the air conditioner into a water heater into a complete unit, as well as testing the tool for use as a learning medium. Data collection and analysis are carried out in accordance with the test instruments that have been prepared. The result of this research is a Split Air Conditioner learning media tool that has dual functions, namely as a water heater and air conditioner. This simulation tool can operate properly and is able to heat 60 liters of water in 60 minutes with a hot water temperature of 42.5oC. The temperature resulting from the modification of the PK split Air Conditioner into a water heater has met the SNI 03-7605-2005 standard. This Air Conditioner modification can be used as a learning medium for students and lecturers to facilitate the learning process of the Air Conditioner (AC) Energy Conversion Machine course. In addition, this tool is already feasible as a practicum tool for the performance of dual-function air conditioners.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi Air Conditioner Split PK untuk water heater dengan memanfaatkan panas buang kondensor yang dapat digunakan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pontianak sebagai media pembelajaran di bidang mesin fluida dan mesin konversi energi skala laboratorium. Rancangan ini penting sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar, pemahaman, dan kemampuan berpikir mahasiswa dalam mata kuliah mesin konversi energi utamanya adalah air conditioner. Proses penelitian melibatkan perancangan, pembuatan, modifikasi, dan perakitan Air conditioner menjadi water heater menjadi satu kesatuan yang lengkap, serta pengujian alat untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pengumpulan dan analisis data dilakukan sesuai dengan instrumen uji yang telah disiapkan. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat media pembelajaran Air Conditioner Split yang difungsikan ganda yaitu sebagai water heater dan pendingin ruangan. Alat simulasi ini dapat beroperasi dengan baik dan mampu memanaskan air sebanyak 60 liter dalam waktu 60 menit dengan temperatur air panas sebesar 42,5oC. Temperatur yang dihasilkan dari modifikasi Air Conditioner split PK menjadi water heater ini sudah memenuhi standar SNI 03-7605-2005 . Modifikasi Air Conditioner ini dapat dijadikan media pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen untuk mempermudah proses pembelajaran mata kuliah Mesin Konversi Energi Air Conditioner (AC). Selain itu, alat ini sudah layak dijadikan alat praktikum unjuk kerja Air Conditioner yang difungsikan secara ganda.
DESIGN AND TEST THE PERFORMANCE OF THE WATER HEATER BY UTILIZING THE EXHAUST HEAT OF THE LABORATORY SCALE AIR CONDITIONER Gunarto, Gunarto; Eko Julianto; Muhammad Iwan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i2.1494

Abstract

The purpose of this research is to design and test the performance of a water heater unit that works based on the exhaust heat of the ½ PK Split Air Conditioner condenser which will be used as a power source to heat water with a capacity of 60 litres based on standard hot water temperature. for bathing at 40-45 oC according to the type of use SNI 03-7605-2005 concerning procedures for planning plumbing systems. It is hoped that this research can serve as a guideline for designing a water heater derived from an exhaust heat condenser using a Helical-Coil type heat exchanger. This research uses descriptive research with a quantitative approach. Descriptive research in this study is intended to obtain an overview and information regarding the utilization of an exhaust heat condenser with the addition of a water helical coil heat exchanger and the working process of an air conditioner water heater that utilizes condenser waste heat to produce hot water that can be used for bathing needs. From the test results, the water heater can work well as evidenced by an increase in water temperature reaching 44.40 C in 70 minutes. The energy value in the form of heat that can be utilized by adding a water heater is 1.14785 kJ/second, with a water heater efficiency of 76.23%. Thus the utilization of the air conditioner condenser wastes heat energy and is quite effective for heating water. To be able to save water use for household, business, industrial and other needs that use Air conditioners as air conditioning.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN HYDROGEL CENTELLA ASIATICA (DAUN PEGAGAN ) PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR GRADE II Fitri, Sa’diatul; Julianto, Eko; Puspasari, Fida Dyah
Sentani Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v6i2, Agustus.192

Abstract

EFEKTIVITAS PEMBERIAN HYDROGEL CENTELLA ASIATICA (DAUN PEGAGAN ) PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR GRADE II
GAMBARAN PERAWATAN LUKA DENGAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA BARBANDENSIS) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS KALIMANAH Askariyah, Inayah Toyibah; Julianto, Eko; Puspasari, Fida Dyah
Sentani Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v6i2, Agustus.193

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia, hal yang menyebabkan seseorang mati dalam urutan ketiga setelah stroke dan penyakit jantung koroner adalah diabetes disertai dengan komplikasi. Komplikasi diabetes salah satunya adalah ulkus, dalam melakukan perawatan luka ulkus diabetik di era modern ini dapat menggunakan aloe vera (lidah buaya). Tujuan : Untuk mendeskripsikan perawatan luka dengan lidah buaya (aloe vera) pada pasien diabetes mellitus. Metode : ini menggunakan metode studi kasus dengan responden penderita diabetes mellitus tipe 2 yang memiliki luka di kaki. Menggunakan instrumen yaitu lembar observasi, lembar wawancara dan lembar studi dokumentasi asuhan keperawatan. Hasil : Hasil studi kasus didapatkan hasil pemberian gel lidah buaya (Aloe vera Barbandensis) mengalami perubahan dilihat prosedur perawatan luka yang dilakukan menujukan keefektifan tindakan keperawatan luka pada responden dari skor 27 menjadi 11 Kesimpulan : Berdasarkan hasil pemberian gel lidah buaya (Aloe vera Barbandensis) efektif untuk menyembuhkan luka.
GAMBARAN PERAWATAN LUKA DENGAN SALEP VIRGIN COCONUT OIL (VCO) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DIWILAYAH PUSKESMAS PADAMARA Achiyat, Hikmah Destian Nur; Julianto, Eko; Puspasari, Fida Dyah
Sentani Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Jayapura Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/snj.v6i2, Agustus.194

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik atau pankreas tidak memproduksi cukup. Salah satu bakteri yang sering menimbulkan infeksi pada luka DM adalah stapylococcus aureus. Perawatan luka merupakan salah satu tindakan keperawatan yang bertujuan untuk memberikan lingkungan yang kondusif agar luka dapat teratasi dengan baik. Penanganan luka diabetes mellitus dapat dilakukan dengan pemberian salep Virgin Coconut Oil (VCO). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemberian salep Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pasien yang menderita luka diabetes mellitus. Metode: Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif dengan rancangan studi kasus. Strategi penelitian kasus ini adalah dengan melakukan pemberian salep Virgin Coconut Oil (VCO) Pada satu pasien yang menderita luka Diabetes Mellitus. Hasil : Hasil studi kasus menunjukkan didapatkan hasil pemberian salep Virgin Coconut Oil (VCO) pada pasien luka diabetes mellitus mengalami perubahan dilihat bahwa penerapan prosedur perawatan luka yang dilakukan menunjukkan keefektifan tindakan perawatan luka pada responden dari skor 26 menjadi 12. Rekomendasi diharapkan penerapan perawatan luka dengan pemberian salep Virgin Coconut Oil (VCO) dapat diaplikasikan dalam implementasi keperawatan dengan baik. Kesimpulan : Berdasarkan hasil pemberian salep Virgin Coconut Oil (VCO) efektif untuk penyembuhan luka diabetes mellitus.
Co-Authors Achiyat, Hikmah Destian Nur ade rois alhakim Agus Setiawan Agustin, Ayu Tri Ahmad Hafizh Ridho Ahmad Yunus Nasution Alfanda, Benedcita Dian Alkadri, Syarifah Putri Agustini Alrasyid, M. Dhani Apri Rahmadi Apri Rahmadi Aprisa Rahayu Apry Rahmadi Arel Anus Okan Aris Sugianto Ariwiyono, Nopem Askariyah, Inayah Toyibah Atikasari, Cintya Dyah Bagus Rahardian Bambang Antoko Binyamin Binyamin, Binyamin Budi Prasojo, Budi Burniadi Moballa Chatarina Umbul Wahyuni David, Tommy Ekadino Dianita Wardani Dimas Saputra Doddy Irawan Dwi ASTUTI Dyah Puspasari, Fida Edi Haryono Ekaputri, Rahmadani Widya Eko Sarwono Elkana Bilak Lopo Endro, Dimas Endro, R. Dimas Etanto Heiliano Wijayanto Evan Susanto Fahrezi, Dian Fahrurrozi Fahrurrozi Farrel Chandra Mukti Febiyani, Arofah Dwi Febriyan Feriansyah, Feriansyah Fida Dyah Puspasari Fitri, Sa’diatul Frizka Mawar Mayssiana Fuazen Fuazen Fuazen , Fuazen Gina Rafela Arliagustiani Govari, Muhammad Khoirul Gunarto Gunarto Gunarto Gunarto Gunarto Gundiawan, Gundiawan H, Fitri Handayani, Risma Utami Haris, Oscar Hasanudin Hasmi Eka Karsa Hendra Kurniawan Hendra Simanjuntak Hidayanti, Antri I Putu Arta Wibawa Ichsan, Mochammad Imaniah Sriwijayasih Indah Micty Salsabila Insani, Rachmad Wahid Saleh Ismail, Mahmud Iwan, Muhammad Joni Rahmadi Julianus, Julianus Kiki Aryaningrum Kusminah, Imah Luluk Lani Lani Lani Lopo, Elkana Bilak Luluk, Imah M Zulyan Made Suandika Mardi Santoso Masrum Hadisusanto Meli Nur Azizah Muhammad Bagir Muhammad Haris Qamaruzzaman Muhammad Iwan Muhammad Iwan MULYADI mursalin , Mursalin . Mursalin Mursalin Mursalin, M Mury Rahadi Naila Hidayah Nasution, Ahmad Yunus Naufal Adi Hidayah Nurdin, Dwi Purwanto Palupi, Anggit Ponadi Ponadi Pramesti, Lely Prayoga, Yongki Priyatin Sulistyowati Puspasari , Fida Dyah Puspasari, Fida Dyah Rachmat Wahid Saleh Insani Raden Dimas Endro Witjonarko Rahardian, Bagus rahcmat wahid saleh insani Ramadhan, Rahmad Refi Afrilia Rikky, Rikky Leonard Rina Sandora Ripandu Sasmeidy Riranto, Jepri Rozan, Hafiz RR. Ella Evrita Hestiandari Saifuloh, Sofyan Sam'ani Sam'ani Saputri, Adelia Eka Sherly Rahmadianty Sigai, Juniardo Silcher Runting Solehudin An Nur Stiawan, Dony Sudiarto Suje'i Suje'i Sunaryo Sunedi, Sunedi Suwito Suwito Syamsiar, Syamsiar Tamimah, Ni’ matut Tamimah, Ni’matut Tanduk, Tangke Margonda Tarikh Azis Ramadani To, Gunarto Umbara, Albert Wida Utami, Putri Yuli Utami, Septaviola Dini Wahyu Wahyu Waluyo Adi Siswanto Waspodo, Waspodo Wismawati, Endah Ya'Zaid Munandar Yunus Nasution, Ahmad zulhadi , Zulyan, M.