Kusnarto Kurniawan
Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Universitas Negeri Semarang, Indonesia.

Published : 74 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Konseling Kelompok Menggunakan Shame Attacking Exercise terhadap Peningkatan Keberanian Mengungkapkan Pendapat Prafitri, Tyas Ayu; Sunawan, Sunawan; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v8i1.19845

Abstract

Tujuan dari penelitian ini membuktikan adakah pengaruh konseling kelompok dengan menggunakan shame attacking exercise terhadap peningkatan keberanian mengungkapkan pendapat siswa kelas VIII B SMP Negeri 5 Taman Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian menggunakan pre-eksperimetal design. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII B dengan jumlah 7 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi dan menggunakan analisis wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perubahan keberanian mengungkapkan pendapat pada siswa, sebelum dan sesudah mengikuti konseling kelompok, berubah dari kategori sedang menjadi tinggi. Meskipun pada penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pada siswa, jika dilihat dari tiap indikatornya, terdapat aspek yang tingkat perubahannya rendah. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok dengan menggunakan shame attacking exercise terhadap peningkatan keberanian mengungkapkan pendapat siswa kelas VIII B SMP Negeri 5 Taman Pemalang. Sehingga untuk penelitian selanjutnya dapat lebih ditingkatkan lagi untuk tiap indikatornya agar didapatkan hasil yang lebih maksimal. The purpose of this study was to prove whether there was an influence of group counseling by using shame attacking exercise to increase the students’ courage in expressing opinion in class VIII B SMP Negeri 5 Taman Pemalang. The type of this research was experimental research with pre-experimental research design. The subject of this research was 7 students of class VIII B. The data collection instrument used were psychological scale and wilcoxon test analysis. The result of the research showed that there was a change of the students’ courage in expressing opinion in before and after the group counseling, changed from moderate to high category. Although this research showed there was a change from the students, if it was seen from each its indicator, there was an aspect that had low changing level. It can be concluded that there was an influence of group counseling by using shame attacking exercise to increase the students’ courage in expressing opinion in class VIII B SMP Negeri 5 Taman Pemalang. Thus, the next research can be improved so each its indicator can get more maximal result.
Efektivitas Layanan Penguasaan Konten dan Self-Regulated Learning untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Marda, Sonia; Sunawan, Sunawan; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v8i2.20434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan keefektifan layanan penguasaan konten dengan topik self-regulated learning untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademik siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian ini adalah seluruh populasi siswa kelas X Is 3(N= 38 orang siswa). Data dikumpulkan menggunakan skala prokrastinasi akademik siswa dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif serta uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat prokrastinasi akademik siswa menurun secara signifikan melalui layanan penguasaan konten dengan menggunakan topic self- regulated learning (0,00<0,01) yang jika disimpulkan self-regulated learning efektif untuk menurunkan prokrastinasi melalui layanan penguasaan konten. The purpose of this study is to prove the effectiveness of content mastery services with independent learning topics to lower the level of student academic procrastination. Type of research used is experiment with design one group pre-test and post-test. The subjects of this study are the entire population of students class X is 3 (N = 38 students). The research data used students' academic procrastination scales and analyzed using quantitative descriptive and t-test. The results showed that the level of academic procrastination decreased significantly through content mastery service using self-learning (0.00 <0.01) if be concluded if self-regulated learning is effective to down procrastination by using content mastery service.
Layanan Konseling Kelompok Untuk Mengurangi Perilaku Interaksi Sosial Disosiatif Siswa Amana, Laely Itsna; Kurniawan, Kusnarto; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v8i1.21712

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya pengaruh layanan konseling kelompok terhadap perilaku interaksi sosial disosiatif siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Ungaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen one group pre-test post-test design. Penelitian ini dilaksanakan enam kali pertemuan dengan jumlah subjek penelitian 8 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan skala interaksi sosial disosiatif kepada siswanya secara langsung. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan setelah pemberian treatment konseling kelompok, yaitu dari analisis data perhitungan tabel uji Wilcoxon, jumlah jenjang yang terkecil atau T hitung nilainya adalah 0. Sedangkan Ttabel untuk n=4 dengan taraf kesalahan 5% adalah 4. Maka dapat diketahui bahwa nilai (T hitung < TTtabel atau 0 < 4), hal ini berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya pengaruh konseling kelompok terhadap perilaku interaksi sosial disosiatif siswa. The purpose of this study was to observe the influence of group counseling services on dissociative social interaction grade VIII SMP Negeri 3 Ungaran. This type of research is a research experiment one group pre-test post-test design. This research is conducted six times with 8 students of the subject. Data collection was done with scale dissociative social interaction to students directly. Analytical techniques descriptive analysis of the data using the percentage and wilcoxon test. The results showed that there was a change after giving treatment group counseling, that is from data analysis calculation of Wilcoxon test table, the smallest number of levels or T arithmetic value is 0. While Ttable for n=4 with the level of error 5% is 4. Then it can be seen that the value (T count <Ttabel or 0 <4), this means that Ha is accepted and Ho is rejected. his shows that the influence of group counseling on student dissociative social interaction.
Model Supervisi Bimbingan dan Konseling Berbasis Structured Reflecting Teams Untuk Guru BK SMA sofyan, afriyadi; sugiyo, sugiyo; kurniawan, kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v10i2.48722

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan supervisi bimbingan dan konseling (BK) saat ini; menganalisis model hipotetis supervisi BK berdasarkan Structured Reflecting Team (SRT); menganalisis model akhir; dan menganalisis seberapa efektif supervisi BK berbasis tim refleksi terstruktur. Metode penelitian ini menggunakan tahapan penelitian dan pengembangan, mengacu pada model penelitian dari Borg & Gall (1996) yang disederhanakan menjadi 3 tahapan, yaitu: 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan dan validasi, 3) evaluasi produk. Subyek penelitian ini terdiri dari 1 orang pengawas satuan pendidikan, dan 6 orang guru BK SMA. Pengumpulan data menggunakan: wawancara mendalam, observasi, angket terbuka, format catatan diskusi terfokus. Teknik analisis data melalui instrumen kemudian dilakukan sesuai dengan prosedur penelitian dan pengembangan. Uji keefektifan model menggunakan aplikasi Winstep dan JASP, melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test non parametrik. Hasil menunjukkan bahwa model supervisi oleh pengawas cenderung menggunakan model individual dan belum sepenuhnya berjalan efektif. Model SRTS efektif bagi pengawas guna melaksanakan supervisi program BK di SMA. Pengembangan model supervisi melahirkan model supervisi yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sistematis, terstruktur, dan terencana yang dikenal dengan structured reflecting team in group supervision (SRTS). Hasil analisis uji efektifitas model menunjukkan bahwa model ini efektif bagi pengawas dalam melaksanakan supervisi BK di SMA.
Memadupadankan antara Kompetensi Konselor aspek Asesmen BK dengan Pengembangan Literasi Siswa di Sekolah Catharina Tri Anni; Ninik Setyowani; Kusnarto Kurniawan
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.603 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p1-12

Abstract

The global development of the 21st century demanding students ability to be more critical, analytical and creative, so the school have a role as an instrument to shape that personality. School literacy movement is one effort to answer the demands. Through literacy students are conditioned to intelligently analyze, construct mindsets, which ultimately generate critical and dignified behaviors in the deal with the times changing. Student behavior is formed through the conditioning of school environments involving multiple parties, including guidance and counseling teachers. The guidance and counseling teacher should be able to translate the needs of the students to develop literacy skills through programs designed for students. Guidance and counseling teachers are able to integrated student literacy development procedures in classroom learning with services provided to students, so that the development of this literacy is integrated with guidance and counseling services.
The Relationship between Smartphone Addiction, Academic Burnout and Academic Procrastination among University Students During Online Learning Andreas Wisnu Adi Purnomo; Ari Eko Wibowo; Kusnarto Kurniawan; Setyorini Setyorini
PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v9i2.17966

Abstract

The present study aimed to find out the simultaneous relationship among smartphone addiction, academic burnout, and procrastination among guidance and counseling department students of Semarang State University. This correlational study involved 75 students who were recruited using proportionate stratified sampling with a 10% margin of error. The data were analyzed using multiple correlation and bivariate formulas. The study revealed that 1) there is no significant relationship between smartphone addiction and procrastination, as indicated by a p-value of 0.449. In addition, it was also found that 2) there is no significant relationship between smartphone addiction and academic burnout (p-value = 0.255). However, the study found 3) a significant relationship between academic burnout and procrastination (p-value = 0.046). The fourth finding was that the R-value between smartphone addiction, academic burnout, and procrastination was 0.219 and sig. value of 0.171,  indicating a positive, insignificant simultaneous relationship between smartphone addiction, academic burnout, and procrastination among Guidance and Counseling Students of Semarang State University. The result of the study could be used as the basis to determine guidance and counseling services at the university level in order to minimize the problems related to smartphone addiction, academic burnout, and procrastination.
PENERAPAN LAYANAN INFORMASI TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHAYA PERILAKU MEROKOK Fata Rafi&#039;u Hakam; Kusnarto Kurniawan
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v5i2.5558

Abstract

This study aims (1) to find out the description of the dangers of smoking behavior of students before and after the application of mind mapping technique information services, (2) to determine the effect of mind mapping technique information services on increasing the understanding of the dangers of smoking behavior of students. The research method uses experiments with pre-experimental design and type of the one group pre-test and post-test. Data collection techniques used psychological scale with a scale of 38 items of the understanding of the dangers of smoking behavior. The population of students of class XI Multimedia 1 SMK 4 Semarang with a sample of 36 people who were determined purposively. Data analysis techniques used (1) descriptive statistical analysis to describe the understanding of the dangers of smoking behavior of students before and after treatment, (2) hypothesis testing with t-test analysis to determine the effect of applying mind mapping techniques before and after treatment. The results showed that information services with mind mapping techniques influence the increase in understanding of the dangers of smoking behavior of students. Understanding the dangers of student smoking behavior increases after being given information service treatment with mind mapping techniques. So mind mapping technique information services can be used as an alternative to increase understanding of the dangers of smoking behavior in students.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI KEBIASAAN MEROKOK PADA SISWA KELAS XI DI SMA GITA BAHARI SEMARANG Arrizki Fadlillah Arsyad; Kusnarto Kurniawan
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v6i1.6298

Abstract

This study aims to study the influence of groups with self-management techniques to reduce smoking habits in class XI students at SMA Gita Bahari Semarang. This research is a type of quantitative research which is an experimental study. The subjects in this study were 8 students of class XI of Semarang's Gita Bahari High School who used to smoke. Taking the subject using purposive sampling technique. The instrument in this study used a smoking habit scale. Data analysis techniques in this study use Wilcoxon data analysis techniques. The value of this study shows a significant fact between the effect of self-management group counseling on smoking habits in students with the results of SPSS calculation of Asymp.sig (2 tailed) value of 0.012 while the Asymp.sig value of 0.012 ≤ 0.05. From the results of these calculations, it can be explained that there is group self-management technique counseling to reduce smoking habits in students.Keywords: group counseling; self management; smoking habitsAbstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self management untuk mengurangi kebiasaan merokok pada siswa kelas XI di SMA Gita Bahari Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat eksperimen yaitu pra experimental design. Subyek dalam penelitian ini yaitu 8 siswa kelas XI SMA Gita Bahari Semarang yang berkebiasaan merokok. Proses pengambilan subyek menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen  dalam penelitian ini menggunakan skala kebiasaan merokok. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data wilcoxon. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh konseling kelompok teknik self management terhadap kebiasaan merokok pada siswa dengan hasil perhitungan SPSS nilai Asymp.sig (2 tailed) bernilai 0,012 sedangkan nilai Asymp.sig 0,012  0,05. Dari hasil perhitungan tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh konseling kelompok teknik self management untuk mengurangi kebiasaan merokok pada siswa. Kata kunci: konseling kelompok; self management; kebiasaan merokok
Perubahan Pola Pikir Basis Implementasi Kompetensi Konselor Kusnarto Kurniawan
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.964 KB) | DOI: 10.29210/1300

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor telah empat tahun digulirkan. Dalam kurun waktu empat tahun telah dilakukan berbagai kegiatan untuk melaksanakan peraturan ini oleh lembaga penjaminan mutu pendidikan, LPTK, Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN), serta Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK). Kegiatan sosialisasi, seminar, lokakarya, workshop, talk show, serta pendidikan dan latihan dilakukan dengan melibatkan unsur akademisi, praktisi, organisasi profesi dan lembaga terkait yang muaranya pada impelementasi kompetensi konselor terutama konselor sekolah atau guru bimbingan dan konseling yang langsung diterapkan kepada siswa anak bangasa calon penerus generasi bangsa. Konselor sekolah atau guru bimbingan dan konseling sebagai pelaksana utama dan langsung seringkali menginginkan jalan pintas dan praktis atau instan untuk bisa berubah dan menguasai kompetensi, sulit keluar dari kebiasaan yang sudah dilaksanakan selama ini, tidak kuasa dan tidak berdaya untuk melakukan perubahan dirinya serta mengkomunikasikan di tempat kerjanya. Padahal dalam kompetensi kepribadian nomor 7 disebutkan menampilkan kinerja berkualitas tinggi, 7.1. menampilkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif. Untuk bisa menampilkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif basisnya adalah perubahan pola pikir konselor. Perubahan dari menghafal teori kompetensi dengan kepala diganti dengan hati, sekedar mengikuti pelatihan menjadi terlibat dalam pelatihan, budaya instan menjadi pembelajar serta berani berpikir bebas dan kreatif atau out of the box.
Peningkatan Pelayanan BK di SD Melalui Teknik Empty Chair Bagi Guru SD KKG Gugus Pandanaran UPTD Pendidikan Kecamatan Semarang Tengah Kusnarto Kurniawan; Awalya Awalya; Eko Nusantoro; Sinta Saraswati; Dian Wahyu Utami; Trubus Inggariani Kencana
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.121 KB) | DOI: 10.24176/mjlm.v1i1.3106

Abstract

This service aims to add new knowledge and skills to elementary school teachers as an effort to optimize guidance and counseling services in elementary schools. Empty chair techniques was one of techniques in counseling that valued can be applied to the teachers even though the education background itself is not counseling education, to solve student’s problem related to communication in social relationship. The methods used in this training were lectures, discussions, simulations, and assignments. The results of this training showed there was improvemwnt empty chair technique mastery from the average pretest of 4,48 to 5,8 for the average post test. The suggestions for the next service is to give assistance to the participants in field practices to make the service more optimal
Co-Authors 'Ilmi, Achmad Miftachul Abdul Kholiq Adam Aulia Malik, Adam Aulia Adiningrum, Wastiti Adiningrum, Wastiti Afriyadi Sofyan Afriyadi Sofyan, Afriyadi Agung Nursamiaji, Agung Aimmatul Husna, Aimmatul Aisyah, A'an Amalia Cahya Setiani, Amalia Cahya Amana, Laely Itsna Amanda Sekar Audina Andreas Wisnu Adi Purnomo Ardiatna Wahyu Aminurrohim, Ardiatna Wahyu Ari Eko Wibowo Ari Eko Wibowo Arrizki Fadlillah Arsyad Astuti, Putri Budi Awalya Awalya Awang Ryana, Awang Ayu Setiyawati, Dewi Azhar, Nailah Rizqia Belva, Edgina Catharina Tri Anni, Catharina Tri Damayanti, Fita Lestia Damayanti, Fita Lestia Desy Mustika Dewi, Desy Mustika Desy Nawangsari Wijayanti, Desy Nawangsari Diah Ayu Anggraeni Dian Wahyu Utami Dinka Rizki Apriliana Mahanggi, Dinka Rizki Apriliana Dylla Monica Latief Edwindha Pafitra Nugraheni Eko Nusantoro Eko Nusantoro Eko Nusantoro Fata Rafi&#039;u Hakam Fitri Kusuma Sari, Fitri Kusuma Friska Yuniar Nindi Pratiwi Hartati, Maria Theresia Sri Hermawan, Akhmad Rifqi Hermawan, Akhmad Rifqi Heru Mugiarso Husniyatin Nadhiroh, Najwa Imam Tadjri Irfan Prabowo, Irfan Khomsah, Novi Rizani Khomsah, Novi Rizani Kunwijaya, Indrajati M. Ramli Mahadhita, Fitriana Mahadhita, Fitriana Marda, Sonia Meynar, Shalima Meynar, Shalima Mulawarman Mulawarman Mulawarman Mulawarman, Mulawarman Mulyani, Petra Kristi Muslikah Muslikah, Muslikah Ni'mah, Ainun Ninik Setyowani Ninik Setyowani Normanita, Ricka Wenys Normanita, Ricka Wenys Prafitri, Tyas Ayu Prafitri, Tyas Ayu Pramastanti, Wielina Ika Pramastanti, Wielina Ika Purnomo, Andreas Wisnu Adi Rifky Nurazmi, Rifky Rizqia Azhar, Nailah Setiyawati, Dewi Ayu Seto, Mustofa Danu Setyorini Setyorini Setyorini sigit hariyadi, sigit Sinta Saraswati Sinta Saraswati Sri Hartati, Maria Theresia Sri Hartati, Maria Theresia Sugiyo Sugiyo Sugiyo Sugiyo, Sugiyo Suharso Suharso Suharso, R. Suhur, M. Khautalfata Sukarti, Sri Sukarti, Sri Sunawan Sunawan Sunawan, S Tia Risdiana Agustina, Tia Risdiana Trubus Inggariani Kencana Utomo, Dian Purbo Vira Mulyawati Waluyan, Vrimadieska Ayuanissa Widayanti Widayanti Zahratul Fitriah, Zahratul zakki nurul amin, zakki nurul