Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Kelayakan Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada Materi Dampak Penerapan Bioteknologi Kelas IX SMPN 37 Medan Dewi Peronika Hutasoit; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3242

Abstract

Pembelajaran IPA SMP masih didominasi oleh buku teks cetak dan belum memfasilitasi keterampilan abad ke-21 secara optimal, terutama dalam mengaitkan konsep sains dengan isu-isu nyata di masyarakat. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan buku saku digital berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada materi dampak penerapan bioteknologi untuk peserta didik kelas IX SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dibatasi hingga tahap development, yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, dan validasi oleh ahli. Validasi dilakukan pada bulan Mei 2025 di Kota Medan, Sumatera Utara. Instrumen validasi mencakup aspek materi, media, dan pembelajaran, dengan skala penilaian Likert. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku saku digital tergolong sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata 85,16% dari ahli materi, 92,00% dari ahli media, dan 100% dari ahli pembelajaran. Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian dengan kurikulum, kelengkapan isi, pendekatan SSI, tampilan visual, dan kebermaknaan pedagogis. Buku saku ini memenuhi karakteristik bahan ajar digital yang baik, seperti mudah diakses, menarik secara visual, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa integrasi SSI efektif dalam mengaitkan konsep sains dengan isu kontekstual serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, etika, dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, buku saku digital ini layak digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA SMP.
Uji Kelayakan Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada Materi Dampak Penerapan Bioteknologi Kelas IX SMPN 37 Medan Dewi Peronika Hutasoit; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3242

Abstract

Pembelajaran IPA SMP masih didominasi oleh buku teks cetak dan belum memfasilitasi keterampilan abad ke-21 secara optimal, terutama dalam mengaitkan konsep sains dengan isu-isu nyata di masyarakat. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan buku saku digital berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada materi dampak penerapan bioteknologi untuk peserta didik kelas IX SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dibatasi hingga tahap development, yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, dan validasi oleh ahli. Validasi dilakukan pada bulan Mei 2025 di Kota Medan, Sumatera Utara. Instrumen validasi mencakup aspek materi, media, dan pembelajaran, dengan skala penilaian Likert. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku saku digital tergolong sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata 85,16% dari ahli materi, 92,00% dari ahli media, dan 100% dari ahli pembelajaran. Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian dengan kurikulum, kelengkapan isi, pendekatan SSI, tampilan visual, dan kebermaknaan pedagogis. Buku saku ini memenuhi karakteristik bahan ajar digital yang baik, seperti mudah diakses, menarik secara visual, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa integrasi SSI efektif dalam mengaitkan konsep sains dengan isu kontekstual serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, etika, dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, buku saku digital ini layak digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA SMP.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PARBABA DOLOK, KABUPATEN SAMOSIR, SUMATERA UTARA MELALUI INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI (CASCARA) MENJADI TEH HERBAL Hafzari, Rini; Gultom, Endang Sulistyarini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i4.69709

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Parbaba Dolok, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang dikenal sebagai sentra produksi kopi. Selama ini, pemanfaatan hasil kopi masih terbatas pada biji, sementara limbah kulit kopi (cascara) belum dimanfaatkan optimal dan seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan. Padahal cascara mengandung serat, protein, dan senyawa bioaktif yang berpotensi diolah menjadi produk minuman fungsional. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani kopi melalui penerapan teknologi tepat guna dalam mengolah cascara menjadi teh herbal bernilai ekonomi serta mendampingi masyarakat dalam aspek produksi, pengemasan, dan pemasaran digital. Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pengolahan cascara (pencucian, pengeringan dengan food dehydrator, pencacahan, dan pengemasan), demonstrasi penggunaan alat sederhana, workshop desain kemasan dan branding, serta pelatihan pemasaran berbasis media sosial dan marketplace. Evaluasi program dilaksanakan melalui observasi langsung, dokumentasi kegiatan, uji organoleptik sederhana, dan analisis peningkatan kapasitas mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah cascara menjadi teh herbal siap konsumsi, meningkatnya pemahaman mengenai standar mutu dan kebersihan, serta adanya kemampuan baru dalam pemasaran digital. Luaran yang dicapai berupa produk teh herbal cascara dalam kemasan, publikasi di media massa, video dokumentasi, draft artikel, dan pendaftaran paten sederhana/HKI. Program ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah kopi dengan teknologi tepat guna dapat mengurangi pencemaran, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat identitas produk lokal.
FIG ENDOPHYTIC BACTERIA PRODUCE ENZYMES AMYLASE, LIPASE, PROOTEASE, CELLULASE Habsari, Lilis; Gultom, Endang Sulistyarini; Nasution, Mhd Yusuf; Rangkuti, Marlinda Nilan Sari; Pulungan, Ahmad Shafwan S
JURNAL BIOSAINS Vol. 9 No. 3 (2023): JBIO : Jurnal Biosains (The Journal of Biosciences)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v9i3.52820

Abstract

The use of enzymes in Indonesia is increasing every year, so action is needed to harmonize the production and needs of enzymes in Indonesia. Enzymes can be produced from various sources such as plants, animals and microorganisms. The advantage of utilizing microorganisms in enzyme production is that they can be produced in large quantities with a shorter time and can be produced continuously. One of the sources of bacterial screening to produce enzymes is figs. This study aims to look at the extracellular enzyme activity of fig endophytic bacteria and identify endophytic bacteria capable of producing extracellular enzymes such as proteases, amylase, cellulase and lipase. Isolation and purification of bacteria using NA media for 24 hours. Test of extracellular enzyme activity using NA media enriched with amylum, tween 80, skim milk, CMC. Biochemical tests are performed to identify endophytic bacteria of figs producing extracellular enzymes. The results of the study were 21 isolates of fig endophytic bacteria, as many as 14 isolates were able to produce extracellular enzymes. The identification results of fig endophytic bacteria producing extracellular enzymes obtained 8 isolates suspected to be from the genus Bacillus, 3 isolates suspected to be from the genus Micrococcus, 1 isolate suspected to be from the genus Cellulomonas, 2 isolates suspected to be from the genus Acetobacter
Potential of Fig Fruit Ethanol Extract (Ficus carica L.) Against Staphylococcus aureus MRSA and Klebsiella pneumoniae ESBL Bacteria Padang, Enmia Septia; Hafzari, Rini; Gultom, Endang Sulistyarini
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.142.1033-1038

Abstract

Ficus carica L. commonly known as figs originate from West Asia and have bioactive components with antibacterial properties. This study aimed to determine the antibacterial activity of fig ethanol extract in inhibiting the growth of MDR Staphylococcus aureus MRSA and Klebsiella pneumoniae ESBL bacteria, to determine the MIC and MBC values, and the types of compounds contained in fig ethanol extract. The method began with fig extraction using concentrations of 20%, 40%, 60%, 80%, and 100% with 4 repetitions, testing MIC and MBC using the liquid dilution method, TLC-Bioautography test with ethyl acetate: methanol: aquades (7: 2: 1) eluent. The results showed that fig fruit extract had an inhibition zone with an average value of 3.30 mm at a concentration of 100% which was still in the weak category, the MIC value of Staphylococcus aureus MRSA bacteria was a concentration of 100% and Klebsiella pneumoniae ESBL bacteria was a concentration of 80%. The MBC value of MDR bacteria was not obtained because there was still bacterial growth. The results of the TLC-bioautography test of ethanol extract of fig fruit (Ficus carica L.) can inhibit bacterial growth indicated by the presence of a clear zone with an Rf value of 0.5 cm (unidentified), 0.31 cm (Flavonoid), 0.2 cm (Phenol). The compounds that act as antibacterials against Staphylococcus aureus MRSA and Klebsiella pneumoniae ESBL bacteria are the flavonoid and phenol groups.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Senduduk (Melastoma Malabathricum Lour.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri pada Saluran Hidung: Penelitian Wulandari, Atika; Manurung, Dhea Amelia; Baringbing, Siska Juliana; Zain, Ulfi Khairani; Gultom, Wirda Resinta; Gultom, Endang Sulistyarini; Situmorang, Nurbaity
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3524

Abstract

This study aims to determine the antibacterial activity of ethanol extract of senduduk leaves (Melastoma malabathricum Lour.) in inhibiting bacterial growth in the nasal passages. Senduduk plants contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and saponins that have the potential as natural antibacterials. The study was conducted experimentally in vitro at the Microbiology Laboratory of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan in September 2025 using the disc diffusion method. Senduduk leaf extraction was carried out by maceration using 96% ethanol. The positive control used was the antibiotic ciprofloxacin HCl, while the negative control used DMSO (Dimethyl Sulfoxide). The growth medium used was Mueller Hinton Agar (MHA), and antibacterial activity was measured based on the diameter of the inhibition zone around the test disc. The results showed that senduduk leaf extract produced an average inhibition zone of 9.61 mm, while ciprofloxacin HCl produced an inhibition zone of around 28.45 mm, and DMSO showed no inhibition zone. This study is the basis for the development of senduduk leaves as a potential natural antibacterial ingredient in the pharmaceutical and public health fields.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix DC) Terhadap Bakteri Uji Pada Bakso Bakar: Penelitian Ginting, Silvia Margaretta br; Purba, Melpa Yusmawati; Tamba, Gelora Betania; Pasaribu, Maria Benedikta; Saragih, Elsa Angelina; Gultom, Endang Sulistyarini; Situmorang, Nurbaity
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3526

Abstract

Indonesia, as a tropical country, is rich in essential oil-producing plants, including kaffir lime (Citrus hystrix DC). The leaves of Citrus hystrix are known to contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, and alkaloids, which have potential as natural antibacterial agents. This study aimed to evaluate the antibacterial activity of Citrus hystrix leaf extract against bacteria present in grilled meatballs. An in vitro experimental method using the disc diffusion assay was employed. Fresh Citrus hystrix leaves were obtained through purposive sampling from Medan Krio Village, North Sumatra, extracted using 96% ethanol, and tested against bacteria on Mueller Hinton Agar. Chloramphenicol was used as a positive control, while dimethyl sulfoxide (DMSO) served as a negative control. The results showed inhibition zones of 8.02 mm and 7.09 mm for the leaf extract in two separate trials, whereas the positive control exhibited a 29.91 mm inhibition zone, and no inhibition was observed in the negative control. These findings indicate that Citrus hystrix leaf extract possesses significant antibacterial activity against bacteria in grilled meatballs, although it is less potent than synthetic antibiotics. The extract has potential as a natural antibacterial agent for food preservation.
Pemanfaatan Ekstrak Etanol Daun Bawang Batak (Allium chinense G. Don) Sebagai Antibakteri Sari, Vio Joana; Adinda Rizky Pratiwi; Amelia Sasmita Br Sianturi; Fanny Hafifa; Najwa Sarip; Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.3.587-597

Abstract

Abstract: This study aimed to evaluate the antibacterial activity of the ethanol extract of Batak onion leaves (Allium chinense G. Don) against soil bacteria using the disk diffusion method. The treatments included ethanol extract of Batak onion leaves, chloramphenicol as a positive control, and dimethyl sulfoxide (DMSO) as a negative control. The results showed that the ethanol extract exhibited antibacterial activity with an average inhibition zone of 3.16 mm, categorized as weak antibacterial activity. In contrast, the positive control (chloramphenicol) produced an inhibition zone of 28.07 mm, indicating very strong antibacterial activity, while the negative control (DMSO) showed no inhibition zone. These results confirm that the observed antibacterial effect originated from the active compounds in the extract or antibiotic rather than the solvent. The antibacterial potential of A. chinense G. Don is attributed to the presence of secondary metabolites such as flavonoids, saponins, and terpenoids, which can damage bacterial cell walls or inhibit protein synthesis. Therefore, although the inhibitory effect is relatively weak, Batak onion leaves have promising potential as a natural antibacterial source with further optimization of extract concentration and purification methods. Keywords: Allium chinense G. Don, Antibacterial Activity, Ethanol Extract, DMSO, Chloramphenicol, Disk Diffusion Method Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun bawang Batak (Allium chinense G. Don) terhadap bakteri tanah dengan menggunakan metode uji kertas cakram (disk diffusion). Perlakuan yang digunakan meliputi ekstrak etanol daun bawang Batak, antibiotik kloramfenikol sebagai kontrol positif, dan dimetil sulfoksida (DMSO) sebagai kontrol negatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bawang Batak memiliki daya hambat terhadap bakteri tanah dengan rata-rata zona hambat sebesar 3,16 mm, tergolong dalam kategori aktivitas antibakteri lemah. Sebaliknya, kontrol positif (kloramfenikol) menghasilkan zona hambat sebesar 28,07 mm dengan aktivitas antibakteri sangat kuat, sedangkan kontrol negatif (DMSO) tidak menimbulkan zona hambat sama sekali. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri yang dihasilkan murni berasal dari zat aktif ekstrak maupun antibiotik. Aktivitas antibakteri pada ekstrak daun bawang Batak diduga berasal dari kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid yang bekerja dengan cara merusak dinding sel bakteri atau menghambat sintesis protein. Dengan demikian, meskipun daya hambatnya masih lemah, daun bawang Batak berpotensi dikembangkan sebagai sumber antibakteri alami melalui optimasi konsentrasi dan metode ekstraksi yang lebih efektif. Kata Kunci: Allium chinense G. Don, Aktivitas Antibakteri, Ekstrak Etanol, DMSO, kloramfenikol, Kertas Cakram
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Moringa oleifera L. terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang; Adinda Laura Munthe; Agustina Matontang; Alyvia Salsabila; Deka Wira Pratama Barus; Lydia Siburian; Widyanti Saragi
Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 7 No. 1 (2025): Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (December)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/kesdok.V7i1.8012

Abstract

Abstract—Escherichia coli. is a Gram-negative bacterium that commonly lives as normal flora in the digestive tract however, certain strains can cause serious diseases such as diarrhea and urinary tract infections. The high rate of antibiotic resistance has encouraged the search for alternative treatments based on natural ingredients. Moringa (Moringa oleifera L.) leaves are known to contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and alkaloids, which have potential antibacterial properties. This study aimed to determine the effectiveness of ethanol extract of Moringa leaves against the growth of E. coli using the disc diffusion method on Eosin Methylene Blue Agar(EMBA) medium. The treatments consisted of three extract concentrations—55%, 75%, and 95%—along with a positive control (chloramphenicol) and a negative control (96% ethanol). The results showed that the higher the extract concentration, the larger the inhibition zone diameter formed, namely 7.68 mm at 55%, 9.85 mm at 75%, and 10.86 mm at 95%. ANOVA analysis indicated a significant difference among treatments (p < 0.001). The antibacterial activity of Moringa leaf ethanol extract was categorized as moderate to strong and bacteriostatic, meaning it inhibits bacterial growth without completely killing the bacteria. Therefore, the ethanol extract of Moringa leaves has the potential to be developed as a natural antibacterial agent against Escherichia coli. Keywords: antibacterial, ethanol extract, Escherichia coli., inhibition, Moringa oleifera L., Abstrak—Escherichia coli. merupakan bakteri Gram negatif yang umumnya hidup sebagai flora normal di saluran pencernaan, namun beberapa strainnya dapat menyebabkan penyakit serius seperti diare dan infeksi saluran kemih. Tingginya angka resistensi antibiotik mendorong perlunya pencarian alternatif pengobatan berbasis bahan alami. Daun kelor (Moringa oleifera L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun kelor terhadap pertumbuhan E. coli menggunakan metode difusi cakram pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Perlakuan terdiri atas tiga konsentrasi ekstrak, yaitu 55%, 75%, dan 95%, serta kontrol positif (kloramfenikol) dan kontrol negatif (etanol 96%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk, yaitu 7,68 mm pada 55%, 9,85 mm pada 75%, dan 10,86 mm pada 95%. Nilai ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antarperlakuan (p < 0,001). Aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor tergolong sedang hingga kuat dan bersifat bakteriostatik, yaitu menghambat pertumbuhan tanpa membunuh bakteri secara total. Dengan demikian, ekstrak etanol daun kelor berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami alternatif terhadap Escherichia coli. Kata kunci: antibakteri, ekstrak etanol, Escherichia coli., zona hambat, Moringa oleifera L.,
Pengembangan Bahan Ajar Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues  (SSI) Pada Materi Bioteknologi Kelas IX SMP Hutasoit, Dewi Peronika; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25813

Abstract

  Kurangnya bahan ajar yang mengintegrasikan konsep bioteknologi dengan isu-isu nyata dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu faktor rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA. Pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) hadir sebagai solusi dengan mengaitkan materi pembelajaran dalam konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku digital berbasis SSI pada materi Bioteknologi kelas IX SMP serta mengukur kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas awal penggunaannya. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, terbatas pada tahap analysis, design, dan development. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi, media, dan pembelajaran. Kepraktisan diukur melalui angket respon guru dan peserta didik, sedangkan efektivitas awal diuji melalui perbandingan hasil pretest dan posttest pada kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku digital yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan, serta menunjukkan efektivitas awal masuk ke dalam kategori sedang atau efektifi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bioteknologi. Dengan demikian, buku saku digital berbasis SSI ini dapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar kontekstual yang mendukung pembelajaran IPA secara lebih bermakna dan aplikatif.
Co-Authors Adinda Laura Munthe Adinda Rizky Pratiwi Agustina Matontang Ahmad Shafwan S. Pulungan Aida Fitriani Sitompul Albert D Situmorang Alyvia Salsabila Alztara, Salsha Amelia Sasmita Br Sianturi Aryeni Aryeni Astrida Joice Angelica Batubara Atika Khovivah Baringbing, Siska Juliana Bazura, Hughes Br Tarigan, Grace Amelia Dalimunthe, Aina Mardiah Damaiyani, Damaiyani Deka Wira Pratama Barus Denisa, Rifka Dewi Peronika Hutasoit Efimah Sidabutar Eko Prasetya Eko Prasetya, Eko Elisabet, Melfa Romanna Ester Ester Fadilla, Raudatul Fanny Hafifa Fauziah, Ennita Fitri Afifah Nst Ginting, Silvia Margaretta br grasella, martha Greace Enita Purba Gultom, Wirda Resinta Habsari, Lilis Harahap, Armansyah Maulana Hasibuan, Ali Ahmatul Umri Hasnaul Maritsa Hasruddin Helen Veronita Hutapea Hutasoit, Dewi Peronika Jayawarsa, A.A. Ketut Kaban, Hairen Br Lumbantoruan, Lamtiurma Lydia Siburian Manda, Yutha Nadiroh Manullang, Hanna Mawarni Manurung, Dhea Amelia Marbun, Jumita Sari Martina Restuati Mayasari , Ulfayani Mustasfa, Sinta Wulida Mutia, Diska Qolbu Mutiara Sakinah Nafisa, Katri Nainggolan, Tiara Najwa Sarip Nasution, Ayyu Rizkia Nasution, Mhd Yusuf Ndaha, Gebyta Yani Nila Zusmita Wasni Ninta Dumaria Matanari Nur hasanah Nura S, Alfi Nurbaity Situmorang Odor Debora Pita Uli Sinaga Padang, Enmia Septia Pakpahan, Amkani Angelita Pandiangan, Putri Patricia Pasaribu, Maria Benedikta Priawan, Indra Pulungan, Ahmad Shafwan S Purba, Melpa Yusmawati Qisthy Adha Fajriati Rangkuti, Marlinda Nilan Sari Rasyidah Reni Anggraini Rini Hafzari RR. Ella Evrita Hestiandari Salsabilah, Talita Saragih, Elsa Angelina Saragih, Putri Fransiska Sari, Vio Joana Selvia Dewi Pohan Shela Estica Saragi Sihotang, Joseph Raja Oloan Siregar, Sania Situmorang, Albert D Situmorang, Nurbaity Susanto, Rafli Syarief Saadillah Lubis Tamba, Gelora Betania Tania Valentina Pasribu Tarigan, Sisilia Anabina Tri Hartanti Ulfah Rambe, Khadra Uswatun Hasanah Widyanti Saragi Wijaya, Ulfah Rianda wulandari, atika Yenda, Azura Nur Zain, Ulfi Khairani