Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPING BERACA MEDIA TO ENHANCE STUDENTS' CRITICAL THINKING ON SOCIO CULTURAL DIVERSITY Asdini Indah Lestari; Yakobus Ndona; Winara; Surya Dharma; Daulat Saragi; Yusnadi
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.9016

Abstract

Pancasila Education learning on Socio-Cultural Diversity material is still dominated by conventional teacher-centered methods so that students' active participation and critical thinking skills have not developed optimally. This study aims to develop the BERACA interactive learning media and test its feasibility, practicality, and effectiveness in improving students' critical thinking skills. The novelty of this research lies in the development of the BERACA media that integrates problem-solving-based challenges, interactive activities, and the context of socio-cultural diversity in one learning medium to encourage active student involvement during the learning process. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were obtained through observation, interviews, questionnaires, and tests involving expert validators, education practitioners, and 30 students. The results of the study indicate that the BERACA media meets the criteria of very feasible based on expert assessments, receives very good responses from teachers and students, and effectively improves critical thinking skills as indicated by the increase in learning outcomes and student completion levels after using the media. Thus, BERACA media can be a learning innovation that supports the transformation of Pancasila Education learning from passive learning to more active, contextual learning, and oriented towards developing students' critical thinking skills. These findings imply that BERACA media can be an alternative for teachers in creating more innovative, meaningful Pancasila Education learning that is in line with the demands of 21st-century learning.
Konstruksi Epistemologis dalam Pengembangan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Liza Satria; Nurizam Auji; Daulat Saragi
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.1735

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar tidak hanya menekankan penguasaan konsep tetapi juga proses bagaimana pengetahuan ilmiah dibangun melalui kegiatan penyelidikan. Namun, praktik pembelajaran di kelas masih sering didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis epistemologi terhadap pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 52 siswa kelas V di SD Swasta PAB 27 Tanjung Mulia, Kota Medan, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep IPA dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test serta analisis N-Gain dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Selain itu, nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,61 berada pada kategori sedang menuju tinggi sedangkan kelas kontrol sebesar 0,32 pada kategori rendah menuju sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis epistemologi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar melalui keterlibatan aktif siswa dalam proses ilmiah.