Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Flashcard untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini (Studi Kasus Anak Usia 4-5 Tahun) di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Desi Ramdayani; Fahruddin Fahruddin; Nurhasanah Nurhasanah; I Wayan Karta
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 1 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kognitif anak melalui pengembangan media flashcard anak usia 4-5 Tahun di Dusun Waker Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan mengacu pada Borg & Gall. Subyek penelitian ialah anak usia 4-5 tahun di Dusun Waker DesaPuyung. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunaka nmetode observasi dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan tahap pengembangan dengan enam kali pertemuan. Setiap tahap terjadi peningkatan dengan cara memodifikasi alat dan bahan dari media yang digunakan. Hasil yang diperoleh pada tahap pengembangan I (pertemuan I) memperoleh nilai persentase sebesar (54,27%). Terjadi peningkatan di tahap I (pertemuan II) sebesar (60,81%), pada tahap pengembangan II (pertemuan III) meningkat lagi mencapai (66,23%), pada tahap pengembangan II (pertemuan IV) sebesar (73,82%), di tahap pengembangan III (pertemuan V) sebesar (79,26%), tahap pengembangan III (pertemuan VI atau terakhir) sebesar (89,02%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan mengembangkan media flash card dapat meningkatkan perkembangan kognitf anak dari nilai 54,27 menjadi 89,02. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media flash card dapat mengembangkan kognitif anak usia 4-5 tahun di Desa Puyung.
Peningkatan Nilai Moral dan Agama Melalui Kegiatan Praktek Shalat Pada Anak Usia 5-6 Tahun: Studi Kasus di Lingkungan Marong Jamak Utara Kelurahan Karang Baru Kota Mataram Tahun 2020 Anggi Silfia; Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani; Muazar Habibi
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 1 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai moral dan agama anak usia 5-6 tahun di Lingkungan Marong Jamak Utara Kelurahan Karang Baru Kota Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peningkatan nilai moral dan agama melalui kegiatan praktek shalat pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subyek dalam penelitian ini berjumlah lima orang anak usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan peningkatan dalam nilai moral dan agama melalui kegiatan praktek shalat pada anak usia 5-6 tahun, pada pertemuan pertama anak memperoleh nilai persentase rata-rata mencapai (30,14%) sampai dengan (39,70%) kemudian pada pertemuan terakhir terjadi peningkatan dengan  memperoleh nilai persentase rata-rata sebesar (63,97%) sampai dengan (76,47%). Hal ini menunjukan perilaku nilai moral dan agama anak dalam kegiatan praktek shalat mengalami peningkatan dilihat dari nilai akhir masing-masing anak sudah berkembang sesuai harapan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, jika praktek shalat diterapkan dengan baik maka dapat meningkatkan nilai moral dan agama anak usia 5-6 tahun di Lingkungan Marong Jamak Utara Kelurahan Karang Baru Kota Mataram
Pemanfaatan Film Animasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Nurfadilah; Baik Nilawati Astini; Fahruddin Fahruddin; Nurhasanah Nurhasanah
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 1 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di Dusun Kota Baru Kecamatan Bolo Kabupaten Bima serta mereka menyukai film animasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan film animasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah lima orang. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan film animasi yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun adalah sebagai berikut: (a) menyiapkan media, (b) memilih film yang ditonton, (c) mengatur posisi anak, (d) meminta anak fokus pada film yang ditonton, (e) mendampingi anak menonton, dan (f) melakukan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 1 anak yang kemampuan berbicaranya dikategorikan berkembang sangat baik (BSB) dan 4 anak dikategorikan berkembang sesuai harapan (BSH). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan film animasi yang baik akan berpengaruh pada kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun.
Identifikasi Capaian Kemampuan Konsep Sains Sederhana Anak Usia 5-6 Tahun Gugus L Desa Pesa Kecamatan Wawo Kabupaten Bima Tahun Ajaran 2020/2021 Ulfa Apriani; Nurhasanah Nurhasanah; I Nyoman Suarta
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 1 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti di Gugus I Desa Pesa Kecematan Wawo Kabupaten Bima peneliti banyak melihat kelemahan dan kekurangan dalam pembelajaran konsep sains sederhana. Dikarenakan kurangnya motifasi guru dalam mengajarkan anak untuk belajar di luar kelas, guru hanya mengajarkan anak dengan menggunakan LKA (Lembar kerja anak) dan majalah TK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Capaian Kemampuan  Konsep Sains Sederhana Anak Usia 5-6 Tahun Gugus l Desa Pesa Kecamatan Wawo Kabupaten Bima Tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 anak kelompok B di Gugus I Desa Pesa Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumen berupa raport semester ganjil.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif  kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu Pada indikator Menunjukkan aktivitas yang bersifat eksploratif dan menyelidik terdapat (50%). Pada indikator Memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan cara fleksibel dan diterima social terdapat (55%). Pada indikator Menunjukan sikap kreatif dalam menyelesaikan masalah terdapat (50%). Pada indikator Mengenal sebab akibat tentang lingkungannya terdapat (65%). Pada indikator Mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, bentuk dan ukuran terdapat (80%). Pada indikator Mengklasifikasikan benda yang lebih banyak ke dalam kelompok yang sama   terdapat (80%). Pada indikator Mengurutkan benda berdasarkan ukuran dari yang paling kecil ke paling besar atau sebaliknya terdapat (85%).
Penerapan Permainan Tradisional Pada Main Pembukaan Pembelajaran Anak Usia Dini Dwi Istati Rahayu; Nurhasanah Nurhasanah; I Nyoman Suarta
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Opening play is an important stage in early childhood learning, to stimulate children's gross motor skills. The research objective was to apply traditional games in playing openings to improve learning readiness in the classroom. This action research was conducted in two cycles, with each meeting four times at a kindergarten in the city of Mataram. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection stages. The research subjects consisted of 16 children. The data obtained were analyzed using qualitative analysis. The traditional game applied in this research is Lung-lung Se from the Sasak tribe. The results showed that the children were happier than gymnastics and marching, interaction and cooperation between children had been established before entering the classroom so that when learning in the classroom the children were more focused on playing or learning activities. It can be concluded that learning in the classroom becomes more conducive after implementing traditional games in opening play activities.
Pengembangan Metode Mendongeng Menggunakan Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Kelompok B di TK Rinjani Unram Tahun Pelajaran 2020/2021 Nurhasanah Nurhasanah; Baik Nilawati Astini; Fahruddin Fahruddin; Yundia Pratiwi Nengsi
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 2 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the development of storytelling methods using multimedia to improve language skills, especially listening and speaking skills in children group B at TK Rinjani Unram in the 2020/2021 academic year. This type of research is development research, with three stages of development consisting of planning, implementation, observation, and development analysis. The subjects of this study were 10 children group B. Data collection methods used in this research are observation and documentation methods. Data analysis was carried out descriptive qualitatively. The development of storytelling methods using multimedia to improve the language skills of children group B is carried out with steps such as: (1) the preparation stage, (2) the stage opening, (3) the stage of implementing the process of watching a fairy tale (4) the stage of watching a fairy tale. The results of the research obtained by the researcher at the development stage I obtained an average result of 40.16%, at the second development stage the average result was 62.66% and in the third development stage the achievement of language skills development in children group B. reached 88.33%. The conclusion is that language skills, especially listening and speaking skills in children group B in TK Rinjani Unram can be improved through the development of storytelling methods using multimedia which are carried out repeatedly by always making improvements at each stage of development.
Penerapan Metode Tegatour (Teams-Games-Tournament) untuk Meningkatkan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Baik Nilawati Astini; Ika Rachmayani; Nurhasanah Nurhasanah; Meri Apriani
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The social development of children at birth in KB Habibi NW aok Tawah is still an immature and less cooperative child in play, unable to obey the rules and be responsible for his behavior. This is because the teacher’s induced social development stimulation is not optimal in which researcher are providing social stimulation to leaners by using established methods designed to fit the range of 5-6 yeas social development. The purpose of this study is to improve social skills through the Tegatour method for children aged 5-6 years at KB Darul Habibi NW Paok Tawah, Praya District, for the 2020/2021 academic year. The research was conducted using R&D development research with 3 stages of development, namely planning, implementation, observation and reflection on 10 children. data collection in this study using observation and documentation methods and data collection using qualitative descriptive. In the first stage of development research, the average result was 42.03% with the undeveloped category while in the second development stage it increased with an average value of 63.95% with the category starting to develop and in the third development stage the average value of children's social improvement increased to 80.03% with the criteria of developing as expected. Based on the results of this study, it can be concluded that the activities of the Tegatour method can improve the social skills of children aged 5-6 years in KB Darul Habibi NW Paok Tawah, Praya District, for the 2020/2021 academic year.
Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Tradisional Ular Naga Di KB Qolbu Lebai Sandar Tahun 2021 Muazar Habibi; Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani; Nurul Aini
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 3 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of research to expand child social skill 5-6 years old start from playing snak dragon traditional at KB Qolbu Lebai start from playing dragon snake at KB Qolbu Lebai Sandar.kind of this research is subjeck development research, this reaserch is group B consists of 8 children’data collection techniq in research using observation techniq, data analysis tekhniq using quantitative analysis. This research uses descriptive qualitative research. There are 5 steps in this traditional dragon snake game, namely: (1) children who act as dragons line up neatly to the back and children who act as parents stand at the front as carriages (2) then the dragon snakes around the mother while singing the dragon song (3) after the song is finished singing maa one child is caught inside carriage (4) after that, then the mother negotiates about her child being caught after that she chooses the mother and stands behind the mother and then the song is sung again until the dragon is finished. (5) after finish so the mather have the least child wiil be catch most tail until tail caught so the game is finish the playing. The reaserch shows that was the stage of development I reached 29,50% while in development II began to see an increased percentage 37,8% and enhanced optimally at the III stage of development with percentage 56,87% based on the research can make conclution that with the traditional game of dragon snake in development with step by step right up to can increase the social capacities 0f 5-6 year old children at di Kb Qolbu Lebai Sandar year 2021.
Penggunaan Metode Iqra’ untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijayyah pada Anak Usia 5-6 Tahun di Kota Mataram Tahun 2021 Husna Mardiah Tillah; Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani; Baik Nilawati Astini
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 2 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the ability to recognize hijayyah letters using the iqra' method in children aged 5-6 years in the Sayang Daye neighborhood, Sayang Sayang village, Mataram City. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects in this study were children aged 5-6 years who revealed 3 children. Data were collected through observation and documentation methods. The data analysis used is descriptive qualitative analysis. The steps for using the iqra' method that can improve the ability to recognize the hijayyah letter in children aged 5-6 years are: (a) the introduction of the hijayyah letter, (b) the use of the iqra' method. The results obtained by the researchers obtained average results of 54%, 72% and 65% during April 2021. The indicator of the ability to recognize hijayyah letters in children aged 5-6 years in the Sayang Daye environment shows that two children are in the developing category as expected (BSH) and one child was in the category of starting to develop (MB). The conclusion is that the use of the iqra' method can improve the ability to recognize hijayyah letters in children aged 5-6 years in the Sayang Daye environment, Sayang Sayang Village, Cakranegara District, Mataram City which is carried out optimally.
Pengaruh Film Animasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di Paud Taroto Jaya Dusun Bantu Desa Bantulanteh Sumbawa Suci Sukmawati; I Made Suwasa Astawa; Baik Nilawati Astini; Nurhasanah Nurhasanah
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 2 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the lack of development of language skills and learning media used in improving children’s language skills. This study was conducted to determine the effect of animated films on improving the language skills of children aged 4-5 years in PAUD Taroto Jaya, Bantu Village, Bantulanteh Village. This study uses a quantitative method of Pre experimental design experiment with a one group pre-test post-test design. The sample in this study were children aged 4-5 years in PAUD Taroto Jaya Dusun Bantu Sumbawa, a total of 21 people consisting of 13 girls and 8 boys. Sampling in this study used non-probability sampling where all members of the population were used as samples. Data collection techniques using observation sheets and documentation. The analysis technique includes normality test, hypothesis testing, and statistical hypothesis. The results showed that there was a significant effect on language skills of 0.000, smaller than 0.5 (0.000 < 0.05), which means that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. In conclusion, there is a significant effect of the use of animated films Nussa and Rara on improving the language skills of children aged 4-5 years, so that the use of animated film as learning media can be maintained to improve children’s language skills.
Co-Authors Abdi Niswandi Abdul Kadir Jaelani Alif Imam Fadhlurrahman Alpina Purwita Sari Amrullah Anggi Silfia Anindita SHM Kusuma Astini, Baik Nilawati Baedatul Izzah Baik Nilawati Astin Baiq Den Ayu Ligina Baiq Laily Nurfiana Baiq Nilawati Astini Baiq Nunike Sulvia Dewi Baiq Yunia Herlina Cici Monica Astuti Maja Dara Aryanti Amanatulah Darmiany Dayita Wahyu Adinda Deni Sutisna Deni Sutisna Desi Ramdayani Dian Helvayana Dita Faradillah Doyang Besari Dwi Istati Rahayu Dyah Indraswati Ela Santi Nonita Ema Nopiani Fahruddin Fahruddin Fifi Fitrianingrum Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno G. Gunawan, G. Geka Setia Auliah Ghina Sonia Guruh Rizky Firdaus Gusti Ayu Trisni Perdani Haerul Johdi Hayatun Nupus Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hikmawati Hikmawati Husna Mardiah Tillah Husniati Husniati I Made Suwasa Astawa I Made Swasa Astawa I Nengah Suastika I Nyoman Suarta I Wayan Karta Ida Ermiana Imran Imran Intan Sutrawati Isnawati Safitri Itsna Oktaviyanti Khairun Nisa Kuratul Umami Kurnia Julianti Arni Laela Rizki Fitriana Laila Hayati Lalu Hamdian Affandi Latifa Qolbi Leli Zarina Yani Lolita Yulis Pusvita M Arisandy M.A. Muazar Habibi Makhrus Makhrus Mar'atul Imtihan Mar'atun Basitha Masita Masita Mega P Sari Mega Puspita Sari Mega Puspitasari Meri Apriani Mia Ilhami Azizah Miftahul Hayatun Mila Andara Muhammad Hendri Diarta Muhammad Tahir Nadia Fitriani Nafilah Rahman Nasaruddin Nasaruddin Ni Luh Putu Nina Sriwarthini Sriwarthini Nila Setiawan Nilza Humaira Salsabila Nova Julianti Novita Meirianti Nuha Fathin Zakiyah Nuraya Nuraya Nurfadilah Nurrahmatia Nurrahmatia Nurul Aini Nurul Hidayanti Nurul Kemala Dewi Puji Indriani Sukma Putra Prasetya Putu Ayas Ditha Apsari Qiqi Quranni Rabiatul Adwiyah Rachmayani, Ika Rahmawati Kamal Rara Aulia Putri Raty Wulandari Rindang Kiratna Hasanah Rizky Munandar Safa Cinta Adilah Safruddin Safruddin Selviana Selviana Setiani Novitasari Siti Istiningsih Siti Sari Ainun Muslimah Jamaludin Solihin Rahmat Sri Endang Harviani Nur ST. Hur'ien Assyifa Suci Sukmawati Sudirman Sudirman Sulistian Sulistian Susilawati - Titin Suryani Ulfa Apriani Utsnani Qomari SP Wardani Wardani Warthini, Ni Luh Putu Nina Sri Yulia Era Fazira Yumna Arifamahira Yundia Pratiwi Nengsi Yuyun Wahyu Zahratul Walihah Zuyyina Khaerawati