Claim Missing Document
Check
Articles

Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Buas-Buas (Premna cordifolia Linn.) terhadap Gambaran Histopatologi Paru Tikus (Rattus norvegicus) Wistar Jantan Pasca Paparan Asap Rokok Kristina Lusty Tohomi; Iswahyudi Iswahyudi; Sri Wahdaningsih
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 2 No. 4 (2014): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v2i4.67

Abstract

Cigarette smoke is one of free radical source that can cause oxidative stress, emphysema, and inflamation on lung. Leaves of Premna cordifolia Linn. is one of antioxidant that can neutralize the free radical in body. The purpose of the research is to find the antioxidant activity of Premna cordifolia leaves in reducing lung’s damage and to find the effective dose that can reduce lung’s damage after exposure of cigarette smoke. Dried leaves of Premna cordifolia are maserated with ethanol 70%. Rats are divided into five groups, Group without treatment (CMC control), group that exposed to smoke, three groups that treated with 200 (P1), 400 (P2), and 600mg/kgBW (P3) of ethanolic extract of Premna cordifolia leaves after smoke exposure, and one group that treated with 18mg/kgBW of vitamin E as positive control after smoke exposure. All groups were treated with three cigarette without filter for 14 days. All rat were terminated on the fifteent day. Right lung were collected and subjected to necropsy and stained with Hematoksilin-Eosin. The result show that all doses of ethanolic extract of Premna cordifolia reduce lung damage in enlarge alveolar, thickening of alveolar’s wall, and infiltration of inflmation cells in rats. The effective dose is 600mg/kgbw because the potential of Premna cordifolia leaves extract was same with the potential of positive contol in reducing the lung damage. Keywords: Antioxidant, Premna cordifolia, Lung histopathology, Cigarette smoke ABSTRAK Asap rokok merupakan salah satu sumber radikal bebas yang dapat menyebabkan stress oksidatif, emfisema dan peradangan paru. Daun buas-buas (Premna cordifolia Linn.) merupakan salah satu antioksidan yang dapat menetralisir keberadaan radikal bebas dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan daun buas-buas dalam menurunkan derajat kerusakan paru pada tikus pasca paparan asap rokok dan dosis efektif daun buas-buas yang dapat menurunkan derajat kerusakan paru tikus akibat asap rokok. Simplisia daun buas-buas dimaserasi dengan etanol 70%. Tikus dibagi menjadi 5 perlakuan, yaitu kelompok yang hanya diberi suspensi CMC (kontrol CMC), kelompok yang hanya diberi paparan asap rokok (kontrol negatif), kelompok perlakuan P1, P2, P3 masing-masing diberi paparan asap rokok dan ekstrak etanol daun buas-buas dengan dosis 200, 400, serta dosis 600 mg/kgBB dan kelompok perlakuan kontrol Positif diberi paparan asap rokok dan suspensi vitamin E dosis 18 mg/kgBB. Semua kelompok diperlakukan setiap hari dengan menggunakan 3 batang rokok tanpa filter selama 14 hari . Kemudian pada hari ke 15 semua tikus diterminasi dan diambil paru sebelah kanan untuk selanjutnya dibuat preparat histopatologi menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun buas-buas dapat menurunkan tingkat kerusakan paru-paru pada pelebaran lumen alveolus, penebalan dinding alveolus dan infiltrasi sel radang pada tikus yang terpapar asap rokok. Dosis ekstrak etanol daun buas-buas dosis 600 mg/kgBB merupakan dosis efektif untuk menurunkan tingkat kerusakan paru-paru hingga tidak berbeda signifikan (p>0,05) dibandingkan dengan kontrol positif. Kata kunci: Premna cordifolia, Antioksidan, Histopatologi paru, Asap rokok
Edukasi Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak bagi Anggota PKK Wajok Hilir Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah: Basic Immunization Education in Children for PKK Members at Wajok Hilir, Jongkat District, Mempawah Regency Ropiqa, Meri; Wahdaningsih, Sri; Nurbaeti, Siti Nani; Rizkifani, Shoma; Agustriangga, Muhammad Rafly; Indriyani, Risa
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i3.6426

Abstract

Immunization is a safe and effective method to protect a person from dangerous diseases before exposure to disease-causing agents. Immunization for children is essential to strengthen the body's defense system so it's immune to disease attacks. Community Service Activities (PKM) aim to equip the Wajok Hilir cadres or PKK mothers with information, education, and skills regarding complete basic immunization information for children. This PKM activity consists of several activities, including designing educational methods, creating complete basic immunization educational media, administering pretest and posttest, and evaluating the level of understanding. The results show that there has been an increase in the understanding of cadres or PKK mothers with the indicator that the average pretest score is 39.58 and the average posttest score is 65.72. The conclusion, there has been an increase in the understanding of the Wajok Hilir cadres or PKK mothers.
Analisis Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Obat Diare Akut pada Pasien Anak di RS Umum Daerah Drs. Jocobus Luna,M.Si Nadilla, Nadilla; Purwanti, Nera Umilia; Wahdaningsih, Sri
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol7no1p11-16

Abstract

Diarrhea is a collection of symptoms of infection that occurs in the human digestive tract caused by several organisms, namely bacteria, viruses and parasites. The aim of this study was to analyze the mother's level of knowledge and determine the influence of the mother's level of knowledge on acute diarrhea medicine in pediatric patients at the Drs Regional General Hospital. Jocobus Luna, M.Sc. The research method is prospective descriptive with a cross sectional research design. The tool used in the research was a questionnaire sheet and processed using SPSS. Sample selection used non-probability sampling techniques and a total of 100 respondents were obtained who met the inclusion criteria. The research results obtained were as many as 49 cases of child diarrhea, with the majority of mothers aged 26-35 years as much as 49%, having a history of education at high school level as much as 60% and 50% of mothers having jobs as housewives, and the highest level of mother's knowledge was in the sufficient group (40%). The conclusion of the research is that the P-Value value is 0.000, so there is an influence between the mother's level of knowledge and the incidence of diarrhea in children.
Edukasi pemanfaatan tanaman obat tradisional dalam rangka self-medication Rizkifani, Shoma; Wahdaningsih, Sri; Najini, Robby; Ropiqa, Meri; Putri, Alifa Rapaella Fadia Tito; Fahmi, Ayu Aulia Uly; Chang, Samuel Crishanzen
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i1.28929

Abstract

AbstrakSelf-medication atau pengobatan mandiri merupakan praktik umum di kalangan pelajar, namun pemanfaatan obat tradisional masih terbatas akibat kurangnya edukasi terkait manfaat dan penggunaannya. Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas dan pengetahuan tradisional yang melimpah, yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber obat tradisional. Meskipun regulasi terkait obat tradisional di Indonesia sudah baik, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaannya dalam pengobatan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMK Kesehatan mengenai manfaat, jenis, dan penggunaan tanaman obat tradisional dalam praktik self-medication. Metode yang digunakan meliputi pre-test, edukasi melalui presentasi, video, flyer, diskusi, dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil pre-test menunjukkan distribusi nilai dengan skor tertinggi 90 dan terendah 50, sedangkan hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan skor tertinggi mencapai 100. Rata-rata skor pre-test adalah 70,4 dan rata-rata skor post-test meningkat menjadi 96,8; mencerminkan peningkatan pengetahuan sebesar 27,4%. Evaluasi kegiatan menunjukkan kepuasan tinggi dari peserta terkait metode penyampaian dan relevansi materi. Hasil menunjukkan bahwa edukasi tentang tanaman obat tradisional efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa dan diharapkan dapat mendorong praktik self-medication yang bijak dan bertanggung jawab di kalangan siswa SMK Kesehatan. Kata kunci: pengobatan mandiri; obat tradisional; edukasi; pelajar; SMK AbstractSelf-medication is a common practice among students, but the utilization of traditional medicine is still limited due to lack of education regarding its benefits and uses. Indonesia has an abundance of biodiversity and traditional knowledge, which has great potential to be developed as a source of traditional medicine. Although regulations related to traditional medicine in Indonesia are good, further research is needed to ensure the effectiveness and safety of its use in self-medication. This study aims to improve the knowledge of vocational health students regarding the benefits, types, and uses of traditional medicinal plants in self-medication practices. The methods used include pre-test, education through presentations, videos, flyers, discussions, and post-test to measure the improvement of students' understanding. The pre-test results showed a distribution of values with the highest score of 90 and the lowest score of 50, while the post-test results showed significant improvement with the highest score reaching 100. The average pre-test score was 70.4 and the average post-test score increased to 96.8, reflecting a 27.4% increase in knowledge. Evaluation of the activity showed high satisfaction from participants regarding the delivery method and relevance of the material. The results show that education about traditional medicinal plants is effective in improving students' knowledge and is expected to encourage wise and responsible self-medication practices among vocational health students. Keywords: self-medication; traditional medicine; education; students; vocational schools
Profil Penggunaan Antibiotik di Apotek Best Pontianak Periode Oktober 2024 - Februari 2025 Wahdaningsih, Sri; Annafiatuzakiah, Annafiatuzakiah; Andres, Andres; Kamil, Insan; Wijaya, Anisa; Imania, Imania; Faujiah, Nurul; Goneril, Aldo
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6, No 2 (2025): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v6i2.31584

Abstract

Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh  mikroorganisme seperti bakteri, parasit, fungi dan virus. Infeksi terjadi karena adanya mikroorganisme yang masuk kedalam tubuh dan menyebabkan suatu penyakit. Pilihan pengobatan pertama  pada terapi infeksi adalah antibiotik. Pengendalian antibiotik di Provinsi Kalimantan Barat diatur dalam Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat Nomor 442/245/SDK-A/DINKES yang menyatakan bahwa antibiotik hanya dapat diperoleh melalui resep dokter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengguaan antibiotik di Apotek Best Pontianak periode Oktober 2024 hingga Februari 2025 berdasarkan resep dokter. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan observasi langsung ke Apotek. Pengambilan data dilakukan dengan metode non probability sampling. Hasil yang diperoleh menunjukkan pola penggunaan antibiotik yang paling banyak diresepkan yaitu cefixime (48,11%) dengan dosis 200 mg (31,06%) sediaan tablet (25,31%). Karakteristik pasien yang mendapat peresepan antibiotik berdasarkan jenis kelamin yaitu paling banyak diresepkan pada perempuan (50,13%) dibandingkan laki-laki (49,87%), dan paling banyak terjadi pada kelompok usia dewasa pada rentang 19-59 tahun (56,5%).
Pengaruh Kesejahteraan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kantor Kecamatan Tanah Grogot Ernawati Ernawati; Novi Riyani; Norwahidah Norwahidah; Sri Wahdaningsih; Hainun A; Setio Jatmiko
GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2025): : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemilang.v5i2.2592

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of welfare (X) on job satisfaction of non-permanent employees (Y) at the Tanah Grogot District Office. This study is a population study, namely using the entire population as a sample, namely 30 non-permanent employees, while the data collection methods used are questionnaires, observations, interviews, and library research. Based on the results of the simple linear regression analysis conducted, this study concludes that individually (partially) the independent variable, namely welfare, has a significant and positive effect on the dependent variable, namely employee job satisfaction. This is evidenced by a simple linear regression equation: Y = -2.998 + 0.708X The results of the simple correlation coefficient analysis obtained R of 0.911, meaning that there is a very strong correlation between welfare (X) and employee job satisfaction (Y) at the Tanah Grogot District Office. The coefficient of determination (R2 Square) of 0.829 means that around 82.9% of welfare (X) is influenced by the variable Job Satisfaction (Y). While the rest is influenced by other factors not included in this study by (100-82.9)% = 17.7%. Furthermore, the results of the partial test (t-test) show the t-count value for the welfare variable (X) of 11.666 which when compared to the t-table of 2.04841, then welfare (X) has an effect on employee job satisfaction (Y) at the Tanah Grogot District Office, the t-count value is > t-table..
Pengaruh Kesejahteraan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kantor Kecamatan Tanah Grogot Ernawati Ernawati; Novi Riyani; Norwahidah Norwahidah; Sri Wahdaningsih; Hainun A; Setio Jatmiko
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v5i1.6708

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of welfare (X) on job satisfaction of non-permanent employees (Y) at the Tanah Grogot District Office. This study is a population study, namely using the entire population as a sample, namely 30 non-permanent employees, while the data collection methods used are questionnaires, observations, interviews, and library research. Based on the results of the simple linear regression analysis conducted, this study concludes that individually (partially) the independent variable, namely welfare, has a significant and positive effect on the dependent variable, namely employee job satisfaction. This is evidenced by a simple linear regression equation: Y = -2.998 + 0.708X The results of the simple correlation coefficient analysis obtained R of 0.911, meaning that there is a very strong correlation between welfare (X) and employee job satisfaction (Y) at the Tanah Grogot District Office. The coefficient of determination (R2 Square) of 0.829 means that around 82.9% of welfare (X) is influenced by the variable Job Satisfaction (Y). While the rest is influenced by other factors not included in this study by (100-82.9)% = 17.7%. Furthermore, the results of the partial test (t-test) show the t-count value for the welfare variable (X) of 11.666 which when compared to the t-table of 2.04841, then welfare (X) has an effect on employee job satisfaction (Y) at the Tanah Grogot District Office, the t-count value is > t-table..
KAJIAN PENGARUH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS LAM) TERHADAP TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) GALUR WISTAR Rupiani, Aprias; Rizkifani, Shoma; Wahdaningsih, Sri
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Barat mengalami kenaikan jumlah tanaman penghasil nangka (Artocarpus heterophyllus Lam) sehingga daunnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kandidat obat karena memiliki aktivitas farmakologi. Evaluasi keamanan suatu tanaman obat perlu dilakukan mengingat terdapat beragam senyawa metabolit yang terkandung didalam suatu tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak etanol daun nangka terhadap berat badan serta aktivitas dan perilaku motorik sebagai parameter penanda awal gejala toksik pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar setelah pemberian oral secara berulang selama 28 hari. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Hewan uji diklasifikasikan menjadi 6 kelompok berdasarkan jenis kelamin dengan 5 ekor tikus di setiap kelompok. Kelompok kontrol diberikan suspensi CMC-Na 0,5%, kelompok perlakuan diberikan ekstrak dengan dosis 100 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, 1000 mg/KgBB dan kelompok satelit kontrol diberikan suspensi CMC-Na 0,5% serta dosis 1000 mg/KgBB untuk kelompok satelit dosis atas. Seluruh kelompok tidak menyebabkan mortalitas dan perubahan baik dari perilaku serta aktivitas motorik, namun terjadi penurunan berat badan signifikan pada kelompok dosis 1000 mg/KgBB yang bersifat reversibel. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian ekstrak etanol daun nangka tidak mempengaruhi berat badan serta aktivitas dan perilaku motorik hewan uji
UJI TOKSISITAS AKUT PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lam.) PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus L.) Ardini, Citra; Wahdaningsih, Sri; Rizkifani, Shoma
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren penggunaan obat herbal semakin meningkat, sehingga penting untuk disertai pemantauan terhadap potensi toksisitasnya. Tujuan dari studi ini adalah mengevaluasi toksisitas akut pemberian ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus) dengan mengamati nilai LDâ‚…â‚€, perubahan berat organ, perilaku, aktivitas motorik, serta indeks organ pada tikus putih (Rattus norvegicus L.) galur Wistar. Penelitian ini menggunakan metode Up and Down Procedure, melibatkan kelompok kontrol serta dua kelompok perlakuan dengan dosis 2000 mg/kgBB dan 5000 mg/kgBB. Ekstrak diberikan secara oral dan diamati selama 14 hari. Evaluasi toksisitas akut dilakukan menggunakan perangkat lunak AOT425StatPgm, dan penilaian indeks organ berdasarkan sistem Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun nangka memiliki LDâ‚…â‚€ > 5000 mg/kgBB, yang menempatkannya dalam kategori tidak toksik secara praktis. Tidak ditemukan perbedaan signifikan (p>0,05) pada berat organ, perilaku, dan aktivitas motorik antar kelompok. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun nangka tidak menunjukkan efek toksik dalam pengujian toksisitas akut.
KAJIAN STANDARDISASI FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL 70% DAUN NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) UNTUK PENGEMBANGAN OBAT HERBAL TERSTANDAR Hanifah, Nurul; Wahdaningsih, Sri; Najini, Robby
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standardisasi ekstrak merupakan langkah krusial dalam pengembangan obat herbal terstandar untuk menjamin konsistensi, keamanan, dan efektivitas produk. Penelitian ini bertujuan melakukan kajian standardisasi fitokimia terhadap ekstrak etanol 70% daun nangka (Artocarpus heterophyllus), sebagai tahap awal pengembangan obat herbal terstandar. Proses standardisasi mencakup evaluasi parameter organoleptik, kadar sari larut air dan etanol, susut pengeringan, kadar air serta analisis kandungan senyawa aktif melalui uji fitokimia kualitatif dan profil KLT. Hasil penelitian didapat karakteristik fisik yang stabil dengan warna ekstrak hijau kecoklatan, berbentuk kental, berbau khas, susut pengeringan 0,14%, kadar air 3,1%, kadar sari larut air 87,07% dan kadar sari larut etanol 30,10% dalam batas sesuai ketentuan yang berlaku menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Analisis fitokimia mengidentifikasi keberadaan metabolit sekunder seperti saponin, flavonoid, terpenoid, alkaloid, dan tanin dan profil KLT menghasilkan pola bercak khas yang dapat digunakan sebagai fingerprint ekstrak. Kajian ini menegaskan pentingnya standardisasi sebagai fondasi ilmiah dalam menjamin mutu ekstrak nabati. Hasil penelitian ini memberikan dasar untuk tahapan pengujian lebih lanjut, termasuk validasi metode analisis kuantitatif dan evaluasi aktivitas farmakologis, dalam rangka mendukung pengembangan obat herbal berbasis daun nangka yang terstandar dan berkualitas.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agustia Damayanti Agustia Damayanti Agustia Damayanti Agustia Damayanti, Agustia Agustriangga, Muhammad Rafly Andres Andres Anggie Cahyadi Anis Marselia Annafiatuzakiah Annafiatuzakiah Ardini, Citra Asri Adyttia Asri Adyttia Asri Adyttia Asri Adyttia, Asri Chang, Samuel Crishanzen Dian Novita Sari Diana Natalia Dina Pratiwi, Dina Eka Kartika Untari Eka Kartika Untari Erna Prawita Setyowati Erna Prawita Setyowati Erna Prawita Setyowati Ernawati Ernawati F. Nour Aulia Mustari F. Nour Aulia Mustari, F. Nour Aulia Fahmi, Ayu Aulia Uly Fajar Nugraha Faujiah, Nurul Goneril, Aldo Hadi Kurniawan Hafidzah Ramadhaniyah Al Idrus Hainun A Hestiva, Hestiva Imania, Imania Indriyani, Risa Isnindar Isnindar Iswahyudi Iswahyudi Iswahyudi Iswahyudi Kamil, Insan Kristina Lusty Tohomi Liberti, Oktaviona Winda Liza Pratiwi M Rafly Agustriangga Melda Mery Andiriyani Nadhiirah, Nadhiirah Nadilla Nadilla Nadilla, Nadilla Najini, Robby Nera Umilia Purwanti Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Norwahidah Norwahidah Novi Riyani Nurmainah Nurmainah Nurul Hanifah Putri, Alifa Rapaella Fadia Tito Rafika Sari Rafika Sari Retno Murwanti Risa Indriyani Robiyanto, Robiyanto Ropica, Meri Ropiqa, Meri Rupiani, Aprias Samudra, Nizam Elang Setio Jatmiko Shoma Rizkifani Siti Nani Nurbaeti Sri Amalia Sri Amalia Sri Amalia, Sri Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Subagus Wahyuono Sugeng Riyanto Syaazaratul Qamelia Innas Uray Cindy Hafinur Utari, Eka Kartika Vanny Ade Rahmasari Wijaya, Anisa William Rinaldi Wintari Taurina Wirna Maya Sari Wirna Maya Sari Wirna Maya Sari Wirna Maya Sari, Wirna Maya Yunita Fauziah Yunita Fauziah, Yunita