Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RIWAYAT ASI EKSLUSIF DAN PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Miswari, Miswari; Safitri, Faradilla; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5757

Abstract

Latar Belakang: Status gizi balita merupakan indikator penting kesehatan masyarakat karena berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Permasalahan gizi balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Aceh dan Kabupaten Nagan Raya, yang ditandai dengan tingginya prevalensi gizi kurang dan stunting. Riwayat pemberian ASI eksklusif dan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan faktor penting yang diduga memengaruhi status gizi balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat ASI eksklusif dan praktik pemberian MP-ASI terhadap status gizi balita di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 1–2 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas balita memiliki status gizi kurang (61,4%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,391) serta tidak terdapat pengaruh antara praktik pemberian MP-ASI dengan status gizi balita (p = 0,400). Kesimpulan dan Saran: Disimpulkan bahwa riwayat ASI eksklusif dan praktik MP-ASI tidak berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi balita. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi gizi secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada ASI eksklusif dan MP-ASI, tetapi juga pada pemenuhan gizi seimbang, pencegahan penyakit infeksi, dan perbaikan pola asuh serta lingkungan keluarga.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Ermayana, Ermayana; Safitri, Faradilla; Pratiwi, Rossi Aulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5758

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan intervensi nutrisi paling efektif untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Meskipun cakupan ASI eksklusif secara global menunjukkan peningkatan, angka di Indonesia masih berada di bawah target nasional. Data Survei Kesehatan Nasional tahun 2023 menunjukkan cakupan ASI eksklusif sebesar 55,5%. Di Kabupaten Nagan Raya, cakupan ASI eksklusif masih menunjukkan tren fluktuatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan keluarga dan sosial budaya terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1–2 tahun. Sampel sebanyak 75 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak memberikan ASI eksklusif (58,7%). Sebagian besar responden tidak mendapatkan dukungan keluarga (60%), sedangkan faktor sosial budaya mayoritas berada pada kategori mendukung (54,7%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif (p=0,000), dimana 70% ibu yang mendapatkan dukungan keluarga berhasil memberikan ASI eksklusif. Selain itu, terdapat pengaruh signifikan antara sosial budaya terhadap keberhasilan ASI eksklusif (p=0,000), dimana 68,3% ibu dengan sosial budaya yang mendukung berhasil memberikan ASI eksklusif. Kesimpulan: Dukungan keluarga dan faktor sosial budaya berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Ibu yang memperoleh dukungan keluarga serta berada dalam lingkungan sosial budaya yang mendukung memiliki peluang lebih besar untuk berhasil memberikan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan. Saran: Diperlukan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan yang melibatkan keluarga serta pendekatan berbasis budaya dalam program peningkatan cakupan ASI eksklusif. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mengoptimalkan peran keluarga dan tokoh masyarakat dalam mendukung praktik menyusui eksklusif.
DETERMINAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI CIPUTRA SMG EYE CLINIC PONDOK INDAH JAKARTA SELATAN Winda, Grece; Safitri, Faradilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5834

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan karena mencerminkan pengalaman pasien terhadap layanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di Ciputra SMG Eye Clinic Pondok Indah Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden yang dipilih menggunakan teknik tertentu. Variabel yang diteliti meliputi proses administrasi, pelayanan petugas, lingkungan, dan fasilitas, dengan kepuasan pasien sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa puas terhadap pelayanan (92%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara proses administrasi (p = 0,000), pelayanan petugas (p = 0,005), lingkungan (p = 0,005), dan fasilitas (p = 0,040) dengan kepuasan pasien. Responden yang menilai kualitas pelayanan baik cenderung memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang menilai kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kepuasan pasien dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas proses administrasi, pelayanan petugas, kondisi lingkungan, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan mutu pelayanan secara menyeluruh dan terintegrasi pada setiap aspek tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pasien.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Safitri, Faradilla; Andika, Fauziah; Ismail, Ismail; Akbar, Rahmat; Halizar, Cut Siti; Mintia, Siska Sarina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5828

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan serta aktivitas belajar. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan remaja mengenai penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Pengetahuan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor individu, keluarga, media sosial, dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMP Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas IX sebanyak 36 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan rendah tentang anemia yaitu sebanyak 23 orang (63,9%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh faktor individu (p = 0,006) dan faktor media sosial (p = 0,011) terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Sementara itu, faktor keluarga (p = 0,292) dan faktor sekolah (p = 1,000) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan remaja tentang anemia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor individu dan media sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang lebih efektif melalui berbagai media informasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan anemia.
Co-Authors Aisyah Aisyah Aja Marjulita Akbar, Rahmat Akmadia, Nur Alfitri Wahyuni Alvionida, Fitra Amriansyah, Amriansyah Ananda, Zulia Andika, Fauziah Aningsih, Dewi Fitri Anwar, Chairanisa Asmaul Husna Asmaul Husna Asmaul Husna Astryna, Syarifah Yanti Ayuni Safira Azkia, Naura Cut Asiah Dhirah, Ulfa Husna Ermayana, Ermayana Eva Rosdiana Faizin, Wilda Num Fazira, Cut Intan Febrianty, Farizha Fikransyah, Raja Finaul Asyura Fitria Fitria Hafizhathifa, Fathin Hafizhathifa, Fatin Halizar, Cut Siti Hanzen, Denni Hayati, Ulfa Herman Sudiman Hery Widijanto Irma Suryani Iskandar Iskandar Ismail Ismail Ismail Ismail Izzah, Nuril Jamaliah Jamaliah Kasmanila Kasmanila Kesumawati, Kesumawati Leni Erlinda Lestari, Widya Lia Lajuna Lilis Suryani Linda Rahmi Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Masruri, Jasri Mawardy, Mawardy Meilina, Rulia Mimosa, Rizka Mintia, Siska Sarina Miranda Miranda Miranda, Miranda Miswari Miswari, Miswari Mizan Jalinan Mufdalina Mufdalina Mukhtar Mukhtar Ningsih, Yustika Wirda Novita Novita Nur Afriza Nurhayati Nurhayati Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Pratiwi, Rossi Aulia Puteri, Ade Dita Putri, Fania Ayunda Putri, Rizka Amalia Rahmat Akbar Ratna Wilis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rauzatun Sakdiah Rezeki, Sahbainur Rizki, Geubrina Rosdiana, Eva Sakdah, Nurul Salmah. Nst, Rauzhatus Savia, Novita Siti Aisyah Siti Samaniyah Sri Yanti Syafriadi Syafriadi Ulfa Husna Dhirah Wahyuni, Alfitri Winda, Grece Yuniwati, Cutyuniwati Yusmaniar Yusmaniar