Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN KESEHATAN KEBERSIHAN MENSTRUASI REMAJA PUTRI DI SMAS BABUL MAGHFIRAH KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja memiliki fase tumbuh kembang dimasak anak-anak ke dewasa yang mana seorang individu akan lebih sering mengalami perubahan dari aspek biologis, psikologis maupun sosialnya. erubahnya fisik lebih sering nampak saat seorang remaja mulai masuk usia 9-15 tahun, di usianya ini remaja bukan semata-mata tumbuh menjadi tinggi ataupun besar saja, ada terdapat beberapa hal yang berubah dari aspek fisik misalnya menstruasi yang dialami oleh Wanita. Ketika mengabaikan kebersihan ketika menstruasi dapat menimbulkan persoalan medis reproduksi, seperti saluran reproduksi yang terinfeksi, saluran kemih yang terinfeksi, infeksi jamur, bahkan meningkatnya resiko kanker serviks. Tujuan pendidikan kesehatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para remaja putri mengenai kebersihan diri pada masa menstruasi . Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan 17 Juni 2023 di SMAS Babul Maghfirah Kabuapten Aceh Besar dengan peserta siswi kelas I, II dan III yang hadir pada hari kegiatan penyuluhan. Kegiatan pendidikan kesehatan ini melibatkan peran aktif mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia. Kata kunci : pendidikan kesehatan, kebersihan menstruasi, remajaAdolescence has a phase of growth and development from childhood to adulthood where an individual will more often experience changes from biological, psychological and social aspects. Physical changes are more often seen when a teenager starts to enter the age of 9-15 years, at this age adolescents not only grow tall or big, there are several things that change from physical aspects such as menstruation experienced by women. When ignoring hygiene during menstruation can cause reproductive medical problems, such as infected reproductive tract, infected urinary tract, fungal infections, and even increased risk of cervical cancer. The purpose of this health education is to increase the knowledge and awareness of adolescent girls about personal hygiene during menstruation. The implementation of this counseling activity was carried out on June 17, 2023 at Babul Maghfirah High School, Aceh Besar Regency with participants from class I, II and III students who were present on the day of the counseling activity. This health education activity involves the active role of students of the Faculty of Health Sciences, Ubudiyah University of Indonesia. After health education, adolescent girls feel that their knowledge has increased about personal hygiene during menstruation and will apply this behavior. Keywords: health education, menstrual hygiene, adolescents
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KANKER PAYUDARA DI MADRASAH ALIYAH DARUL ‘ULUM KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Venna Rianda Sari; Oja Jaida; Syarifa Yuliana; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTingginya angka kematian akibat kanker payudara disebabkan penderita kanker payudara datang ke pelayanan kesehatan dalam stadium inoperable atau stadium lanjut dan sukar disembuhkan, padahal pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya gejala kanker payudara secara dini dapat dilakukan oleh diri sendiri sehingga dapat dilakukan sewaktu-waktu dan tanpa biaya. Keterlambatan mengetahui bahwa seorang wanita telah mengidap kanker payudara hingga stadium lanjut dikarenakan rendahnya pemahaman wanita tentang kanker payudara itu sendiri dan rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap payudaranya.Tingkat pengetahuan  masyarakat yang masih rendah dan adanya mitos-mitos yang keliru tentang kanker payudara menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan penanganan kanker payudara. Pendidikan kesehatan tentang kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri akan menambah pengetahuan sehingga akan meningkatkan status kesehatan perempuan. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan  selama 1 hari pada pada hari Rabu, 22 Januari 2020. Peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini adalah siswi perempuan perwakilan dari kelas 1 dan kelas 2 di Madrasah Aliyah  Darul ‘Ulum Kota Banda Aceh Tahun Ajaran 2019/2020 berjumlah 28 siswi. Kata kunci : kanker payudara, kanker pada remaja
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA KEHADIRAN IBU BAYI BALITA KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS COT BA’U Asmaul Husna; Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan terpadu (posyandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan dan keluarga berencana yang dilaksanakan ditingkat dusun dalam wilayah kerja masing-masing puskesmas. Posyandu adalah suatu forum komunikasi, alih tegnologi dan pelayanan kesehatan masyarakat oleh dan untuk masyarakat yang mempunyai nilai strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia sejak dini. Sebagai pusat kegiatan masyarakat, posyandu merupakan forum swadaya masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan sederhana dan keluarga berencana (Effendy, 2008). Menurut Kemenkes RI (2017)  pada  dasarnya semua informasi atau data yang diperlukan untuk pemantauan pertumbuhan balita, bersumber dari data berat badan hasil penimbangan balita bulanan yang diisikan kedalam KMS untuk dinilai naik (N) atau tidaknya (T) berat badan balita terebut.Untuk mengamati pertumbuhan anak usia satu sampai lima tahun, disetiap posyandu diberikan masing-masing satu buku yaitu Buku Kesehatan Ibu dan Anak yang berisi catatan kesehatan ibu (hamil, bersalin, nifas) dan anak bayi (bayi baru lahir, bayi dan anak balita) serta berbagai informasi cara memelihara dan merawat kesehatan ibu dan anak, yang juga berisi kartu menuju sehat. Jumlah posyandu di Indonesia 244.470 posyandu, jumlah kader posyandu 1.133.057 orang kader. Jumlah kader posyandu yang aktif di Indonesia adalah 784.505 orang (69,2%) dan yang kurang aktif adalah 3.435 posyandu (30,8%). Kata kunci : Pentingnya kehadiran ibu balita ke posyandu 
PEMANFAATAN POSYANDU UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN BAGI BAYI DAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Sumiati Sumiati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar bagi ibu, bayi dan anak Balita (Kemenkes RI, 2012). Dengan pelaksanaan Posyandu yang efektif dan efisien yang dapat dijangkau masyarakat mampu mengoptimalkan kualitas sumberdaya manusia dengan potensi tumbuh kembang anak secara merata (Kemenkes RI, 2013). Menurut Kemenkes RI (2013), sebanyak 280.225 jumlah posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia. Sangat penting ibu ibu membawa bayi dan balitanya ke posyandu sehingga dirasa perlu untuk melaksanakan penyuluhan ini. Penyuluhan kesehatan ini dilakukan pada tanggal 05 Desember 2020 di salah satu Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada dengan dihadiri oleh 30 orang ibu yang memiliki bayi dan balita. Hasil dari penyuluhan ini adalah peserta yang hadir paham akan pentingnya membawa bayi dan balita ke Posyandu setiap bulannya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan serta mendapatka vitamin dan imunisasi.. Kata kunci : penyuluhan kesehatan posyandu
PENINGKATAN STATUS KESEHATAN REMAJA PUTRI MELALUI PENYULUHAN TENTANG KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMAN 9 KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Alfitri Wahyuni; Nur Afni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, khususnya pada remaja putri. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi anemia pada remaja putri mencapai 32%. Salah satu upaya pencegahan adalah program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang dilakukan di sekolah. Namun, kepatuhan konsumsi TTD masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap, serta persepsi remaja terhadap manfaat TTD. Penyuluhan kesehatan dipandang sebagai strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Penyuluhan kesehatan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai konsumsi tablet tambah darah terutama jika dilakukan dengan metode yang sesuai dengan karakteristik remaja. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD adalah melalui penyuluhan kesehatan. Penyuluhan memberikan kesempatan bagi remaja putri untuk memperoleh informasi secara langsung, interaktif, dan kontekstual mengenai pentingnya konsumsi TTD, efek samping yang bisa terjadi, serta cara pencegahannya. Tujuan dilakukannya penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri untuk rutin mengkonsumsi tablet tambah darah agar tidak terjadi anemia. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada 2-3 Juni 2025 di SMAN 9 yang hadiri oleh siswi kelas XI yang berjumlah 33 orang. Kegiatan pendidikan kesehatan ini melibatkan peran aktif mahasiswa S1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia. Kata kunci : penyuluhan kesehatan, tablet tambah darah.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK KESEJAHTERAAN INDIVIDU DAN KELUARGA DI GAMPONG IE MASEN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu dan keluarga. Program pengabdian masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Gampong Ie Masen Ulee Kareng, Kota Banda Aceh dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi, termasuk aspek fisik, mental, dan sosial. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktis untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang perencanaan keluarga, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dan pasca melahirkan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 15 September 2024 di Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng. Penyelenggaraan kegiatan ini bekerja sama dengan mahasiswa/I dari University College MAIWP International (UCMI) Kuala Lumpur. Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat, mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan keluarga, mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya peran komunitas dalam mendukung akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada tercapainya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG SADARI UNTUK MENCENGAH TERJADINYA KANKER PAYUDARA DI PASANTREN BABUN NAJAH Asmaul Husna; Nuzulul rahmi; Leny Erlinda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak terdiagnosa danpenyebab kematian di dunia. Umumnya kanker payudara menyerang wanita usiasubur.Kanker payudara sendiri dapat dideteksi dan cegah dengan carapemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Untuk terjadinya suatu perilaku SADARI salah satunya dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap.Sehinggaperlu dilakukannya penelitian untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadaptindakan SADARI.Kanker payudara merupakan salah satu penyakit menakutkan bagi kaum wanita.Walaupun kini sudah ada pengobatan terbaik, tetapi perjuangan melawan kanker payudara tidak selalu berhasil. Hal itu karena masih kurangnya atensi dari kaum wanita dalam memahami kanker payudara guna menghindarkan diri dari serangan kanker payudara serta cara melakukan deteksi sejak dini.Kesadaran akan pentingnya memahami apa dan bagaimana penyakit kanker tersebut menjadi sangat penting, sebab pengenalan dan pemahaman sejak dini akan mampu mendeteksi dini setiap gejala penyakit ini, sehingga penyakit kanker ini bisa ditangani sejak dini. karena jika sudah terdeteksi sejak dini, penanganannya pun efektif dan efesien, sehingga tidak terlalu membahayakan dan bahkan bisa ditangani secara tuntas. Kata kunci : Sadari danPencengahan Kanker Payudara
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BAYI UNTUK PENCEGAHAN MASALAH GIZI DI GAMPONG ALUE DEAH TEUNGOH KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Eva Rosdiana; Fauziah Andika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) merupakan makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Pemberian MP-ASI yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak dan mencegah anak dari masalah gizi. Kenyataan di lapangan masih banyak ibu yang memberikan MP-ASI pada bayinya secara tidak tepat baik dari segi pengolahan makanan dan cara pemberiannya, hal ini dapat berisiko tidak baik bagi bayinya. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pendidikan kesehatan (edukasi) tentang MP-ASI dan menumbuhkan kesadaran orangtua bayi dalam ketepatan pemberian MP-ASI untuk mecegah masalah gizi. Media yang digunakan berupa brosur, sedangkan metode yang digunakan secara wawancara. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu sasaran objek MP-ASI pada bayi 6-12 bulan. Berdasarkan hasil dari kegiatan diatas diharapkan menumbuhkan kesadaran orangtua untuk mengetahui MP-ASI yang tepat. Kata Kunci : MP-ASI, Gizi, Pendidikan KesehatanComplementary breast milk food (MP-ASI) is food or drink containing nutrients given to babies or children aged 6-24 months to meet nutritional needs other than breast milk. Providing proper MP-ASI is very important for children's growth and development and preventing children from nutritional problems. The reality in the field is that there are still many mothers who give MP-ASI to their babies incorrectly, both in terms of food processing and the way it is given, this could pose a risk that is not good for their babies. The aim of this community service is to provide health education (education) about MP- ASI and raise awareness of parents of babies regarding the accuracy of providing MP-ASI to prevent nutritional problems. The media used was brochures, while the method used was interviews. The conclusion in this activity is that the target object is MP-ASI for babies 6- 12 months. Based on the results of the above activities, it is hoped that parents will increase awareness of knowing the right MP-ASI Keywords: MP-ASI, Nutrition, Health Education
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN DIARE PADA BAYI DAN BALITA DI DESA LADONG KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Devi Mona Santi; Wilda Yanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 1, No 2 (2019): VOL, 1, NO. 2, OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, hal ini disebabkan karena masih tingginya angka kesakitan diare di Indonesia dari tahun ke tahun. Diare sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan jumlah penderita dan kematian yang besar, terutama diare akut yang disebabkan oleh infeksi dan     keracunan  makanan. KLB  sering  terjadi  didaerah  dengan  sanitasi  buruk. Salah satu penyebab diare pada masyarakat adalah perilaku hidup sehat yang belum baik, masih banyak sampah yang di buang bukan pada tempatnya, buang air besar tidak di jamban serta kebiasaan minum air mentah dan makan yang tidak didahului dengan mencuci tangan terlebih dahulu. Penderita diare yang ditangani adalah Jumlah penderita yang datang dan dilayani di sarana kesehatan dan kader pada suatu wilayah tertentu dalam waktu satu tahun (Dinas Kesehatan Provinsi Aceh 2015). Tujuan penyuluhan ini adalah peserta pengetahui pengertian diare, tahap diare, penyebab diare dan penganan diare pada bayi dan balita. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan 1 hari pada pada 18 Juni 2019. Peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita yang datang ke Posyandu. Kata kunci : diare bayi, diare balita, penyuluhan kesehatan
EDUKASI KESEHATAN MENCEGAH PENYAKIT UNTUK MENJAGA GENERASI SEHAT DI GAMPONG IE MASEN ULEE KARENG Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna; Eva Nadila; Fazhirah Azima; Nailah Nailah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencegahan penyakit pada wanita adalah aspek vital dalam kesehatan masyarakat yang sering kali kurang mendapat perhatian yang memadai. Wanita menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang unik, mulai dari masalah reproduksi hingga risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Perubahan biologis dan hormonal sepanjang siklus hidup, mulai dari masa remaja, kehamilan, hingga menopause, membuat perempuan lebih rentan terhadap sejumlah penyakit. Pada masyarakat Indonesia, kesadaran akan pentingnya pencegahan kesehatan bagi wanita masih rendah, yang dapat berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang. Misalnya, keterlambatan dalam pemeriksaan rutin, seperti pap smear dan mamografi, dapat menyebabkan deteksi dini penyakit seperti kanker serviks dan payudara terlewatkan, yang mengurangi peluang pemulihan. Strategi pencegahan yang efektif harus mencakup edukasi tentang kesehatan reproduksi, promosi pola hidup sehat, serta akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. Melibatkan perempuan dalam program pencegahan dan memberikan informasi yang tepat tentang kesehatan mereka sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencegah penyakit. Dengan pendekatan yang holistik dan berfokus pada kebutuhan spesifik perempuan, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan wanita, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit. Tujuan dilakukannya penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya wanita tentang pencegahan penyakit untuk menjaga seluruh keluarga tetap sehat. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada 15 September 2024 di Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng yang hadiri oleh wanita usia 20-50 tahun. Kegiatan pendidikan kesehatan ini melibatkan peran aktif mahasiswa S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia dan mahasiswa serta dosen dari University College MAIWP Internasional Malaysia. Kata kunci : edukasi kesehatan, pencegahan penyakit.Disease prevention in women is a vital aspect of public health that often receives insufficient attention. Women face unique health challenges, ranging from reproductive issues to the risk of chronic diseases such as cancer and heart disease. Biological and hormonal changes throughout the life cycle, from adolescence to pregnancy to menopause, make women more vulnerable to a number of diseases. In Indonesian society, awareness of the importance of preventive health for women is still low, which can impact quality of life and long-term health. For example, delays in routine check-ups, such as pap smears and mammography, can lead to early detection of diseases such as cervical and breast cancer being missed, which reduces the chances of recovery. Effective prevention strategies should include education on reproductive health, promotion of healthy lifestyles, and better access to health services. Involving women in prevention programs and providing them with the right information about their health is critical to improving quality of life and preventing disease. By taking a holistic approach and focusing on women's specific needs, it is hoped to create a supportive environment for women's health and well-being, and increase awareness of the importance of disease prevention. The purpose of this counseling is to increase public knowledge and awareness, especially women, about disease prevention to keep the whole family healthy. The implementation of this counseling activity was carried out on September 15, 2024 at Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng which was attended by women aged 20-50 years. This health education activity involves the active role of undergraduate midwifery students of the Faculty of Health Sciences, Ubudiyah University of Indonesia and students and lecturers from University College MAIWP International Malaysia.Keywords: health education, disease prevention.