Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Biologi Kelas IX MTS Alkhairaat Palapi Safrianti, Nur Fahmi; Alibasyah, Lestari MP; Lilies, Lilies; Jamhari, Mohammad
Journal of Biology Science and Education Vol. 9 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v9i2.1734

Abstract

Motivasi adalah salah satu hal yang berpengaruh pada aktivitas pembelajaran siswa. Tanpa motivasi, proses pembelajaran akan sulit mencapai hasil yang optimal. MTs Alkhairaat Palapi merupakan salah satu Madrasah Tsanawiyah yang berada di Jalan Trans Sulawesi Desa Palapi, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong dengan jumlah ruang kelas 7 dan pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan November 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi kelas IX MTs Alkhairaat Palapi. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan teknik presentase, sedangkan untuk menguji hipotesis menggunakan rumus korelasi Product moment. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IX yang berjumlah 50 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 50 siswa kelas IX MTs Alkhairaat Palapi ada 49 orang siswa atau 98% yang memiliki motivasi belajar tinggi dan 1 orang siswa atau 2% yang memiliki motivasi sedang. Berdasarkan analisis inferensial, diperoleh rhitung yaitu 0,167 jika nilai rhitung ini di konsultasikan ke rtabel dengan jumlah sampel penelitian 50 dan taraf kepercayaan 5%, maka diperoleh nilai rtabel yaitu 0,279. Sehingga rhitung < rtabel atau 0,167 < 0,279 berdasarkan kelaziman data penelitian kuantitatif, jika rhitung < rtabel maka Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha yang diajukan dalam penelitian ini ditolak, dan Ho diterima atau dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa MTs Alkhairaat Palapi.
EFEK LAMA FERMENTASI TEMPE KEDELAI (Glycine max L.) RUMPUT LAUT TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR Annisa, Annisa; Laenggeng, Abd Hakim; Alibasyah, Lestari MP; Lilies, Lilies
Journal of Biology Science and Education Vol. 9 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v9i2.1742

Abstract

Tempe kedelai rumput laut merupakan olahan produk yang berbahan dasar kedelai dan rumput laut yang difermentasi menggunakan Rhizopus oligoporus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein terbaik pada tempe kedelai rumput laut berdasarkan waktu fermentasi dengan konsentrasi dan menjadikan hasil penelitian sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi kedelai dengan rumput laut dan lama waktu fermentasi. Data dianalisis menggunakan anava kemudian dilanjutkan dengan uji duncan. Uji kandungan protein menggunakan metode spektrofotometri. Hasil Penelitian ini menunjukkan rata-rata kandungan protein yaitu pada sampel bahan 100g. Lama fermentasi 34 jam diperoleh nilai rata-rata yaitu 100%= 13,313%, 80:20= 11,386%, 70:30= 10,592%, 60:40= 9,554%. Lama fermentasi 44 jam 100%= 15,598%, 80:20= 14,648%, 70:30= 13,267% 60:40= 12,093%. Lama fermentasi 54 jam 100%= 21,440%, 80:20= 18,751%, 70:30= 16,634%, 60:40 = 15,564%. Hasil penelitian yang telah dilakukan kandungan protein terbaik yaitu pada fermentasi 54 jam konsentrasi 80:20 dan kandungan protein yang terendah pada fermentasi 34 jam dengan konsentrasi 60:40. Selanjutnya berdasarkan uji validasi yang diujikan olehh tim ahli isi, ahli desain, ahli media dan 20 mahasiswa, hasil penelitian ini layak digunakan sebagai bahan ajar dalam bentuk modul praktikum dengan persentase kelayakan 80,8%.
Identifikasi Gaya Belajar Siswa SMP Negeri 3 Kota Palu dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar IPA Lina, Lina; Shamdas, Gamar Binti Non; Lilies, Lilies; Mawaddah, Hayyatun
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa di SMP Negeri 3 Kota Palu dan untuk mendeskripsikan pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Palu. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data gaya belajar menggunakan angket dan wawancara, untuk hasil belajar siswa menggunakan dokumentasi. Penilaian angket menggunakan skala likert yang berisi lima tingkat preferensi skor jawaban 1 sampai 5. Untuk menguji hipotesis menggunakan uji statistik non parametric uji tanda (sign test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 3 Kota Palu memiliki gaya belajar visual sebanyak 44 siswa (30%), gaya belajar auditori dimiliki 21 siswa (14%), gaya belajar kinestetik dimiliki 41 siswa (62%), gaya belajar visual-auditori dimiliki 4 siswa (6%), gaya belajar visual-kinestetik yaitu dimiliki 6 siswa (9%), dan dimiliki 8 siswa (5%). Nilai Z sebesar -10.439 dengan p value (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, artinya ada pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar IPA di SMP Negeri 3 Kota Palu.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah IPA pada Siswa Kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani Palu Idrus, Muhammad Alif; Shamdas, Gamar Binti Non; Lilies, Lilies
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan adanya pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA pada siswa kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani Palu. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani Palu berjumlah 147 siswa yang terbagi dalam 5 kelas. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa terdiri dari 30 orang siswa kelas Ki Hajar Dewantara sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas Raden Saleh sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah tes dalam bentuk essay dan lembar observasi yang terdiri dari lembar observasi guru serta lembar observasi siswa. Instrumen penelitian telah divalidasi oleh ahli dengan hasil kriteria sangat baik untuk digunakan dalam penelitian. Teknik analisis data untuk uji hipotesis menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0,017 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA. Inkuiri terbimbing penting untuk disebar luaskan agar guru menjadi terbiasa menerapkannya.
Kelimpahan Jenis Lumut Epifit (Bryophyta) di Kawasan Air Terjun Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Latifa, Latifa; Jamhari, Mohammad; Lilies, Lilies; Astija, Astija
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4150

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu Untuk menentukan kelimpahan jenis lumut epifit (bryophyta), di Kawasan Air Terjun Parapa Taman Nasional Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dan membuat media pembelajaran dalam bentuk buku saku yang layak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey Teknik pengambilan sample menggunakan plot sampling dengan ukuran 20 x 20 m dengan 8 plot sampling dilakukan dengan cara purposive atau penempatan plot sampling secara sengaja yang dianggap dapat mewakili lokasi penelitian. Pertimbangan penentuan lokasi pengambilan sampel berdasarkan pada tempat tumbuh lumut epifit yang ada dilokasi penelitian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kawasan Air Terjun Parapa Taman Nasional Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi didapatkan 13 jenis spesies tumbuhan lumut epifit (Bryophyta) terdiri dari delapan ordo yaitu Machantiales, Pottiales, Notothyladales, Bryales, Fissidentales, Hypnales, Leucodontales dan Hedwigiales.. Hasil penelitian yang didapatkan dijadikan sebagai media pembelajaran berupa buku saku setelah melalui validasi oleh 3 tim ahli/dosen dan 20 siswa penguji didapatkan nilai rata-rata persentasi 82,5% atau dikategorikan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Kandungan Gizi Makro Mie Basah serta Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Ratmita, Ni Luh Putu; Laenggeng, Abd Hakim; Lilies, Lilies
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4154

Abstract

Mie basah merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat namun rendah protein dan memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang sangat tinggi. Kelor (Moringa oleifera L) dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan dapat mengatasi kekurangan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar gizi makro pada mie basah yang telah ditambahkan tepung daun kelor serta menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk poster. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan mengunakan formula tepung daun kelor yaitu F0=0%, F1=5%, F2=10%, dan F3=15%. Penentuan kadar karbohidrat menggunakan metode Anthrone, kadar protein menggunakan metode Biuret, dan penentuan kadar lemak menggunakan metode Soxhlet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar karbohidrat tertinngi terdapat pada formula 5% tepung daun kelor sebesar 28,29%, Kadar protein tertinggi terdapat pada formula 15% tepung daun kelor yaitu sebesar 6,34%. Dan kadar lemak tertinggi terdapat pada formula 15% tepung daun kelor yaitu sebesar 0,64%. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk poster dan dinatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII pada Mata Pelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 19 Palu Fhauzan, Fuad; Lilies, Lilies; Jamhari, Mohammad
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4157

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPA biologi di SMP Negeri 19 Palu. Metode yang digunakan yaitu metode Deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan ditempat pengamatan serta dideskripsikan, secara faktual, dimana data-data yang diambil adalah data yang diperoleh dari fakta-fakta sampel yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Palu pada tahun ajaran baru 2021/2022. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket faktor-faktor kesulitan belajar. Data penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor internal yaitu faktor fisik dengan persentase 62,16% dan faktor psikologi dengan persentase 29,72%, Dengan keseluruhan persentase tersebut, maka didapatkan untuk faktor internal persentasenya adalah 38%. Sementara pada faktor eksternal yaitu faktor keluarga dengan persentase 27,92%, faktor sekolah 33,47% dan faktor lingkungan 24,32%. Dengan keseluruhan persentase tersebut, maka didapatkan untuk faktor eksternal persentasenya adalah 32%. Berdasarkan data kesulitan belajar biologi secara umum, diperoleh siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan persentase 35%.
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 19 Palu Asifah, Nur; Laenggeng, Abd. Hakim; Lilies, Lilies; Kundera, I Nengah; Masrianih, Masrianih; Ashari, Abdul
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 13, No 3 (2025): September
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i3.16623

Abstract

This study aims to analyze the relationship between diet and physical activity with the nutritional status of students of SMP Negeri 19 Palu. This study used a cross sectional design with a quantitative approach and analytic observational type. The subjects were 77 students of class VIII (aged 13-15 years) who were selected using simple random sampling technique. Data were collected using FFQ (Food frequency Questionnaire) to assess diet and APARQ (Adolescent physical Activity Recall Questionnaire) for physical activity, both validated instruments from previous studies. As well as anthropometric measurements (height and weight) using the Body Mass Index (BMI) to determine nutritional status. The results of the analysis using the chi-square test showed that there was a significant relationship between diet and nutritional status (χ²(3) = 8.772; p = 0.032), and between physical activity and nutritional status (χ²(4) = 9.919; p = 0.042) Respondents with a good diet and moderate to vigorous physical activity tended to have normal nutritional status, while poor diet and light physical activity were more common among students with abnormal nutritional status. These findings suggest that diet and physical activity play an important role in determining the nutritional status of adolescents. The implications of this study emphasize the importance of educational intervention programs in the school environment to support healthy lifestyles and prevent nutritional problems among students.
Pengaruh Gaya Belajar terhadap Hasil belajar IPA Siswa Sekolah Menengah Pertama Hikma, Hikma; Lilies, Lilies; Febriani, Vita Indri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i4.8492

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan preferensi belajar siswa sains SMPN 1 Pasangkayu serta bagaimana preferensi ini mempengaruhi hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. 527 siswa di SMPN 1 Pasangkayu menjadi populasi penelitian. Prosedur pengambilan sampel acak digunakan. Kuesioner tentang nilai dan gaya belajar siswa berfungsi sebagai alat penelitian. Kuesioner menjalani uji reliabilitas dan pengujian hipotesis menggunakan uji ANOVA sebelum digunakan. Menurut temuan, 51 siswa (38,6%) 53 siswa (40,2%), dan 28 siswa (21,2%) memiliki gaya belajar visual, audio, dan kinestetik secara berurutan. Gaya belajar tidak mempengaruhi hasil belajar siswa dalam topik sains secara signifikan, menurut hasil uji hipotesis menggunakan uji ANOVA (nilai signifikansi 0,638 > 0,05, dan H0 diterima)
Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Guru IPA di SMP Negeri 7 Palu Kecamatan Mantikulore Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah Landewang, Laora Cecilia; Kundera, I Nengah; Lilies, Lilies; Bialangi, Mursito S.; Rauf, Abd; Mawaddah, Hayyatun
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 3 (2025): September
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i3.17016

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru IPA. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskritif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah kelas VII dan VIII yang berjumlah 32 siswa. Instrumen penelitian menggunakan lembar angket untuk siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru IPA itu sebanyak 47% dengan kategori sangat baik, selanjutnya kategori baik persentasenya 38% dan kategori cukup yaitu 15%. Kemudian data hasil identifikasi penggunaan keterampilan mengajar guru IPA di SMP Negeri 7 Palu dalam kategori cukup terutama keterampilan membuka dan menutup pembelajaran memiliki nilai persentase 56%, keterampilan menjelaskan 56%, keterampilan bertanya 54%, keterampilan mengadakan variasi 56%, keterampilan memberikan penguatan 52%, keterampilan mengelola kelas 49%, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil 56% dan keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan memiliki 50%. Sehingga dapat disimpulkan meskipun sebagian besar siswa memberikan persepsi positif, namun beberapa aspek keterampilan mengajar guru yang perlu ditingkatkan, terutama dalam pengelolaan kelas dan mengajar kelompok kecil maupun perorangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam bentuk pelatihan, supervisi, dan pembinaan untuk meningkatkan kompetensi guru IPA dalam menerapkan keterampilan mengajar yang efektif dan menyeluruh.Â