Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PERBANDINGAN PERHITUNGAN KAPASITAS RUAS JALAN METODE PKJI 2014 DENGAN METODE GREENSHIELD, GREENBERG DAN UNDERWOOD Nur Maya Sari; Salonten Salonten; Supiyan Supiyan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5276

Abstract

Jalan Ahmad Yani adalah salah satu jalan perkotaan yang terdapat di kota Palangka Raya yang memiliki volume lalu lintas kendaraan cukup tinggi. Untuk mengetahui bagaimana keadaan lalu lintas yang terjadi maka dilakukan analisa kapasitas jalan Ahmad Yani dengan metode PKJI 2014 dan membuat perbandingan perhitungan kapasitas jalan menggunakan metode Greenshield, Greenberg dan Underwood. Dilakukan survei selama 5 hari, dengan menggunakan metode PKJI 2014 dan membandingkan antara tiga model untuk mengetahui hubungan matematis antara parameter Volume–Kecepatan−Kepadatan dan koefisien determinasi (R2) yang tertinggi untuk lima hari survei. Dari ketiga model didapatkan untuk Model Greenshield, Koefisien determinasi tertinggi di peroleh hari selasa pada segmen ruas jalan AIS  Nasution–W. Sudirihosodo dengan R2  = 0,471 dengan Kapasitas, (Vm)   =   1477,135  skr   ,   Kepadatan   (Dj)=81,139  skr Kecepatan   maksimumjam                                                                           km(Sm)=36,41 km/jam. Untuk Model Greenberg Koefisien determinasi tertinggi diperoleh pada hari kamis pada segmen jalan W. Sudirohosodo–AIS Nasution denganR2=0,392, Kapasitas (Vm)=3179,956 skr/jam, Kepadatan (Dj)=506,386 skr/km, Kecepatan maksimum (Sm)=17,07km/jam. Untuk model Underwood Koefisiendeterminasi tertinggi di peroleh pada hari selasa segmen ruas jalan AIS Nasution–W.    Sudirihosodo    dengan    R2=0,489,    Kapasitas    (Vm)=1705,128 skr/jam, Kepadatan (Dm) V=58,82skr/km, Kecepatan maksimum (Sm)=28,988 km/jam.Dari tiga model yaitu Greenshield, Greenberg, dan Underwood yang mendekatidengan nilai kapasitas menggunakan PKJI 2014 dengan kapasitas Vm=2794,1 skr/jam adalah model Underwood pada hari jumat pada segmen 2 arah H. Ikap– Iskandar dengan kapasitas Vm=2800,382 skr/jam dengan r2=0,243 hubungan antara(S-D)  68,511x exp (−D/111,11)  persamaan  (V-S)V=111,11  Sx  Ln  (68,511/S)persamaan (V-D) V=68,511.D exp (-D/111,11).Kata kunci: greenberg, greenshield, underwood, kapasitas PKJI 2014
KARAKTERISTIK PEMANFAATAN PENGGUNAAN BAN DALAM KENDARAAN BEKAS RODA EMPAT TERHADAP CAMPURAN LASTON Ilham Saputra Prayogi; Salonten Salonten; Ina Elvina
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6424

Abstract

Laston adalah salah satu tipe perkerasan aspal yang paling sering digunakan di Indonesia. Terdiri atas 3 lapis, yaitu AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course), AC-BC (Asphalt Concrete - Binder Course), dan AC-BASE (Asphalt Concrete-Base) sebagai pondasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana manfaat penggunaan ban dalam bekas kendaraan roda empat sebagai bahan tambahan pada campuran AC-BC (Asphalt Concrete - Binder Course) yang diharapkan penggunaannya dapat meningkatkan mutu perkerasan lentur jalan raya dan sekaligus salah satu langkah penanganan pengurangan sisa penggunaan limbah ban dalam bekas yang tidak terpakai.  Untuk mengetahui pengaruh ban dalam bekas, dibuat komposisi campuran dengan 5 (lima) variasi kadar aspal. Berdasarkan Tes Marshall dengan komposisi tersebut diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,7%, stabilitas 1450 kg, nilai rongga dalam agregat (VMA) 22,30%, rongga dalam campuran (VIM) 4,50%, rongga terisi aspal (VFB) 80%, hasil bagi Marshall (MQ) 450,60 kg/mm. Kata Kunci: Laston AC-BC, Marshall, Ban Dalam Bekas Kendaraan Roda Empat
KAJIAN PENGARUH ABU BATU KAPUR SEBAGAI PENGGANTI FILLER PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET WEARING COURSE (HRS-WC) Jhoniko Melodi; Robby Robby; Salonten Salonten
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6425

Abstract

Kebutuhan akan material perkerasan jalan, terutama pasir, semakin meningkat seiring dengan banyaknya pembangunan jalan di Kalimantan Tengah. Karena itu perlu adanya material alternatif pasir yang dapat digunakan untuk kebutuhan pembangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasir dan abu batu kapur dari Desa Bawan Kabupaten Pulang Pisau dan dari Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas apakah memenuhi persyaratan atau spesifikasi yang telah ditentukan, sehingga dapat digunakan sebagai agregat dalam campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). Perencanaan campuran menggunakan metode Asphalt Institute. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu batu kapur sebagai pengganti filler pada campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC). dibuat dua komposisi campuran dengan masing-masing 5 variasi kadar aspal. Komposisi I (tanpa bahan pengganti filler), Komposisi II (menggunakan pengganti filler). Berdasarkan hasil tes Marshall untuk Komposisi I diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,35%, stabilitas 1250 kg, VMA 21 %, rongga dalam campuran (VIM) 4,03 %, rongga terisi aspal (VFB) 80,15 % dan hasil bagi Marshall 390,100 kg/mm. Komposisi II diperoleh nilai Kadar Pengganti Filler Optimum sebesar 7,40%, stabilitas 1385 kg, VMA 21,15%, rongga dalam campuran (VIM) 3,90%, rongga terisi aspal (VFB) 82% dan hasil bagi Marshall 320,500 kg/mm.Kata kunci: lapis tipis aspal beton, abu batu kapur, kadar aspal optimum
ANALISIS KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN HOT ROLLED SHEET WEARING COURSE (HRS-WC) MENGGUNAKAN BAHAN TAMBAH KARET PADAT Rasyid Ridha; Salonten Salonten; Murniati Murniati
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6421

Abstract

Kinerja campuran agregat aspal pada konstruksi perkerasan jalan dicoba untuk ditingkatkan dengan cara memodifikasi campuran aspal sehingga didapatkan perubahan sifat campuran aspal, khususnya pada penetrasi dan titik lembeknya dengan menambahkan bahan tambahan karet padat sehingga diharapkan pada penelitian ini bisa mengurangi kepekaan aspal terhadap temperatur dan keelastisannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauhmana manfaat penggunaan karet sebagai bahan tambahan pada campuran aspal panas yang diharapkan penggunaannya dapat meningkatkan mutu perkerasan lentur jalan raya. Pengujian Marshall dengan penambahan karet dengan variasi kadar bahan tambah 2%, 4%, 6%, 8% dan 10% terhadap berat aspal yang diperoleh dari KAO pada benda uji, hasil parameter Marshall memenuhi spesifikasi yang ada. Dari hasil evaluasi sifat karakteristik Marshall diperoleh rentang penambahan kadar karet 0% hingga 7,9%, campuran memenuhi semua spesifikasi yang ditentukan. Kadar penambahan plastik optimum ditetapkan dari nilai parameter Marshall yang memenuhi semua persyaratan spesifikasi dan dilihat dari nilai stabilitas tertinggi, yaitu pada kadar penambahan karet sebesar 7,90%. Penambahan karet sebesar 7,90% dari berat aspal menghasilkan nilai stabilitas naik 9,98% dari nilai stabilitas campuran tanpa menggunakan bahan tambah karet yaitu mengalami kenaikan sebesar 93 kg, nilai flow naik sebesar 0,27 mm, rongga dalam campuran (VIM) turun sebesar 0,80%, rongga terisi aspal (VFB) naik sebesar 4,20% dan hasil bagi Marshall (Marshall Quotient) naik sebesar 11 kg/mm.  Kata Kunci: Aspal Karet, Hot Rolled Sheet Wearing Coaurse, Kadar Aspal Optimum
KAJIAN PEMANFAATAN PASIR LIMBAH TAMBANG PUYA (ZIRCON) DARI DESA TARINGEN, KABUPATEN GUNUNG MAS, SEBAGAI MATERIAL PERKERASAN JALAN PADA CAMPURAN LATASIR Muhamad Zainul Imron; Salonten Salonten; Supiyan Supiyan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6408

Abstract

Provinsi Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi terluas di Indonesia, untuk membangun provinsi Kalimantan Tengah ini supaya dalam pembangunannya merata, pemerintah memprioritaskan infrastruktur pembangunan pada bidang perhubungan dengan membuat prasarana transportasi khususnya jalan. Kebutuhan akan material pembangunan jalan terutama pasir semakin meningkat seiring dengan banyaknya pembangunan jalan di Kalimantan Tengah. Karena itu perlu adanya material alternatif pasir yang dapat digunakan untuk kebutuhan pembangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasir dari Desa Taringen, Kabupaten Gunung Mas memenuhi persyaratan atau spesifikasi yang telah ditentukan, sehingga dapat digunakan  sebagai agregat dalam campuran Hot Rolled Sand Sheet (HRSS). Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa, berdasarkan sifat-sifat fisik agregat pasir dari Desa Taringen, Kabupaten Gunung Mas dapat digunakan sebagai agregat pada campuran Lapis Tipis Aspal Pasir (Hot Rolled Sand Sheet). Untuk mengetahui pengaruh pasir, dibuat komposisi campuran dengan 5 (lima) variasi kadar aspal, yaitu komposisi dengan 100% pasir alam dari Desa Taringen. Berdasarkan hasil tes Marshall dengan komposisi tersebut diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,850%, stabilitas 330 kg, flow 2,9 mm, rongga dalam campuran (VIM) 4,8%, rongga terisi aspal (VFB) 77% dan hasil bagi Marshall 115,5 kg/mm.Kata Kunci: Lapis Tipis Aspal Pasir (Hot Rolled Sand Sheet), Parameter Marshall, Kadar Aspal Optimum.
Pengaruh Kelebihan Muatan Kendaraan (Overload) Terhadap Konstruksi Perkerasan Jalan Raya Pada Ruas Jalan Mahir-Mahar Kota Palangka Raya Ipana Novela; Robby Robby; Salonten Salonten
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i4.4846

Abstract

Basically the road will experience a decrease in structural function in proportion to the increasing age of the pavement. Road damage is currently a controversial issue, where some say that the pavement damage is caused because the highway is designed with a substandard quality level, and on the other hand it is stated that the pavement damage is caused by overload vehicles crossing the road that way.This research was conducted for 1 week (23 May 2022 – 29 May 2022) this research was conducted at 07.00 – 22.00 WIB (15 hours) on Mahir-Mahar road in the city of Palangka Raya. The results of the analysis show that 9,67 % of the area of Mahir-Mahar road in the city of Palangka Raya is damaged, with 5.10 % of road damage caused by overloaded vehicles. From the analysis of the remaining life of the road plan (remaining life) on Mahir-Mahar road the direction of the RTA Milono road to net Tjilik Riwut km 10 road for the next 10 years it has a remaining life of 48.42% and Mahir-Mahar road from Tjilik Riwut km 10 road to net RTA Milono road for the next 10 years, has a remaining life of 52.22%.Kata kunci : overload, road damage, remaining road design life.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS: JALAN MAHIR MAHAR, KOTA PALANGKA RAYA) Tomi; Sutan Parasian Silitonga; Salonten
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i1.7893

Abstract

Kondisi jalan yang baik diperlukan untuk kelancaran kegiatan transportasi yaitu untuk mempercepat kelancaran mobilisasi barang atau jasa secara aman dan nyaman. Ruas jalan mahir mahar merupakan jalan penghubung antar Jalan RTA Milono dan Jalan Tjilik Riwut di mana kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut bermacam-macam mulai dari kendaraan berat sampai kendaraan ringan secara berulang-ulang sehingga dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan. Hal ini dapat dilihat dengan beberapa kerusakan seperti retak, gelombang atau lubang sehingga tingkat pelayanan menjadi menurun.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kondisi perkerasan jalan. Salah satu metode yang dapat membantu untuk melakukan penilaian kondisi kerusakan perkerasan adalah metode Indeks Kondisi Perkerasan (Pavement Condition Index, PCI). Metode ini digunakan sebagai masukan pengukuran yang lebih detail untuk masing-masing kerusakan yang terjadi pada struktur perkerasan. Dimulai dengan membagi jalan menjadi beberapa unit penelitian dengan ukuran 100 x 6 m untuk setiap unit sampel. Kemudian, masing-masing unit penelitian diamati dan diukur untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dan tingkat keparahan untuk mendapatkan nilai PCI rating perkerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapat nilai PCI pada setiap segmen yaitu segmen 1 STA 0+000 – 5+800 PCI = 43,83% (fair), segmen 2 STA 6+200 – 11+700 PCI = 25,84% (fery poor), segmen 3 STA 12+600 – 18+550 PCI = 39,51% (poor) dan nilai PCI keseluruhan adalah 34,44% (poor). Jenis kerusakan yang dominan adalah amblas 35% dan tambalan 28%. Kerusakan hanya terjadi pada beberapa bagian ruas jalan. Rekomendasi perbaikan yaitu dengan perbaikan overlay pada setiap segmen.
IDENTIFIKASI JENIS DAN PENANGANAN KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS JL. G. OBOS XII, JL. SAMUDIN AMAN, JL. JATI KOTA PALANGKA RAYA) CENI KRISTINA; Ina Elvina; Salonten .
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5 No 2 (2021): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v5i2.1567

Abstract

Kerusakan - kerusakan jalan sering terjadi di Kota Palangka Raya khususnya pada ruas Jalan G.Obos XII, ruas Jalan Samudin Aman, dan ruas Jalan Jati yang merupakan ruas jalan dengan klasifikasi jalan kota yang menghubungkan antar pusat permukiman yang ada di dalam kota Palangka Raya. Kerusakan-kerusakan yang terjadi tentu akan berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dan penanganan yang dapat dilakukan sesuai dengan tingkat kerusakan yang diperoleh dengan metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini dilakukan secara langsung pada masing-masing ruas Jalan G.Obos XII, ruas Jalan Samudin Aman, dan ruas Jalan Jati dengan membagi masing-masing ruas jalan kedalam beberap segmen yaitu tiap 50 m. Kemudian pada tiap masing-masing segmen jalan dilakukan pengamatan secara visual dan pengukuran untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis rata-rata persentase kerusakan pada ruas Jalan G. Obos XII : Edge Cracking 88,74%, Potholes 5,36%, Alligator Cracking 1,65%, Patching and Utility Cut Patching 4,26%, pada ruas Jalan Samudin Aman : Edge Cracking 55,01%, Potholes 41,09 %, Patching and Utility Cut Patching 3,70%, Alligator Cracking 0,19%, dan pada ruas Jalan Jati : Potholes 9,46%, Patching and Utility Cut Patching 51,81%, Edge Cracking 17,13%, Alligator Cracking 11,47 % Longitudinal and Transversal Cracks 6,44 %, Depression 0,26%, Block Cracking 3,43%. Nilai indeks kondisi perkerasan (PCI) rata-rata ruas Jalan G. Obos XII adalah 77,21 yang termasuk kategori sangat baik (good), ruas Jalan Samudin Aman adalah 57,92 yang termasuk kategori baik (good), dan untuk ruas Jalan Jati adalah 53,00 yang termasuk kategori sedang (fair) dan bentuk penanganan yang yang dapat dilakukan adalah : Perawatan permukaan dengan menggunakan keping penutup (chip seal) atau penutup larutan (slurry seal), Penutupan Retak (Crack Sealing), Penambalan (Patching).
STUDI PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA PALANGKA RAYA ARIE WIRANATHA; Desi Riani; Salonten .
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 5 No 2 (2021): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v5i2.1578

Abstract

Jumlah kepemilikan kendaraan bermotor di Kota Palangka Raya meningkat berdasarkan data jumlah kendaraan bermotor Kota Palangka Raya tercatat berjumlah 274.393 unit pada tahun 2019 yang meningkat dari data tahun 2018 jumlah kepemilikan sepeda motor di Kota Palangka Raya berjumlah 259.731 unit. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas, berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tercatat kecelakaan lebih didominasi oleh sepeda motor sebanyak 73,47% yaitu berjumlah 140.685 dari total 191.498 kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku keselamatan berkendara pengendara sepeda motor di Kota Palangka Raya, selain variabel perilaku pengendara juga diteliti variabel persepsi risiko dan risiko kecelakaan. Pada penelitian ini digunakan model analisis Sturctural Equation Model (SEM) yang dibantu dengan software Analisis Moment Of Structure (AMOS) 24. Kuesioner diberikan kepada 348 responden. Karakteristik responden 52% berjenis kelamin laki – laki, 48% berjenis kelamin perempuan, dengan rentang usia 20 tahun kebawah (19,5%) usia antara 21 – 30 tahun (73,6%) dan usia diatas 30 tahun (6,9%). Hasil penelitian perilaku keselamatan berkendara pengendara sepeda motor di Kota Palangka Raya termasuk kriteria baik. Persepsi risiko memiliki pengaruh positif terhadap perilaku keselamatan berkendara secara signifikan, persepsi risiko memiliki pengaruh positif terhadap risiko kecelakaan secara signifikan dan perilaku keselamatan berkendara memiliki pengaruh positif terhadap risiko kecelakaan.
Penggunaan Pasir Yang Mengandung Zirkon Dan Batu Limbah Tambang Emas Dari Desa Hanua Sebagai Agregat Pada Campuran Hot Rolled Sheet Base (Hrs-Base) Robby Robby; Supiyan Supiyan; Salonten Salonten
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5022

Abstract

AbstractNatural sand is sand obtained directly from nature and can be used directly as construction material without the need for processing first. While zircon sand is sand that is produced from the first pan process from gold mining and is often used by every activity in the production of ceramics, frit, metal casting, and refractory bricks. Based on this potential, efforts need to be made to utilize zircon sand from Hanua village as a construction material for a mixture of aggregate substitutes combined with natural sand as fine aggregate. The coarse aggregate used is gold mining waste stone from Hanua village. One of the environmental problems in Central Kalimantan is gravel waste resulting from gold mining production. Therefore, it is necessary to make efforts to utilize the gravel waste from the Hanua village. Therefore, this study tries to examine the effect of sand containing zircon and gold mine waste gravel on the asphalt mixture. This study aims to analyze the physical properties, marshall characteristics, and the optimum value of the Lataston Lapis Foundation mixture of HRS-Base (Hot Rolled Sheet -Base) type. Based on the calculation results, it was obtained that KAO of 7.3% obtained a Stability value of 925.00 kg, Flow of 3.25 mm, Cavity Between Aggregates of 23.48%, Air voids in Mixture of 4.60%, Cavity Filled with Asphalt of 77 ,95%, Marshall quotient of 300.00 kg/mm.Keywords : Hot Rolled Sheet - Base (HRS-Base), zirkon sand, gravel waste, Marshall ParameterAbstrakPasir alami adalah pasir yang diperoleh langsung dari alam dan langsung dapat digunakan sebagai bahan konstruksi tanpa perlu pengolahan terlebih dahulu. Sedangkan pasir zirkon adalah pasir yang dihasilkan dari proses dulang terlebih dahulu dari hasil penambangan emas dan sering digunakan oleh setiap kegiatan produksi keramik, frit, pengecoran logam, dan bata tahan api. Berdasarkan dari potensi tersebut perlu adanya upaya untuk memanfaatkan pasir zirkon dari desa Hanua sebagai bahan kontruksi campuran pengganti agregat yang digabungkan dengan pasir alami sebagai agregat halus. Untuk agregat kasar yang digunakan adalah batu limbah tambang emas dari desa Hanua. Salah satu permasalahan lingkungan di Kalimantan Tengah yaitu limbah kerikil hasil dari produksi tambang emas. Oleh sebab itu perlu adanya upaya untuk memanfaatkan limbah kerikil dari desa Hanua tersebut. Karena itu maka penelitian ini mencoba untuk meneliti pengaruh pasir yang mengandung zirkon dan batu kerikil limbah tambang emas pada campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis sifat-sifat fisik, karakterisitik marshall, dan nilai optimum pada campuran Lataston Lapis Pondasi jenis HRS-Base (Hot Rolled Sheet -Base). Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan KAO sebesar 7,3% didapatkan nilai Stabilitas sebesar 925,00 kg, Flow sebesar 3,25 mm, Rongga Antar Agregat sebesar 23,48%, Rongga udara dalam Campuran sebesar 4,60%, Rongga Terisi Aspal sebesar 77,95%, Hasil Bagi Marshall sebesar 300,00 kg/mm.Kata Kunci : Hot Rolled Sheet - Base (HRS-Base), pasir zirkon, limbah kerikil, Parameter Marshall