Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR GANESHA OPERATION (GO) SEMARANG Muhammad Iqbal; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.336 KB)

Abstract

Lembaga pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan di era sekarang ini, terlebih bagi lembaga non formal (luar sekolah) seperti Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO). Berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui bahwa di GO Semarang masih banyak siswa yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan selama ini, untuk itu dilakukan penelitian lanjutan yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan siswa dan tingkat kesepakatan institusi GO serta dapat mengetahui dimensi yang menjadi prioritas perbaikan dan rekomendasi yang sesuai. Terdapat beberapa metode yang digunakan, yaitu Student Satisfaction Inventory (SSI) untuk mengukur tingkat kepuasan siswa yang hasilnya ditampilkan dalam Importance Satisfaction Matrix dan Institutional Priorities Survey (IPS) untuk mengukur tingkat kesepakatan institusi yang ditampilkan dalam Importance Agreement Matrix. Sesuai hasil pengolahan data diketahui bahwa dimensi yang menjadi prioritas perbaikan SSI adalah dimensi Respon Terhadap Populasi yang Beragam  dan dimensi Pelayanan Prima. Berdasarkan sisi institusi, prioritas masalah yang perlu diperbaiki adalah dimensi Konsultasi Akademik dan Efektifitas Konseling. Abstract Qualify education institute is very indispensable in this era, moreover in such non-formal institute like a Study Guidance Institution (tutoring agency) Ganesha Operation (GO). Based on preliminary studies we know that there are still many students who don’t feel satisfied with GO’s services yet so far, therefore a further research is needed to measure student satisfaction level and GO’s level of agreement, so that we know what dimension must be chosen as betterment priorities and some relevant recommendations that would be given. There are some methods used by the researcher, they are Student Satisfaction Inventory (SSI) to measure satisfaction level of students which the results are shown in Importance Satisfation Matrix, and Institutional Priorities Survey (IPS) to measure agreement level of institution which the results are shown in Importance Agreement Matrix. In correspond to data processing results, we know what dimension that is chosen as betterment priorities, those are the dimension of Responsiveness to Diverse Population and Service Excellence. Based upon institution’s point of view, the priority is dimension of Academic Advising and Counseling Effectiveness.
PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN PENDEKATAN FUZZY ANALYTICAL NETWORK PROCESS (FANP) PADA DEPARTEMEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PT. GENERAL ELECTRIC LIGHTING INDONESIA Nina Ratna Enggar Puspita; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem pemilihan supplier merupakan salah satu isu penting, karena pemilihan supplier menjadi bagian dari sebuah supply chain maka hubungan tersebut akan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kelangsungan produksi diantaranya industri manufaktur. PT GE Lighting Indonesia masih menggunakan metode persaingan harga termurah pada saat ini dalam menentukan supplier mana yang akan digunakan untuk memenuhi komponen Glass Bulb yang merupakan salah satu dari komponen kritis pendukung incandescent lamp, sehingga sangat memungkinkan terjadinya kesalahan dalam memilih supplier. Padahal pemilihan supplier ini sangat penting dan perusahaan belum memperhatikan biaya total produksi akibat dari pemilihan supplier. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kriteria penilaian kinerja supplier yang disesuaikan dengan kondisi perusahaan menggunakan pendekatan oleh Dickson’s Vendor Selection Criteria (Weber, Charles A., et al, 1991) dan Chen (2010). Dan juga mendapatkan peringkat kinerja supplier menggunakan metode Fuzzy Analytical Network Process (ANP). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh 6 kriteria dan 19 subkriteria pemilihan supplier. Kriteria terpenting adalah kriteria Technology Capability dengan bobot 0,70511. Supplier yang direkomendasikan adalah PT. L, dengan nilai performansi tertinggi yaitu 0,28702.ABSTRACTSupplier selection problem is one of important issue, because the supplier selection is a part of supply chain then the relationship have a tremendous influence on the continuity of production including manufacture industry. PT GE Lighting Indonesia is still use the cheapest price at that time to choose which suppliers will be used to supply The Glass Bulb component, which is one of the critical components of incandescent lamp, so it is possible the occurrence of errors in selecting suppliers. Though the selection of supplier is very important and the company has not noticed the total cost of production as a result of supplier selection. The purpose of this research is to determine the criteria which is adjusted with manufacture’s condition by Dickson's approach to Vendor Selection Criteria (Weber, Charles A., et al, 1991) and Chen (2010). And also to attain suppliers performance rank using the method of Fuzzy Analytical Network Process (ANP). Based on the result, there are 6 criteria and 19 subcriteria supplier selection. The most important criteria is Technology Capability with 0.70511 weights. The best recommended supplier is PT. L, with the highest performance value 0,28702.
ANALISA FASILITAS DAN MERANCANG TATA LETAK FASILITAS YANG BAIK PADA CV.SAMPURNA BOGA MAKMUR Agsanigita Nindy Sukmawara; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.354 KB)

Abstract

Suatu perusahaan yang baik tentunya tercermin dari kegiatan industri dalam perusahaan yang baik pula. Agar kegiatan perindustrian dalam perusahaan baik maka perlu dilakukan perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan yang paling utama dalam membangun perusahaan adalah perencanaan tempat kerja atau workplace.           CV.Sampurna Boga makmur merupakan perusahaan yang bergerak dengan sistem make to order, sehingga perusahaan selalu dituntut untuk melakukan peningkatan produktivitas secara total. Proses produksi yang berjalan pada kegiatan pembuatan minuman serbuk dan berbagai jenis jelly lainnya merupakan kegiatan utama yang dilakukan perusahaan ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menjaga kualitas dari produk yang dihasilkan.          Kualitas dari suatu produk dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah tata letak fasilitas. Tata letak fasilitas yang baik akan membawa dampak yang baik juga untuk kelancaran proses produksi. Produksi yang berjalan dengan baik akan menjaga kualitas dari produk yang dihasilkan tetap baik.          Fasilitas produksi yang ada pada CV sampurna Boga Makmur sudah sangat baik dan lengkap namun tata letaknya masih kurang baik, sehingga lahan seluas lebih kurang 283,788 m2yang ada dapat dimanfaatkan dengan optimal. Dan dengan melihat faktor lingkungan yang ada, perusahaan akan dapat meningkatkan serta memperbaiki kinerja dan kenyamanan.  Abstract          Analisa Fasilitas dan Merancang Tata Letak Fasilitas Yang Baik pada Cv.Sampurna Boga Makmur. A good company is certainly reflected in the company's industrial activities are good also. So that industrial activities in good company it is necessary to plan in advance. Planning the most important in establishing the company is planning the workplace or workplace.          CV.Sampurna Boga Makmur prosperous is a company engaged with sistem make to order, so companies are always required to increase productivity in total. The production process running on the activity of making beverage powders and various other types of jelly is the main activity of the company is. Therefore, it is very important for companies to maintain the quality of products produced.The quality of a product is influenced by many factors, one of which is the layout of the facility. The layout of the             facilities are good and bring a good impact as well for a smooth production process. Production that goes well will maintain the quality of the products remains good.          The existing production facilities in CV  sampurna Boga  Makmur is very good and complete, but its layout is still not good, so that an area of approximately 283.788 m2 there can be utilized optimally. And to see that there are environmental factors, the company will be able to enhance and improve the performance and comfort.
PEMILIHAN STRATEGI BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE STRATEGY PLANNING MATRIX PADA UKM BATIK BANYUMAS Meila Zulhiana; Hery Suliantoro; Ratna Purwaningsih
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.509 KB)

Abstract

Salah satu UKM yang ada di Jawa Tengah adalah Industri Batik. Batik merupakan salah satu kesenian khas Indonesia yang berupa kain bermotif yang telah ada sejak berabad-abad lamanya hidup dan berkembang yang dimiliki hampir setiap Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Banyumas yang mempunyai ciri khas batik. Dari tahun 2012 hingga tahun 2014 terjadi penurunan jumlah penjualan batik Banyumas. Penurunan jumlah penjualan ini dikarenakan  pengusaha UKM batik Banyumas memerlukan waktu lama hingga laku terjual. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya strategi bisnis yang sesuai dengan UKM batik Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun strategi bisnis  dalam SWOT dengan menggunakan matriks SPACE dan matriks QSPM serta merumuskan strategi bisnis yang sesuai dengan UKM batik Banyumas. Terdapat sembilan alternatif strategi, dengan menggunakan matriks QSPM prioritas strategis yang terpilih yaitu UKM batik membuat brosur, leafllet dan lewat media sosial agar masyarakat Banyumas mengetahui keberadaan dari UKM batik Banyumas sehingga kemungkinan adanya kenaikan volume penjualan dengan nilai TAS terbesar 5,98, menawarkan produk ke berbagai instansi organisasi lainnya yang belum pernah memesan batik Banyumas untuk memperluas jaringan kemitraan memiliki TAS terbesar 5,70 dan menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah agar dibangun pusat pasar yang menjadi titik konsentrasi penjualan dan pusat produksi dan keseluruhan yang lokasinya strategis memiliki TAS terbesar 5,04.   ABSTRACTOne of the SMEs exists in Central Java is Batik Industry. Batik is a traditional Indonesian art in the form of patterned fabric which has existed since centuries ago, lives and thrive in almost every district and town across Central Java, including Banyumas batik which has a unique characteristics. From 2012 to 2014, there is a decline in the number of sales in Banyumas batik. A decrease in the number of sales is caused by Banyumas batik SMEs takes a long time to sold. Therefore it is very necessary to have a business strategy that fits Banyumas batik SMEs. The aim of this study is to develop a business strategy in SWOT, using SPACE matrix and QSPM matrix, also formulate business strategies in accordance with the Banyumas batik SMEs. There are nine alternative strategies, by using QSPM matrix, the chosen strategic priorities are batik SMEs create brochures, leafllet and through social media so that people know the existence of Banyumas batik SMEs, so that the possibility of an increase in the volume of sales by the largest TAS value of 5.98, offering products to various agencies of other organizations that have never ordered Banyumas batik to expand the partnership network has the largest TAS 5.70 and cooperated with the government in order to be built the central market concentration point of sales and production centers and overall strategic location has the largest TAS 5.04.
PENGUKURAN RISIKO RANTAI PASOK BERAS MENGGUNAKAN FUZZY FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (Studi Kasus : UD.Sami Hasil Demak) Alif Iqbal Rosyidi; Hery Suliantoro; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.719 KB)

Abstract

Industri agraria merupakan industri yang sangat berpengaruh pada kehidupan banyak manusia. Dalam perkembangannya, faktor risiko yang berpengaruh pada industri agraria semakin banyak sehingga dalam pengambilan keputusan faktor-fakor risiko tersebut perlu dipertimbangkan sehingga dapat meminimalisir tingkat kerugian yang akan terjadi. Supply Chain Operation Reference (SCOR) sebagai salah satu metode pengembangan dalam supply chain management yang menilai kinerja rantai pasok. Berbagai fenomena dilapangan menunjukkan bahwa risiko yang terjadi pada industri agraria cukup banyak tetapi dengan SCOR dapat dikelompokkan menjadi 5 proses yaitu Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Risiko ini dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, kerusakan barang, penurunan omset, dan lain lain yang dapat mempengaruhi kelancaran operasi bisnis. Framework yang digunakan merupakan framework dari D.U.Rochmah (2014). Tujuannya adalah membangun strategi perbaikan sehingga perusahaan dapat bertahan dan melanjutkan upaya pencapaian keuntungan. Berdasarkan fenomena yang ada, terjadinya gangguan pada salah satu pelaku rantai pasok yaitu kesulitan dalam memenuhi target produksi dan penurunan omset di UD.Sami Hasil Demak menimbulkan perlunya strategi pengelolaan yang tepat. Fuzzy Failure Mode Effect Analysis (FFMEA) akan digunakan dalam menentukan prioritas-prioritas dari kategori-kategori risiko yang berpengaruh pada stakeholder supply chain beras. Beberapa variabel risiko yang menjadi prioritas untuk diperbaiki urutannya adalah risiko penurunan kualitas, keterlambatan komoditas, penurunan kualitas komoditas pasokan dengan alternatif solusi yaitu melakukan kerjasama dengan BULOG agar kualitas beras dan harga komoditas terjaga tetap stabil.  ABSTRACTAgrarian industry is an industry that is very influential in the lives of many people. During its development, the risk factors affecting the agrarian industry more and more so in the decision-making of these risk factors need to be considered so as to minimize the level of losses that will occur. Supply Chain Operations Reference (SCOR) as one of the methods in the development of supply chain management assesses the performance of the supply chain. Various phenomena in the field indicate that the risks that occur in the agrarian industry quite a lot but with SCOR can be grouped into five processes, namely Plan, Source, Make, Deliver, and Return. These risks may cause delays in delivery, damage to goods, decrease turnover, and others that may affect the smooth running of business operations. Framework used the framework of Rochmah (2014). The goal is to develop improvement strategies so that the company can survive and continue the efforts to achieve a profit. Based on existing phenomenon, the occurrence of interference on one of the perpetrators of the supply chain, namely the difficulty in meeting production targets and a decrease in turnover in UD.Sami Hasil Demak raises the need for appropriate management strategies. Fuzzy Failure Mode Effect Analysis (FFMEA) will be used in determining the priorities of risk categories that affect the rice supply chain stakeholders. Risk variable becoming a priority for repair order is the risk of loss of quality , delay commodities, and deterioration of commodity supply with alternative solution like joint with BULOG to keep the quality and price of rice commodity safe and stable.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS NASABAH STUDI KASUS DI BANK JATENG CABANG KOORDINATOR SEMARANG Gisha Navitasari; Hery Suliantoro; Diana Puspita sari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan loyalitas nasabah merupakan dasar bagi bank untuk bertahan dan menghadapi persaingan di industri perbankan yang semakin kompetitif. Obyek dalam penelitian ini adalah Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang. Jumlah nasabah tabungan khususnya Tabungan Bima mengalami penurunan selama bulan Desember 2010-April 2011. Selain itu, juga terjadi kasus penutupan rekening tabungan karena alasan nasabah berpindah ke bank pesaing dengan persentase sebesar 22,5% dari total kasus penutupan rekening yang terjadi pada periode Desember 2010 – April 2011. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat masalah loyalitas nasabah yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak Bank Jateng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah dan hubungan antar faktor-faktor tersebut dengan loyalitas nasabah. Setiap variabel diukur dengan skala Likert 5 poin yaitu kualitas layanan (21 indikator), nilai nasabah (13 indikator), kepercayaan (7 indikator), citra (5 indikator), komitmen (5 indikator), dan kepuasan nasabah (6 indikator).  Penyebaran kuesioner menggunakan metode purposive sampling dengan membagikan kuesioner kepada nasabah tabungan Bima Bank Jateng yang masih aktif dalam jangka waktu minimal 1 tahun. Sebanyak 215 kuesioner telah disebar dan terdapat 200 kuesioner yang diisi sah oleh responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software Amos 18.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, nilai nasabah berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, kepuasan nasabah berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah, komitmen berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah, citra berpengaruh positif terhadap komitmen, dan kepercayaan berpengaruh positif terhadap komitmen   Customer loyalty is the basis for banks to survive and face the competition in banking industry. Object of this research is Bank Jateng Semarang coordinator branch. Number of customer savings, especially customer of Bima savings declined during the month of December 2010-April 2011. Moreover, there were also cases of closing savings account by reason customers switch to a competitor with a percentage 22.5% of total cases of closing savings account that occurred in the period December 2010 - April 2011. This indicates that there is a customer loyalty issues that need to get the attention from Bank Jateng. This research aims to determine the factors that affect customer loyalty and relationships between these factors with customer loyalty. Each variable is measured using 5 point Likert-scale: perceived service quality (21 indicators), perceived value (13 indicators), trust (7 indicators), image (5 indicators), commitment (5 indicators) and customer satisfaction (6 indicators). Distribution of the questionnaire using purposive sampling method by distributing questionnaires to customers  of Bima Bank Jateng Semarang coordinator branch who are still active within a period of at least 1 year. 215 questionnaires were distributed and there were 200 valid questionnaires completed by respondents. The data were analyzed using Structural equation modeling (SEM) method using AMOS 18.0 software. The results of this study indicate that perceived service quality is related positively with customer satisfaction, perceived value is related positively with customer satisfaction, customer satisfaction is related positively with customer loyalty, commitment is related positively with customer loyalty, image is related positively with commitment, and trust  is related positively with commitment.
META ANALYSIS THE EMISION OF GREEN PORT CITY : A LITERATURE REVIEW Taufik Mulya Ibrahim; Denny Nurkertamanda; Hery Suliantoro
Journal of Industrial Engineering Management Vol 8, No 2 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 8 No 2
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jiem.v8i2.1499

Abstract

ABSTRAK Air emission not only from waste or gas from chimney of factory or ships in port, but also from leaking gas of freon/chloro in air that can damaging the ozone. Our current understanding of the sources and increase in emissions of leaked refrigerant gases derives from two data sources: ground-based and airborne point measurements, or from reports of the quantity of products manufactured and purchased. Thus, port-related air pollutant emissions and their environmental impacts are not systematically reported. The solution to the environmental impacts of refrigerant gases would therefore pass by a gas which contains no chlorine no fluorine and does not reject any CO2 emissions in the atmosphere, in brief a green gas. The method used is expected to be able to map the center of the pollutant source.
Evaluasi Efektivitas dalam Produksi Kokas dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Studi Kasus : Coke Oven Plant PT Krakatau Steel (Persero) Tbk) Samosir, Andi; Suliantoro, Hery
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang produksi baja. Coke OvenPlant pada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan fasilitas yang memproduksi kokas untuk digunakan sebagaibahan bakar pada proses pembakaran di Blast Furnace yang membuat Hot Rolled Wire. Masalah umum yang seringdijumpai di lantai produksi adalah mesin produksi tidak beroperasi dengan baik sehingga mempengaruhi proseslainnya, Salah satu metode pengukuran kinerja dan efektivitas mesin yang digunakan adalah Overall EquipmentEffectiveness (OEE) yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuran OEE six big losses dan dari faktor six big lossestersebut dicari faktor terbesar yang mengakibatkan rendahnya efisiensi. Metode OEE merupakan metode pengukuransuatu tingkat efektivitas pemakaian suatu mesin atau peralatan pada perusahaan. Metode ini tediri dari tiga faktorutama yang saling berhubungan yaitu Avaibility (ketersediaan), Performance (kemampuan) dan Quality (kualitas).Hasil perhitungan OEE akan mengidentifikasi kondisi penggunaan mesin yang tidak efektif dan efisien mengakibatkanrendahnya produktivitas mesin dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Selain itu, dapat mendeteksikejanggalan-kejanggalan yang mungkin terjadi pada periode selanjutnya sehingga bisa dilakukan perbaikan secepatmungkin untuk kedepannya dan dilakukan penjadwalan pemeliharan mesin untuk pencegahan breakdown yang terjadidalam proses produksi. Kata kunci: Produksi, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses
ANALISIS PERBANDINGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN RAW MATERIAL CARBON BLACK 599 DAN NATURAL RUBBER NOLO DENGAN METODE EOQ DAN POQ (STUDI KASUS: PT GOODYEAR INDONESIA, Tbk.) Kusuma, Mutiara Ramadya; Suliantoro, Hery
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Goodyear Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi ban (tire). Perusahaan ini memperoduksi dua jenis ban produk yaitu Radial Tire (Passenger) dan Bias Tire (Commercial). Divisi Raw Material merupakan salah satu divisi yang berada di head office PT Goodyear Indonesia dimana terdapat bagian Raw Material planner yang bertugas dalam menentukan material-material yang dibutuhkan untuk produksi, penjadwalan pemesanan material, penentuan jumlah pemesanan material, dan mengendalikan ketersediaan material tersebut agar sesuai dengan timeframe yang ada. Produksi PT Goodyear Indonesia menggunakan push system dimana strategi make to stock. Pihak RM planner PT Goodyear Indonesia sering mengalami bahwa hasil forecasting tidak sesuai dengan aktualnya, hal itu juga disebabkan karena planner belum menggunakan metode yang efektif untuk bisa mengatasi stock out ataupun over stock. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk membantu perusahaan dalam menentukan berapa purchase quantity material dan titik pemesanan yang optimal di tahun 2021yang sesuai dengan meminimalkan nilai total cost pada persediaan raw material rubber nolo dan carbon black 599. Penelitian ini menggunakan metode Economic Order Quantity dan Purchase Order Quantity untuk membantu perusahaan dalam menentukan berapa banyak raw material yang harus disediakan, menentukan ROP (reorder point), safety stock, dan dapat meminimalkan biaya total persediaan. Dengan metode EOQ perusahaan dapat menghemat biaya total persediaan pada material carbon black 599 sebesar $295.480,6 dan material natural rubber NOLO sebesar $349.041,88. Berdasarkan selisih antara kedua metode tersebut, material carbon black 599 mengalami penurunan biaya total sebesar 82,75% dari biaya total aktual perusahaan dengan metode EOQ, dan material natural rubber NOLO mengalami penurunan biaya total sebesar 80,44% dari biaya aktual perusahaan dengan menggunakan metode EOQ.Kata kunci : Economic Order Quanity; Manajemen Pengendalian Persedian; Period Order Quantity; Re-Order Point; Safety StockAbstractPT Goodyear Indonesia is a manufacturing company that produces tires. This company produces two types of tire products, namely Radial Tires (Passenger) and Bias Tires (Commercial). The Raw Material Division is one of the divisions in the head office of PT Goodyear Indonesia where there is a Raw Material planner section whose job is to determine the materials needed for production, schedule material orders, determine the number of material orders, and control the availability of these materials to suit with existing timeframes. The production of PT Goodyear Indonesia uses a push system where the strategy is made to stock. PT Goodyear Indonesia RM planners often experience that the forecasting results do not match the actual ones, this is also because planners have not used effective methods to be able to deal with stock-outs or overstocks. Therefore, this study aims to assist companies in determining the optimal purchase quantity and order point in 2021 which is appropriate by minimizing the total cost of raw material inventory for rubber zero and carbon black 599. This study uses the Economic Order Quantity and Purchase Order Quantity to assist companies in determining how much raw material to provide, determining ROP (reorder point), and safety stock, and can minimize the total cost of inventory. With the EOQ method, the company can save the total cost of inventory on the carbon black 599 material $ 295,480.6, and the natural rubber NOLO material $ 349,041.88. Based on the difference between the two methods, the carbon black 599 material experienced a total cost reduction of 82.75% of the company's actual total costs using the EOQ method, and the natural rubber NOLO material experienced a total cost reduction of 80.44% of the company's actual costs using the EOQ method. Keywords: Economic Order Quanity; Inventory Control Management; Period Order Quantity; Re-Order Point; Safety Stock
ANALISIS KEANDALAN MANUSIA PADA PROSES PEMBUATAN KURSI KAYU MENGGUNAKAN METODE HUMAN ERROR ASESSMENT AND REDUCTION TECHNIQUE (HEART) Studi Kasus: Perum Perhutani Industri Kayu, Demak, Jawa Tengah Fajari, Muhammad Akhdan Rizki; Suliantoro, Hery
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Human error ini merupakan salah satu ketidakpastian yang tidak dapat diprediksiselama proses produksi berlangsung. Ketidakpastian tersebut seperti kesalahanoperator, kesalahpahaman, dan kesalahan pengawasan. Permasalahan darikeandalan manusia dapat disikapi sebagai permasalahan mengapa seseorangterkadang dapat sukses dan gagal dalam mencapai tujuan yang diinginkan.Hal inijuga disebut Human reability kognitif yang diamati dalam suatu sistem HumanReliability Assessment (HRA) adalah metodologi yang komprehensif dan terstrukturyang menerapkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menilai kontribusi manusiaterhadap resiko menggunakan pendekatan pembiayaan berbasis aktivitas. Untukmengetahui kesalahan atau human error yang bisa saja terjadi pada setiap prosesproduksi. Pada penelitian ini mengamati pada proses produksi pembuatan furnituremeja pada perusahaan kayu perum perhutani yang bertujuan untuk mengurangihumman error dan angka kecelakaan.Kata Kunci: Human error, Human reability, HEP,Perum perhutani, Furniture meja
Co-Authors Achmad Ismail Marzuki Adi Hardinata Huatagaol Aditya Bonavasius Purba Afandi Rahmat Aris Agsanigita Nindy Sukmawara Agvirillia Melinda Astridenia, Agvirillia Melinda Aldisa Kusumaningsari Alif Iqbal Rosyidi Amayta Rahma Nuriza, Amayta Rahma Ananda Wien Dinasty Andina Pratiwi Anita Mustikasari ANNISA MAULIDYA Annisa Prafitri Sari Arfan Bakhtiar Aries Susanty Aris Munandar Aris Munandar Ary Arvianto Aziz, Tagiy Al Bambang Purwanggono Baskara Aji Winarno Cahyani, Egintha Christoper Christoper Darminto Pujotomo Denny Nurkertamanda Dewi Nugrahani Dewi Nugrahani Diana Puspita Sari Dinda Fanny Lecianty Donnie Cahya Gumilang Silalahi Dwi Lestari Ariani Dwi Megah Purnamasari Dwi Restiani Eldinda Sazida Permatasari Eldinda Sazida Permatsari, Eldinda Sazida Endah Kirana Ethec Ananda Fuadillah Fajari, Muhammad Akhdan Rizki Fakhrozi Arfi Freddy Bachtiar Silaban Galuh Intan M Gifari, Akbar Romadhona Gisha Navitasari Hapsari Prawitasari Putri Anjani Haris Mulyono Haryo Santoso Haryo Santoso Hendry Janitra Hutama Heru Prastawa Ide Ambardi, Muhamad Indarto, Lukas Ris Indratua Sinurat Intan Novita Dewi Iskandar Muda Iyain Sihombing Jati Utomo Dwi Hatmoko Junaidi, Selvrida Eka Kirana Rukmayuninda Ririh Kirana Rukmayuninda Ririh Kurnia Sari Kusuma, Mutiara Ramadya Laila Kusumawardhani Lakshita Pritandari Leasytta Noerfajr Lubis, Ihsan Andika Luh Nyoman Widyastuti Luh Putu Ratna Sundari M. Agung Wibowo Maharani Retno Sari Marga Harjadiputra Martin Lilik A Meila Zulhiana Mitra Amerta Ivanda Muhammad Fachrurozi Muhammad Iqbal Muhammad Reyval Akbar Muhammad Taufik Aditya Mumpuni Rahma Pertiwi Mustofa Muthi Said Susilo Nabilla Rohadhatul Aisy Nadya Sella Aulia Naniek Utami Handayani Naniek Utami Handayani Nartadhi, Rizal Luthfi Nazaret Raisa Tarigan Nia Budi Puspitasari Nina Ratna Enggar Puspita Noor Arofah Alamiyah Novie Susanto Nuroji Nuroji Perdana HM, Muhammad Arief Pitipaldi, Knight Pradhana, Claudha Alba Purnawan Adi Wicaksono Purnomo Setyo Kusumo Putra, Hafish Naufal Putra, Ryan Dwiyana Qaanita Yuuha M Rajib Wahyu Nugroho K Ramadhan, Fathur Agnanta Rani Rumita Ratna Purwaningsih Reynanda Agung Dwiprakoso Riandika Windiasari Ridha Setyanda Putra Roosita Maryani Samosir, Andi Sarumaha, Hilman Hendro S Sembiring, Joy Irfan Seno Aji Nugroho Shelli Fardhiyah Sunny Shifa Fauziyah Shinta Devi Siregar Sholicha, Mar’atus Siahaan, Geovany Sondang Siahaan, Lowis Onike Sihombing, Iyain Sindhu Pradipta Sri Lestari Stefi Anindyawati Sya’roni, Muhammad Taufik Mulya Ibrahim Tisa Aisyarahmi Ulfah, Fanny Uli Arta Tindaon Vashanadia Astharina Verra Erlianna Wicaksono, Wahyu Agung Wiwik Budiawan Yosephyn, Putri Yulius Pradana Setyawan P ZAINAL FANANI R., ZAINAL