Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN WIFI ID CORNER DENGAN METODE SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA WILAYAH USAHA TELEKOMUNIKASI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK. TANGERANG Nabilla Rohadhatul Aisy; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.796 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan. Pertama, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa keluhan pelanggan dan pengguna Wifi Id di Wilayah Usaha Telekomunikasi PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Tangerang. Kedua, mengetahui perbandingan antara persepsi dan ekspektasi pelanggan mengenai layanan dan produk Wifi Id. Ketiga, mengetahui kualitas dari layanan dan produk sebagai acuan perbaikan produk. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang telekomunikasi, membantu program pemerintah dalam memudahkan masyarakat untuk mengakses internet kapanpun, dan dimanapun, dengan membuat suatu layanan yang disebut Wifi Id. Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa apakah layanan Wifi Id sebagai pendukung program pemerintah telah berjalan sesuai dengan harapan pelanggan dengan menggunakan metode Service Quality, dan membuat usulan perbaikan layanan tersebut dengan menggunakan metode Quality Function Deployment dengan House of Quality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi kualitas memiliki gap atau celah antara persepsi dan ekspektasinya, sehingga perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil House of Quality, perbaikan yang diusulkan diantaranya adalah melakukan training kepada pegawai, mengganti perangkat yang lebih berkualitas, dan memperbaiki jaringan di sekitar lokasi Wifi Id Corner. Abstract[CUSTOMER SATISFACTION ANALYSIS OF WIFI ID CORNER WITH SERVICE QUALITY AND QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT METHOD IN TELECOMMUNICATION BUSINESS REGION PT. TELECOMMUNICATION INDONESIA, TBK. TANGERANG] This study has three objectives. First, this study aims to identify and analyze customer complaints and users of Wifi Id in the Telecommunication Business Region of PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Tangerang. Second, to know the comparison between customer perception and expectation about Wifi Id service and product. Third, know the quality of services and products as a reference product improvement. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. as one of the State-Owned Enterprises engaged in telecommunications, helps government programs in facilitating the public to access the internet anytime, anywhere, by creating a service called Wifi Id. This study was conducted by checking whether the Wifi Id service as a supporter of the government program has been run in accordance with customer expectations using Service Quality method, and make the proposed service improvement using Quality Function Deployment method with House of Quality. The results showed that all dimensions of quality have gaps or gaps between perceptions and expectations, so it needs to be improved. Based on House of Quality results, the proposed improvements include training employees, replacing higher quality devices, and improving the network around the Wifi Id Corner location.
PERANCANGAN SISTEM PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN PENDEKATAN FUZZY ANALYTICAL NETWORK PROCESS (FANP) DI PT WIJAYA KARYA BETON BOYOLALI Iskandar Muda; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan barang dan jasa adalah rangkaian kegiatan untuk mendapat barang dan jasa yang diingkan dengan menggunakan metode dan proses tertentu untuk mencapai kesepakatan harga, waktu, kualitas dan kesepakatan lainnya. PT ijaya Karya Beton Boyolali selama ini hanya memperhatikan kriteria mutu, waktu, pelayanan, dan K3 dalama melakukan pemilihan supplier, Hal ini mengakibatkan tidak adanya jaminan kualitas yang baik, efektif dan efesien terhadap split yang dikirim oleh supplier. Padahal pemilihan supplier ini sangat penting dan perusahaan belum memperhatikan factor biaya dan organisasi dalam pemilihan supplier. Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentifikasi criteria pemiliahn supplier yang sesuai dengan kondisi perusahaaan menggunakan pendekatan kriteria-kriteria pemilihan menurut Chen (2010), dan mendapat peringkat kinerja supplier menggunakan Fuzzy Analytical Network Process (FANP). Berdasrkan penelitian yang dilakukan, diperoleh 6 kriteria dan 19 subkriteria pemilihan supplier. kriteria terpenting adalah kriteria kualitas dengan bobot 0.422529. Supplier yang direkomendasikan adalah UD. Budi Agung Baru, dengan nilai performansi tertinggi, yaitu 0.31982. ABSTRACT Procurement of goods and services is a series of activities to get the goods and services need using methods and processes to reach a deal price, delivery, quality and other deal. PT  Wijaya Karya Beton Boyolali all this time only consider the criteria of quality, delivery, service, and health and safety in perform supplier selection, This resulted in the lack of guarantee of good quality, effective and efficient split sent by supplier. Although the selection of supplier is very important and the company has not noticed the cost and organizational factors in supplier selection. The purpose of this study was to identify supplier selection criteria in accordance with the conditions of firms using the approach selection criteria according to Chen (2010), and get supplier performance rank using Fuzzy Analytical Network Process (FANP). Based on those research conducted, gained 6 criteria and 19 sub-criteria supplier selection. The most important criteria are the quality criteria with weight 0.422529. The Recommended Supplier is UD. Budi Agung Baru, the highest performance values, is 0.31982.
ANALISIS KEBIJAKAN CORRECTIVE DAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA MESIN RAPIER, SHUTLE, WATER JET PADA PROSES WEAVING di PT. TIGA MANUNGGAL SYNTHETIC INDUSTRIES Mustofa Muthi Said Susilo; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.314 KB)

Abstract

PT. Tiga Manunggal Synthetic Industries adalah perusahaan textile di Kota Salatiga. Pada PT. Timatex ini terdapat proses weaving yang bertugas untuk menenun benang lusi dan benang pakan. Adapun Permasalahan perusahaan yang  sering  dialami  adalah  terjadi  kerusakan  mesin  yang  tiba-tiba dan tingginya  waktu  kerusakan  mesin  (downtime) ketika  proses  produksi  berlangsung. Hal-hal  tersebut mengakibatkan kelancaran proses produksi menjadi terganggu.Oleh sebab itu  pada jurnal ini  akan mengangkat kebijakan jadwal perawatan mesin antara corrective atapun preventive maintenance yang nantinya akan  menjadi usulan bagi perusahaan untuk menerapkan sistem terbaik dalam melakukan perawatan mesin, dimana kebijakan ini dianalisis menggunakan root cause analysis,diagram pareto, serta diagram sebab akibat (fishbone).  Abstract [POLICY  ANALYSIS AND  TREATMENT RESULTS  IN  MACHINE RAPIER,  shutle,  AIR  JET WEAVING PROCESS PT. INDUSTRIAL SYNTHETIC THREE MANUNGGAL]. PT. Tiga Manunggal Synthetic Industries is a textile company in Salatiga. At the PT. There are Timatex weaving process that served to weave the warp and weft. As for the problem of companies that often experienced engine damage occurs suddenly and high time engine failure (downtime) when the production process. These things lead to a smooth production process to be disturbed. Therefore, in this journal will raise the policy schedule machine maintenance between corrective atapun preventive maintenance which will be proposed for companies to implement the best systems in the treatment machine, in which this policy was analyzed using root cause analysis, pareto diagrams, as well as the causal diagram (fishbone).
PENGEMBANGAN DISTINCTIVE COMPETENCE MENGGUNAKAN ANALISIS VALUE CHAIN PADA PURI MAERAKACA Dinda Fanny Lecianty; Hery Suliantoro Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.142 KB)

Abstract

Puri Merakaca merupakan salah satu obyek wisata di Kota Semarang yang saat ini berada dalam kondisi tidak optimal karena sepi pengunjung. Dengan keadaan seperti ini,  diperlukan adanya suatu perencanaan strategi manajemen untuk mempertahankan eksistensi dan mengoptimalkan pendapatan selanjutnya. Strategi ini dirancang dengan menganalisis rantai nilai, kemudian mencari faktor kunci keberhasilan yang nantinya akan dihasilkan gap dari pengunjung dan pengelola. Gap tersebut akan dijadikan spiderweb yang akam dibuatkan strategi untuk menanggulanginya dengan memperhatikan faktor internal dan eksternal.. Hasil strategi yang didapatkan untuk pemerintah adalah dengan mengadakan brainstorming untuk pegawai dan mencari solusi permasalahan investor. Strategi untuk Puri Maerakaca adalah dengan kerjasama dengan perusahaan dalam pengadaan event dan juga mencoba membuat adanya inovasi baru. Sementara strategi untuk menarik pengunjung adalah dengan memberikan paket harga khusus dan juga meningkatkan kegiatan promosi.  ABSTRACTPuri Maerakaca is one of  tourism objects in Semarang City that is now in unoptimal condition due to the lack of visitors. Therefore, it needs a management strategic plan to maintain the existence and optimize the upcoming income. This strategy is developed by analysing value chain, then look for the critical succes factors which later generate gap between visitors and management. Later, spiderweb will be generated that it needs strategy to overcome it by considering both internal and external factors. The results are for the government by doing brainstorming for staff and finding for solution to the investor problem. Strategy for Puri Maerakaca is making coorporation with the other companies in term of helding event and try to making new innovations. While, the strategy to attract visitors is by offering special price package and raising promotion activities.
Pengendalian Kualitas Berat Benang CD 40 pada Unit Spinning PT. Primatexco Indonesia Mumpuni Rahma Pertiwi; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal volume 3,nomor 4,tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.337 KB)

Abstract

Menurut Montgomerry (1996) Kualitas yaitu seberapa baik produk itu sesuai dengan spesifikasi dan kelonggaran yang disyaratkan oleh rancangan itu. PT. Primatexco Indonesia adalah perusahaan dalam bidang textile yang memproduksi benang dan kain. Keinginan PT. Primatexco Indonesia untuk bertahan dalam persaingan harus diwujudkan dengan tindakan-tindakan untuk memenuhi permintaan konsumen. Untuk mewujudkannnya PT. Primatexco Indonesia harus dapat memelihara kualitas dari produknya. Pada setiap proses produksi untuk menghasilkan produk benang di PT. Primatexco Indonesia, tidak jarang ditemui produk cacat, terutama pada berat benang salah satu produk benang jenis CD 40. Oleh karena itu diperlukan adanya perancangan pengendalian kualitas statistik pada berat benang jenis CD 40. Hasil dari pengolahan data yaitu terdapat 1  mesin penghasil benang CD 40 yang berada diluar peta kontrol. Dengan menggunakan peta kotrol R maka terdapat  4 mesin penghasil benang CD 40 yang berada diluar peta kontrol. Akar permasalahan penyebab cacatnya benang CD 40 berdasarkan analisa dengan menggunakan Why-Why Analysis dan Diagram Fishbone yaitu kapas yang digunakan untuk membuat benang tidak ditimbang sebelum di mix, operator salah dalam memasukan kapas, kurangnya perawatan mesin dan part mesin, tidak semua material yang digunakan dicek kebersihannya, dan lingkungan pabrik yang bising dan panas karena AC sering dimatikan.
ANALISIS PERFORMANSI DAN PERILAKU MENGEMUDI DENGAN MENGGUNAKAN GADGET SECARA HAND-HELD DAN HANDS-FREE Uli Arta Tindaon; Novie Susanto; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.414 KB)

Abstract

Penggunaan gadget ketika mengemudi sudah menjadi suatu gaya hidup di Indonesia, bahkan penggunaan gadget ini berperan dalam pekerjaan pengemudi taksi online. Cara penggunaan gadget yang sering dilakukan adalah secara hand-held dan hands-free. Menggunakan gadget ketika mengemudi merupakan salah satu sumber bahaya yang besar karena dapat menyebabkan distraksi pada kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penurunan performansi mengemudi dan bagaimana perilaku mengemudi terkait kecepatan dan perubahan posisi lateral yang dihasilkan ketika mengemudi sambil menggunakan gadget. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan driving simulator pada 2 jenis jalan yaitu urban road dan rurual road, masing-masing jalan diberikan 5 perlakuan yaitu mengemudi tanpa menggunakan gadget, mengemudi menggunakan gadget secara hand-held dengan distraksi telepon, mengemudi menggunakan gadget secara hand-held dengan distraksi SMS, mengemudi menggunakan gadget secara hands-free dengan distraksi telepon dan mengemudi secara hands-free dengan distraksi SMS. Penurunan performansi yang paling buruk dihasilkan pada penggunaan gadget secara hands-free degan distraksi SMS pada urban road dan rural road yaitu sebesar 48% dan 41%. Sedangkan penurunan performansi terendah pada urban road dihasilkan pada penggunaan gadget secara hand-held dengan distraksi telepon sebesar 6%. Penurunan performansi terendah pada rural road dihasilkan pada penggunaan gadget secara hands-free dengan distraksi telepon sebesar 1%. Perilaku yang dihasilkan ketika menggunakan gadget sambil mengemudi adalah pengemudi mengurangi kecepatannya dan sering mengubah posisi lateralnya. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah agar segera membuat regulasi tentang pengguaan gadget dalam mengemudi dan mengadopsi teknologi google voice untuk mode mengemudi. Abstract[Analysis of Driving Performance and Behaviour on Hand-Held and Hands-free Gadget Use] Using gadget while driving has become a lifestyle in Indonesia that it takes a significant part in the work field of online based car transportation; in this case, the drivers. The most common way of gadget usage is by hand-held and hands-free. Using gadget while driving may cause a great danger as it may emerge distraction against cognitive aspect. This research is aimed to identify the decrease value of driving performance and driving behavior regarding the velocity and the range of lateral position emerged during driving while using gadget. This research is conducted by applying driving simulator on two types of road: urban road and rural road, each of which is given five different treatments: driving without using gadget, driving while using gadget in hand-held method with phone call distraction, driving while using gadget in hand-held method with SMS distraction, driving while using gadget in hands free method with phone call distraction, and  driving while using gadget in hands free method with SMS distraction. The greatest performance decrease is presented by gadget usage in hands free method with SMS distraction of 48% on urban road and 41% on rural road.  Meanwhile, the lowest performance decrease on urban road of 6% is shown by gadget usage in hand held method with phone call distraction. The least performance decrease on rural road of 1% is presented by gadget usage in hands free method with phone call distraction. Behaviors resulted from using gadget while driving includes driver slowing down and continuously changing the lateral position. An immediate arrangement of new regulation on gadget usage while driving and maximum utilization of Google Voice technology are highly recommended.
ANALISIS DAN PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN PADA UKM BATIK JAWA ANGGUN PEKALONGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN AHP Hendry Janitra Hutama; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.004 KB)

Abstract

Batik adalah karya seni budaya bangsa Indonesia yang dikagumi dunia dan patut dilestarikan keberadaannya serta dibudidayakan secara maximal, dan batik merupakan industri kerajinan yang merupakan usaha turun-temurun dari generasi ke generasi, namun belum sepenuhnya ditangani secara profesional sehingga perkembangannya relatif sangat lamban. Sehubungan dengan hal tersebut, maka industri batik ini menarik untuk diteliti lebih lanjut. Batik Jawa Anggun memiliki 2 buah lokasi usaha yang keduanya terletak di sentra industri Kampoeng Batik Wiradesa Pekalongan. Batik Jawa Anggun mempunyai ciri khas yang membuatnya berbeda dengan batik tulis Pekalongan lainnya, yaitu motif batik “Hokokay” dan “Belanda Antik”. Karena mempunyai motif yang khas, banyak konsumen yang meminatinya. Pada tahun 2012 Batik Jawa Anggun mengalami penurunan penjualan, hal tersebut dapat disebabkan oleh kurang efektifnya strategi pemasaran yang diterpakan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran sesuai dengan kondisi faktor eksternal dan internal. Analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal dapat dijadikan acuan utama untuk melakukan perbaikan strategi pemasaran. Analisis lingkungan ekternal dan internal tersebut digabungkan dengan analisis SWOT, kemudian dilakukan penetapan prioritas strategi dari hasil analisis SWOT dengan AHP. Dari hasil penelitian bahwa Batik Jawa Anggun dapat melakukan strategi  pengembangan produk, hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas dan motif baru.  ABSTRACTBatik is the work of art and culture of the people Indonesia admired in the world and its existence should be preserved and widely cultivated with maximum, and batik industry which was a hereditary from generation to generation, but not yet fully been handled with professionalism because that development of batik industry relatively growth so slow. In connection with the case, the batik industries is interesting to be further explored. Batik Jawa Anggun have 2 site plan, both of them located in the center of the industry kampoeng wiradesa batik, pekalongan. Batik Jawa Anggung has unique characteristics that make them different from other batik, Batik motive “Hokokay” and “Antique Netherlands”. Because they have a motive that typical , many consumers who interested with their motive .In 2012 Batik Jawa Anggun has experienced declining sales , this can be caused by the ineffective marketing strategies this time .This research aims to be formulating marketing strategies in accordance with the condition of external factors and internal of Batik Jawa Anggun. Analysis of the internal and external environment can become the main reference to renovate marketing strategies.Analysis of the external and internal is combined with SWOT Analysis  and the determination of priority strategy based on an SWOT Analysis with AHP . From the result of research Batik Jawa Anggun can make a strategy development product, this is can be done by increasing the quality of product and makes some new batik motives
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX PADA DIVISI LIPAT PT SOLO MURNI Maharani Retno Sari; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Solo Murni adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang percetakan. PT Solo Murni memiliki beberapa divisi, salah satunya divisi lipat. Disini operator pada divisi lipat untuk barang jasa mendapatkan tekanan yang tinggi karena barang yang dihasilkan harus sesuai dengan keinginan pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Perhitungan beban kerja dilakukan pada divisi lipat shift pagi, siang dan malam. Berdasarkan hasil perhitungan beban kerja mental dengan metode NASA-TLX pada operator divisi lipat PT Solo Murni diperoleh bahwa dari 9 operator dapat diketahui bahwa 2 operator memiliki beban kerja mental yang berat (>80), 6 operator memiliki beban kerja mental sedang (50-80), dan 1 operator memiliki beban kerja mental ringan (<50). rekomendasi perbaikan perlu adanya penambahan operator apabila itu diperlukan, melakukan maintenance secara rutin, dan pihak manajerial dapat melakukan evaluasi menyangkut beban pekerjaan dengan waktu penyelesaiannya (deadline)Kata kunci: beban kerja, beban kerja mental, NASA-TLXAbstract[Title: Analysis Of Mental Workload Using NASA_TLX Method In PT Solo Murni Fold Division)]. PT Solo Murni is a manufacturing company engaged in printing. PT Solo Murni has several divisions, one of which is folding division. Here the operator in the folding division for service goods gets high pressure because the goods produced must be in accordance with the wishes of the customer. The method used in this study is the National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Workload calculations are carried out in the morning, afternoon and night shift folding divisions. Based on the calculation of mental workloads using the NASA-TLX method on PT Solo Murni's folding division operators, it is found that from 9 operators it can be seen that 2 operators have heavy mental workloads (> 80), 6 operators have moderate mental workloads (50-80 ), and 1 operator has a mild mental workload (<50). recommendations for improvement need the addition of the operator if it is needed, carry out routine maintenance, and the managerial can evaluate the workload with the time of completion (deadline.Keywords: workload, mental workload, NASA-TLX
PENGUKURAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN USULAN PERBAIKAN DENGAN METODE 5S PADA LINE 8 PT. COCA COLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL JAVA Nadya Sella Aulia; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal volume 3,nomor 4,tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.622 KB)

Abstract

PT. Coca Cola Bottling Indonesia Central Java merupakan salah satu produsen minuman ringan yang menghasilkan dua jenis minuman yaitu minuman berkarbonasi (Coca Cola, Fanta dan Sprite) dan non-karbonasi (Frestea). Untuk meningkatkan produktivitasnya, maka salah satu faktor yang harus diperhatikan perusahaan adalah masalah perawatan mesin. Mesin-mesin produksi harus dijaga keandalannya agar senantiasa berada pada performa terbaik sehingga akan meminimasi terjadinya kerusakan (breakdown). Jika mesin mengalami breakdown, maka akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan seperti keterlambatan produksi, pekerja yang menganggur, hingga penurunan produktivitas serta kualitas perusahaan.Penelitian ini dilakukan pada line 8 PT. CCBI Central Java karena line tersebut memiliki tingkat frekuensi breakdown paling tinggi diantara line lainnya. Untuk itu maka dalam penelitian ini dilakukan pengukuran Overall Equipment Effectiveness serta mengidentifikasi penyebab permasalahan dan usulan dengan metode 5S.Dari hasil pengukuran, pencapaian presentase OEE pada line 8 PT. CCBI Central Java berkisar antara 57,70% hingga 72,42%. Dimana nilai OEE terendah terjadi pada bulan Juni dan nilai OEE tertinggi terjadi pada bulan Maret. Kisaran nilai OEE tersebut masih berada di bawah standar OEE dunia yaitu <85% sehingga perlu diadakan perbaikan secara terus menerus. Nilai OEE yang rendah dipengaruhi oleh nilai Availability yang rendah pula dimana hal tersebut terjadi karena besarnya total downtime losses yang terjadi.   ABSTRACT                PT. Coca Cola Bottling Indonesia Central Java is one of the soft drink manufacturer that produces two types of beverages, namely carbonated beverages (Coca Cola, Fanta and Sprite) and non-carbonated (Frestea). To improve productivity, then one of the factors that must be considered is the problem of engine maintenance company. Production machinery reliability must be maintained to always be on the best performance that will minimize the damage (breakdown). If the machine breakdown, it will cause harm to the company such as production delays, unemployed workers, to a decrease in productivity and quality perusahaan.Penelitian is done on line 8 PT. CCBI Central Java since the line has a frequency rate of breakdown is highest among the other line. Accordingly, in this study measured Overall Equipment Effectiveness and identify the causes of the problems and proposed the 5S method.                 From the measurement results, the achievement of OEE percentage on line 8 PT. CCBI Central Java ranged from 57.70% to 72.42%. Where OEE value was lowest in June and highest OEE values occur in March. OEE value range is still below the world standard OEE is <85%, so there should be continual improvements. Low OEE value is affected by the low value of Availability also where it happens because the total amount of downtime losses that occur. 
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Dengan Menggunakan FMEA Dan FTA (Studi Kasus: Hotel Srondol Mixed Used Kota Semarang) Seno Aji Nugroho; Hery Suliantoro; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.104 KB)

Abstract

Proses pembangunan hotel tidak bisa dipisahkan dari keselamatan kerja.. Didapatkan fakta mengenai tidak tercapainya nilai safety performance yang diberikan oleh tim audit pusat akibat risiko kecelakaan kerja yang sering terjadi pada pembangunan hotel Srondol Mixed Used. Metode FMEA digunakan untuk mengetahui risiko terbesar yang ada pada proyek pembangunan hotel Srondol Mixed Used berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Number) terbesar. Hal ini disebabkan karena pekerja mengalami tertimpa peralatan dari ketinggian dengan nilai RPN 60 Nilai RPN yang memiliki tinggi selanjutnya yaitu gangguan pernapasan akibat menghirup debu pasir atau semen dengan nilai RPN sebesar 48. Dari seluruh proses kerja, bagian yang memiliki potensi risiko terbesar yaitu pada bagian pemindahan alat berat..  Setelah didapat risiko terbesar berdasar nilai RPN, kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis menggunakan metode Fault Tree Analysis untuk mengetahui akar permasalahan dari terjadinya risiko terbesar tersebut, sehingga diketahui penyebab utama tidak tercapainya nilai safety performance yang ditargetkan tim audit pusat  Berdasarkan hasil perhitungan RPN, didapatkan 3 faktor utama penyebab terjadinya risiko kecelakaan kerja pada proses pembangunan Hotel Semarang Mixed Used yaitu manusia, lingkungan dan peralatan. Usulan perbaikan yang di harapkan mampu mengurangi tingkat risiko kecelakaan kerja dengan membuat SOP untuk proyek tersebut dengan menggunakan Job Safety Analysis yang bertujuan agar selalu melakukan pengecekan dan pengawasan lebih.ABSTRACTWorkplace Accident Risk Analysis In Development Project Using FMEA And FTA (Case Study: Srondol Hotel Mixed Used Semarang City). The process of building the hotel can not be separated from the safety of work .. Obtained the facts about not achieving the safety performance value provided by the central audit team due to the risk of work accidents that often occur in the construction of hotel Mixed Used Srondol. The FMEA method is used to find out the greatest risk of the Srondol Mixed Used hotel development project based on the largest RPN (Risk Priority Number) value. This is due to the workers experiencing stricken equipment from the height with the value of RPN 60 RPN value which has a high following respiratory disturbance due to inhaling dust of sand or cement with RPN value of 48. From all work processes, the part that has the greatest risk is on the transfer heavy equipment .. After obtained the greatest risk based on RPN value, then continued by doing analysis using Fault Tree Analysis method to determine the root of the problem of the occurrence of the greatest risk, so it is known the main cause of not achieving the safety performance targeted by the central audit team Based on the calculation of RPN , got 3 main factors causing the risk of work accident at development process of Hotel Semarang Mixed Used that is human, environment and equipment. Proposed improvements are expected to reduce the level of risk of work accident by making SOP for the project by using Job Safety Analysis which aims to always do more checking and supervision
Co-Authors Achmad Ismail Marzuki Adi Hardinata Huatagaol Aditya Bonavasius Purba Afandi Rahmat Aris Agsanigita Nindy Sukmawara Agvirillia Melinda Astridenia, Agvirillia Melinda Aldisa Kusumaningsari Alif Iqbal Rosyidi Amayta Rahma Nuriza, Amayta Rahma Ananda Wien Dinasty Andina Pratiwi Anita Mustikasari ANNISA MAULIDYA Annisa Prafitri Sari Arfan Bakhtiar Aries Susanty Aris Munandar Aris Munandar Ary Arvianto Aziz, Tagiy Al Bambang Purwanggono Baskara Aji Winarno Cahyani, Egintha Christoper Christoper Darminto Pujotomo Denny Nurkertamanda Dewi Nugrahani Dewi Nugrahani Diana Puspita Sari Dinda Fanny Lecianty Donnie Cahya Gumilang Silalahi Dwi Lestari Ariani Dwi Megah Purnamasari Dwi Restiani Eldinda Sazida Permatasari Eldinda Sazida Permatsari, Eldinda Sazida Endah Kirana Ethec Ananda Fuadillah Fajari, Muhammad Akhdan Rizki Fakhrozi Arfi Freddy Bachtiar Silaban Galuh Intan M Gifari, Akbar Romadhona Gisha Navitasari Hapsari Prawitasari Putri Anjani Haris Mulyono Haryo Santoso Haryo Santoso Hendry Janitra Hutama Heru Prastawa Ide Ambardi, Muhamad Indarto, Lukas Ris Indratua Sinurat Intan Novita Dewi Iskandar Muda Iyain Sihombing Jati Utomo Dwi Hatmoko Junaidi, Selvrida Eka Kirana Rukmayuninda Ririh Kirana Rukmayuninda Ririh Kurnia Sari Kusuma, Mutiara Ramadya Laila Kusumawardhani Lakshita Pritandari Leasytta Noerfajr Lubis, Ihsan Andika Luh Nyoman Widyastuti Luh Putu Ratna Sundari M. Agung Wibowo Maharani Retno Sari Marga Harjadiputra Martin Lilik A Meila Zulhiana Mitra Amerta Ivanda Muhammad Fachrurozi Muhammad Iqbal Muhammad Reyval Akbar Muhammad Taufik Aditya Mumpuni Rahma Pertiwi Mustofa Muthi Said Susilo Nabilla Rohadhatul Aisy Nadya Sella Aulia Naniek Utami Handayani Naniek Utami Handayani Nartadhi, Rizal Luthfi Nazaret Raisa Tarigan Nia Budi Puspitasari Nina Ratna Enggar Puspita Noor Arofah Alamiyah Novie Susanto Nuroji Nuroji Perdana HM, Muhammad Arief Pitipaldi, Knight Pradhana, Claudha Alba Purnawan Adi Wicaksono Purnomo Setyo Kusumo Putra, Hafish Naufal Putra, Ryan Dwiyana Qaanita Yuuha M Rajib Wahyu Nugroho K Ramadhan, Fathur Agnanta Rani Rumita Ratna Purwaningsih Reynanda Agung Dwiprakoso Riandika Windiasari Ridha Setyanda Putra Roosita Maryani Samosir, Andi Sarumaha, Hilman Hendro S Sembiring, Joy Irfan Seno Aji Nugroho Shelli Fardhiyah Sunny Shifa Fauziyah Shinta Devi Siregar Sholicha, Mar’atus Siahaan, Geovany Sondang Siahaan, Lowis Onike Sihombing, Iyain Sindhu Pradipta Sri Lestari Stefi Anindyawati Sya’roni, Muhammad Taufik Mulya Ibrahim Tisa Aisyarahmi Ulfah, Fanny Uli Arta Tindaon Vashanadia Astharina Verra Erlianna Wicaksono, Wahyu Agung Wiwik Budiawan Yosephyn, Putri Yulius Pradana Setyawan P ZAINAL FANANI R., ZAINAL