Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Optimizing curing parameters to enhanced the compressive strength and toughness properties of Resin-Coated Sand (RCS) in foundry applications Khoryanton, Ampala; Harmanto, Sri; Mamba’udin, Ahmad; Alfauzi, Abdul Syukur; Tristijanto, Hery; Abidin, Zaenal; Yanuar, Padang; Putri, Farika Tono; Nugroho, Wahyu Isti; Kristiawan, Timotius Anggit; Sugiono, Friska Ayu Fitriani; Mujiarto, Iman; Riadini, Elfrida Rizky; Wirawan, Yuris Bahadur
Jurnal Polimesin Vol 23, No 2 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i2.6124

Abstract

Conventional heating methods remain prevalent among small and medium-sized enterprises (SMEs) for aluminum mold thermal regulation during resin-coated sand (RCS) core production. Inconsistent thermal regulation significantly alters the characteristics of resin-coated sand cores. This study aims to investigate the effect of curing parameters on the compressive strength and toughness of the resin-coated sand. The RCS specimens were prepared using an aluminum mold that underwent controlled thermal treatment in an electrical furnace. The thermal treatment is performed by processing specimens across a curing temperature range of 200-300°C and varying curing time from 3 to 15 minutes. HDPE polymer was proposed as the RCS binder. Compressive and impact tests were carried out to determine the characteristics of resin-coated sand. The results showed a non-linear relationship between curing parameters and mechanical properties. Although moderate curing time and higher temperatures initially improve compressive strength and toughness, exceeding optimal thresholds leads to the degradation of these mechanical characteristics. The highest mechanical properties (compressive strength = 38.4 MPa, toughness = 0.43 MPa) are achieved through a curing temperature of 250°C and a curing time of 9 minutes. This study provides valuable insights into determining the optimal parameters for processing resin-coated sand cores or molds with superior compressive and toughness properties.
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PAKAN TERNAK KAMBING MELALUI PERBAIKAN SISTEM PRODUKSI DAN PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA PURWOSARI MAGELANG Safriana, Eni; Katrina Sari, Mella; Saputra, Eko; Indrawati, Ragil Tri; Putri, Farika Tono; Kristiawan, Timotius Anggit
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v7i1.7166

Abstract

Desa Purwosari Magelang memiliki prospek yang besar dalam bidang peternakan, khususnya peternakan kambing. Salah satu peternakan kambing tersebut ialah Peternak Kambing “Berkah Abadi”. Teknik penyediaan pakan ternak masih dilakukan secara konvensional tanpa bantuan Teknologi Tepat Guna (TTG). Penyediaan pakan ternak terutama pakan konsentrat masih berasal dari suplayer seluruhnya, baik pada konsentrat SMG S20 atau pada jagung halus, dan juga proses pencampuran konsentrat masih dilakukan secara konvensional. Hal ini berakibat pada tingginya waktu dan biaya pada penyediaan pakan. Belum adanya pencatatan pelaporan keuangan, menjadi salah satu faktor mitra tidak dapat mengetahu level dari usahanya baik dalam hal keuntungan atau juga kebutuhan modal usaha kedepannya. Tujuan dan focus kegiatan PKM adalah (a) perbaikan sistem produksi melalui penerapan TTG dan (b) perbaikan manajemen keuangan. Metode yang dilakukan pada kegiatan PKM yaitu metode partisipatif dengan melibatkan mitra dengan tahapan kegiatan berupa: perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan program, pendampingan dan monitoring evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PKM pada apsek produksi yaitu tercipta mesin TTG berupa: unit mesin hammer mill, 1unit mesin horizontal mixer. Pada aspek manajemen tercipta system finance accounting yaitu system pencatatan keuangan digital. Seluruh kegiatan PKM ini sebagai upaya dalam meningkatkan nilai tambah produk kambing unggulan daerah Magelang, sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi masayarakat di Kabupaten Magelang.