Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TERAPI GENGGAM JARI DAN DZIKIR DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERATIF Oktavika Maharani, Arlin; Maliya, Arina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32183

Abstract

Pembedahan adalah prosedur medis yang melibatkan pembuatan sayatan pada bagian tubuh tertentu untuk memungkinkan perbaikan dan perawatan. Setelah prosedur, area yang telah dibuka ditutup dengan jahitan, dan luka tersebut dirawat dengan hati-hati. Proses ini sering menimbulkan kecemasan pada pasien, yang biasanya muncul sebelum operasi saat pasien menunggu tindakan dan menghadapi stres terkait kondisi kesehatan mereka, seperti kemungkinan bahwa penyakit mereka tidak dapat diatasi melalui pembedahan atau adanya risiko terhadap keselamatan mereka selama prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh teknik relaksasi genggam jari dan dzikir terhadap pengurangan kecemasan pada pasien pre-operatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan praktik berbasis bukti dalam keperawatan, melibatkan lima pasien yang mengalami kecemasan sebelum operasi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan, observasi, dan dokumentasi, sementara pasien menjalani intervensi berupa teknik relaksasi genggam jari dan dzikir selama sepuluh menit. Teknik genggam jari melibatkan menggenggam satu per satu kelima jari tangan selama dua menit, dimulai dari ibu jari hingga kelingking, sedangkan dzikir dilakukan secara bersamaan. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi non-farmakologis ini secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre-operatif, menunjukkan bahwa teknik relaksasi genggam jari dan dzikir dapat menjadi metode efektif untuk mengelola kecemasan sebelum tindakan pembedahan. Pendekatan ini memberikan alternatif yang berguna untuk terapi kecemasan selain metode farmakologis yang mungkin digunakan dalam praktik klinis.
Penerapan Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Iffada, Salsabillah Ansafa; Aziz, Rafida; Maliya, Arina; Purnama, Arif Putra
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.17695

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis merupakan penurunan fungsi ginjal yang dialami secara kronis ditandai dengan penurunan fungsi ginjal (Glomerulus Filtration Rate) <60 ml/min/1.73mm2 dan rasio albuminuria : kreatinin sebesar > 30 mg/g tidak terikat pada umur, tekanan darah, dan apakah terdapat diabetes atau tidak pada pasien. Tindakan non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah yang dimiliki oleh pasien yang menjalani hemodialisa adalah terapi foot massage (pijat kaki). Tujuan studi kasus ini yaitu bertujuan untuk dapat mengetahui penerapan terapi foot massage pada penurunan tekanan darah pasien yang menjalani hemodialisa. Studi kasus ini dilakukan di ruang hemodialisa Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali sejumlah 5 responden dengan kriteria inklusi berupa pasien hemodialisa yang mempunyai tekanan darah tinggi, pasien hemodialisa dengan kesadaran composmentis. sedangkan untuk kriteria eksklusi berupa pasien hemodialisa yang tidak bersedia diberikan terapi foot massage. Terapi food massage diberikan selama 15 menit dengan waktu 4 hari setiap senin dan kamis yang dilakukan oleh peneliti ketika menjalani hemodialisa berlangsung, pada hari selasa dan rabu dilakukan oleh keluarga dirumah. Hasil studi kasus ini didapatkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah pada 4 responden yang menjalani hemodialisa.
Pengaruh Foot Massage Pada Pasien Hemodialisa: Narrative Review Nabrita, Afrischa Yusti; Carissa, Bella; Maliya, Arina; Kurniasari, Dyan
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15224

Abstract

ABSTRACT Hemodialysis is a blood cleansing process carried out for patients with end-stage kidney failure or patients with acute illnesses who require short-term dialysis. The hemodialysis process does not cure or restore kidney disease and is unable to compensate for the loss of metabolic or endocrine activity carried out by the kidneys and the impact of kidney failure and its therapy on the patient's quality of life, however hemodialysis has the aim of removing toxic nitrogenous substances from the blood and removing waste water. excessive. Because the hemodialysis process is quite long and tiring, patients will experience fatigue and pain throughout the body. Therefore, there is a need for non-pharmacological therapy for patients to reduce the pain. The aim of this research is to determine the effect of foot massage on hemodialysis patients. The research method used is literature review using 10 national and international based journals from 2019-2024. The criteria used in this research are limiting articles or journals published in the last five years starting from 2019 to 2024. Journals have titles and contents that match the research objectives, are full text, and are related to nursing science. Based on the research results, it can be concluded that foot massage has been proven to reduce fatigue in hemodialysis patients. Foot massage can increase blood circulation which can increase the supply of oxygen and energy to the body and speed up the removal of metabolic waste from the body, so that complaints of fatigue are reduced. Keywords: Hemodialysis, Foot Massage, Fatigue  ABSTRAK Hemodialisa adalah proses pembersihan darah yang dilakukan bagi pasien dengan tahap akhir gagal ginjal atau pasien berpenyakit akut yang membutuhkan dialisis waktu singkat. Prises hemodialisa tidak menyembuhkan atau memulihkan penyakit ginjal dan tidak mampu mengimbangi hilangnya aktivitas metabolik atau endokrin yang dilaksanakan ginjal dan dampak dari gagal ginjal serta terapinya terhadap kualitas hidup pasien namun hemodialisa memiliki tujuan untuk mengeluarkan zat-zat nitrogen yang toksik dari dalam darah dan mengeluarkan air yang berlebihan. Karena proses hemodialisa yang cukup panjang dan melelahkan, pasien akan mengalami kelelahan dan rasa sakit di seluruh tubuh. Dengan begitu perlu adanya terapi non-farmakologi bagi pasien untuk mengurangi rasa sakit tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dari foot massage pada pasien hemodialisa. Metode penelitian yang digunakan ialah literature revire dengan menggunakan 10 jurnal berbasis nasional dan internasional dari tahun 2019-2024. Adapun kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membatasi artikel atau jurnal yang diterbitkan lima tahun terakhir mulai dari tahun 2019 sampai 2024. Jurnal mempunyai judul dan isi sesuai dengan tujuan penelitian, full teks, dan memiliki keterkaitan dengan ilmu keperawatan. Berdasar hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pijat kaki telah terbukti mengurangi kelelahan pada pasien hemodialisa. Pijat kaki mampu meningkatkan sirkulasi darah yang dapat meningkatkan suplai oksigen dan energi ke tubuh serta mempercepat pembuangan sisa metabolisme dari tubuh, sehingga keluhan kelelahan berkurang. Kata Kunci: Hemodialisa, Foot Massage, Kelelahan
PENINGKATAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI KADER INTERAKTIF CEPAT ATASI STUNTING (KOKI CANTING) Maliya, Arina; Alfajri, Asri; Erwhani, Indri; Rosita, Riska; Pangarsi, Siti; Wuriani, Wuriani; Mulyani, Sri; Poncorini, Eti; Sumiyarsi, Ika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.790-795

Abstract

Pemerintah Kabupaten Boyolali meluncurkan Gerakan Cegah Stunting, Sayang Ibu, Sayang Anak Dengan Kader Remaja (GERCEP SIAR)  sebagai salah satu upaya  inovasi dalam aksi konvergensi penangan intervensi spesifik untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan yang terstruktur dan terintegrasi. Dalam pelaksanaannya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama pengetahuan kader dalam berkomunikasi interaktif. Melihat hal tersebut maka tujuan PKM ini untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan kader kesehatan dalam komunikasi interaktif yang efektif untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Boyolali. Metode wawancara digunakan dalam survey yang melibatkan  44 Kader dari berbagai Puskesmas di kabupaten Boyolali. Hasil PKM didapatkan  enam domain yang salah satunya adalah Sumber daya dan edukasi untuk kader, terutama masalah komunikasi. Maka dibuatlah implementasi berbentuk seminra dan pelatihan tentang Komunikasi kader interaktif cepat atasi stunting (KOKI CANTING). Tingkat pendidikan kader 2,27% SD, 13,64% SMP,59,09% SMA, 4,55% Diploma dan 20,45% Sarjana. Rata-rata nilai pretest adalah 89,52, sementara rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 93,39. Ini menunjukkan adanya kenaikan rata-rata sebesar 5,31% dari nilai awal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kegiatan Komunikasi kader interaktif cepat atasi stunting (KOKI CANTING) sangat efektif dalam menambah wawasan dan pengetahuan kader dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Cek SehatMu Dalam Rangka Pengelolaan Tekanan Darah dan Gula Darah Rahayu, Sri; Kristinawati, Beti; Maliya, Arina; Syafriati, Ani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1yb56r58

Abstract

Pemerintah melalui program pemeriksaan kesehatan gratis berupaya untuk melakukan tindakan pencegahan penyakit kronis. Salah satu bentuk pencegahannya yaitu melalui pemberdayaan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan. Pelatihan Cek SehatMu merupakan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Metode yang digunakan yaitu berupa pelatihan tekanan darah dan gula darah. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan dengan hasil sebanyak 23 orang (100%) peserta mampu melakukan cek tekanan darah, dan baru 4 orang (17,4%) yang dapat melakukan cek gula darah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini efektif dan berhasil, serta memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta akan pentingnya cek kesehatan secara berkala.
Co-Authors Ailani, Choirida Aini, Nisrina Nur Aisah, Rosida Nur Aldiansa, Prima Alfajri, Asri Alfia Dyah Permata Alfina Rahmadani Alin Ikmalia Anisah, Isnaini Nur Ary Mulyantini Ashar, Burhanudin Astari, Rizki Yulida Ayunarwanti, Rizkya Aziz, Rafida Azizah, Lina Wati Nur Beti Kristinawati Carissa, Bella Dewi, Aulia Kusuma Dhamayanti, Meta Saskia Rina Dimas Ria Angga Pribadi Dinita, Fera Alfina Endang Zulaicha S Endang Zulaicha Susilaningsih Erwanindyasari, Risma Nuril Etik Rositasari Fakhrana, Dina Fina Mahardini Firman Faradisi Frisca Uly Mufattichah Hariyanto, Cechilya Anindhita Hasanudin, Muh Hastuti, Ema Aprilia Setya Herminingrum, Ika Yuniar Hunain Suci Kamila Iffada, Salsabillah Ansafa Ika Yuniar Herminingrum Indri Erwhani Isnaini Nur Anisah Kartinah Khusnul Rohadi, Dickta Annafi Kristini, Puji Kunoviana, Rizkiyah Diyan Kurniasari, Dyan Laksono Trisnantoro Lutfa, Umi Mahardini, Fina Mahrunnisa Syahratudar Maharani Maymona Rizqi Hardani Meliana Fitria Salichah Muh Hasanudin Muhammad Ahsan Muhammad Luqman Prihananda Musa Bangkit Alfaruq Nabrita, Afrischa Yusti Nasichah, Siti Nur Alfiyatin Ni'mah Mufidah Nisa, Amalia Siti Choirun Nisrina Nur Aini Nugraha, Febi Kusuma Nurani, Dawaishafa Diva Oktavika Maharani, Arlin Okti Sri Purwanti Pangarsi, Siti Perdana, Revansia Missi Poncorini, Eti Puji Kristini Purnama, Arif Putra Rahmawati, Ellyza Regitasari, Dhesy Hamdan Lafaiz Revansia Missi Perdana Rina Sari Dewi Setyaningsih Riska Rosita Rizki Yulida Astari Rizkya Ayunarwanti Rizkya, Titania Nur Sabila, Novita Safaniah, Zuhro Muyassarotus Sari, Afifah Dian Setyaningsih, Rina Sari Dewi Setyawan, Dian Siti Nur Fatimah Siti Nur Fatimah Sonia, Ekky Puspita Sri Mulyani SRI RAHAYU Srijaya, Munika Pandu Sudariyekti, Arian Wirani Sulastri Sulastri - Sumiyarsi, Ika Sutoyo, Ronggo Adi Syafriati, Ani Umi Lutfa Uswatun Hasanah Vandika, Danuartha Vatanjani, Yossina Vinami Yulian Widiastuti, Sinta Tri Widyasari, Afifah Nur Fitri Wita Oktaviana Wuriani, Wuriani Yesika, Apriyani Yusuf, Nadya Putri Berliana Fatati