Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : LINK

PENINGKATAN KAPASITAS IBU-IBU ARISAN SEBAGAI INISIATOR GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GEMA CERMAT) Sarmalina Sarmalina; Sarmadi Sarmadi; Mona Rahmi; Sonlimar Mangunsong
Jurnal LINK Vol 15, No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.163 KB) | DOI: 10.31983/link.v15i1.3890

Abstract

AbstrakPenggunaan obat yang benar menjadi kunci keberhasilan terapi. Obat memiliki dosis, cara penggunaan,  aturan pakai, aturan penyimpanan dan peringatan yang berbeda beda, sehingga masyarakat perlu memiliki bekal pengetahuan yang benar, sehingga dapat menggunakan obat dengan benar. Ibu-Ibu Arisan adalah sekelompok ibu-ibu yang secara periodik bertemu dan memiliki potensi menjadi penggerak atau panutan bagi masyarakat disekitarnya dalam berbagai hal. Bila mereka memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai, maka mereka dapat membantu keluarga, teman dan masyarakat disekitarnya untuk bertindak benar.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih ketrampilan Ibu-Ibu Arisan dalam memilih dan menggunakan obat dengan benar. Kegiatan ini akan diikuti oleh perwakilan dari beberapa kelompok arisan yang. Nantinya setiap ibu akan melakukan diseminasi tentang materi yang sama di setiap kelompok arisannya. Peserta berjumlah 15 orang berasal dari 8 kelompok arisan yang berbeda. Ibu-ibu dilatih tentang penggunaan dan ketrampilan memilih obat.Pengetahuan ibu-ibu peserta meningkat dari rata-rata 65 %  menjadi 95 % setelah mendapat penjelasan mengenai penggunaan obat. Mereka melakukan kegiatan berbagi informasi di acara arisan dengan baik.  Dengan demikian maka penyebaran informasi yang bertujuan memberdayakan masyarakat agar cerdas dalam menggunakan obat lebih cepat tercapai dan cakupan wilayahnya lebih luas. 
Pencegahan Drop-Out Pengobatan TB Akibat Efek Samping Pada Penggunaan Oat Fix Dose Combination Sarmalina Simamora; Sonlimar Mangunsong; Mona Rahmi Rulianti
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11297

Abstract

Pasien TB harus minum obat secara teratur minimal enam bulan. Bisa saja mereka berhenti minum obat sebelum selesai pengobatan karena tidak paham dan tidak tahan efek samping. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat pasien dan keluarganya paham dan dapat mengatasi efek samping yang timbul dengan tindakan atau dengan obat yang sesuai, sehingga tidak menghentikan pengobatan. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pembagian brosur dan video penanggulangan efek samping obat. Diserahkan juga obat yang dapat digunakan untuk mengatasi efek samping. Pesertanya 12 pasien TB dan 12 anggota keluarganya. Kepatuhan di monitor melalui grup whats-app. Peserta melaporkan aktifitas minum obatnya dan menginformasikan jika mengalami efek samping. Evaluasi kepatuhan minum obat dilakukan setelah tiga bulan dimonitor. Selama itu semua peserta tetap patuh menjalani pengobatannya, termasuk pasien yang mengalami efek samping obat, karena sudah memahami pentingnya kepatuhan minum obat TB. Selanjutnya peserta yang belum selesai pengobatan masih tetap melaporkan aktifitas minum obatnya sampai benar benar selesai. Semua pasien berhasil menyelesaikan pengobatannya sampai tuntas. Kesimpulannya bahwa melalui pendekatan yang simpatik pasien TB dapat dimotivasi untuk mematuhi aturan penggunaan obat meskipun mengalami efek samping, sehingga hal ini dapat mencegah pasien dari kegagalan terapi.
Pencegahan Drop-Out Pengobatan TB Akibat Efek Samping Pada Penggunaan Oat Fix Dose Combination Simamora, Sarmalina; Mangunsong, Sonlimar; Rulianti, Mona Rahmi
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11297

Abstract

Pasien TB harus minum obat secara teratur minimal enam bulan. Bisa saja mereka berhenti minum obat sebelum selesai pengobatan karena tidak paham dan tidak tahan efek samping. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat pasien dan keluarganya paham dan dapat mengatasi efek samping yang timbul dengan tindakan atau dengan obat yang sesuai, sehingga tidak menghentikan pengobatan. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pembagian brosur dan video penanggulangan efek samping obat. Diserahkan juga obat yang dapat digunakan untuk mengatasi efek samping. Pesertanya 12 pasien TB dan 12 anggota keluarganya. Kepatuhan di monitor melalui grup whats-app. Peserta melaporkan aktifitas minum obatnya dan menginformasikan jika mengalami efek samping. Evaluasi kepatuhan minum obat dilakukan setelah tiga bulan dimonitor. Selama itu semua peserta tetap patuh menjalani pengobatannya, termasuk pasien yang mengalami efek samping obat, karena sudah memahami pentingnya kepatuhan minum obat TB. Selanjutnya peserta yang belum selesai pengobatan masih tetap melaporkan aktifitas minum obatnya sampai benar benar selesai. Semua pasien berhasil menyelesaikan pengobatannya sampai tuntas. Kesimpulannya bahwa melalui pendekatan yang simpatik pasien TB dapat dimotivasi untuk mematuhi aturan penggunaan obat meskipun mengalami efek samping, sehingga hal ini dapat mencegah pasien dari kegagalan terapi.
Co-Authors ., Listrianah Ade Agustianingsih Afifah Rahmah, Afifah Aguscik, Aguscik Agustianingsih, Ade Akbar, Widyan Muchzadi Anayani Dalilah ANITA OKTARIANI APRILLINA, PERMATA Athiutama, Ari Athur Bayunata Bayunata, Athur Bianggo NauE, Dian Adhe Cica Meliza Dahliyah Hayati Dahliyah Hayati Dalilah, Anayani Dewi Marlina Dian Adhe Bianggo Naue Dwiprahasto I Eka Puspa Sari Elvi Sunarsih Fadly Fadly FADLY FADLY Fadly Fadly Fransiska Angelina Hartati, Yuli Hayati, Dahliyah Helda Mirani Jumina . KURNIANTO, TEGUH Lega Aryanti Lia Marsela Lia Puspitasari LILIS MARYANTI Listrianah . M. Nizar M. Nizar Manurung, Monika Septiana Mas'ud, Beri Meli Fitriyani Minda Warnis Mirani, Helda Mohammad Achmad Amin Soetomo Mona Rachmi Rulianti Mona Rahmi MONA RAHMI RULIANTI Mona Rahmi Rulianti Mona Rahmi Rulianti Monika Septiana Manurung Muhamad Taswin Muhammad Totong Kamaluddin Muhammad Totong Kamaluddin Muhammad Totong Kamaluddin Muntaha, Amar Mustofa . Oktari, Vivi OKTARIANI, ANITA Pastari, Marta Pastati, Taufik Meidiansyah Pebriani, Indra PERMATA APRILLINA Podojoyo, Podojoyo Pratiwi, Tiara Mayang Priscila Natalia Marpaung Purnama, Fajriah Rahma Arum Sari Rahmi Rulianti, Mona Ramadhiani, Aninditha Rachmah Ramadhiani, Aninditha Rachmah Resi Sukma Melati Rifqi Assiddiqy Rika Saputri Rulianti, Mona Rahmi Samarlina Simamora Sari, Alfitria Sarmadi Sarmadi Sarmalina Sarmalina Sarmalina Simamora Sarmalina Simamora Sarmalina Simamora Sefriadi, Ilham SIMAMORA, SAMARLINA Siregar, Estelita O.N. Soetomo, Mohammad Achmad Amin Sri Martini Sumastri, Heni Taswin, Muhamad TEGUH KURNIANTO Theodorus Theodorus Theodorus Theodorus Theodorus Theodorus Tiara Mayang Pratiwi Trisna Yuniarti Trisna Yuniarti VERA ASTUTI Vera Astuti, Vera Warnis, Minda Yani, Tiara Yunida Yunida Yunida Yunida