Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Generative AI Adoption in Self-Directed Learning Student at SKB Sidoarjo Pradana, Alberic Kencana Adhi; Mardliyah, Sjafiatul; Yulianingsih, Wiwin
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 11 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v11i2.82969

Abstract

This research analyzes the adoption of Generative Artificial Intelligence (Generative AI) in self-directed learning among Kejar Paket B students at Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sidoarjo. Employing a qualitative descriptive-analytic approach, data was collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis to explore the experiences of students, tutors, and policymakers. The findings indicate that Generative AI plays a significant role in enhancing accessibility to materials, learning flexibility, and student motivation through interactive explanations and instant feedback. However, the adoption of this technology faces complex challenges, such as student dependency on AI outputs, tutor resistance due to limited technical-pedagogical training, and the risk of content inaccuracies. The findings also reveal tutors' strategies in limiting the use of technology and the role of policymakers through tiered training and flexible regulations. Theoretically, this research reinforces the relevance of constructivist theory and the Diffusion of Innovations Theory, emphasizing the importance of technology alignment with local needs, learning scaffolding, and a balance between innovation and human interaction. Practical implications include recommendations for comprehensive training for tutors, development of adaptive curriculum-based guidelines, periodic evaluation to minimize risks, and multidisciplinary collaboration in formulating holistic policies. This research contributes to understanding the dynamics of AI adoption in non-formal education with limited infrastructure and diverse student backgrounds, while offering inclusive solutions to maximize the potential of technology without sacrificing pedagogical values.
MANAJEMEN PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN DALAM UPAYA MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK DI LEMBAGA KURSUS KHARISMA, PRAJURIT KULON, KOTA MOJOKERTO Dessy Permata Ramadhany; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang ada di penelitian ini adalah di latarbelakangi oleh kenyataan dilapangan yangmenunjukkan masih banyak remaja sampai ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan yangmenetap dan tidak mempunyai ketrampilan yang bisa untuk dikembangkan kedepannya. Tujuanpenelitian deskriptif ini adalah untuk mendeskripsikan proses perencanaan, pengorganisasian,pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, serta faktor-faktor dan menumbuhkan kemandirian yangberhubungan dengan manajemen pelatihan tata rias pengantin dalam upaya menumbuhkankemandirian peserta didik di LKP Kharisma Kota Mojokerto. Teknik pengumpulan data menggunakanwawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan oleh peneliti yaitukreadibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Teknik analisis data meliputi reduksidata, display data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh dengan proses manajemen yangdiawali dengan perencanaan meliputi penyusunan tujuan, sarana dan prasarana, perencanaan biaya,perekrutan instruktur, dan peserta didik. Pengorganisasian dilakukan dengan cara SDM lembaga daninstruktur, serta jalinan dan kerja sama. Pelaksanaan dilaksanakan sesuai dengan rencana yang tepat.Pengawasan dilakukan dengan cara eksternal dan internal. Evaluasi meliputi pengukuran keberhasilanprogram dan pembinaan lulusan. Faktor-faktor yang digunakan meliputi faktor pendukung dan faktorpenghambat. Menumbuhkan kemandirian meliputi tanggung jawab, tidak bergantung kepada oranglain, berani mengambil resiko, disiplin.
PERAN PANTI ASUHAN MELALUI PENDIDIKAN KEAGAMAAN BAGI BONEK DI KABUPATEN SIDOARJO Putra Achbar Yusnanda; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 9 No. 2 (2020): J+PLUS, Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu, masih banyaknya kekurangandalam pemerataan pendidikan di Indonesia menggerakkan lembaga sosial non pemerintah turut andildalam mengentaskan pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu demi mewujudkan masyarakatyang berpendidikan. Salah satu Lembaga sosial itu adalah panti asuhan bonek. Tujuan penelitian untukmendeskripsikan peran pengelola panti asuhan melalui pendidikan keagamaan bagi bonek di KabupatenSidoarjo, serta mendeskripsikan tentang faktor penghambat dan pendukung. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah pengelola panti asuhan, dan anakasuh panti asuhan bonek. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.Analisis data menggunakan display data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan pentingnya peran panti asuhan dalam menanamkan nilai kerohanian melalui pendidikankeagamaan, dengan memberikan bimbingan kemandirian, pelayanan sosial, bimbingan fisik dan mentalbagi anak asuh. Sehingga diharapkan mampu membekali anak asuhnya dengan kebutuhan yangdibutuhkan mereka. Faktor pendukung antara lain, sarana dan prasarana, pengurus atau pengelola yangkompeten, serta pihak luar yang juga cukup berpengaruh. Faktor penghambat ialah, perbedaan jenjangsekolah pada anak asuh, dan perbedaan pola asuh sebelumnya pada anak-anak tersebut, karena merekapun berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.
AKSES SEKOLAH PADA ANAK USIA DINI DAN PERBEDAAN KEMAMPUAN FISIK DAN BAHASA DI DESA SONGOWARENG ANIS WAHYUNINGSIH; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa anak-anak terjadi pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa balita ini perkembangan kemampuan fisik motorik dan bahasa berjalan secara beriringan. Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang untuk mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perbedaan perkembangan fisik motorik dan bahasa anak yang bersekolah dan tidak bersekolah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Dari kajian yang diperoleh hasil bahwa perkembangan fisik dan bahasa anak usia dini yang mengikuti PAUD lebih baik dari pada perkembangan fisik dan bahasa anak usia dini yang tidak mengikuti PAUD, terdapat faktor internal yang mempengaruhi yaitu setiap informan atau setiap anak memiliki latar belakang orang tua yang berbeda, serta pola asuh yang diterapkan setiap orang tua juga berbeda ,serta teman atau lingkungan anak.
PERAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) KENCANA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA ADAT OSING KEMIREN Rezy Riannada; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki sektor pariwisata yang berlimpah, baik dari wisata alam maupun wisata yang berkaitan dengan kearifan lokalnya dan salahsatu perwujudannya yaitu adanya desa wisata adat. Pengelolaan desa wisata adat tersebut membutuhkan adanya peran kelompok masyarakat yang berkompeten dibidangnya, yaitu Pokdarwis. Pada desa wisata adat, Pokdarwis berperan dalam pengembangan dan pelestarian adat serta kebudayaan yang dimiliki oleh suatu desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pokdarwis Kencana dalam pengembangan desa wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber yang berperan sebagai informan berasal dari anggota dan pengurus Pokdarwis Kencana, Ketua Adat Kemiren, Kepala Desa Kemiren, dan warga Desa Kemiren. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis Kencana telah melaksanakan perannya sebagai motivator, fasilitator/penggerak, dan komunikator terhadap sistem pelaksanaan pengembangan CBT (Community Based Tourism) pada Desa Wisata Adat Osing Kemiren yang terdiri atas dimensi ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Dalam pelaksanaannya, ditemukan faktor pendukung yaitu adanya dukungan secara penuh dari masyarakat, khususnya pemuda Desa Kemiren yang selalu aktif dalam organisasi. Selain itu juga ditemukan faktor penghambat yaitu banyaknya masyarakat kurang memanfaatkan lapangan pekerjaan yang tersedia sejak adanya pengembangan desa wisata tersebut.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN DARING ANAK JALANAN SLOW LEARNER DI UPTD KAMPUNG ANAK NEGERI KOTA SURABAYA Novita Permatasari; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 1 (2021): J+PLUS, Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran daring juga nampak pada kegiatan belajar anak jalanan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kampung Anak Negeri kota Surabaya. Anak jalanan yang menjadi klien di UPTD KANRI terdapat beberapa anak yang teridentifikasi sebagai anak dengan masalah slow learner. Dengan keadaan tersebut, anak yang menyandang masalah lamban belajar akan mengalami kesulitan dalam memahami proses pembelajaran daring. Guna menjelaskan dan mendeskripsikan peran pekerja sosial dalam pembelajaran daring anak jalanan slow learner di UPTD KANRI penelitian ini dilakukan. Metode yang selama proses penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah Kampung Anak Negeri kota Surabaya. Pengumpulan informasi data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah pengumpulan informasi, data dianalisis melalui reduksi data, penyejian data, dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Setelah tahapan tersebut data diuji keabsahannya dengan uji kredibilitas, uji transferbilitas, uji dependabilitas dan konfirmabilitas. Penelitian ini menunjukkan adanya peran pekerja sosial dalam pembelajaran daring dalam bentuk pendampingan selama proses pembelajaran berlangsung dan pengkondisian anak agar siap menerima pembelajaran. Selama proses pembelajaran daring anak jalanan slow learner pekerja sosial memiliki 3 peranan penting yakni peranan sebagai pembina akademik, peranan sebagai pengasuh, dan peranan sebagai instruktur bakat dan minat. Dengan adanya pembelajaran daring di masa covid-19 membuat pekerja sosial bertanggungjawab penuh dengan tugas maupun materi pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran baik kelas reguler maupun kelas inklusi.
FAMILY DEVELOPMENT SESSION SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN HIDUP KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KELURAHAN LIDAH WETAN Ika Purwandia; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Family Development Session (FDS) is a structured learning process through mentoring activities to form awareness and change the behavior of KPM. KPM are poor or pre-prosperous families who receive the benefits of the PKH program in the form of Non-Cash Food Assistance (BPNT) and cash. This study aims to determine the implementation and impact of Family Development Session on improving the life skills of Beneficiary Families in Lidah Wetan Village. This research uses descriptive qualitative method. This descriptive qualitative method was chosen in order to describe the real problem or situation without the intervention of the researcher while the research was in progress. Data collection techniques in this study were observation, in-depth interviews and documentation. The results showed that the implementation of family development session activities carried out by PKH facilitators in Lidah Wetan Village was able to have a positive impact on KPM. Changes in behavior experienced by KPM and the usefulness of Family Development Sessions (FDS) in improving KPM life skills are shown by changes in KPM behavior in child care and education, increased KPM knowledge about the importance of improving nutrition and active access to health services (posyandu, puskesmas, clinics, hospital, etc.), KPM is able to set aside some of the income to be saved and used to open a business to increase family income.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN FAMILY DEVELOPMENT SESSION DAN KETAHANAN KELUARGA MISKIN Nurul Azizah; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan menjadi permasalahan global karena memiliki dampak besar bagi aspek pembangunan. Salah satu bentuk implementasi pemerintah mengenai kepedulian untuk segera mengentaskan kemiskinan dan peningkatan pembangunan nasional melalui pembangunan sosial yang menyasar keluarga miskin. Kegiatan family development sessions menjadi terobosn program pembangunan sosial. Observasi awal yang dilakukan oleh peneliti mengenai kondisi ketahanan keluarga miskin di Desa Ngaresrejo, dianggap memiliki kerentanan ketika menghadapi krisis sosial. Penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 78 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan family development sessions dan ketahanan keluarga miskin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non parametrik. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi lapangan, dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian menggunakan skala likert yang kemudian dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi rho spearman. Hasil analisis data pada korelasi rho spearman yang disajikan menyatakan bahwa r-hitung > r-tabel 0.601 > 0.5, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 dapat diterima dengan korelasi positif. Nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.001, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara tingkat pengetahuan family development sessions dan ketahanan keluarga dengan nilai koefisien korelasi rho spearman sebesar 1.000.
Peran Tutor dalam Meningkatkan Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Program Paket B di PKBM Budi Utama Dwi Hesti Ariani; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat tutor dalam meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di PKBM Budi Utama Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Tenik pengambilan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi,dokumentasi, dan partisipan. Subjek penelitian berjumlah 6 orang, terdiri dari 1 Kepala PKBM Budi Utama, 1 Tutor Bahasa Indonesia Program Paket B PKBM Budi Utama, dan 4 Peserta Didik Program Paket B PKBM Budi Utama. Analisis data terdiri dari kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data terdiri dari kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas dan transferabilitas. Hasil penilitian ini yaitu peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik sudah berjalan dengan baik diantaranya: 1) Tutor dapat memberikan umpan balik dengan peserta didik; 2) Tutor dapat menyampaikan materi dengan baik secara tatap muka maupun melalui media alat komunikasi; 3) Tutor dapat memberikan dukungan, bimbingan, motivasi, serta membantu peserta didik dalam mengembangkan keterampilan belajarnya. Faktor-faktor pendukung, yakni: 1) Sarana prasarana yang mendukung pembelajaran, 2) Suasana belajar yang nyaman dan kondusif, serta 3) Sumber daya manusia yang mendukung. Faktor-faktor penghambat, yakni: 1) Adanya peserta didik yang mengalami kesulitan membaca dan menulis, 2) Alat komunikasi gawai (HP) menjadi penghambat saat pembelajaran dilaksanakan secara daring, serta 3) Tutor kurang jelas saat menyampaikan materi pembelajaran.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Penggunaan Gadget pada Anak di Desa Petiken Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Ramadhani Kurniasari; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget menjadi permasalahan global karena memiliki dampak besar bagi aspek pendidikan. Salah satu bentuk implementasi orang tua mengenai kepedulian untuk segera memperhatikan anak-anaknya dalam menggunakan gadget melalui penerapan pola asuh yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan gadget pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non parametrik. Peneliti melakukan penyebaran angket mengenai penggunaan gadget pada anak di Desa Petiken. Penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi lapangan, dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian menggunakan skala likert yang kemudian dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi rho spearman. Hasil analisis data pada korelasi rho spearman yang disajikan menyatakan bahwa r-hitung > r-tabel 0.299 > 0.1, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 dapat diterima dengan korelasi positif. Nilai signifikansi sebesar 0.035 > 0.005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang rendah antara pola asuh orang tua dengan penggunaan gadget pada anak dengan nilai koefisien korelasi rho spearman sebesar 0,299.
Co-Authors Achmad Zaini Agus Afandi Agus Afandi AGUS HARIANTO Ali Yusuf Ali Yusuf Amalia Ruhana, Amalia ANIS WAHYUNINGSIH Aprillia Dama Yanti Ashfaq, Asia Asmono, Riska Indriani Ayu Devi Rini Chandra Puspita Dewi Chusnul Rosyidah Darni Darni Dea Ayu Nafisaturrohmah Dessy Permata Ramadhany Dwi Hesti Ariani Eko Mulyadi Eprilany Alifah Fil Husni Erny Roesminingsih Gratia, Emmanuela Sola HERU SISWANTO Heryanto Susilo Hestyan, Alvian Pramadani Hisyam, Achmad Izzul Hotman M. Siahaan I Ketut Atmaja Johny Artha, I Ichda Chusnia Turrizki Ika Purwandia Indah Purwanti Intan Permatasari Jihan Alviana Sari Khofifah, Siti Kisyani Laksono Laila, Siti Nur LAKSANA, ILHAM Leonita Arinda, Dhea Lestari Surya Rachman Putri Lidiya Hasanah Lutviatiani, Mita M. Turhan Yani Madinah, Firdana MARDIANI, DESIKA PUTRI Michaela Zebada Faustina Agrippine Amahorseya Monica Widyaswari Muhammad Farid Ilhamudin Muhammad Saud Mutimmatul Faidah Najlatun Naqiyah Nikmah, Islakhatun Nonik Dwi Ayu Siswati Noviana Ramadhani Novita Permatasari Nur Ika Sari Rakhmawati Nurul Azizah Panggalih, Satrio Bagus Patrama, Muhammad Yayang Putra Pradana, Alberic Kencana Adhi Putra Achbar Yusnanda Ramadhani Kurniasari Rezy Riannada Rini, Ayu Devi Rivo Nugroho Rivo Nugroho Rizani, Dewi Roesminingsih, M. V. Rofiah, Khofidotur ROFIK JALAL ROSYANAFI Runnanda, Wahyu Abbiyah Qoth Ruqoyyah Fitri Soedjarwo . Susanto, Shobri Firman Teguh Dewangga Tuti Budirahayu Widodo Widodo Widodo Wilujeng, Biyan Yesi Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih WIWIN YULIANINGSIH Yani, Nurul YATIM RIYANTO Yatim Riyanto Yuliatin, Ririn Fikri Yunitasari, Cucut Zakariyah, M Fahmi