Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLIKASI TEORI KONSTRUKTIVISME VYGOTSKY DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK DENGAN SUDUT PENGAMAN DI TK ANAK MANDIRI SURABAYA Michaela Zebada Faustina Agrippine Amahorseya; Sjafiatul Mardliyah
Jurnal Buah Hati Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v10i1.2024

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang Implikasi Teori Konstruktivisme Vygotsky dalam Penerapan Model Pembelajaran Kelompok Dengan Sudut Pengaman di TK Anak Mandiri Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi teori konstruktivisme Vygotsky dalam penerapan model pemebalajran kelompok dengna sudut pengaman di TK Anak Mandiri Surabaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif Adapun instrument penelitian yakni menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi dan peneliti sebagai instrument kunci. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah dan pendidik. Adapun hasil yang menunjukkan bahwa implikasi teori konstruktivisme dalam pembelajaran kelompok dengan sudut pengaman sesuai dengna penerapan kurikulum merdeka yang saat ini tengah digencarkan oleh Kementrian Pendidikan. Proses pelaksanaannya dengan menerapkan metode inkuiri yang mana nilai-nilai berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis dan kreatif sesuai dengan apa yang dikatakan Vygotsky bahwa anak dapat belajar dan membelajari teman sebayanya melalui pembelajaran kelompok dengan sudut pengaman berbasis proyek.
Management of English Courses in Virtual Learning During the COVID-19 Pandemic Yulianingsih, Wiwin; Roesminingsih, M. V.; Mardliyah, Sjafiatul; Lutviatiani, Mita; Rofiah, Khofidotur
Journal of Nonformal Education Vol 9, No 1 (2023): February: Community Empowerment and Equivalency Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v9i1.41737

Abstract

The existence of the COVID-19 pandemic has succeeded in transforming the implementation of offline learning activities into online. This does not only occur in formal educational institutions, but also in non-formal educational institutions such as the Mahesa Institute Course and Training Institute (LKP) as an English language course institution. The purpose of this study is to examine management as a strategy for LKP Mahesa Institue in maximizing learning methods applied during the COVID-19 pandemic as well as to examine the enthusiasm of learning residents during distance learning. The research method used in this research is qualitative with a descriptive approach. The data analysis technique applied is Miles and Huberman's analysis theory which consists of the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions. The results obtained from this study are that in the management process, LKP Mahesa Institute is by improving the skills of educators and learning residents through virtual learning activities so that they can improve the learning outcomes carried out. Novelty from research conducted in the application of the virtual learning model at the LKP Mahesa Institute non-formal education institution is able to increase the learning speed of learning citizens anytime and anywhere, increase collaboration while increasing mastery of learning resources, and being able to create different learning experiences. So, with this research it is hoped that it can become a source of information in developing the management of English courses.
Pemanfaatan tanaman Toga sebagai minuman kesehatan tradisional bagi perempuan di Desa Dukuhmojo Sjafiatul Mardliyah; Yatim Riyanto; Soedjarwo Soedjarwo
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 4 No 1 (2023): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v4i1.6710

Abstract

Dukuhmojo Village, Mojoagung District, Jombang Regency, is a village where the majority of its population belongs to the lower-middle socioeconomic group, with farming as their main livelihood. Unfortunately, the community's understanding of the importance of maintaining health is still limited due to the influence of globalization, which has led to a tendency towards instant and unhealthy food consumption. Despite the abundance of family medicinal plants in the area, they are not fully utilized by the local residents, who prefer to purchase medicines from local shops. Therefore, this activity aims to accompany the community, especially the women of Dukuhmojo Village, in utilizing and processing the family medicinal plants (FMP) available in the vicinity, to create traditional herbal beverages as natural alternative remedies that can be sold as entrepreneurial products. The implementation method of the activity involves lectures, discussions, and assignments in several meetings with a group of ten women. The results of this community engagement demonstrate that the women's group in the village is capable of entrepreneurship and building self-confidence in creating a business of producing healthy beverages from medicinal plants, which they collectively named "Asmantoga." Overall, participation and mentoring can enhance the role of impoverished rural women in developing their natural and personal potential, providing economic and social benefits. This support also encourages the women's group to acquire the necessary knowledge and capital, enabling them to actively contribute to the economic arena and improve their standard of living.
An andragogy perspective in thoriqoh qodiriyah wanaqsyabandiyyah activity as nn effort of spiritual development Asmono, Riska Indriani; Riyanto, Yatim; Mardliyah, Sjafiatul; Rofiah, Khofidotur
Edukasi Vol 17, No 2 (2023): Educational Theory and Practice, Educational policy and reform
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v17i2.46716

Abstract

The more diverse types of communities in society show the high interest in adult learning in awareness of lifelong education. A religious community named Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyyah as a unifying medium for the interests and goals of studying religion and a medium for self-development. The thoriqoh activity was held at the Jami' Imaduddin Pondok Pesantren Tarbiaytul Ulum, Sumursongo, Magetan which was attended by congregations from various groups of people with diverse educational, economic, social and cultural backgrounds. This study aims to analyze the andragogical perspective on thoriqoh qodiriyah wa naqsyabandiyyah activities as an effort to foster spirituality. This type of research is qualitative with a phenomenological approach that focuses on exploring the personal experiences of the congregation with one another. The sampling technique uses purposive sampling and data validity techniques use source triangulation. The results of this study indicate that thoriqoh activities fulfill the principles of adult education, in which there are characteristics of adult learning inherent in them. People who are members of this activity voluntarily and with determination to practice the teachings as a result of spiritual development.
Pendekatan Participatory Action Research: Mengurai Jerat Kemiskinan untuk Pemberdayaan Komunitas Janda di Perdesaan Afandi, Agus; Leonita Arinda, Dhea; Zaini, Achmad; Mardliyah, Sjafiatul
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v5i2.5443

Abstract

Komunitas janda di perdesaan adalah kelompok marginal dan mendapatkan stigma negatif karena ketidakmampuannya merebut ruang produktif. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya janda melalui investasi pendidikan dan pelatihan. Ibarat meningkatkan kesuburan tanah sehingga memiliki kualitas dan menghasilkan output bernilai ekonomis telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak dengan beragam metode dan pendekatan. Namun demikian, aspek keberlanjutan menjadi titik kelemahan ketika pihak tersebut telah berpamitan dan berharap tetap berlanjut. Tujuan artikel ini adalah memaparkan praktek pendekatan PAR untuk pemberdayaan komunitas janda dalam mengatasi masalah, pemenuhan kebutuhan praktis, produksi ilmu pengetahuan , dan proses perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan karakteristik alami sebagai sumber data langsung dan bersifat deskriptif yang mengikuti sepuluh daur pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil penelitian ini menegaskan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat membutuhkan pilihan ideologi agar mereproduksi ruang produktif untuk memihak kelompok marginal dengan bantuan perguruan tinggi sebagai fasilitator. Dukungan, keterlibatan, kemitraan, kepemilikan penuh dari pihak kampus kepada komunitas janda di Dusun Nglawan menjawab tantangan dan peluang untuk membelajarkan masyarakat sehingga komunitas janda memiliki kekuatan untuk membangun dirinya melalui interaksi dengan lingkungannya.
Analisis Implementasi Program Pendidikan Nonformal Untuk Anak Negeri di Sanggar Alang-Alang Surabaya Yani, Nurul; Mardliyah, Sjafiatul; Nugroho, Rivo
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i12024p44-54

Abstract

Pendidikan Nonformal merupakan Pendidikan yang berbasis kebutuhan dan disesuaikan dengan kebutuhan khusus anak jalanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status penyelenggaraan Pendidikan nonformal pada anak jalanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kualitatif untuk memeperoleh data yang lebih spesifik dan rinci mengenai Pendidikan nonformal bagi anak di Sanggal Alang-Alang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, penyajian, data dan penarik kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa proses pendidikan dibawah marginal atau anak jalanan berlangsung di jalanan, karena pendidikan nonformal disesuaikan secara fleksibel dengan situasi anak jalanan itu sendiri dan disesuaikan dengan kontrak belajar yang disepakati. Hal ini dikarenakan anak jalanan sendiri mempunyai kesibukan sehingga pemateri dapat menyikapi situasi anak jalanan sesuai dengan kebutuhanua. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan nonformal pada Sanggar Alang-Alang menunjukkan hasil yang baik, terlihat dari awal penyelenggaraan program pendidikan nonformal mencakup 10 unsur tolak ukur pendidikan masyarakat. penyusunan program disesuaikan dengan kebutuhan, bakat, dan minat masyarakat belajar. Metode pembelejaranya main-main, tetapi juga melalui praktik dan sosialisasi langsung.
Peran Pelaku UMKM Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kampung Tambaksari Selatan Kota Surabaya Laksana, Ilham; Mardliyah, Sjafiatul; Rosyanafi, Rofik Jalal
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 19, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v19i12024p14-30

Abstract

Tingginya tingkat persaingan dalam kehidupan dan peluang untuk mendapatkan tambahan pendapatan merupakan salah ciri dari globalisasi dan revolusi industry. Globalisasi, revolusi industri dan teknologi bagai pisau bermata dua yang melahirkan era digitalisasi yang merupakan dampak dari globalisasi. Kewirausahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pada dasarnya, dengan kewirausahaan sendiri memiliki kemampuan untuk melahirkan seorang pengusaha serta sebagai solusi untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu negara. Peran pengusaha dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara sangatlah penting yang dapat memberdayakan masyarakat agar memiliki kemandirian untuk dapat menumbuhkan perekonomiannya sekaligus memperbaiki kehidupannya di masa depan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada peran pelaku usaha muda dalam memberdayakan masyarakat dan umkm. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, sampel berjumlah 15 orang dan populasi berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan analisis dari miles dan Huberman dengan 3 tahapan yaitu: (1) kondensasi data, (2) penyajian data (display data), (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kali ini adalah terdapat perbedaan treatment (perlakuan) antara memberdayakan masyarakat dengan memberdayakan para pelaku umkm kecil melalui peran pengusaha (pelaku usaha) muda. Perbedaannya terletak pada pemberdayaan untuk masyarakat yang lebih kompleks dan detail karena sebagai pondasi awal untuk memperkuat masyarakat agar memahami tentang dunia kewirausahaan bahwa tahapan atau proses yang dilalui sangatlah banyak sehingga dibutuhkan ketelatenan dan keuletan agar dapat menumbuhkan rasa kemandirian secara pelan-pelan. Untuk pemberdayaan pada pelaku umkm kecil peran pelaku usaha muda ini lebih langsung menyasar kepada permasalahan yang dihadapi para pelaku umkm kecil seperti produk, penjualan, dan branding. Dimana cara yang dilakukan pelaku usaha muda ini adalah dengan berkolaborasi dengan pengusaha lain serta menyiapkan tim yang ahli serta mendatangkan langsung contoh pelaku usaha lainnya yang sudah sukses dengan segala macam rintangan yang sudah dilewati
Pemanfaatan Canva Sebagai Aplikasi Dalam Penyusunan Media Ajar Untuk Tutor Kejar Paket C di PKBM Anggrek Bulan, Banyuwangi Mardiani, Desika Putri; Riyanto, Yatim; Johny Artha, I Ketut Atmaja; Mardliyah, Sjafiatul; Siswanto, Heru; Nugroho, Rivo
Jurnal Dedikasi Madani Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i2.14296

Abstract

The purpose of this service is to provide a learning experience for tutors of Study Group of Packages C at PKBM Anggrek Bulan in preparing teaching materials because so far the tutors have not maximally used this application in the learning process. The activity was carried out in the form of a training workshop with 25 very enthusiastic participants. The results of this activity are that there is high enthusiasm from the trainees in participating in the workshop which can be seen from their enthusiasm in practicing using the Canva application to compile and design teaching materials attractively, quickly, and creatively. There was an increase in knowledge, attitudes, and skills after attending this workshop. It can be concluded that this workshop yielded positive results on the skills of the tutors of package C in developing their teaching materials.
Islamic Eco-Theology in Practice: Revitalizing Environmental Stewardship and Tawhidic Principles in Agricultural Community Afandi, Agus; Mardliyah, Sjafiatul; Ashfaq, Asia; Saud, Muhammad
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol 7 No 2 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v7i2.6477

Abstract

This article describes the development of environmentally friendly farming patterns through organik farming practices, sustainable pest control, the application of monotheistic values in agriculture, and the role of farmer groups as learning platforms. The research method employed is Participatory Action Research (PAR), involving collaboration with farmer groups and the community. The steps include in-depth research using Participatory Rural Appraisal (PRA), strategic planning, resource mobilization, and the development of critical awareness. The collaboration process includes experimenting with organik farming, analyzing agricultural conditions, seasonal calendars, power relations, and planning for environmentally friendly farming. Farmer groups learn from other organik farming communities, practicing the production of compost, liquid organik fertilizer, botanical pesticides, and land processing. The study of Agricultural Tawhid strengthens the spiritual dimension in farming. The outcomes include awareness of the importance of environmental conservation by reducing chemical usage, replacing them with natural materials, and developing skills in environmentally friendly farming practices. This awareness is grounded in the perspective that farming is an act of worship and a noble endeavor to provide sustenance for humans and other creatures.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM PELATIHAN HAIR COOL THERAPHY DI KABUPATEN KEDIRI Wilujeng, Biyan Yesi; Sjafiatul Mardliyah; Amalia ruhana
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4545

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui pengembangan keterampilan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kontribusi sosial. Program pelatihan Hair Cool Therapy dirancang untuk memberdayakan pengusaha salon perempuan di Kabupaten Kediri. Pelatihan ini melibatkan 14 peserta dengan pendekatan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest, yaitu dari 52,86 menjadi 84,29, dengan selisih rata-rata 31,43. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan dengan nilai t hitung sebesar -15,786 dan p-value sebesar 0,000. Interval kepercayaan 95% (-35,73 hingga -27,13) mengindikasikan hasil yang konsisten dan andal. Kesimpulannya, pelatihan Hair Cool Therapy efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta, memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, dan mendukung pemberdayaan perempuan. Pengembangan program serupa di masa depan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan peserta dan menambahkan aspek kewirausahaan untuk dampak yang lebih luas.
Co-Authors Achmad Zaini Agus Afandi Agus Afandi AGUS HARIANTO ALI YUSUF Ali Yusuf Ali Yusuf Amalia Ruhana, Amalia ANIS WAHYUNINGSIH Anistyasari, Yeni Aprillia Dama Yanti Ashfaq, Asia Asmono, Riska Indriani Audi Faradilla Rachman Ayu Devi Rini Biyan Yesi Wilujeng Chandra Puspita Dewi Chusnul Rosyidah Darni Darni Dea Ayu Nafisaturrohmah Dessy Permata Ramadhany Dwi Hesti Ariani Eko Mulyadi Eprilany Alifah Fil Husni Erny Roesminingsih Fantazilu, Ikhwan Fadlu Ganes Gunansyah Gratia, Emmanuela Sola Heru Siswanto HERU SISWANTO Heryanto Susilo Hestyan, Alvian Pramadani Hisyam, Achmad Izzul Hotman M. Siahaan I Ketut Atmaja Johny Artha, I Ichda Chusnia Turrizki Ika Purwandia Indah Purwanti Intan Permatasari Jihan Alviana Sari Khofifah, Siti Kisyani Laksono Laila, Siti Nur LAKSANA, ILHAM Leonita Arinda, Dhea Lestari Surya Rachman Putri Lidiya Hasanah Lutviatiani, Mita M. Turhan Yani Madinah, Firdana MARDIANI, DESIKA PUTRI Michaela Zebada Faustina Agrippine Amahorseya Muhammad Farid Ilhamudin Muhammad Saud Muhammad Turhan Yani Mustakim Mutimmatul Faidah Najlatun Naqiyah Nikmah, Islakhatun Niqotaini, Zatin Nonik Dwi Ayu Siswati Noviana Ramadhani Novita Permatasari Nur Ika Sari Rakhmawati Nurul Azizah Oce Wiriawan Panggalih, Satrio Bagus Patrama, Muhammad Yayang Putra Pradana, Alberic Kencana Adhi Pungky Febi Arifianto Putra Achbar Yusnanda Putri Aisyiyah Rachma Dewi Rachman, R. Ayu Firdausi Novira Ramadhani Kurniasari Rezy Riannada Rini, Ayu Devi Rivo Nugroho Rizani, Dewi Roesminingsih, M. V. Rofiah, Khofidotur ROFIK JALAL ROSYANAFI Runnanda, Wahyu Abbiyah Qoth Ruqoyyah Fitri Soedjarwo . Susanto, Shobri Firman Teguh Dewangga Tuti Budirahayu Widodo Widodo Widodo Widyaswari, Monica Wilujeng, Biyan Yesi Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih WIWIN YULIANINGSIH Wiwin Yulianingsih, Wiwin Yulianingsih Yani, Nurul YATIM RIYANTO Yatim Riyanto Yeni Anistyasari Yuliatin, Ririn Fikri Yuni Lestari Yunitasari, Cucut Zainal Abidin Achmad Zakariyah, M Fahmi