Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Canva Sebagai Aplikasi Dalam Penyusunan Media Ajar Untuk Tutor Kejar Paket C di PKBM Anggrek Bulan, Banyuwangi Mardiani, Desika Putri; Riyanto, Yatim; Johny Artha, I Ketut Atmaja; Mardliyah, Sjafiatul; Siswanto, Heru; Nugroho, Rivo
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i2.14296

Abstract

The purpose of this service is to provide a learning experience for tutors of Study Group of Packages C at PKBM Anggrek Bulan in preparing teaching materials because so far the tutors have not maximally used this application in the learning process. The activity was carried out in the form of a training workshop with 25 very enthusiastic participants. The results of this activity are that there is high enthusiasm from the trainees in participating in the workshop which can be seen from their enthusiasm in practicing using the Canva application to compile and design teaching materials attractively, quickly, and creatively. There was an increase in knowledge, attitudes, and skills after attending this workshop. It can be concluded that this workshop yielded positive results on the skills of the tutors of package C in developing their teaching materials.
Islamic Eco-Theology in Practice: Revitalizing Environmental Stewardship and Tawhidic Principles in Agricultural Community Afandi, Agus; Mardliyah, Sjafiatul; Ashfaq, Asia; Saud, Muhammad
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes the development of environmentally friendly farming patterns through organik farming practices, sustainable pest control, the application of monotheistic values in agriculture, and the role of farmer groups as learning platforms. The research method employed is Participatory Action Research (PAR), involving collaboration with farmer groups and the community. The steps include in-depth research using Participatory Rural Appraisal (PRA), strategic planning, resource mobilization, and the development of critical awareness. The collaboration process includes experimenting with organik farming, analyzing agricultural conditions, seasonal calendars, power relations, and planning for environmentally friendly farming. Farmer groups learn from other organik farming communities, practicing the production of compost, liquid organik fertilizer, botanical pesticides, and land processing. The study of Agricultural Tawhid strengthens the spiritual dimension in farming. The outcomes include awareness of the importance of environmental conservation by reducing chemical usage, replacing them with natural materials, and developing skills in environmentally friendly farming practices. This awareness is grounded in the perspective that farming is an act of worship and a noble endeavor to provide sustenance for humans and other creatures.
Analisis Model Outdoor Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kejar Paket B Patrama, Muhammad Yayang Putra; Mardliyah, Sjafiatul; Susilo, Heryanto
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v10i2.1708

Abstract

Pendidikan kejar paket B ini ditujukan kepada masyarakat Indonesia yang mengalami kurang beruntung dalam mengenyam pendidikan serta memiliki usia yang lebih tinggi dibandingkan dengan usia peserta didik SMP pada umumnya yang bertujuan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Tujuan dari penulisan ini ialah menganalisis model outdoor learning pada hasil belajar IPS peserta didik kejar paket B di PKBM Ibadurrahman Sidoarjo. Penelitian ini ialah jenis kualitatif menggunakan metode kajian literatur. Tempat penelitian ini dilakukan di PKBM Ibadurrahman Sidoarjo. Hasil yang didapatkan kegiatan pembelajaran outdoor learning pada PKBM Ibadurrahman Sidoarjo pada pembelajaran IPS di implementasikan melalui kegiatan belajar outing class, misalnya dalam bentuk pemecahan masalah sosial, melakukan kunjungan ke museum, mengeksplor lingkungan sekitar dan lain sebagainya. Kesimpulan yang diambil hasil belajar IPS yang dilaksanakan di PKBM Ibadurrahman Sidoarjo dipengaruhi oleh model belajar outdoor learning. Melalui pembelajaran outdoor learning mampu memberi keaktifan pada peserta didik dan menghadirkan terkait dengan kegiatan pengamaran, memprediksi, dan menjelaskan. Berdasarkan dari hasil penelitian ditemukan sebuah novelty/keterbaruan yang memaparkan penggunaan model outdoor learning mampu memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah, kemampuan menulis, hasil belajar, dan motivasi belajar. Penggunaan model outdoor learning merupakan suatu model yang memperlihatkan kondisi lapangan yang ada kepada para peserta didik. Kata Kunci Outdoor learning, Hasil belajar IPS, Kejar paket B
PENGUATAN KAPASITAS EKONOMI PEREMPUAN DESA MELALUI PROGRAM LIFE SKILL BERBASIS KOMUNITAS Sjafiatul Mardliyah; Yeni Anistyasari; Putri Aisyiyah Rachma Dewi; Ali Yusuf; Muhammad Turhan Yani; Oce Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5578

Abstract

Kesenjangan ekonomi di wilayah perdesaan Indonesia menempatkan perempuan desa pada posisi yang rentan. Artikel ini menjelaskan upaya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui pelatihan pembuatan kue kering berbasis komunitas di Desa Kemodo Utara Dukuhmojo, Kabupaten Jombang melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Peserta terdiri atas sepuluh perempuan berusia 40–55 tahun yang sebagian besar berperan sebagai ibu rumah tangga dan kepala keluarga. Kegiatan dilakukan dalam tiga pertemuan pada bulan Maret 2025 dengan fokus pada produk pastel kering, nastar, dan kue cokelat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis peserta dalam produksi kue kering, pengemasan, dan simulasi pemasaran. Peserta memperoleh kesadaran ekonomi baru mengenai potensi usaha kuliner sebagai sumber pendapatan keluarga. Solidaritas sosial tumbuh melalui kerja kelompok, refleksi bersama, dan inisiatif pembentukan usaha mikro berbasis komunitas. Inisiatif berkelanjutan muncul berupa rencana partisipasi bazar Ramadan dan pendirian koperasi perempuan. Perubahan terlihat pada peningkatan kepercayaan diri, motivasi berwirausaha, dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan kue kering berfungsi sebagai strategi efektif pemberdayaan perempuan desa karena mampu mengintegrasikan aspek keterampilan, kesadaran kritis, solidaritas sosial, dan inisiatif mandiri. Model ini memberikan kontribusi teoritis pada literatur pemberdayaan berbasis komunitas serta menawarkan praktik nyata untuk mengatasi keterbatasan ekonomi perempuan desa di Indonesia.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PENGELOLA UMKM BATIK MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN PLATFORM DIGITAL SEBAGAI WADAH PENGUATAN PASAR Lestari, Yuni; Sjafiatul Mardliyah; Biyan Yesi Wilujeng; Audi Faradilla Rachman
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5723

Abstract

Penguatan atas produk lokal desa mempunyai peran penting sebagai penguat potensi wisata lokal. Desa Ngadipuro pun telah mempunyai Batik khas yang menjadi salah satu produk UMKM unggulan desa yang diberi nama Batik Sora. Saat ini Batik Sora telah diperkenalkan dan dipromosikan secara gethok tular atau konvensional dari mulut ke mulut saja sehingga perlu dikembangkan dengan pemasaran melalui platform digital khususnya instagram. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan melalui analisa kebutuhan pengembangan UMKM. Tahap pelaksanaan dilakukan penguatan kapasitas perempuan pengelola UMKM Batik melalui pelatihan penyusunan platform digital dengan memanfaatkan sosial media seperti Instagram. Tahap evaluasi dilakukan melalui pembagian kuesioner kepada seluruh peserta. Secara keseluruhan, pelatihan platform digital sudah berjalan dengan baik dan perlu sesi pendampingan langsung agar peserta dapat mencoba menggunakan fitur platform digital secara mandiri.
PENGGUNAAN BEADSAPP UNTUK OPTIMASI DESAIN SENI KRIYA Anistyasari, Yeni; Ruhana, Amalia; Mardliyah, Sjafiatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6054

Abstract

Keberlanjutan komunitas seni kriya lokal menghadapi tantangan berupa keterbatasan inovasi desain dan rendahnya literasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengrajin, melalui pemanfaatan BeadsApp sebagai alat desain digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan intervensi berbasis komunitas melalui pelatihan luring, latihan terbimbing, pembelajaran berbasis proyek, dan pendampingan intensif. Peserta kegiatan didominasi oleh ibu rumah tangga yang belum memiliki pengalaman menggunakan aplikasi desain digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang desain seni kriya secara digital. Sebanyak 30 produk bros dengan variasi desain kreatif berhasil dihasilkan. Integrasi teknologi desain digital dengan keterampilan kriya tradisional mampu meningkatkan kreativitas, efisiensi produksi, dan kepercayaan diri peserta. Kegiatan ini juga memberikan dampak sosial ekonomi dengan membuka peluang usaha kreatif berbasis rumah tangga yang berkelanjutan.
Construction of Knowledge and Learning Experience to Build Digital Literacy in Marginal Communities Rivo Nugroho; Sjafiatul Mardliyah; Heru Siswanto; Monica Widyaswari; Teguh Dewangga
Journal of Nonformal Education Vol. 10 No. 2 (2024): Equivalency education and community education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v10i2.4826

Abstract

Digital literacy is a construction of knowledge and experience for suburban communities in using social media, with various ways used by the community to appreciate the presence of digital technology to help people work online, as well as appreciation from marginal communities along with the development of digital literacy into a construction of knowledge and experiential study. This study employs a qualitative approach with a case study method, focusing on 10 informants who are members of the Mulung Village community, active members of a youth organization, and community facilitators. The research results show that the construction of knowledge and learning experiences in building digital literacy for marginalized communities in marginal communities, which is manifest in community appreciation for the presence of digital technology, which provides convenience, new insights, and benefits as informal learning within the family, acting a mass communication tool, as a forum for the younger generation to discuss, social interaction in cyberspace, and generating consumer behavior in society, as well as an exploration of the younger generation's skills and knowledge in using social media. In conclusion, digital literacy can foster community connection among marginalized communities through mass communication, independent learning experiences, and social media forums, fostering tolerance and empathy, and fostering support for digitalization through a sense of empathy and community support. The study's novelty lies in its in-depth exploration of the interplay between digital literacy, community engagement, and empowerment, particularly for marginalized groups. It demonstrates how digital literacy can foster a sense of belonging, tolerance, and empathy within the community, ultimately leading to a more inclusive and supportive environment for digitalization.
Life Skills Education as a Strategy for Women’s Empowerment: A Case Study of Anggrek Bulan Community Learning Center Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih; Sjafiatul Mardliyah; Ali Yusuf; Shobri Firman Susanto; Ganes Gunansyah; Mustakim; Mita Lutviatiani; Ikhwan Fadlu Fantazilu
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 13 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v13i1.89994

Abstract

Abstract: Women's empowerment is a crucial issue in achieving gender equality as outlined in the 2030 Sustainable Development Goals (SDGs). One relevant strategy is life skills based non-formal education, which provides opportunities for women to improve their skills, independence, and self-confidence. This study aims to describe the implementation of the life skills program, analyze its impact, and identify supporting and inhibiting factors at the Anggrek Bulan Community Learning Center in Banyuwangi. The study employed a case study approach with participatory observation, in-depth interviews, and documentation techniques. Data analysis applied the Miles and Huberman model. The results show that the life skills program was designed in a participatory manner according to the needs of the learners, involving women from planning to evaluation. The impacts include improved technical skills (sewing, batik, digital marketing) and soft skills (public speaking, leadership), enabling women to become more independent and able to develop businesses. In conclusion, life skills education at the Anggrek Bulan Community Learning Center effectively strengthens women's capacity and role, while also serving as a model for contextual and sustainable empowerment. Keywords: Gender Equality, Life Skills Program, Nonformal Education, Women’s Empowerment
Implementasi Program Magang Untuk Menumbuhkan Kemandirian Peserta Didik Kesetaraan Paket C di PKBM Insan Cerdas Indonesia Hafifatul Jannah; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan kemandirian peserta didik dan tingginya pengangguran di tengah persaingan dunia kerja. PKBM Insan Cerdas Indonesia mengembangkan program magang sebagai upaya pembelajaran berbasis pengalaman bagi peserta didik kesetaraan Paket C untuk menumbuhkan kemandirian melalui keterlibatan langsung dalam dunia kerja nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan di PKBM Insan Cerdas Indonesia dengan subjek penelitian meliputi kepala PKBM, tutor, peserta didik Paket C, dan mitra magang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi minat dan potensi peserta didik, penempatan dan perizinan mitra, pendampingan dan monitoring, serta presentasi hasil magang. Keterkaitan kemandirian dengan program magang terlihat melalui kemampuan peserta didik menyelesaikan tugas, tanggung jawab kerja, pengambilan keputusan sederhana, dan inisiatif sederhana. Indikator tanggung jawab kerja tampak paling dominan, sementara kemampuan menyelesaikan tugas juga muncul dengan baik. Pengambilan keputusan dan inisiatif sederhana terlihat berkembang secara bertahap dan belum merata pada seluruh peserta didik. Faktor pendukung pelaksanaan program magang meliputi kesiapan peserta didik serta dukungan lingkungan. Faktor penghambat meliputi kendala dalam penyesuaian mitra dan durasi magang yang terbatas menjadi faktor penghambat.
Implementasi Pendekatan Andragogi untuk Meningkatkan Keterampilan Belajar Kolaboratif Peserta Didik pada Kelas Bahasa Inggris di Komunitas Belajar Studyteen Fanny Martha Roesmayanti; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English language learning aims not only to improve students’ language proficiency but also to develop collaborative learning skills that support the learning process. One approach that can facilitate this goal is the andragogical approach, which emphasises learner autonomy, learning experiences, and active participation. Studyteen, a non-formal learning community, implements English language learning through participatory and collaborative activities. This study aims to describe the implementation of the andragogical approach in English language learning, students’ collaborative learning skills, and the role of the andragogical approach in enhancing students’ collaborative learning skills within the Studyteen learning community. This study employed a descriptive qualitative approach. The findings revealed that the implementation of the andragogical approach in English language learning at Studyteen was reflected in voluntary participation, learner-centred learning, the utilisation of learners’ experiences as learning resources, and the tutor’s role as a facilitator. Students’ collaborative learning skills were demonstrated through active participation, individual and group responsibility, meaningful interaction, and the development of social and communication skills throughout the learning process. Furthermore, the andragogical approach contributed to the enhancement of collaborative learning skills by providing learning autonomy, creating a safe and supportive learning environment, and encouraging students to interact and collaborate during English language learning activities.
Co-Authors Achmad Zaini Agus Afandi Agus Afandi AGUS HARIANTO Ali Yusuf Ali Yusuf Amalia Ruhana, Amalia ANIS WAHYUNINGSIH Anistyasari, Yeni Aprillia Dama Yanti Ashfaq, Asia Asmono, Riska Indriani Aswading Audi Faradilla Rachman Ayu Devi Rini Bahirah Naflah Rafilah Biyan Yesi Wilujeng Chandra Puspita Dewi Chusnul Rosyidah Darni Darni Dea Ayu Nafisaturrohmah Dessy Permata Ramadhany Dewi Rizani Diana Rahmasari Dwi Hesti Ariani Eko Mulyadi Eprilany Alifah Fil Husni Erny Roesminingsih Fanny Martha Roesmayanti Frimha Purnamawati Ganes Gunansyah Gratia, Emmanuela Sola Hafifatul Jannah Hangsi Subagyo Hawa Attin Syabaini Heru Siswanto HERU SISWANTO Heryanto Susilo Hestyan, Alvian Pramadani Hisyam, Achmad Izzul Hotman M. Siahaan I Ketut Atmaja Johny Artha, I Ichda Chusnia Turrizki Ika Purwandia Ikhwan Fadlu Fantazilu Indah Purwanti Intan Permatasari Jihan Alviana Sari Khofifah, Siti Kisyani Laksono Laila, Siti Nur LAKSANA, ILHAM Leonita Arinda, Dhea Lestari Surya Rachman Putri Lidiya Hasanah Lita Kristiana Lutviatiani, Mita M Fahmi Zakariyah M. Turhan Yani Madinah, Firdana MARDIANI, DESIKA PUTRI Michaela Zebada Faustina Agrippine Amahorseya Mita Lutviatiani Muhammad Farid Ilhamudin Muhammad Saud Muhammad Turhan Yani Mustakim Mutimmatul Faidah Najlatun Naqiyah Nikmah, Islakhatun Niqotaini, Zatin Nonik Dwi Ayu Siswati Noviana Ramadhani Novita Permatasari Nur Ika Sari Rakhmawati Nurul Azizah Oce Wiriawan Panggalih, Satrio Bagus Patrama, Muhammad Yayang Putra Pradana, Alberic Kencana Adhi Pungky Febi Arifianto Putra Achbar Yusnanda Putri Aisyiyah Rachma Dewi R. Ayu Firdausi Novira Rachman Ramadhani Kurniasari Rezy Riannada Rini, Ayu Devi Riskika Rara Chandra Rivo Nugroho Roesminingsih, M. V. Rofiah, Khofidotur ROFIK JALAL ROSYANAFI Runnanda, Wahyu Abbiyah Qoth Ruqoyyah Fitri Septian Sangga Buana Purnawarman Shobri Firman Susanto Sigit Putra Agung Winata Soedjarwo . Susanto, Shobri Firman Teguh Dewangga Tuti Budirahayu Widodo Widodo Widodo Widyaswari, Monica Wilujeng, Biyan Yesi WIWIN YULIANINGSIH Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Yani, Nurul Yatim Riyanto YATIM RIYANTO Yeni Anistyasari Yuliatin, Ririn Fikri Yuni Lestari Yunitasari, Cucut Zainal Abidin Achmad Zakariyah, M Fahmi