Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN MANAJEMEN REFERENSI MENGGUNAKAN SOFTWARE MENDELEY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KARYA ILMIAH MAHASISWA Sekarsari Putri, Agnesi; Basuki, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 5 No. 02 (2025): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v5i02.550

Abstract

Students often face issues with writing reference management when writing scientific papers. To avoid plagiarism, it is necessary to cite and include a bibliography. Quality scientific work needs to understand the appropriate scientific writing rules including reference management. Training on reference management using Mendeley needs to be given to students to produce quality scientific work. This training was held face-to-face by providing reference management material using Mendeley and accompanying students to practice directly in using Mendeley reference management. The training was attended by 258 participants. This activity includes three stages, namely planning, implementation, and evaluation. Training on using Mendeley reference management has been carried out well and according to plan. The results of the training showed that there was an increase in students' knowledge and skills in using Mendeley reference management. This training needs to be carried out within the scope of other faculties and even universities so that the entire academic community can use Mendeley reference management properly. Participants are advised to continue practicing, developing reference management skills with Mendeley, attending further training, and utilizing mentoring to produce high-quality papers and face complex academic demands.
Implementation of Multicultural Values to Strengthen Students' Nationalism Rakhmawati, Nur Fajrina; Suwarjo, Suwarjo; Basuki, Agus
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i11.11994

Abstract

This study explores the role of multicultural values in strengthening students' nationalism at SMPN 1 Sleman. Through a qualitative descriptive approach using interviews, observations, and documentation, the research found that multicultural values—encompassing diversity, tolerance, and cultural appreciation—are integrated into classroom learning, daily activities, and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). These efforts foster attitudes of tolerance, mutual respect, and cultural appreciation, enhancing students' understanding of national identity and unity. By embracing cultural diversity, students develop strong, inclusive personalities, preparing them to face global challenges while maintaining a sense of nationalism.
Career Fantasies of the Alpha Generation: The Influence of Digital Technology and Parental Guidance in Shaping Future Career Aspirations Pratiwi, Fifin Dwi; Basuki, Agus; Purwanta, Edi; Rukhana, Elya
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.7617

Abstract

Every individual has future career aspirations but often faces challenges in realising them. Early career awareness and planning through career exploration is an important factor in their achievement. In elementary school-aged children, this exploration is still at the fantasy stage, where they are interested in professions that they often see. This study examines the career fantasies of Generation Alpha and the factors that influence them. Using a descriptive quantitative approach, this study involved 100 students in grades 3-6 in a remote school in Lampung, selected through purposive sampling. Data were collected through an open-ended questionnaire related to professional interests, reasons for choosing a profession, and sources of information that influence career fantasies. The results showed that doctors, teachers, police, and soldiers were the most frequently chosen professions by students. Gender, family, school, and digital media influence career fantasies. The findings have implications for career education and guidance, supporting children's early career development. Keywords: career fantasies, alpha generation, digital technology, career development
Implementing Multicultural Education Through Relationships with School Social Capital to Promote Social Harmony Ginting, Elisa Br; Agus Basuki; Eva Imania Eliasa; Johannes Sohirimon Lumbanbatu
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v5i1.214

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kerja lapangan yang dilakukan di sejumlah pesantren di wilayah Medan. Tujuan utamanya adalah untuk rumusan awal masalah, yakni untuk mengeksplorasi proses pendidikan antar budaya dan menemukan mekanisme harmonisasi di sekolah. Yang kedua dibahas tentang berbagai kebijakan yang telah diterapkan untuk menciptakan iklim yang mendorong praktik harmonisasi. Proses harmonisasi ini sangat penting untuk mengembangkan iklim sekolah dan lingkungan belajar yang toleran, damai, dan saling menghargai. Ide kedua yang ingin ditelaah oleh penulis dalam esai ini adalah rencana sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan multikultural dengan menggunakan modal sosialnya sendiri. Data yang diperoleh dengan menggunakan metode kualitatif dan metodologi studi kasus menunjukkan bahwa sekolah memiliki kewajiban dan harapan berupa visi dan misi yang dapat meningkatkan persatuan menuju sekolah multikultural. Para peneliti sampai pada kesimpulan bahwa sekolah lebih dari sekadar tempat transfer informasi antara guru dan murid di bawah arahan kurikulum. Sekolah juga tempat di masyarakat. Pendidikan sehari-hari termasuk pendidikan antar budaya. Modal sosial yang digunakan adalah modal sosial yang dikemukakan oleh James Coleman, yang dimiliki oleh masing-masing komunitas. Di sini, kita melihat bahwa untuk melestarikan komunitasnya, warga sekolah perlu memiliki sumber daya. Dalam hal ini, keharmonisan dalam interaksi sosial sekolah
Communication Skills and Apprehension in Individual Counseling Practices Violin, Angelia Francitha Tasya; Basuki, Agus
KONSELOR Vol. 13 No. 1 (2024): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0202413265-0-86

Abstract

This study aims to explore and analyze communication skills and communication apprehension in individual counseling practice, particularly among prospective counselor students. The method used is a literature review, with 216 articles collected and 15 articles selected based on eligibility criteria for in-depth analysis. Findings from this review reveal that high levels of apprehension can hinder students’ ability to interact effectively with counselees and affect the quality of counseling practice. This study also identifies the challenges faced by students in managing their interpersonal communication and assesses the effectiveness of training programs and interventions in improving communication skills and reducing levels of apprehension. The results of this study are expected to provide deeper insights into the importance of communication skills and strategies for overcoming apprehension in the development of counseling competencies.
Peran Konselor Sekolah Dalam Mencegah Bullying: Tinjauan Literatur Tentang Strategi dan Efektivitas Intervensi Hidayatul Ulum, Nurul; Astuti, Budi; Basuki, Agus
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai strategi intervensi yang digunakan oleh konselor sekolah dalam mencegah bullying dan mengevaluasi efektivitas dari strategi-strategi tersebut. Metode yang diterapkan adalah literature review, dengan analisis terhadap delapan artikel relevan yang berfokus pada peran konselor dalam konteks bullying. Hasil analisis menunjukkan bahwa konselor sekolah berperan sebagai informator, fasilitator, motivator, dan mediator dalam mengatasi masalah bullying. Berbagai strategi intervensi yang ditemukan meliputi bimbingan klasikal, konseling individu, dan pendekatan berbasis kelompok, yang secara signifikan dapat mengurangi perilaku bullying dan mendukung kesejahteraan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara konselor, guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya dalam merancang program pencegahan yang efektif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi konselor sekolah untuk terus mengembangkan pendekatan intervensi yang komprehensif guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi semua siswa.
Systematic Literature Review: Efektivitas Andragogi dalam Bimbingan Konseling pada Program Konseling Sebaya Mahasiswa Purnomo, Aditya; Hiryanto; Basuki, Agus
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.4963

Abstract

Mahasiswa sering mengalami berbagai tekanan dan tantangan selama masa perkuliahan sehingga menimbulkan masalah stress dan masalah mental lainnya pada diri mahasiswa. Permasalahan dari mahasiswa seharusnya dapat diselesaikan dengan menggunakan konteks bimbingan dan konseling sebaya mahasiswa yang menerapkan prinsip-prinsip andragogi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas andragogi dalam bimbingan konseling pada program konseling sebaya mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review. Berdasarkan hasil penelitan diatas andragogi dalam bimbingan konseling pada program konseling sebaya mahasiswa terbukti efektiv dalam menyelesaikan berbagai masalah mahasiswa. Andragogi dalam bimbingan konseling pada program konseling sebaya mahasiswa dapat menjadi efektif dalam menyelesaikan berbagai masalah mahasiswa dengan mengikuti pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mahasiswa dewasa. Dapat disimpulkan berdasarkan kajian beberapa leiteratur bahwa konseling andragogi terbukti efektif diterapkan untuk bimbingan konseling sebaya mahasiswa. Kata kunci: andragogi, konselor sebaya, mahasiswa
Sebuah Review: Pemaknaan Filsafah Jawa Nrimo Ing Pandum Terhadap Depresi Remaja Yemima, Chrisanta Kezia; Basuki, Agus
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5682

Abstract

Budaya merupakan bagian yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan seseorang pada lingkungan tersebut, budaya memiliki nilai-nilai yang terkandung kebermaknaan didalamnya. Salah satunya adalah filosofi budaya jawa Nrimo Ing Pandum. Konsep nrimo ing pandum memiliki tiga konstruksi yaitu menerima, sabar dan bersyukur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami adanya hubungan nilai nrimo ing pandum untuk mengatasi depresi pada remaja, pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya. Metode pada penelitian ini adalah literature review kepada sembilan kajian artikel sejumlah database google scholar. Harapan dari penelitian ini dapat dikembangkan dan dilestarikan nilai-nilai budaya Jawa dan berperan aktif dalam pengimplementasian nilai-nilai tersebut khsusunya pada masyarakat Jawa. Kajian artikel yang telah dikaji memberikan kesimpulan bahwa filosofi Jawa nrimo ing pandum dapat terus dilestarikan dan semakin disebarkan kembali agar tidak padam nilai-nilai yang terkandung didalamnya mengenai nilai-nilai kehidupan mengenai arti kebahagiaan dan penerimaan terhadap diri seorang individu khususnya bagi seorang remaja dalam menyikapi segala permasalahan. Kata Kunci: nrimo ing pandum, depresi, remaja
EFEKTIVITAS PELAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Basuki, Agus
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2013): Maret-Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.334 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i1.4740

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelayanan konseling kelompok untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal.Desain penelitian yang digunakan adalahpre-experimental design dengan model post-test-only equivalent-group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SMA UII Banguntapan Bantul. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa konseling kelompok terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal bagi siswa yang mengalami hambatan dalam berkomunikasi. Penyelenggaraan konseling kelompok dapat dilakukan di sekolah dan di luar sekolah. Konseling kelompok merupakan sebuah miniatur sosial yang penuh dinamika kehidupan bagi remaja. Hal itutampak dari peran teman sebaya dan kohesivitas di antara mereka sehingga membantu proses perlakuan dan dukungan untuk aktif dalam konseling ke-lompok.   Kata kunci: konseling kelompok, komunikasi interpersonal, dan teman sebaya
Life Design Counseling to Improve Career Decision Making Skills of High School Students Novita Tri Hapsari; Basuki, Agus; Indah Kholili, Ma’rifatin
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 12 No 2 (2025): KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/as2wt544

Abstract

The purpose of this study is to determine how life design group counseling can improve students' career decision-making skills. This research is a type of action research using the Kemmis and Taggart model. The research was conducted in four stages: planning, action, observation, and reflection. The study involved 10 students from class XII, who were divided into two groups: 5 students in group A and 5 students in group B. Research data were collected through observation, inventory, and interviews. The instruments used included observation guidelines, inventory questionnaires, and interview guidelines. The inventory instrument contained 39 valid items with an alpha Cronbach value of 0.825. The research was conducted in three cycles with quantitative descriptive analysis. The results showed that through life design counseling conducted by implementing questions in career construction interviews and planning goals and efforts in achieving future career goals, students were able to plan their careers carefully despite facing failure. Students also understand their interests and potential as career opportunities. The results of the interview explained that the life design group counseling services provided can improve career decision-making skills so that students do not feel confused. It was proven that 9 out of 10 students were able to identify the chosen further study majors, 3 of them succeeded in entering college without a test. Therefore, it is concluded that life design counseling can help counseling teachers in helping students in making career decisions. It is also suggested to implement life design counseling in other counseling service strategies.