Articles
Pelatihan Visualisasi Materi Ajar Matematika dengan Geogebra untuk Mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP Pamane Talino Landak
Fransiskus Fran;
Mariatul Kiftiah;
Meliana Pasaribu;
Yudhi Yudhi;
Nur’ainul Miftahul Huda;
Helmi Helmi;
Evi Noviani;
Yundari Yundari;
Nilamsari Kusumastuti;
Bayu Prihandono
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3261
Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi sangat mendukung proses pembelajaran di masa pandemi. Pada kegiatan ini diberikan pelatihan visualisasi materi ajar matematika untuk mahasiswa pendidikan matematika STKIP Pamane Talino Landak menggunakan software GeoGebra. Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan melatih skill penggunaan software matematika untuk menunjang perkuliahan dan bekal setelah lulus bagi mahasiswa. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan pada kegiatan ini dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Selain itu, peserta juga diberikan modul pelatihan, sehingga setelah pelatihan peserta diharapkan dapat mengembangkan penggunaan pada materi lainnya yang terkait. Melalui kegiatan ini mahasiswa diberikan bekal untuk mengoperasikan, menggunakan dan memanfaatkan aplikasi open source GeoGebra sebagai media pembelajaran. Sedangkan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatihan, diberikan pre-test dan posttest pada 64 peserta yang hadir. Berdasarkan uji statistik sederhana yang digunakan yaitu paired sample t-test, dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan (kenaikan) nilai pre-test ke posttest. Hal ini berarti adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa setelah dilakukannya pelatihan.
Pelabelan Prima pada Graf Simpul Semi Total dari Graf Sikat
Dany Riansyah Putra;
Mariatul Kiftiah;
Fransiskus Fran
Variabel Vol 5, No 2 (2022): OCTOBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/var.v5i2.2699
Artikel ini membahas mengenai pelabelan prima pada suatu graf sederhana dengan himpunan simpul dan himpunan sisi . Suatu graf adalah graf prima jika terdapat pemetaan bijektif sedemikian sehingga untuk setiap simpul dan yang bertetangga berlaku FPB. Selanjutnya, untuk graf sederhana yang berupa graf simpul semi total dari graf sikat, dikonstruksi suatu pelabelan prima dengan pembuktiannya memanfaatkan algoritma Euclidean. Hasil konstruksi menunjukkan bahwa graf simpul semi total dari graf sikat merupakan graf prima.Kata Kunci: Pemetaan; Graf Prima; Relatif Prima; Faktor Persekutuan Terbesar Prime Labeling for a Semi-Total Point Graph of a Brush GraphABSTRACTIn this article, we investigate prime labeling for a simple graph G, where V(G) and E(G) are vertex set and edge set of G, respectively. A graph G is called a prime graph if there exists a bijective mapping such that for each u and v are adjacent vertices in G then we have GCD. Furthermore, in terms of a semi-total point graph of a brush graph, a prime labeling was constructed using the Euclidean algorithm. As a result, this graph was a prime graph.
Existence and Uniqueness in the Linearised One and Two-dimensional Problem of Partial Differential Equations With Variational Method
Bayu Prihandono;
Mariatul Kiftiah;
Yudhi Yudhi
Jurnal Matematika UNAND Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmua.11.3.141-158.2022
The classical solution and the strong solution of a partial differential equation problem are continuously differentiable solutions. This solution has a derivative for a continuous infinity level. However, not all problems of partial differential equations can be easily obtained by strong solutions. Even the existence of a solution requires in-depth investigation. The variational formulation method can qualitatively analyze a single solution to a partial differential equation problem. This study provides an alternative method in analyzing the problem model of partial differential equations analytically. In this research, we will examine the partial differential equation modelling built from fluid dynamics modelling.
PENYELESAIAN PERMASALAHAN PEMROGRAMAN LINEAR BILANGAN BULAT MULTIOBJEKTIF MENGGUNAKAN METODE PEMBOBOTAN DAN METODE REDUKSI VARIABEL (Studi Kasus: UKM Keripik Anong di Singkawang)
Anggi Anggi;
Bayu Prihandono;
Mariatul Kiftiah
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol. 16(2), 2022
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/epsilon.v16i2.6927
UKM Keripik Anong merupakan badan usaha yang memproduksi berbagai jenis keripik. Proses produksi berkaitan dengan ketersediaan bahan baku, ketersediaan produk di pasar dan jumlah permintaan tetap. Dalam proses produksinya, UKM Keripik Anong belum memiliki perkiraan yang tepat untuk menentukan jumlah produk yang harus dijual agar pendapatan yang diperoleh maksimum dan biaya produksi yang dikeluarkan dapat diminimumkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian perencanaan jumlah keripik yang harus diproduksi agar diperoleh solusi yang optimal. Permasalahan yang ada dimodelkan ke dalam model pemrograman linear bilangan bulat multiobjektifkemudian dicari solusi optimalnya menggunakan metode Pembobotan dan metode Reduksi Variabel. Untuk fungsi objektif pertama yaitu memaksimumkan pendapatan diasumsikan dengan ????1, dan untuk fungsi objektif kedua yaitu meminimumkan biaya produksi diasumsikan dengan ????2.Penentuan nilai bobot didasarkan informasi dari pihak UKM yang lebih mementingkan pendapatan daripada biaya produksi, tetapi dengan tidak mengabaikan biaya produksi, sehingga dapat ditentukan bobot untuk Z1 dan Z2masing-masing 60% dan 40%. Nilai bobot ini digunakan untuk mengubah fungsi multiobjektif menjadi fungsi objektif tunggal, kemudian untuk mencari solusi optimal dengan solusi bernilai bilangan bulat digunakan metode Reduksi Variabel. Berdasarkan perhitungan, jumlah keripik optimal yang sebaiknya terjual dalam seminggi adalah keripik singkong, keripik pisang, keripik talas stik, keripik ubi ungu dan keripik sukun masing-masing 25 kemasan, serta keripik talas bulat 48 kemasan. Dengan total pendapatan yang akan diperoleh sebesar Rp9.735.000 dan biaya produksi yang harus dikeluarkan sebesar Rp4.726.056
Pelatihan Pengoptimalan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Powtoon
Nurainul Mifahul Huda;
Yudhi;
Fransiskus Fran;
Helmi;
Meliana Pasaribu;
Yundari;
Bayu Prihandono;
Nilamsari Kusumastuti;
Mariatul Kiftiah;
Evi Noviani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.626 KB)
Pandemi Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia memberikan tantangan yang cukup berat di dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar yang selama ini dilakukan dengan tatap muka secara langsung di sekolah harus berubah menjadi kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online. Beberapa aktivitas pendidikan yang dilaksanakan secara online diantaranya aktivitas belajar mengajar. Media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran online yaitu media pembelajaran Powtoon yang dapat membuat peserta didik tidak bosan dalam pembelajaran karena aplikasi web ini memiliki banyak fitur yang menarik. aplikasi web ini juga mempunyai fitur-fitur yang menarik dan memiliki banyak manfaat sehingga dapat memudahkan system pembelajaran. Oleh karena itu, aplikasi Powtoon dapat menjadi solusi media pembelajaran yang digunakan pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu dengan adanya Kegiatan PKM Pelatihan Pengoptimalan Pembuatan Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Powtoon diharapkan mampu memperkenalkan dan memberikan informasi kepada guru giru terkait Powtoon. Pelaksanaan pengoptimalan pembuatan media pembelajaran menggunakan Powtoon dimulai dengan pretest kemudian pemaparan tentang konsep pengenalan dan penggunaan aplikasi Powtoon secara luring di SMP Negeri 5 Pontianak. Kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan pembuatan media pembelajaran. Setelah kedua sesi tersebut dilaksanakan sesi Tanya jawab. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan pelatihan, para guru diminta untuk membuat media pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampu dan mengerjakan soal posttest. Selanjutnya dilakukan monitoring terhadap pelaksanaan pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Powtoon. Selain itu juga dilakukan survey tanggapan kepada guru-guru terkait tanggapan mereka tentang pelatihan yang dilakukan oleh Program Studi Matematika FMIPA UNTAN dan survey Webqual 4.0 terhadap aplikasi Powtoon. Hasil kuisioner dianalisis dan diambil kesimpulan sebagai bahan pertimbangan untuk kegiatan PKM yang akan datang.
Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Kannan dan Chatterjea pada Ruang Metrik Modular Bernilai Kompleks
Mariatul Kiftiah;
Yudhi Yudhi
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 7 No 2 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/edumatsains.v7i2.4219
In this paper, inspired by fixed point concepts of complex valued modular metric space, we introduce Kannan complex and Chatterjea complex mappings. Using this new idea, some fixed point theorems involving both of these contractive mappings are established. Furthermore, existence and uniqueness of fixed point for Kannan complex and Chatterjea complex mappings on complex valued modular metric space is proved.
ANALISIS JUMLAH TELLER OPTIMAL PADA SISTEM ANTRIAN DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) UNIT BENGKAYANG
Grace Irlia;
Bayu Prihandono;
Mariatul Kiftiah
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 2 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/bbimst.v12i2.65282
Salah satu bank milik pemerintah terbesar di Indonesia adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang berguna sebagai badan hukum tempat masyarakat (nasabah) menyimpan atau menyalurkan dana dalam bentuk kredit, debit atau bentuk-bentuk lainnya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. BRI Unit Bengkayang merupakan cabang dari Bank BRI yang berlokasi di kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Permasalahan yang sering terjadi di BRI Unit Bengkayang adalah terjadinya peningkatan jumlah kedatangan nasabah yang tidak menentu secara terus menerus dengan kapasitas jumlah teller dua orang dan ditambah lagi terjadinya jam istirahat dari jam 12.00-13.00 WIB, sehingga mengakibatkan antrian. Teori antrian merupakan metode yang digunakan sebagai menentukan alternatif model matematika dalam pengambilan keputusan suatu sistem antrian. Penelitian ini berguna untuk menentukan model sistem antrian di BRI Unit Bengkayang yang tepat dengan menganalisis data jumlah kedatangan nasabah dan waktu pelayanan selama tiga hari mulai hari Senin, 14 November 2022 sampai Rabu, 16 November 2022 dari jam 08.00-12.00 WIB. Analisis data tersebut dilakukan uji kecocokan distribusi Kolmogorov-Smirnov dengan Software R Studio dan Software Excel, sehingga diperoleh model antrian di BRI Unit Bengkayang yaitu (M/G/2):(FCFS/ / ). Selanjutnya, model antrian (M/G/2):(FCFS/ / ) dilakukan perhitungan kinerja sistem antrian secara keseluruhan dan disimpulkan bahwa teller BRI Unit Bengkayang sudah optimal karena dengan jumlah rata-rata kedatangan nasabah (λ) tidak lebih dari jumlah rata-rata kecepatan pelayanan nasabah (μ).
METODE GRAPH CONTRACTION TECNIQUE (GCT) DALAM MENYELESAIKAN MASALAH TRANSPORTASI SEIMBANG
Yusi Sania;
Mariatul Kiftiah;
Nur’ainul Miftahul Huda
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 2 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/bbimst.v12i2.65270
Metode transportasi dikembangkan untuk memecahkan masalah pendistribusian produk dari berbagai sumber ke berbagai tujuan untuk meminimumkan biaya distribusi. Pada penelitian ini digunakan metode Graph Contraction Technique (GCT) untuk menentukan solusi optimal dari masalah transportasi dengan beberapa contoh kasus transportasi seimbang. Masalah transportasi seimbang merupakan model transportasi dengan kondisi jumlah persediaan pada sumber bernilai sama dengan jumlah permintaan pada tujuan. Metode GCT diterapkan dengan merepresentasikan masalah transportasi ke dalam graf bipartit dan diselesaikan dengan proses iterasi. Pada proses iterasi dilakukan dengan menentukan biaya terkecil dari pengiriman unit sebagai acuan untuk alokasi pertama dan penghapusan simpul ditentukan dengan kuantitas yang ada pada simpul sumber dan tujuan yang mana yang lebih kecil. Untuk menentukan solusi optimal dengan metode GCT diterapkan pada tiga contoh kasus transportasi seimbang dengan ukuran yang berbeda. Ukuran yang dimaksud ialah ukuran (m)dari banyaknya jumlah sumber (n) dan jumlah tujuan atau dilambangkan dengan (mxn). Berdasarkan hasil penelitian, dengan penerapan metode GCT diperoleh biaya pendistribusian yang minimum. Pada kasus berukuran (3x3) diperoleh biaya sebesar Rp4.283.000,-. Pada kasus berukuran (5x4) diperoleh biaya sebesar Rp10.200,-. Pada kasus berukuran (4x5), diperoleh biaya sebesar Rp29.000,-. Solusi yang diperoleh metode GCT dapat menghasilkan biaya yang minimum dari pengujian tiga contoh kasus yang diberikan dengan ukuran yang berbeda. Kata Kunci : masalah transportasi, metode GCT, biaya pendistribusian.
KESTABILAN MODEL PREDATOR-PREY DENGAN LESLIE-GOWER DAN HOLLING TANPA ADANYA PERLINDUNGAN DI PREY
Anggraini Anggraini;
Helmi Helmi;
Mariatul Kiftiah
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 1 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/bbimst.v10i1.44752
Model predator-prey Leslie Gower merupakan model interaksi antara mangsa dan pemangsa dengan laju pertumbuhan antara populasi predator sebanding dengan jumlah prey. Pertumbuhan kedua populasi yang tidak seimbang mempengaruhi salah satu populasi berkurang atau bertambah banyak. Fungsi respon mengacu pada peningkatan populasi predator atau pengurangan populasi prey saat terjadinya interaksi. Interaksi terhadap predator-prey yang tidak seimbang mengakibatkan kepunahan di salah satu populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kestabilan dari model predator-prey Leslie Gower dengan fungsi respon Holling tipe II. Model tersebut dianalisis sehingga diperoleh titik kesetimbangan. Kemudian dicari matriks Jacobian dan dari matriks Jacobian tersebut didapat nilai karakteristik dari titik kesetimbangan, sehingga dapat ditentukan kestabilan dari model predator-prey Leslie Gower dan Holling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh empat titik kesetimbangan yakni dan . Titik equilibrium trivial terjadi pada titik dan titik equilibrium dengan kepunahan terhadap predator pada titik bersifat tidak stabil. Karena tidak adanya keberadaan predator mengakibatkan pertumbuhan terhadap prey yang terus meningkat tanpa adanya pengurangan akibat pemburuan dari predator. Sedangkan titik equilibrium dengan kepunahan terhadap prey stabil pada titik dengan syarat tertentu jika nilai dan titik equilibrium interior bersifat stabil pada titik jika . Kata Kunci : Titik Kesetimbangan, Fungsi Respon
KNIGHT’S TOUR PADA PAPAN CATUR UKURAN 3×n DENGAN ATAU TANPA SATU KOTAK DIREMOVED
Nicko Nicko;
Mariatul Kiftiah;
Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 2 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.034 KB)
|
DOI: 10.26418/bbimst.v7i2.24812
Knight’s Tour pada papan catur adalah urutan langkah bidak kuda catur pada setiap kotak pada papan catur berukuran , sehingga tidak ada kotak yang dikunjungi lebih dari satu kali. Knight’s Tour pada papan ukuran dengan atau tanpa satu kotak diremoved adalah urutan langkah bidak kuda catur menggunjungi setiap kotak pada papan catur sehingga tidak ada kotak yang dikunjungi lebih dari satu kali. Tujuan meremoved satu kotak agar setiap papan catur berukuran dapat dikunjungi oleh bidak kuda catur dan memuat solusi Knight’s Tour. Aturan permainan Knight’s Tour yang digunakan yaitu menggunakan langkah bidak kuda catur pada umumnya yaitu langkah “L”. Kotak yang telah dikunjungi dinomori sesuai urutan bidak kuda catur menggunjungi setiap kotak. Secara matematis solusi dari permainan Knight’s Tour berkaitan dengan teori graf. Kotak-kotak dianggap sebagai simpul (node) dan urutan langkah bidak kuda catur mengunjungi setiap kotak dianggap sebagai sisi (edge). Jika dihubungkan maka akan membentuk suatu lintasan Hamilton atau sirkuit Hamilton. Kata Kunci : Knight’s Tour, lintasan Hamilton, sirkuit Hamilton.