Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SISTEM LINEAR ALJABAR MAX-PLUS INTERVAL WAKTU INVARIANT PADA SISTEM PRODUKSI (Studi Kasus : Produksi Minuman Khas Pontianak Lidah Buaya I Sun Vera) Adli Gumelar; Mariatul Kiftiah; Woro Budiartini Partiwi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 1 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v7i1.23564

Abstract

Aloe vera merupakan tumbuhan tropis yang tumbuh subur di Kota Pontianak, yang dapat diolah menjadi produk Minuman Khas Pontianak Lidah Buaya I Sun Vera. Untuk memproduksi suatu produk diperlukan penjadwalan kegiatan produksi dalam sistem produksi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan produksi produk Minuman Khas Pontianak Lidah Buaya I Sun Vera. Permasalahan-permasalahan dalam jaringan yang terutama terkait dengan masalah penjadwalan dapat dimodelkan dan diselesaikan dengan aljabar Max-Plus. Salah satu metode pada aljabar Max-Plus yang dapat diaplikasikan pada sistem produksi yaitu metode Sistem Linear Max-Plus waktu Invariant (SLMI). Salah satu perluasan dari metode SLMI yakni Sistem Linear Max-Plus Interval waktu Invariant (SLMII). Pada penelitian ini digunakan data primer sistem produksi Minuman Khas Pontianak Lidah Buaya dengan delapan unit proses. Hasil penelitian menunjukan bahwa I Sun Vera dapat memproduksi paling banyak lima kali dan paling sedikit empat kali, ketika kegiatan produksi dilakukan secara maksimal dan kontinu. Kata kunci: interval, aljabar Max-Plus, waktu invariant
GENERALISASI TEOREMA SABUWALA-LEON PADA PERSAMAAN EULER-CAUCHY TAK HOMOGEN POLINOMIAL Apriliandi Apriliandi; Mariatul Kiftiah; Yudhi Yudhi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 2 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.519 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v7i2.25056

Abstract

Persamaan Euler-Cauchy pada penelitian ini adalah persamaan diferensial biasa dengan bentuk koefisien                         . Solusi partikular pada persamaan Euler-Cauchy tak homogen dapat ditentukan dengan salah satu metode yaitu Metode Koefisien Tak Tentu dengan mentransformasikan persamaan koefisien variabel menjadi persamaan koefisien konstan. Teorema Sabuwala-Leon dapat menentukan solusi partikular persamaan Euler-Cauchy tak homogen polinomial tanpa harus mentransformasikan persamaan awal. Titik singular pada penggunaan Teorema Sabuwala-Leon adalah sama dengan nol. Penelitian ini menggeneralisasi Teorema Sabuwala-Leon pada persamaan Euler-Cauchy tak homogen polinomial yang titik singularnya tidak hanya nol. Dengan memisalkan  maka terbentuk polinomial yang baru. Selanjutnya, diterapkan Teorema Sabuwala-Leon untuk setiap sehingga diperoleh solusi partikular. Kata Kunci : polinomial, solusi partikular, Euler-Cauchy.
ANALISIS KESTABILAN MODEL DINAMIKA POPULASI ANJING RABIES DENGAN VAKSINASI Dede Roberta; Mariatul Kiftiah; Woro Budiartini Partiwi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 7, No 1 (2018): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v7i1.23928

Abstract

Penyakit rabies merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus Lyssavirus yang bersifat menular dan dapat menyerang ke semua spesies mamalia. Dinamika populasi anjing rabies dalam selang waktu                          dapat diformulasikan dalam bentuk model matematika. Model matematika pada populasi anjing rabies dengan vaksinasi berdasarkan asumsi dan parameter yang mempengaruhinya. Model matematika nonlinear dinamika populasi anjing rabies dengan vaksinasi yang digunakan terdiri dari sub-populasi anjing rentan ( , anjing terinfeksi rabies  dan anjing yang telah divaksinasi . Formulasi model matematika yang telah dibentuk selanjutnya dianalisis untuk mengetahui perilaku dari sistem dengan menggunakan simulasi nilai parameter. Analisis kestabilan dari sistem dalam penelitian ini adalah stabil asimtotik dan tidak stabil. Simulasi model matematika menunjukkan bahwa laju kelahiran alami dan persentase vaksinasi sangat mempengaruhi dinamika sub-populasi anjing yang terinfeksi rabies dalam suatu populasi.Kata kunci : model matematika, rabies, parameter, routh-hurwitz
RADIUS, DIAMETER DAN CENTER DARI GRAF FUZZY BERARAH Ayu Fitriani; Mariatul Kiftiah; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 3 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v8i3.34218

Abstract

Sebuah graf fuzzy adalah himpunan tak kosong  dengan sepasang fungsi dari  dan  sedemikian sehingga untuk setiap  di , . Penelitian ini menggunakan kasus khusus dimana , untuk setiap  dan . Penelitian ini menentukan nilai radius, diameter dan center pada graf fuzzy berarah dan mengkaji pengaruh arah pada graf terhadap hasil dari radius, diameter dan center. Pada graf fuzzy roda berarah  terbentuk 14 graf berdasarkan arah keluar dari simpul pusat  , dimana untuk 1 arah keluar terbentuk 4 graf, untuk 2 arah keluar terbentuk 6 graf dan untuk 3 arah keluar terbentuk 4 graf. Radius, diameter dan center dari graf fuzzy roda berarah diperoleh dengan menggunakan teori eksentrisitas. Radius, diameter yang diperoleh adalah berupa nilai dengan interval tertutup . Center berupa graf trivial, graf kosong dan graf terhubung dan arah mempengaruhi radius, diameter dan center pada graf fuzzy roda berarah  hasil radius, diameter dan center ada yang berbeda untuk 1 arah keluar, 2 arah keluar dan 3 arah keluar dari simpul pusat dari graf roda. Kata kunci : graf roda, eksentrisitas, graf fuzzy
KONTROL OPTIMAL PENYEBARAN PENYAKIT GONORE DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP MINIMUM PONTRYAGIN Lovi Dwi Purnamasari; Mariatul Kiftiah; Yudhi Yudhi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 4 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.97 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i4.36548

Abstract

Penyakit Gonore adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penularan penyakit Gonore dapat dikendalikan dengan pemberian antibiotik dan melakukan terapi klinis pada individu yang terinfeksi penyakit Gonore. Pada penelitian ini, model penyebaran penyakit Gonore tipe SI (Susceptible-Infected) dikendalikan dengan pemberian suatu kontrol pengobatan berupa antibiotik (u). Pemberian kontrol berupa antibiotik ini bertujuan untuk meminimumkan jumlah individu yang ada pada subpopulasi terinfeksi. Model matematika SI yang telah diberi kontrol  selanjutnya diselesaikan menggunakan Prinsip Minimum Pontryagin sehingga didapat suatu kontrol optimal  Hasil simulasi numerik yang telah dilakukan dengan nilai parameter tingkat pengurangan dan penambahan jumlah individu pria yang terinfeksi, tingkat pengurangan dan penambahan jumlah individu wanita yang terinfeksi, dan konstanta positif untuk menjaga ukuran populasi individu terinfeksi berturut-turut adalah a1=1, b1=0.006, a2=1, b2=0.004, A1=1 dan A2=1    menunjukkan bahwa pemberian kontrol berupa pengobatan menggunakan antibiotik dapat menekan jumlah individu pada subpopulasi terinfeksi. Kata kunci: gonore, model SI, kontrol optimal, prinsip minimum pontryagin
ANALISIS KESTABILAN MODEL PENYEBARAN PENYAKIT HEPATITIS A DENGAN VAKSINASI DAN SANITASI Nurfitriana Nurfitriana; Mariatul Kiftiah; Yudhi Yudhi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 2 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.117 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i2.32490

Abstract

Pada penelitian ini dibahas pemodelan penyebaran penyakit hepatitis A. Penyakit ini dapat menular jika seseorang menelan makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh feses dari orang yang terinfeksi hepatitis A. Model matematika yang dibentuk pada penelitian ini membagi populasi menjadi tiga subpopulasi, yaitu susceptible, infected, dan recovered. Model penyebaran penyakit hepatitis A pada penelitian ini memperhatikan pemberian vaksinasi dan sanitasi yang dilakukan. Berdasarkan model yang terbentuk diperoleh dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit ( ) yang bersifat stabil asimtotik dan titik kesetimbangan endemik ( ) yang bersifat tidak stabil. Hasil simulasi menunjukkan bahwa faktor sanitasi dapat menurunkan puncak endemik serta mengurangi populasi individu yang terinfeksi hepatitis A di suatu wilayah tertentu. Kata Kunci : model SIR, sanitasi, titik kesetimbangan
PENERAPAN FINITE COVERING DALAM PEMILIHAN BAHAN MAKANAN Silvana Rika; Mariatul Kiftiah; Shantika Martha
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 6, No 01 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.493 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v6i01.19464

Abstract

Kekurangan gizi selama kehamilan dapat menimbulkan banyakrisiko. Hal ini dapat dicegah dengan menganjurkan ibu hamil untuk mengonsumsimakanan yang bergizi dan seimbang. Untukmempermudah ibu hamil dalam memilih makanan yang bergizi namun tetapmenghemat biaya, maka dalam penelitian ini digunakan penerapan finite covering. Untuk menerapkan finitecovering dalam pemilihan bahan makanan bagi ibu hamil, terlebih dahulu dibentukgraf berdasarkan keterkaitan antara jenis bahan makanan sehari-hari dan zatgizi penting yang dikandungnya. Dalam hal ini, jenis bahan makanan mewakilisimpul dan jenis zat gizi penting mewakili sisi. Selanjutnya dilakukanpenerapan finite covering. Covering dari sebuah graf adalah sebuah himpunansimpul dari graf, dengan semua sisi dari graf tersebut incident terhadap palingsedikit satu simpul yang berada dalam himpunan tersebut. Dalam penelitian ini,dicari jenis-jenis bahan makanan yang saling melengkapi untuk memenuhi semuazat gizi penting ibu hamil, dengan jumlah jenis yang paling sedikit.Berdasarkan hal itu, maka permasalahan dalam finite covering yang diselesaikanadalah menemukan minimal covering. Minimalcovering adalah himpunan covering yang menggunakan paling sedikit jumlahsimpul. Permasalahan dalam menemukan minimal covering dalam penelitian inidiselesaikan dengan teknik reduksi. Dari hasil analisis dan perhitunganterhadap 10 jenis bahan makanan sehari-hari dan 14 zat gizi penting yang dibutuhkan ibu hamil, diperoleh jenis-jenisbahan makanan yang saling melengkapi untuk memenuhi semua zat gizi penting ibuhamil, dengan jumlah jenis yang paling sedikit adalah nasi, ikan, sayuranhijau dan susu. Kata kunci: minimal covering, teknik reduksi, sel esensial
MODIFIKASI METODE NEWTON-RAPHSON UNTUK MENCARI SOLUSI PERSAMAAN LINEAR DAN NONLINEAR Mahmul Mahmul; Mariatul Kiftiah; Yudhi Yudhi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 6, No 02 (2017): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.786 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v6i02.21617

Abstract

Mencari solusi pada suatu persamaan linear dan nonlinear merupakan bagian dari pemecahan masalah matematika. Salah satu cara untuk mencari solusi persamaan linear dan nonlinear adalah dengan menggunakan metode Newton-Raphson. Metode Newton-Raphson memiliki syarat yang harus dipenuhi yaitu persamaan tersebut memiliki turunan pertama. Metode ini tidak bisa digunakan ketika titik awal yang ditentukan memberikan nilai turunan pertamanya nol. Oleh karena itu, metode Newton-Raphson perlu dimodifikasi agar dalam mencari solusi persamaan tidak menggunakan turunan pertama. Pada modifikasi metode Newton-Raphson,                          diubah menjadi  yang merupakan bentuk selisih terbagi. Sehingga pada modifikasi metode Newton-Raphson digunakan  atau polinomial interpolasi selisih-terbagi Newton dengan iterasi pertama menggunakan   dan iterasi selanjutnya menggunakan . Pada modifikasi metode Newton-Raphson menggunakan toleransi kesalahan  dan iterasi maksimum untuk perberhentian iterasi. Kata Kunci : selisih-terbagi, interpolasi, polinomial Newton 
KEKONVERGENAN BARISAN PADA RUANG METRIK MODULAR Desi Indriyani; Mariatul Kiftiah; Helmi Helmi
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 4 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.865 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i4.35884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ruang metrik, ruang modular dan ruang metrik modular. Ruang metrik adalah pasangan (X,d)   dengan X  merupakan himpunan tak kosong dan d adalah suatu metrik di X  . Konsep ruang metrik dikembangkan menjadi ruang metrik yang dibangun oleh modular disebut dengan ruang metrik modular. Modular yang dinotasikan dengan p   adalah suatu fungsi yang memenuhi aksioma-aksioma tertentu pada ruang linear. Suatu himpunan yang merupakan subruang linear dengan p(lamdaf) berhingga untuk f adalah anggota ruang linear dan lamda>0 disebut sebagai ruang modular yang dinotasikan dengan Yp  . Ruang metrik modular adalah pasangan (Xw,dw) dengan Xw   merupakan himpunan metrik modular omega   dan  dw adalah metrik di Xw. Selain mengkaji konsep ketiga ruang, penelitian ini juga membahas kekonvergenan barisan pada masing-masing ruang. Pada ruang modular, suatu barisan  dikatakan konvergen ke x  jika p(xn-x)<epsilon  . Pada ruang metrik, suatu barisan  dikatakan konvergen ke x   jika d(xn,x)<epsilon  . Sedangkan di ruang metrik modular, barisan  dikatakan konvergen ke x jika w(xn,x)<=epsilon.
VISUALISASI VARIASI MOTIF SONGKET SAMBAS MENGGUNAKAN METODE L-SYSTEM DAN HIMPUNAN JULIA Nurul Faseha; Helmi Helmi; Mariatul Kiftiah
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 8, No 4 (2019): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.842 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v8i4.36748

Abstract

Songket Sambas merupakan salah satu seni budaya Indonesia yang menjadi ciri masyarakat Sambas. Songket Sambas memiliki motif yang menonjol yaitu motif pucuk rebung dihias dan ditaburi motif flora dan fauna. Pola simetris dan pengulangan bentuk pada motif songket dapat digambarkan secara fraktal. Fraktal adalah suatu bentuk geometris yang dapat dipisahkan ke dalam beberapa bagian, dimana masing-masing bagian itu merupakan versi kecil yang berulang. Motif fraktal dapat dibentuk dengan hitungan matematis dan divisualisasi menjadi gambar tertentu menggunakan metode L-System dan himpunan Julia. L-System dibangkitkan dengan segmen garis. Sedangkan himpunan Julia dibangkitkan dengan memanfaatkan bentuk rekursif dari suatu fungsi kuadrat yang melibatkan variabel dan parameter bilangan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh motif fraktal songket Sambas tabur awan menggunakan metode L-System dan himpunan Julia. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa songket Sambas tabur awan dapat dibentuk dari delapan motif untuk metode L-System dan satu motif himpunan Julia. Kata kunci: fraktal, songket, L-System, himpunan Julia