p-Index From 2021 - 2026
5.138
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni LAW REFORM Jurnal Akuntansi AKUNESA Jurnal Ilmiah Hukum dan Dinamika Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Ilmiah Mahasiswa FKIP Prodi Biologi Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal SOLMA Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Tawazun: Journal of Sharia Economic Law AT-TA`DIB Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Unes Law Review Journal of Humanities and Social Studies Indonesian Journal of Halal Research SIGn Jurnal Hukum Attadib: Journal of Elementary Education JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Meyarsa:Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran PAMALI: Pattimura Magister Law Review Jurnal Arastirma Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Applied Accounting And Business (JAAB) Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Lex Publica International Education Trend Issues Jurnal Penelitian Tindakan Kelas El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi dan Dakwah Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Edulaw : Journal of Islamic Law and Yurisprudance Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Legality of Artificial Intelligence (AI) Technology in Public Service Transformation: Possibilities and Challenges Mariyam, Siti; Setiyowati, Setiyowati
Lex Publica Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : APPTHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.923 KB) | DOI: 10.58829/lp.8.2.2021.75-88

Abstract

The purpose of this study is to analyze and formulate transformation policies in public services based on the use of information technology in the 5.0 era. This research is normative juridical research, with the empirical, case, and conceptual approaches, secondary data-based data sources analyzed by descriptive analysis. The results of the study show that the use of technology in the 5.0 era is relevant is Artificial Intelligence (AI) technology; this technology can be used in the context of public services in the cash transfer sector and also in services in the security sector, in the public service sector in the context of providing cash assistance. AI technology is used to process and analyze beneficiary data, and in the security sector, AI technology can be used to predict crime and recommend the presence of security forces. AI can also be used to detect faces where AI can guarantee greater accuracy than humans in face and time police officers. The use of AI in the context of public services has had an impact, namely in the form of a reduction in the role of humans in public services, in addition to placing AI at the forefront of public services, making public service interactions no longer person to person but the person to machine. The challenge of using AI in the public service sector is the very minimal readiness to operationalize the use of AI by the government.  Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan merumuskan kebijakan transformasi dalam pelayanan publik berbasis pemanfaatan teknologi informasi di era 5.0. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan empiris, kasus dan konseptual, berdasarkan sumber data sekunder yang dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi di era 5.0 yang relevan adalah teknologi Artificial Intelligence (AI), teknologi ini dapat digunakan dalam konteks pelayanan publik di bidang transfer tunai dan juga dalam pelayanan di bidang keamanan. , di bidang pelayanan publik dalam rangka pemberian bantuan tunai. Teknologi AI digunakan untuk mengolah dan menganalisis data penerima manfaat dan pada bidang keamanan teknologi AI dapat digunakan untuk memprediksi kejahatan dan merekomendasikan keberadaan aparat keamanan selain AI juga dapat digunakan untuk mendeteksi wajah dimana AI dapat menjamin akurasi yang lebih besar dari manusia dalam menghadapi dan petugas polisi waktu. penggunaan AI dalam konteks pelayanan publik telah memberikan dampak yaitu berupa pengurangan peran manusia dalam pelayanan publik, selain menempatkan AI sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik, membuat interaksi pelayanan publik tidak lagi bersifat personal. ke orang tetapi orang ke mesin. tantangan penggunaan AI di sektor pelayanan publik adalah kesiapan yang sangat minim untuk mengoperasionalkan penggunaan AI oleh pemerintah. Kata kunci: Kecerdasan buatan, Pelayanan public, Penggunaan Teknologi Informasi
Analisis Pengembangan Kebudayaan Lokal Kebumen dalam Membangun Pendidikan Karakter Siswa di SDN 1 Selogiri Febrianti, Ismaya; Farradhillah, Septy Qurrotu Aini; Mariyam, Siti; Wahyudin, Dede; Caturiasari, Jennyta
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i1.2721

Abstract

AbstrakPendidikan karakter melalui kebudayaan lokal dapat membantu siswa memahami nilai-nilai seperti kerjasama, tanggung jawab, kejujuran, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap lingkungan dan orang lain. Dengan mempelajari budaya dan tradisi lokal, siswa dapat belajar menghargai keberagaman, menerima perbedaan, dan membangun sikap inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai pengembangan kebudayaan lokal Kebumen dalam membangun Pendidikan karakter siswa Sekolah Dasar khusunya siswa di SD N 1 Selogiri. Salah satu contoh kebudayaan lokal kebumen yang mampu membangun pendidikan karakter di SDN 1 Selogiri ini contohnya yaitu Wayang kulit. Metode penelitian ini adalah kualitatif, dan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan kajian Pustaka. Kesimpulan dari analisis ini adalah Kebudayaan lokal ini berdampak baik bagi perkembangan karakter peserta didik dalam penerapannya. Karena itu, kebudayaan lokal memainkan peran penting dalam membentuk Pendidikan karakter peserta didik, ditunjukan dengan wayang kulit, bagian dari kebudayaan lokal Kebumen dapat membangun pendidikan karakter pada peserta didik di SDN 1 Selogiri melalui penggambaran watak dari tokoh pandawa dan filosofi dari pandawa.Kata kunci: Pendidikan karakter; kebudayaan lokal; sekolah dasar
Legal Construction of Crypto Assets as Objects of Fiduciary Collateral Mulyani, Sri; Mariyam, Siti; Trung Le, Hieu Hong
LAW REFORM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lr.v19i1.52697

Abstract

Crypto assets have become the commodities traded on the Futures Exchange. Based on the data from the Ministry of Trade, the number of crypto asset investors in Indonesia will reach 11 million people by the end of 2021. The high level of crypto investment and public interest in crypto as a digital asset provide excellent opportunities for Indonesia's digital industry and economic growth. This research will discuss the use of crypto assets as objects of fiduciary collaterals and the legal framework used as a legal basis for crypto assets subject to fiduciary collaterals. The research methodology is normative juridical applied using a comparative approach to the laws in Indonesia and Vietnam because the rules regarding crypto assets in Vietnam are clearer. The data collected were secondary data, and the they were analysed using qualitative data analysis. The results of the study show that crypto assets are intangible movable objects that have economic value and can be transferred due to an agreement through each user's account so that conceptually crypto assets can be used as fiduciary collateral objects. However, considering that crypto assets are digital currencies cannot be predicted, legal protection for creditors holding crypto asset collaterals is still weak. In addition to the absence of regulations that specifically regulate crypto assets that can be used as objects of fiduciary collateral, there are also difficulties in execution, so there is a need for a construction legal umbrella that regulates crypto assets to be used as fiduciary collateral objects.
Madu Mawon (Mangunan Dusun Mangun Tawon): Pemberdayaan Lingkungan melalui Ternak Lebah dan Penanganan Produk Lebah secara Intensif untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di daerah Bantul Mariyam, Siti; Ridwan, Ridwan; Atria, Pranedya; Rahmawati, Farida; Pamungkas, Catur Setya Dedi; Goenadi, Sunarto
Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) Vol 2, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijocsee.v2i2.50112

Abstract

Mangunan merupakan desa di wilayah Bantul dengan potensi alam meliputi hutan rakyat, ladang, dan perkebunan buah. Potensi tersebut mendukung kehidupan lebah madu, di Mangunan ada masyarakat berprofesi sebagai pencari madu lebah hutan skala individu. Madu yang dihasilkan tidak konsisten karena didapatkan dari lebah liar. Masalah yang timbul adalah pencarian sarang menggunakan cara tradisional, sehingga keberlanjutan populasi lebah liar di hutan terancam. Program ini merupakan solusi mengatasi masalah penanganan produk lebah dan menjaga kelestarian populasi lebah. Pengembangan peternakan lebah diharapkan dapat mengalihkan pencarian sarang lebah menjadi peternakan terpadu, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat lebah bagi lingkungan, serta menginisiasi sentra industri madu skala home industry yang menjaga kebersihan dan kualitas. Selain itu, peternakan lebah dan populasi lebah yang terjaga dapat meningkatkan penyerbukan tanaman buah dan meningkatkan ekonomi. Hasil dari program ini adalah terbentuknya unit kelompok ternak lebah Mangunan dengan mengalihkan sistem mencari lebah liar menjadi menernakkan lebah hutan dan mengolah produk lebah dengan tepat, higienis, dan berstandar PIRT. Selain itu, juga bekerjasama dengan BP3KP Dishutbun DIY melakukan penanaman 1500 pohon sebagai tambahan sumber pakan lebah sekaligus diversifikasi lingkungan hutan serta kerjasama dengan Dishutbun RPH Mangunan dalam pemasaran madu hasil peternakan dan kerjasama dengan International Association of Student in Agriculture and Related Science (IAAS) LC UGM untuk menjadikan Mangunan sebagai hosting place anggota IAAS baik dari dalam maupun luar negeri. Madu Mawon merupakan program tepat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan para pencari madu lebah hutan Mangunan dan anggota unit kelompok ternak lebah yang belum memiliki pekerjaan sekaligus membantu konservasi dan pelestarian lingkungan hutan
ANALISIS KRIMINALISASI PENGGUNA JASA PROSTITUSI DALAM MEMINIMALISIR PRAKTEK PROSTITUSI Mariyam, Siti; Satria, Adhi Putra
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol 8, No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ls.v8i2.9219

Abstract

This article aims to examine and analyze the phenomenon of prostitution services and evaluate the effectiveness of criminalizing users of prostitution services in reducing current prostitution practices. The article is written using a legal, empirical, and comparative approach, with data based on secondary sources. The analysis results indicate that prostitution can be fundamentally interpreted as the commercialization of sexual relationships, where an individual provides sexual services to another in exchange for money. In the present era, many studies emphasize the significant meaning of criminalizing users of prostitution services, as exemplified by the measures taken in Sweden. However, despite Sweden's attempt to criminalize by imposing fines on users of prostitution services, the practice of prostitution persists. Criminalization can lead to new issues, such as the emergence of human trafficking practices and an increase in the spread of HIV due to inadequate supervision of covert prostitution practices.
Efektivitas Kurikulum Prototipe Pada Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Rosmana, Primanita Sholihah; Iskandar, Sofyan; Mariyam, Siti; Jati, Andina Aisyah Eka; Nurauliani, Hanifah; Azzahra, Siti Rahmah
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 7, No 1 (2023): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v7i1.2838

Abstract

Pembelajaran dilakukan secara jarak jauh karena terjadinya masa pandemi covid-19 untuk memutuskan rantai penularan virus covid-19. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mencanangkan jenis kurikulum yang akan menunjang pada proses pembelajaran jarak jauh ini. Pemerintah membuat rencana memunculkannya kurikulum 2022 atau kurikulum prototipe. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana efektivitas penerapan kurikulum prototipe pada pembelajaran di masa pandemi covid-19 melalui metode pendekatan kualitatif dan metode kajian pustaka. Teknik pengumpulan data melalui tiga cara, yaitu studi literatur, survey dan wawancara. Survey dilakukan kepada 11 orang peserta dengan sasaran latar belakang sebagai, guru/dosen, mahasiswa pendidikan dan masyarakat. Berdasarkan  dari hasil temuan bahwa kurikulum prototipe ini terbilang efektif pada masa pandemi apabila fasilitas dan prasarana, serta akses untuk diterapkan di sekolah  sudah mampu diimplementasikan dengan baik. Perbedaan kurikulum prototipe dengan kurikulum yang lain yaitu mampu menerapkan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PJBL) yang bertujuan untuk mendukung perkembangan peserta didik dalam menggunakan perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter peserta didik. Adanya struktur kurikulum yang lebih fleksibel, berfokus pada materi yang esensial, memberikan keleluasaan pendidik dalam menggunakan perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik serta adanya aplikasi yang menyediakan berbagai referensi bagi pendidik.
Pengembangan Model Bahan Ajar Digital Pembelajaran Matematika Kelas VI SD Magdalena, Ina; Syafinka, Azzaya; Mariyam, Siti; Weningtyas, Zahra
MASALIQ Vol 3 No 3 (2023): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v3i3.963

Abstract

Digital learning resources for teaching elementary school mathematics are the focus of this research. This qualitative study employs observation, interview, and documentation methods. This research suggests that the creation of instructional materials is essential to learning because it can assist students in better comprehending the subject matter being taught. Using a digital teaching material model, students in Class VI learned about geometric and flat shapes in this study. You can keep students' attention while they learn in a comfortable and pleasant setting by using video learning.
Analisis Pendekatan Realistic Mathematic Education dalam Pemahaman Pembelajaran Bangun Datar Siswa Kelas 3 SD Unaenah, Een; Septiani, Amalia; Nurfadilah, Nurfadilah; Mariyam, Siti
MASALIQ Vol 3 No 6 (2023): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v3i6.1566

Abstract

RME learning is an approach to student-centered mathematics learning that links students to the real world. But in reality, teachers more often use conventional learning. One of the difficulties of students in understanding learning material is influenced by the approach used by the teacher which is still not appropriate and interesting and very influential on student learning outcomes in mathematics. This study aims to: (1) analyze the mathematics learning outcomes of students who use the PMRI application, (2) analyze the mathematics learning outcomes of students who do not use the PMRI application, (3) analyze significant differences in mathematics learning outcomes between those who use and do not use the PMRI application . This study uses a quantitative approach. The type of research used is Quasi Experimental Design, using the Nonequivalent Control Group Design quasi experimental design. The population in this study were 40 students in class III at SDN JURUMUDI 4. Sampling using total sampling technique is a sampling technique in which all members of the population are taken as a sample. The sample in this study were 20 students in class III A as the control class and 20 students in class III B as the experimental class. Data analysis of the results of this study used the Malnn-Whitney test. Based on the data analysis that has been done by the researcher, it can be concluded that: (1) The mathematics learning outcomes of third grade students at SDN JURUMUDI 4 who use the PMRI application have an average of 82. (2) The mathematics learning outcomes of third grade students at SDN JURUMUDI 4 who not using PMRI implementation has an average of 58.65. (3) There is a significant difference in mathematics learning outcomes in class III students at SDN JURUMUDI 4 between those who use and do not use the PMRI application. The results of the analysis show a significant value of 0.00 <0.05, so H0 is rejected. It can be concluded that the mathematics learning outcomes of students who were taught using PMRI were better than the mathematics learning outcomes of students who were not taught using PMRI.
Analisis Komparatif Stereotip Budaya Madura Oleh Etnik Jawa Di Desa Jaddung Pamekasan Nur Azizah, Mei; Hazin, Muhammad; Mariyam, Siti
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v4i1.7513

Abstract

This research will discuss the process of forming Madurese cultural stereotypes and the prejudices of Javanese ethnic men or women who married Jaddung villagers before and after living in the Madura region. Stereotypes are an interesting discussion because they can become obstacles in the communication process so that they can lead to negative judgments between tribes and ethnicities. This research method is included in comparative quantitative research. This quantitative research contained lumerical data and was processed using statistical methods. With a comparative approach, namely to determine the level of approach of a variable from two different groups. This research is associated with the study of symbolic interaction theory which has 3 elements, namely Mind, self and society. The results of the study show that there is a Javanese perspective in looking at the characteristics of Madurese before carrying out marriages. Madurese are known to be hard, rough, and when faced with problems they are resolved by means of gauze (carok), but this changes when they are married. In their view, they see that the Madurese have very close characteristics and solidarity and kinship.
Gaya Bahasa Dakwah Gus Miftah di Pasar Kembang Yogyakarta: Analisis Isi Akun YouTube @GusMiftahOfficial Mariyam, Siti
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v5i2.15194

Abstract

This research examines in depth the preaching of Gus Miftah at Pasar Kembang Yogyakarta by highlighting two main problems, namely the message of preaching and the language style of Gus Miftah's preaching. This research uses a descriptive qualitative approach with content analysis research type. Content analysis is a research tool that concentrates on actual content and media characteristics, in this case the preaching content of Gus Miftah @GusMiftahOfficial episode "Sarkem Workers Ask to Be Converted to Gus Miftah, Mashallah!!! Latest Gus Miftah 2024”. The data analysis stage uses the analysis techniques proposed by Milles and Huberman starting from reducing data, presenting data, and making conclusions. The results of research on Gus Miftah's preaching at Pasar Kembang Yogyakarta show: First, Gus Miftah conveyed preaching messages that were relevant to the daily lives of women night workers, such as patience, tawakkal, social concern, courage in doing good deeds, and guarding against disgrace. Gus Miftah also conveyed messages from practical, physical, and health aspects. Second, Gus Miftah's preaching language style has several characteristics that make it effective in conveying preaching messages to female night workers at Pasar Kembang Yogyakarta, namely, light and easy to understand language, emphasis on reason and logic, and a humorous language style. Gus Miftah succeeded in creating a space for dialogue that was more open, less rigid, and seemed to be in harmony with his mad'u.
Co-Authors Al Humaidy, Muhammad Ali Amatillah, Zulfa Angin, Beatrice Perangin ani ani Annisa Eka Fitrianti, Annisa Eka Atmawidjaja, Rd. Heri Solehudin Atria, Pranedya AYUNINGRUM, NIKEN Azzahra, Siti Rahmah Betty Tresnawaty, Betty Bilgic, Huseyin Caturiasari, Jennyta Damajanti, Heny Dede Wahyudin, Dede Devi Yuni Susanti Dwi Poetri, Nadya Dwiyani Pratiwi Dzaljad, Rifma Ghulam Enny Afniyanti, Enny Farida Rahmawati Farradhillah, Septy Qurrotu Aini Febrianti, Ismaya Firmansyah, Moch. Fahmi Gunawan, Mukhlash Hasan, Farid Hazin, Muhammad Hidayat, Nabila Aurelia Indra Saputra Jati, Andina Aisyah Eka Johandri Iqbal Kartika Ratna Pertiwi Legowo, Mig Irianto Lestari, Reny Diah Magdalena, Ina Markus Suryoutomo Meraj, Mohammed Mohammad Ali Al Humaidy Mursito, Bambang Nadhira Handayani, Nadhira Nadiya N Afifah, Nadiya N Naf’an, Muhammad Aktsar Nora Meilinda Hardi, Nora Meilinda Nur Azizah, Mei Nurauliani, Hanifah Nurdiansyah Nurdiansyah Nurfadilah Nurfadilah Pamungkas, Catur Setya Dedi Putra Satria, Adhi Rahma Devi, Pradhita Rena Lestari, Rena Reza Mubarak Ridwan, Ridwan Rietjens, Ivonne M.C.M. Rinjani, Nova Indri Roni Nugraha Syafroni Rosmana, Primanita Sholihah Rudy Gunawan Sartika, Ayu Saryana, Saryana Satria, Adhi Putra Sazabilla, Mutiara Tasya Septiani, Amalia Setiyowati Setiyowati Sofyan Iskandar, Sofyan Soraya, Rolin Sri Mulyani Sudarwati Sunarto Goenadi Syafinka, Azzaya Triyaningsih, Heny Trung Le, Hieu Hong Ulfa, Ika Mardiatul Unaenah, Een Uswatun Hasanah Wahyuningrum, Sri Rizqi Weningtyas, Zahra Wulandari, Meilina Novita Yockie Dheafithraza, Yockie Yogiarni, Tiara Yunita, Siti Marini