Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMBUATAN OLAHAN IKAN KAKI NAGA, IBU-IBU GABUNGAN KELOMPOK NELAYAN KELAUTAN PERIKANAN (GAPOKAN) LAMPUNG Setya, Dona; Mulyadi, Rama Agus; Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Sitepu, Mestiria Harbani; Nuzapril, Mulkan; Putri, Aprilia Syah; Handayani, Muliawati; Marlina, Eulis
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i2.7368

Abstract

Kaki naga ikan merupakan produk pangan yang dapat dijadikan sebagai lauk pauk dan juga sebagai cemilan. Karakteristik khas kaki naga ikan adalah memiliki tekstur yang kering, renyah, dan pada lapisan luar berkerak namun lembut dan basah di bagian dalam produk, sebagaimana produk gorengan. Berbagai jenis ikan dapat dimanfaatkan untuk produk kaki naga, salah satunya adalah ikan cakalang. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan bagi ibu-ibu nelayan GAPOKAN tentang pembuatan olahan ikan kaki naga, memberikan edukasi/kesadaran kepada masyarakat nelayan tentang manfaat konsumsi makanan olahan ikan sebagai pangan yang kaya gizi dan digemari terutama oleh anak-anak. Target pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat pesisir kota Bandar Lampung. Masyarakat ibu-ibu nelayan pesisir yang terdiri dari nelayan, pembudidaya, pengolah dna pemnasar hasil perikanan merupakan masyarakat yang langung bersentuhan dengan laut. Produk-produk perikanan mengandung nilai gizi yang tinggi serta tergolong dalam pangan fungsional yang baik untuk kesehatan. para wanita istri nelayan harus mempunyai pengetahuan tentang bagaimana menangani dan mengolah ikan yang benar disaat hasil tangkapan melimpah, serta memahami pentingnya memberi makanan yang sehat bagi keluarga terutama anak-anak balita.  
Bimtek Teknologi Minapadi Pada Lahan Sawah Kelompok Tani Jaya Makmur Desa Sumber Agung, Lampung Selatan marlina, eulis; Rakhmawati, Rakhmawati; Faturrohman, Kurnia; Theresia Putri, Nadisa
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i2.3930

Abstract

Kelompok Tani Maju Makmur terletak di Dusun Margomulyo Desa Sumber Agung Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan. Jarak lokasi desa PKM ini adalah kurang lebih 41 km dari kampus Politeknik Negeri lampung. Mayoritas penduduk desa Sumber Agung dari suku Jawa dengan mata pencaharian sebagai sebagai petani. Pertanian sawah menjadi kegiatan yang utama di desa ini. Kecamatan Way Sulan memiliki jumlah penduduk 98.611 jiwa dengan mata pencharian petani.Secara geografis merupakan wilayah yang kaya akan sumber air yang melimpah dengan di kelilingi aliran tiga sungai daerah, sehingga menjadi salah satu kecamatan penghasil padi yang cukup Kurangnya pengetahuan untuk mekasimalkan potensi sumberdaya air, kelompok tani mengajukan kepada ketua kelompok untuk memnita akademisi menndapingi didalam bimtek mina padi di lahan sawah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan, meningkatkan hasil produki sawah dengan teknologi minapadi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah pembuatan demplot sawah sistem mina padi dengan menggunakan bibit padi strain ciherang dan ikan lele sangkuriang. Peserta terdiri dari kelompok tani jaya Makmur yang merespon positif kegiatan ini. Kegiatan ini telah meningkatkan hasil panen dengan dua komditas yaitu padi dan ikan.
Efektifitas Rekayasa Media Budidaya Terhadap Respon Pertumbuhan pada Ikan Sidat (Anguila bicolor) Eulis Marlina; Muliawati Handayani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v1i2.674

Abstract

Ikan Sidat merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Permintaan pasar yang tinggi dan topografi sungai besar di wilayah Lampung mendukung migrasi ikan katadromus ini. Sejauh ini pemenuhan pasar mayoritas berasal dari penangkapan dari alam, maka upaya pembudidayaan ikan ini terus diupayakan. Salah satu permasalahan yang muncul yaitu sulitnya melakukan rekayasa media yang menyerupai habitat asli sehingga tingkat efektifitasnya terhadap respon pertumbuhan masih rendah. Rekayasa media dengan sistem resirkulasi yang dilengkapi filter dari material yang tepat di dalam media budidaya penting untuk diujikan untuk melihat efektifitasnya terhadap respon pertumbuhan. Penelitian bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan berupa material filter berbeda dan 3 ulangan. Hewan uji yg digunakan Elver sidat berukuran 1,4-gram dengan padat tebar 5 ekor/liter. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa respon pertumbuhan terbaik ikan sidat adalah pada perlakuan P2 (filter dengan material medium dakron, bio ball, pasir malang) dengan bobot akhir 10,72 gram, walaupun nilai SR pada perlakuan P2 ini tidak sebaik nilai SR di perlakuan 3 (filter dengan material media dakron, bio ball, arang aktif)
MATURASI INDUK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI BIBIT UNGGUL KALIANDA LAMPUNG SELATAN Rahmadi; Deyal, Sepin; Nursandi, Juli; Marlina, Eulis
Jurnal Perikanan Terapan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The availability of broodstock in vannamei shrimp cultivation, especially in hatchery activities, is generally the main requirement. The lack of availability of good quality broodstock is an obstacle in shrimp hatchery activities. One of them is a decrease in egg hatchability which can affect the number and quality of Nauplius produced. Maturation is the initial stage in the process of prospective parent vannamei shrimp becoming mature gonads. Apart from that, the aim of maturation is to maximize growth into adult parent shrimp so that prospective parent vannamei shrimp are ready for spawning. Data collection through observation, documentation, and direct participation in the field in parent maturation activities. The average fecundity produced by each parent during the research ranged from 150-250 thousand eggs. Meanwhile the Hatching Rate was 78.60-79.91%, in December it was 68.37-72.71%. Fertilization Rate (FR) 60-75, Survival of vannamei shrimp in November 91.5%. December 89.5%. The results of water quality measurements, the temperature in the broodstock maturation rearing tank at PT Bibit Unggul Kalianda is around 28-30 oC and the salinity is around 30 ppt.
EFEKTIVITAS PERSILANGAN IKAN MOLLY BALON SUNKIST (Poecilia sphenops) DENGAN MOLLY MARBLE (Poecilia sphenops) TERHADAP VARIASI WARNA Setiawan, Joni; Hartono, Dwi Puji; Marlina, Eulis
Jurnal Perikanan Terapan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Marble Molly fish (Poecilia sphenops) and the Sunkist Balloon Molly (Poecilia sphenops) are one of the fish that are popular in Indonesia. It is hoped that crossing sunkist mollies and marble mollies will produce unique colors and new patterns, with diverse and unique colors so that public interest will once again be high in keeping ornamental fish, especially mollies. The methods used start from preparing tools and materials, preparing spawning tanks and larval rearing tanks, selecting mature gonad male and female parents with the characteristics of the male having a gonopodium on his stomach while the female does not have it with the age of the male and female being at least 4 months before they can be spawned. The cross is carried out with a ratio of males and females, namely 5 males and 10 females in each spawning tank, there are 6 spawning tanks with 3 tanks representing the cross between a marbled male and a Sunkis female and another 3 tanks with a Sunkist male and a marbled female, then the best data is taken from the 2nd following treatment. The results obtained were the emergence of 3 color variations and 5 pattern variations with unique and varied colors and patterns.
Color quality improvement of Cherax quadricarinatus with dragon fruit peel meal utilization Rakhmawati, Rakhmawati; Aprilia, Tulas; Indariyanti, Nur; Saputra, Andre; Marlina, Eulis
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.28628

Abstract

This study aims to determine the effect of dragon fruit peel meal utilization in the diet to improving the color quality of freshwater crayfish (Cherax quadricarinatus). This research was done from May to June 2022 at the Lampung State Polytechnic Fisheries Laboratory. The test animals used were freshwater crayfish with an average weight of 6.7 6.8 g/crayfish and a stocking density of 7 crayfish/aquarium. Feeding with a feeding rate of 3% twice a day. The experimental design used was a completely randomized design with 5 treatments and 3 repetitions. The treatments were A = commercial feed (control), B = 5% dose, C = 10% dose, D = 15% dose, E = 20% dose. The parameters observed in this study were an increase in color quality and water quality. The results of this study indicate that the difference in the dose of red dragon fruit peel meal in the diets can have a significant effect on the color brightness of freshwater crayfish (86.01 in claws and 87.59 in Chepalotorax to teslon). The conclusion of this research is that supplementation of red dragon fruit peel meal mainly at a dose of 10% in the feed can improve the color quality of freshwater crayfish from brown to bluish color.Keywords:Dragon fruit peel meal UtilizationDietColor qualityCherax quadricarinatus
Growth performance and survival rate of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) post-larva stages in a super intensive cultivation system with varied densities Aprilia, Tulas; Agustama, Yoka; Rakhmawati, Rakhmawati; Marlina, Eulis
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.30546

Abstract

Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) holds significant economic importance in Shrimponesia as a prominent shrimp commodity. The post-larval stage often encounters challenges, primarily due to the shrimp's limited ability to adapt and survive in a new environment. Stocking density is a crucial factor influencing the growth and production performance of vannamei shrimp culture. This study aims to assess the optimal stocking density for achieving optimal growth and survival in L. vannamei. A 40-day maintenance trial was conducted at UD Mina Rahayu Kalianda to investigate the impact of different stocking densities on water quality in the maintenance media. The study utilized containers with varying stocking densities: treatment A (1 shrimp/L), treatment B (1.5 shrimp/L), and treatment C (2 shrimp/L), each with three replications. The findings revealed survival rates (SR) of 83.33% for treatment A, 62.78% for treatment B, and 58.33% for treatment C. Mean Body Weight (MBW) values were recorded as 1.2592 g/shrimp for treatment A, 1.1216 g/shrimp for treatment B, and 0.7728 g/shrimp for treatment C. Average Daily Growth (ADG) results showed 0.0313 g/shrimp for treatment A, 0.0279 g/shrimp for treatment B, and 0.0192 g/shrimp for treatment C. Based on the study, the recommended stocking density for white vannamei shrimp is 40 shrimp/L, demonstrating improved growth and survival rates for this species.
Color quality improvement of Cherax quadricarinatus with dragon fruit peel meal utilization Rakhmawati, Rakhmawati; Aprilia, Tulas; Indariyanti, Nur; Saputra, Andre; Marlina, Eulis
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.28628

Abstract

This study aims to determine the effect of dragon fruit peel meal utilization in the diet to improving the color quality of freshwater crayfish (Cherax quadricarinatus). This research was done from May to June 2022 at the Lampung State Polytechnic Fisheries Laboratory. The test animals used were freshwater crayfish with an average weight of 6.7 6.8 g/crayfish and a stocking density of 7 crayfish/aquarium. Feeding with a feeding rate of 3% twice a day. The experimental design used was a completely randomized design with 5 treatments and 3 repetitions. The treatments were A = commercial feed (control), B = 5% dose, C = 10% dose, D = 15% dose, E = 20% dose. The parameters observed in this study were an increase in color quality and water quality. The results of this study indicate that the difference in the dose of red dragon fruit peel meal in the diets can have a significant effect on the color brightness of freshwater crayfish (86.01 in claws and 87.59 in Chepalotorax to teslon). The conclusion of this research is that supplementation of red dragon fruit peel meal mainly at a dose of 10% in the feed can improve the color quality of freshwater crayfish from brown to bluish color.Keywords:Dragon fruit peel meal UtilizationDietColor qualityCherax quadricarinatus
Growth performance and survival rate of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) post-larva stages in a super intensive cultivation system with varied densities Aprilia, Tulas; Agustama, Yoka; Rakhmawati, Rakhmawati; Marlina, Eulis
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.30546

Abstract

Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) holds significant economic importance in Shrimponesia as a prominent shrimp commodity. The post-larval stage often encounters challenges, primarily due to the shrimp's limited ability to adapt and survive in a new environment. Stocking density is a crucial factor influencing the growth and production performance of vannamei shrimp culture. This study aims to assess the optimal stocking density for achieving optimal growth and survival in L. vannamei. A 40-day maintenance trial was conducted at UD Mina Rahayu Kalianda to investigate the impact of different stocking densities on water quality in the maintenance media. The study utilized containers with varying stocking densities: treatment A (1 shrimp/L), treatment B (1.5 shrimp/L), and treatment C (2 shrimp/L), each with three replications. The findings revealed survival rates (SR) of 83.33% for treatment A, 62.78% for treatment B, and 58.33% for treatment C. Mean Body Weight (MBW) values were recorded as 1.2592 g/shrimp for treatment A, 1.1216 g/shrimp for treatment B, and 0.7728 g/shrimp for treatment C. Average Daily Growth (ADG) results showed 0.0313 g/shrimp for treatment A, 0.0279 g/shrimp for treatment B, and 0.0192 g/shrimp for treatment C. Based on the study, the recommended stocking density for white vannamei shrimp is 40 shrimp/L, demonstrating improved growth and survival rates for this species.
DISEMINASI PEMANFAATAN HIDROLISAT TEPUNG DAUN INDIGOFERA UNTUK PAKAN IKAN GURAME PADA POKDAKAN ULAM GADING MAS PEKON BULUKARTO, KABUPATEN PRINGSEWU Rakhmawati, Rakhmawati; Aprilia, Tulas; Indariyanti, Nur; Marlina, Eulis; Subhan, Rio Yusufi; Nursandi, Juli; Kurniawan, Agung; Bokau, Rietje JM; Sofiana, Anjar
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i1.3072

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh mitra Ulam Gading Mas adalah harga pakan yang dari tahun ke tahun meningkat, sehingga meningkatkan biaya produksi. Sementara daya beli masyarakan akan menurun jika harga jual ikan gurame dinaikkan, mengingat kondisi pandemi yang berdampak pada ekonomi. Di sisi lain, pemerintah telah menggalakkan penanaman indigofera di Pringsewu sebagai pakan ternak. Saat ini masyarakat belum mengerti pemanfaatan tanaman tersebut untuk pakan ikan. Diseminasi dan bimbingan teknis aplikasi teknologi hidrolisis tepung daun indigofera sebagai bahan baku pakan perlu dilakukan. Bahan yang mudah didapatkan dan murah, namun dapat meningkatkan pertumbuhan ikan ketika disuplementasikan ke pakan. Pemanfaatan daun indigofera dengan aplikasi teknologi ini berpeluang besar untuk meningkatkan produktivitas budidaya karena dapat meningkatkan pertumbuhan ikan dan harga pakan yang dihasilkan lebih ekonomis. Program pengabdian masyarakat ini meningkatkan pemahaman dan keterampilan pembuatan pakan serta mampu mengapikasikan teknologi hidrolisis enzim selulose pada tepung daun indigofera yang akan disuplementasikan pada pakan ikan gurame. Kata kunci: hidrolisat, tepung daun indigofera, pakan Ikan gurame