p-Index From 2021 - 2026
5.356
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Jurnal Elemen HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Pi: Mathematics Education Journal Jurnal Tadris Matematika Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Kurawal - Jurnal Teknologi, Informasi dan Industri JPM PAMBUDI JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMATIKA: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Graha Pengabdian Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Pi: Mathematics Education Journal SOROT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Barelang Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JPM Pambudi Jurnal Tadris Matematika Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM DISCOVERY LINK MAP Setiasari, Atmi; Marsitin, Retno; Fayeldi, Trija
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.402 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v4i1.5298

Abstract

The ability of students to express many ideas when solving mathematical problems is called mathematical creative thinking. The level of creative thinking ability is a criterion for understanding and analyzing the creativity of students. The purpose of this study is to classify students' creative thinking skills with a discovery link map model. This study uses a qualitative approach, with a descriptive-qualitative research type. The research subjects consisted of 19 students of class VIIA SMP PGRI 6 Malang, then 6 students were taken to be analyzed, because there were similarities in answers at each level. Accumulated scores were obtained from tests, interviews, and documentation. Test the correctness of the data obtained from the method triangulation technique. Values are analyzed through data reduction steps, data presentation and drawing conclusions. The results of the study included, in the fluency aspect, students were classified as quite creative with a percentage of 63.15%, in the flexibility aspect, students belonged to the creative criteria with a percentage of 73.68%, and in the aspect of authenticity, students belonged to the criteria. not creative with a percentage of 0%. The conclusion based on the results of the study showed that students' mathematical creative thinking abilities in the fluency aspect were classified as quite creative criteria. The flexibility aspect is classified as a creative criterion. The aspect of authenticity is classified as uncreative criteria.
Penerapan Pembelajaran Media Pohon Matematika Untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa IPA SMA Djoko Adhi Susilo; Retno Marsitin; Kurriawan Budi Pranata
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v6i2.8418

Abstract

Mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis maupun bekerja sama sudah lama menjadi fokus dan perhatian pendidik matematika di kelas, karena hal itu berkaitan dengan sifat dan karakteristik keilmuan matematika. Padahal kemampuan itu yang sangat diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya suatu pendekatan dalam pembelajaran matematika yang dapat membantu mengembangkan kreativitas siswa lewat pola pikir kreatifnya. Dalam pembelajaran matematika, pengajuan masalah (problem posing) menempati posisi yang strategis. Pengajuan masalah dikatakan sebagai inti terpenting dalam disiplin matematika dan dalam sifat pemikiran penalaran matematika. penelitian yang menggabungkan dua pendekatan pembelajaran yaitu problem posing dan open ended untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa berupa pembelajaran dengan menggunakan media pohon matematika. Penelitian ini mengambil pokok bahasan persamaan kuadrat yang dibahas pada kelas XI semester ganjil. Pokok bahasan ini diambil dengan alasan bahwa materi persamaan kuadrat mempunyai peranan yang cukup penting dalam kehidupan sehari-hari, selain itu berdasarkan hasil wawancara pada observasi awal sebelum melakukan penelitian bahwa banyak siswa masih belum memahami betul tentang persamaan kuadrat.  
Analisis Gaya Berpikir Siswa Sekolah Dasar pada Operasi Hitung Perkalian Pecahan Nabila, Dewi; Sesanti, Nyamik Rahayu; Suastika, I Ketut; Marsitin, Retno; Ferdiani, Rosita Dwi
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v4i1.2409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya berpikir siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan operasi hitung perkalian pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Gadang 3 Kota Malang. Setelah siswa mengerjakan tes, dipilih empat sampel siswa untuk wawancara lebih lanjut guna mengidentifikasi tipe gaya berpikir mereka, yaitu sekuensial konkret (SK), sekuensial abstrak (SA), acak konkret (AK), dan acak abstrak (AA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya berpikir SK lebih mudah menyelesaikan soal karena mereka dapat menghafal rumus dengan baik. Siswa dengan gaya SA cenderung menggunakan logika dan menyelesaikan soal secara terstruktur. Siswa dengan gaya AK cenderung menemukan cara sendiri dalam menyelesaikan soal, meskipun hasilnya terkadang kurang tepat. Siswa dengan gaya AA mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal perkalian pecahan.
Analisis Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Aljabar dengan Tahapan Kastolan Wismayanti, Nurul Haslina; Marsitin, Retno; Susilo, Djoko Adi
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2024): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v6i1.3381

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini agar kesalahan peserta didik dapat dideskripsikan dengan tahapan kastolan dalam penyelesaian soal aljabar di kelas 8 SMP tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti mengambil 3 subjek dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari tes tulis, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapatkan akan dianalasis dengan mereduksi data yang kemudian data akan disajikan dan ditarik kesimpulan. Penelitian ini berhasil menunjukkan kesalahan memahami konsep (diketahui, ditanyakan, dan memisalkan) penyelesaian yang dilakukan subjek konseptual. Subjek prosedural melakukan kesalahan dengan tidak tepatnya menggunakan langkah penyelesaian dan tidak dapat menyelesaikan soal hingga tahap akhir, sedangkan subjek teknik melakukan kesalahan dalam prosedur perhitungan dan pemindahan (variabel, koefisien, dan konstanta). Penyebab dilakukannya kesalahan tersebut ialah tergesa-gesa saat mengerjakan soal, lupa pada materi, tidak tahu langkah penyelesaian yang digunakan serta ketelitian dalam perhitungan masih kurang. Jadi, subjek konseptual mampu menjawab soal hingga tahap akhir, langkah-langkah penyelesaian subjek prosedural tidak tepat dan subjek teknik kurang mampu melakukan operasi perhitungan dengan tepat. Diharapkan hasil penelitian dapat dipertimbangkan bagi para pendidik saat membuat strategi pembelajaran yang inovatif. 
Development of Discovery Learning Based Student Worksheet to Improve Mathematical Critical Thinking Skills: Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Murni, Anastasia; Marsitin, Retno; Fayeldi, Trija
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2022): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v7i1.240

Abstract

The purpose of this study is to achieve a level of validity and, practicality and effectiveness of learning materials made in LKPD or student worksheets based on discovery learning learning to increase the mathematically critical thinking power of learners. The study utilize addie design models composed of analysis stages, design development, implementation (application) and evaluation (completion). Research ordinances or methods used in information gathering (data) of a mathematically critical and analytical ability test. Viia class learners are subject to extensive field tests and viib class learners are subject to limited field tests. As for the accepted category in this study: (1) valid, by the acquisition of validity by 3 validator (materials, media experts and mathematicians) with an overall value value of 80,81%, (2) very practical, based on the acquisition of educational responses ata wide field test and limited field tests with an average of 91.35, (3) effective, drawn from the learner's test with an average of 77.08%. Hence, the conclusion can be drawn, is that the lto which it is developed meets a valid category, is both practical and effective for use in mathematical learning.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERIK PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS Utami, Wikan Budi; Marsitin, Retno; Ferdiani, Rosita Dwi; Dinullah, Riski Nur Istiqomah; Pranyata, Yuniar Ika Putri
Jurnal Graha Pengabdian Vol 6, No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v6i42024p%p

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa SMA melandasi kegiatan pendampingan menggunakan soal AKM. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Turen pada tanggal 18 – 20 Maret 2024. Tujuan kegiatan pengabdian adalah agar peserta didik terbiasa dan termotivasi dalam belajar terkait dengan soal matematika yang berbasis literasi numerasi yang disajikan dalam bentuk soal AKM sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan pelatihan dan pendampingan pengerjaan soal literasi numerasi yaitu dengan soal AKM. Pengabdian dilakukan selama 3 hari peserta didik diberikan pelatihan pengerjaan soal literasi numerasi sebanyak 15 soal dan pendampingan dalam pembahasan jawaban. Dengan pelatihan dan pendampingan dapat memberikan bekal bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi numerasi sehingga membekali keterampilan peserta didik dalam menyelesaikan soal AKM dan mempersiapkan diri dalam menghadapi kehidupan di abad 21.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Luas Permukaan Dan Volume Balok Elisabet, Wulan; Sesanti, Nyamik Rahayu; Rahayu, Sri; Marsitin, Retno
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v4i1.2528

Abstract

Guru mengemukakan bahwa kurangnya antusias siswa terhadap materi, sehingga peserta didik cenderung kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru. Guru berangapan bahwa kurangnya latihan-latihan soal yang ada di buku yang mendukung pada pembelajaran matematika sehingga menjadi salah satu faktornya. Tujuan utama penelitian untuk mengetahui pengembangan E-LKPD berbasis Problem Based Learning, Kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan E-LKPD berbasis Problem Based Learning. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau R&D (Reseach And Devolopment). Model penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang mencakup Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Impementasi), dan Evaluation (Evaluasi). E-LKPD berbasis Problem Based Learning memenuhi kriteria : 1) uji kelayakan dengan kategori “sangat layak” dengan presentase oleh ahli media 86,1%, ahli materi 80,7% dan ahli bahasa 92,9%. 2) Uji kepraktisan guru memperoleh 89,2% dengan kategori “sangat praktis”, uji kepraktisan siswa memperoleh 86,6% dengan kategori “sangat praktis”. 3) uji keefektifan memperoleh rata-rata 91 dan presentase didapatkan nilai sebesar 0,837 dengan kategori “Tinggi”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD dapat digunakan dalam pembelajaran karena layak, praktis dan efektif.
Transformasi Taman Desa Dalam Pengembangan Wisata Desa Sutojayan Kabupaten Malang Marsitin, Retno; Ravindra, Henry Chris; Efendi, Irfan; F, Liuni Intan; S, Anggun Anis; F, Gryzel Aurora; Kandi, Alfridus; S, Febri Prasetyo; Muryaningsih, Tita Febe; Elvina, Elza
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v12i2.6721

Abstract

Transformasi taman Desa Sutojayan bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan menarik partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Masalah utama yang dihadapi taman Desa Sutojayan adalah kurang fasilitas yang memadai, minimnya perawatan, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Melalui program kerja KKN Unikama, dilakukan berbagai perbaikan seperti pengecatan ulang, pembuatan pagar bambu, penambahan tong sampah, dan renovasi gapura. Selain itu, program taman desa juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong serta mendirikan rumah burung hantu untuk menjaga tanaman dari hama. Hasil dari kegiatan program tranformasi taman desa menunjukkan peningkatan fasilitas taman, kesadaran kebersihan yang lebih baik, serta potensi pengembangan wisata desa. Program transformasi taman desa tidak hanya berdampak positif terhadap peningkatan estetika taman, tetapi juga memperkuat hubungan sosial masyarakat dan meningkatkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan potensi desa sebagai wisata desa. Program transformasi desa diharapkan sebagai wisata desa yang mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Desa Sutojayan Kabupaten Malang.
Kemampuan Penalaran Matematik dalam Pembelajaran Discovery Berbasis Mind Map pada Fungsi Kompleks Retno Marsitin
Jurnal Tadris Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2018.1.1.55-64

Abstract

The purpose of this study is to describe mind-based discovery learning on complex functions to improve mathematical reasoning abilities. This study used a qualitative approach, with a classroom action research design, which was implemented in two cycles. The research was conducted at Universitas Kanjuruhan Malang with the subject of the study of mathematics education students who took complex functions with the number of 30 students. Data retrieval is: observation, test, documentation, field notes. Data analysis includes data reduction, data presentation, data review and conclusion drawing. Validity of data using triangulation. The results obtained from the data of academic ability, the ability of mathematical reasoning, the ability of student presentation and student response with better sesult. The conclusion of the research is mind map based discovery learning can improve the ability of mathematical reasoning and improve student academic success, so that learning is more qualified.
E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Disertai Kuis Interaktif Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Risa Dewi Munika; Retno Marsitin; Nyamik Rahayu Sesanti
Jurnal Tadris Matematika Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2021.4.2.201-214

Abstract

This development research aims to determine the process of developing E-LKPD (Electronic Student Worksheets) based on Problem Based Learning accompanied by interactive math quizzes to improve students' critical thinking skills that are valid, feasible and effective. The results of observations of mathematics learning in class X MIPA at SMAN 1 Malang show that there are no teaching materials that use interactive live worksheets. Critical thinking is the ability to solve problems which include steps to identify, organize and implement strategies and techniques, evaluate and draw conclusions. This type of research is the development of the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluations). The research results from the validity test have an average of 3.33 by design experts with a very valid category, 3.27 by mathematics learning experts with a very valid category and 3.11 by material experts with a valid category. The results of the feasibility test on a small scale obtained a percentage of 81% with a very feasible category and 86% on a large scale trial with a very feasible category. The results of the effectiveness test obtained a percentage of completeness 100% in small-scale trials and 86% in large-scale trials so that both obtained effective categories. The conclusion of this study is that E-LKPD based on Problem Based Learning with interactive math quizzes is valid, feasible and effective and can improve students' critical thinking skills.