Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINATION OF THE DIRECTION OF HOT FLUID FLOW IN CANGAR AREA, ARJUNO-WELIRANG VOLCANO COMPLEX, EAST JAVA USING SELF POTENTIAL METHOD Nuha, Dafiqiy Ya'lu Ulin; Maryanto, Sukir; Santoso, Didik Rahardi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v7n2.p123-132

Abstract

Research with self potential method has been done in Cangar area of Arjuno-Welirang volcano complex, East Java. The purpose of this study was determined the direction of hot fluid flow.  This hot fluid forms a geothermal manifestation of hot springs. Data acquisition has been done using fixed electrode configuration with interval 5 meters in 5 lines. In this configuration there are two porous pot electrodes, one of them set in fixed station and the other as mobile station. Based on the potential distribution value of the isopotential map, the lowest potential value about -54,5 mV and the highest value about 89,4 mV, so that in Cangar area can predicted the direction of hot fluid flow from southeast to northwest. Based on the results of this research in the direction of hot fluid flow can provide information about hydrothermal system in Cangar area for study of geothermal potential of Arjuno-Welirang Volcano complex, East Java
PROGRAM BOLTZMANN TEMPERATURE DEPENDENCE UNTUK MENENTUKAN TEMPERATUR BAWAH PERMUKAAN AREA GEOTHERMAL MENGGUNAKAN DATA RESISTIVITAS Hasib, Mohammad; Maryanto, Sukir
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v16i2.15105

Abstract

Penentuan temperatur bawah permukan merupakan hal penting diperlukan untuk mengetahui seberapa besar potensi geothermal pada suatu area. Saat ini belum ada penelitian yang berfokus pada pengembangan program yang dapat dijadikan referensi untuk mengkonversi parameter data resistivitas ke parameter temperaturbatuan. Oleh karena itu, penting dilakukan pengembangan program untuk mengetahui temperatur bawah permukaan bumi berdasarkan data resistivitas. Input program adalah data resistivitas dalam Ohm.Meter, dan output program adalah temperatur dalam Celsius. Dalam perhitungannya, program menggunakan persamaan ketergantungan suhu Boltzmann untuk perhitungan suhu batuan dengan pendekatan metode biseksi. Berdasarkan hasil uji validitas teoretis dan eksperimen, program memungkinkan dapat dijadikan referensi dalam penentuan parameter temperatur batuan dari parameter input nilai resistivitas batuan. Program memiliki beberapa kelebihan yaitu mudah dioperasikan, dan rendahnya error antara hasil program dan hasil teoretis. Penelitian ini dapat memberikan pilihan program bagi peneliti untuk mengetahui nilai temperatur batuan dari nilai resitivitas untuk mengetahui potensi panas bumi di bawah permukaan.
DETERMINATION OF THE DIRECTION OF HOT FLUID FLOW IN CANGAR AREA, ARJUNO-WELIRANG VOLCANO COMPLEX, EAST JAVA USING SELF POTENTIAL METHOD Nuha, Dafiqiy Ya'lu Ulin; Maryanto, Sukir; Santoso, Didik Rahardi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v7n2.p123-132

Abstract

Research with self potential method has been done in Cangar area of Arjuno-Welirang volcano complex, East Java. The purpose of this study was determined the direction of hot fluid flow.  This hot fluid forms a geothermal manifestation of hot springs. Data acquisition has been done using fixed electrode configuration with interval 5 meters in 5 lines. In this configuration there are two porous pot electrodes, one of them set in fixed station and the other as mobile station. Based on the potential distribution value of the isopotential map, the lowest potential value about -54,5 mV and the highest value about 89,4 mV, so that in Cangar area can predicted the direction of hot fluid flow from southeast to northwest. Based on the results of this research in the direction of hot fluid flow can provide information about hydrothermal system in Cangar area for study of geothermal potential of Arjuno-Welirang Volcano complex, East Java
Pengembangan Array sensor Suhu dan Sistem Akusisi Data Berbasis Mikrokontroler untuk Pengukuran Suhu Bawah Permukaan Suoth, Verna Albert; Santoso, Didik R.; Maryanto, Sukir
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.1038

Abstract

Dalam penelitian ini dikembangkan sebuah sistem akusisi data untuk survei panas bumi. Untuk menghasilkan sistem instrumentasi yang mampu mengukur dan memonitor distribusi suhu bawah permukaan diperlukan sistem akusisi data yang murah dan efesien. Sistem dibangun berbasis jaringan sistem terdistribusi dengan topologi field-bus, menggunakan arsitektur single-master multi-slave. Master merupakan unit pengendali, dibangun berbasiskan sebuah PC yang dilengkapi dengan antarmuka RS-485. Slave merupakan unit sensing, tiap-tiap unit slave dibangun dengan mengintegrasikan sistem array sensor LM35 dengan sistem akuisisi data berbasis mikrokontroler menggunakan AVR ATmega8. Pengolahan data dari hasil pengukuran suhu ini menggunakan satu set komputer dengan perangkat lunak microsoft excel 2010 untuk menghasilkan grafik pada titik pengukuran. Hasil implementasi dari monitoring suhu ini akan mengambarkan distribusi suhu bawah permukaan tanah.A data acquisition system for geothermal survey was developed in this research. Cheap and efficient data acquisition system was required to produce the instrumentation system which was capable to measure and monitor the distribution of subsurface temperature. The system consists of field-bus topology, using single-master multi-slave architecture. Master is a control unit built based on a PC equipped with RS-485 interface. Slave is a sensing unit; each slave is built by integrating array sensor LM35 within AVR ATmega8a microcontroller-based data acquisition system. Measurement techniques included sounding and mapping system by placing four slaves planted in the depth of 2.5 m. Processing of data obtained from temperature measurements was performed using Microsoft Excel 2010 to produce graphics at point of measurement. The results of temperature monitoring will described the distribution of subsurface temperature.
Identifikasi Air Tanah Daerah Agrotechno Park Cangar Batu Jawa Timur Berdasarkan Metode Geolistrik Resistivitas Rohmah, Siti Ainur; Maryanto, Sukir; Susilo, Adi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.78 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i1.3106

Abstract

Identifikasi air tanah telah dilakukan di daerah Agrotecno park Cangar dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas. Akuisisi data dilakukan menggunakan konfigurasi mapping dipole- dipole sebanyak 11 line yang terbagi menjadi 2 wilayah. Inversi dilakukan terhadap data hasil akuisisi menggunakan software Res2dinv. Inversi data menghasilkan distribusi nilai resistivitas terhadap kedalaman penetrasi secara lateral struktur bawah permukaan yang disajikan dalam bentuk 2D dan 3D. Berdasarkan hasil inversi data diketahui bahwa lapisan bawah permukaan  daerah penelitian memiliki resistivitas bernilai tinggi. Wilayah  1 (line AL01-AL05) memiliki resistivitas rendah yaitu  antara 100-500 Ohm.m. berada pada kedalaman 5 meter di bawah permukaan tanah. Lapisan tersebut  diduga sebagai lapisan yang mengandung air sehingga dapat diketahui bahwa wilayah 1 memiliki potensi air tanah yang rendah. Sedangkan pada  wilayah 2 (AL06-AL11) lapisan bawah pemukaan didominasi oleh  lapisan yang memiliki resistivitas tinggi yaitu >1000 Ohm.m. nilai tersebut menunjukan bahwa wilayah ini tidak memiliki potensi air tanah.
Korelasi Peningkatan Temperatur Permukaan Tanah dan Aktivitas Seismik di Gunung Anak Krakatau pada tahun 2018 Cholisina Anik Perwita; Sukir Maryanto; Muhammad Ghufron; Mudo Prakoso; Stevany Abigail; Usna Zainun Nasrulloh Zamhar
Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Badan Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34126/jlbg.v11i3.315

Abstract

ABSTRAKPemantauan gunungapi merupakan hal yang krusial terutama bagi negara yang mempunyai banyak gunungapi seperti Indonesia. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pemantauan gunungapi aktif adalah biaya yang cukup besar dan lokasi gunungapi yang sulit diakses. Pemantauan jarak jauh (remote sensing) sudah mulai diaplikasikan untuk kebutuhan ini. Dalam penelitian ini kami mencoba menggabungkan remote sensing pemantauan Gunungapi Anak Krakatau (GAK) dengan pemantauan seismik untuk memberikan gambaran mengenai aktivitas vulkanik yang terjadi. Korelasi yang kuat didapatkan antara kenaikan jumlah gempa tremor terhadap kenaikan suhu permukaan dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,53 untuk gempa tremor da 0,47 untuk gempa letusan. Temperatur maksimal yang tercatat pada bagian puncak, naik dari 300 Cmenjadi 700 C. Selain itu, leleran lava yang terjadi di lereng GAK dapat tercitrakan dengan baik pada LST (Land Surface Temperature).Kata kunci: Gunung Anak Krakatau, monitoring, remote sensing, temperaturABSTRACT Volcanic monitoring is one of the crucial things for the country which has rich of volcanoes such as Indonesia. High-cost ground base for monitoring is a problem that should be overcome, moreover if the volcanic area is difficult to access. Remote monitoring has begun to be applied to respond the need. In this study, land surface temperature (LST) from remote sensing method and seismic method combined to know volcanic activity of Anak Krakatau Volcano (GAK). A strong correlation is obtained from an increase in the number of tremor events to an increase in surface temperature with Pearson Correlation value 0,53 for tremor event and 0,47 for eruption earthquake. The maximum temperature in summit was increase from 300 Cto 700 C. In addition, the melting lava that came out from eruption on the slopes of GAK can be wel- imaged on LST. Keywords: Gunung Anak Krakatau, volcanic monitoring, remote sensing, temperature
Application of Single MEMS-accelerometer to Measure 3-axis Vibrations and 2-axis Tilt-Angle Simultaneously Didik R. Santoso; Sukir Maryanto; Ahmad Nadhir
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 13, No 2: June 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v13i2.1490

Abstract

This paper discusses a technique of developing an integrated sensor system, to measure the mechanical vibrations in 3-axis and the tilt-angle in 2-axis simultaneously, using only single MEMS-accelerometer. Type of MEMS-accelerometer that used in this experiment is MMA7361L, which is an analog-type acceleration sensor in the form of MEMS, with a maximum sensitivity of 800 mV/g. The MMA7361L has three outputs of voltage (Vx, Vy, Vz) in response to the acceleration value "g" of each working-axis corresponding vibrating (gx, gy, gz). By using certain techniques in the design of signal conditioning circuits, then the MMA7361L can be used to detect parameters of the vibration in 3-axis and the tilt-angle in 2-axis at the same time, simultaneously. To accommodate five output signal of the sensor system, used a data acquisition system that was built based on PIC16F876 microcontroller, which are already contained five internal ADC with 10 bits resolution. Thus, the resulting integrated sensor system becomes very simple, minimal components, and inexpensive. The experimental results show that the developed integrated sensor system has capability to measure the 3-axis vibrations and the 2-axis tilt-angle, with fairly good accuracy.
Analisis Sinyal Seismik Tremor Harmonik dan Tremor Spasmodik Gunungapi Semeru, Jawa Timur – Indonesia Arin Wildani; Sukir Maryanto; Adi Susilo
Wacana Didaktika Vol 3 No 2 (2015): Desember 2015 (Versi Cetak)
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.619 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.3.2.140-150

Abstract

Tremor vulkanik merupakan salah satu aktivitas seismik yang biasa terekam di sekitar gunungapi aktif yang dapat menjadi tanda akan adanya suatu letusan. Salahsatu cara untuk mengetahui karakteristik dari aktivitas sutu gunungapi yaitu dengan analisis spektral. Penelitian ini menggunakan data aktivitas seismik gunungapi Semeru yang terekam pada tahun 2009 di tiga stasiun seismik yaitu Leker, Tretes dan Besukbang. Seleksi data dilakukan dengan memilih sinyal yang memiliki kenampakan sinyal yang bagus pada ketiga stasiun. Berdasarkan kenampakan sinyal, data hasil seleksi diklasifikasi kedalam dua kelompok yaitu tremor spasmodik dan tremor harmonik. Analisis spektral dilakukan dengan menerapkan Fast Fourier Transform pada sinyal yang terpilih. Berdasarkan hasil analisis didapatkan frekuensi tremor spasmodik G. Semeru berkisar 1,56 Hz - 1,86 Hz dan frekuensi dasar dari tremor harmonik berkisar antara 1,14 - 2,50 Hz. Kejadian tremor vulkanik di gunung Semeru diduga merupakan hasil osilasi gas didalam pipa konduit, dimana kestabilan pulsa tekanan yang terdapat didalam pipa konduit menghasilkan tremor harmonik dan jika kestabilan itu tidak dicapai maka menjadi sumber munculnya tremor spasmodik
SISTEM PANASBUMI DAERAH BLAWAN, JAWA TIMUR BERDASARKAN SURVEI MAGNETOTELURIK Cinantya Nirmala Dewi; Sukir Maryanto; Arief Rachmansyah
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 25, No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.984 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2015.v25.262

Abstract

Penelitian dengan menggunakan metode magnetotelurik telah dilaksanakan di daerah potensi panasbumi Blawan, Bondowoso, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem panasbumi di daerah penelitian berdasarkan nilai resistivitasnya. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah Metronix ADU-07e yang mengukur 3 komponen medan magnet (????????, ???????? dan ???????? ) dan 2 komponen medan listrik (???????? dan ????????). Pengambilan data magnetotelurik dilakukan di 19 titik, dengan jarak antar titik pengukuran sepanjang 250 m hingga 1200 m. Data yang didapatkan berupa nilai resistivitas semu dan fase dalam domain frekuensi dengan rentang 0,01 Hz hingga 10.000 Hz. Seluruh titik pengambilan data dibagi menjadi 4 profil inversi 2D. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa sistem panasbumi pada daerah penelitian tersusun atas zona lapisan penudung (≤32 ????.m), zona reservoar (>32????.m - ≤512 ????.m), dan zona sumber panas (>512 ????.m). Selain itu, berdasarkan hasil pemodelan juga teridentifikasi adanya beberapa patahan yang mendukung sistem panasbumi Blawan. A research using magnetotelluric method have been done in Blawan geothermal field, Bondowoso, East Java. This research done to identify the geothermal system of research area based on its resistivity value. Magnetotelluric measurement done in 19 point with spaces 250 m up to 1200 m each other. The tools used in this research is Metronix ADU-07e that measure three components of the magnetic field (????????, ???????? dan ???????? ) and two components of the electric field (???????? dan ????????). Data obtained in the form of an apparent resistivity and phase value in the frequency domain in the range of 0,01 Hz to 10.000 Hz. All of measurement points are divided into four 2D modeling profile. The results of 2D modeling indicate that the geothermal system in the research area consists of caprock zone (≤32 Ω.m), reservoir zone (>32 Ω.m - ≤512 Ω.m), and a heat source zone (>512 Ω.m). Beside that, based on the modeling result it also identified the presence of several faults that support Blawan geothermal system.
MULTI GEOPHYSICAL OBSERVATIONS AT BLAWAN - IJEN VOLCANO GEOTHERMAL COMPLEX FOR REGIONAL DEVELOPMENT Sukir Maryanto; Agus S Wicaksono; Anjar P Azhari; Cinantya N Dewi
Journal of Environmental Engineering and Sustainable Technology Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jeest.2015.002.02.7

Abstract

Geothermal resource investigation by using multi geophysical observation was accomplished for Blawan-Ijen geothermal system. Geological and surface investigation found about 21 hot springs have been found in Blawan area with the surface temperature ranged from about 40oC-55oC. Based on resistivity and GPR data known that the underground seepage of hot water following the fault direction. This fault structure is identified based on the high distribution of microseismicity and thermal infrared remote sensing (TIR) analysis which associated with high land surface temperature (LST). Meanwhile, the heat source of Blawan  - Ijen geothermal system are found in the southwest part based on high magnetic anomaly which represents the igneous rocks. All methods used shows the results indicating that Blawan-Ijen volcano complex is an interesting area for geothermal energy development and suitable for pilot project on regional development of volcano geothermal region.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad, Fariz Adi Susilo Adi Susilo Adi Susilo Adi Susilo Adi Susilo Adi Susilo Adi Susilo agung syufi ghozali Agung Teguh Wibowo Almais Agus Budianto Agus S Wicaksono Ahmad Nadhir Akhmad Afandi Akhmad Afandi Almeida, Geovanio Pedro da Silva Alvira Galihputri Setyowati Amalia Cemara Nuraidha, Amalia Cemara Aminudin Afandhi Anjar Pranggawan Azhari Antariksa Anthon Efani Aprilia, Faridha Aprilla, Arga Nanda Aqyla Farah Tsabitah Arga Nanda Aprilla Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arif Rachmansyah Arif Rahman Hakim Arin Wildani Arrasyid, Harun Asnawi, Rijal Bambang Avianthara Bambang Heri Purwanto Barika Novanta Barqi Muhammad Irsyad, Barqi Muhammad Bunga Puspita, Mayang Chandra, Yuliana Iik Iswanti Cholisina Anik Perwita Cholisina Anik Perwita Cholisina Anik Perwita Cholisina Anik Perwita Cinantya N Dewi Cinantya Nirmala Dewi Cinantya Nirmala Dewi Costa, Jose da Costa, Luis Teofilo da Dafiqiy Ya'lu Ulin Nuha dahlia kurniawati irawan Delfi Intan Faniza Deni Saputra Dian Pratiwi Malik Didik R Santoso Didik R. Santoso Didik R. Santoso Didik R. Santoso Didik R. Santoso Didik Rahadi Santoso Didik Rahardi Santoso Drs Wasis Dwi Wahyudi Eddy Z Gaffar Endah Juniarti Fajar Rakhmanto Fajar Rakhmanto Fajar Rakhmanto Faridha Aprilia Faridha Aprilia Febriana Rachmawati, Febriana Fitor Imanul Huda Fitri Indah Pratiwi, Fitri Indah Gancang Saroja Habibiy Idmi, Mohammad Harun Arrasyid Hasan Nurudin Hena Dian Ayu Hendarmin Hendarmin Hendra Gunawan Herman Tolle Hetty Triastuti Hetty Triastuty Hetty Triastuty I Ketut Wahyu Nugrahadinata Putra, I Ketut Wahyu Nugrahadinata Ika Karlina Laila Nur Suciningtyas Ika Wahyu Utami Imam Suyanto Juwono, Alamsyah Mohammad Kartika Andryana Kartiko Ardi Widodo Kurniawan, Andang Laelah Hilaliyah Istighfaroh MARETA KARTIKASARI Martha, Agustya Adi Mayang Bunga Puspita Meidi Arisalwadi Mohammad Hasib Mudo Prakoso Muhajir Anshori Muhamad Hendrasto Muhammad Bisma Pamungkas Muhammad Fathur Rouf Hasan Muhammad Ghufron Muhammad Hendrasto Muhammad Razi Muwardi Sutasoma Naufal Helmi Ramadhani Nefrizal - Nella Fernania Nugraha, Aulia Kharisma Nuha, Dafiqiy Ya'lu Ulin Nur Aini Gama Lestari Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Panji Aziz Priambodo Perwita, Cholisina Anik Petrus Demon Sili Pires, Joanico Qori Fajar Hermawan Raehanayati Raehanayati Rahmawati Rahmawati Ramadhani, Naufal Helmi Ratri Andinisari Rendi Pradila Hab Sari Ridha, Syawaldin Rio Arie Purnama Rizky Kusumawardani Rohmah, Siti Ainur Salman Hamja Siombone Santoso, Didik Rahardi Sari, Rendi Pradila Hab Setyawan P. Sakti Setyowati, Alvira Galihputri Siswo Purnomo Sri Dwi Wuryani, Sri Dwi Sri Herwiningsih Stevany Abigail Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Surya Aji Ermanto Susilo, Adi Syafitri, Meta Taufan Surana, Taufan tika yulia astuti Tommy Hendriansyah, Tommy Tri Deni Rahman Tsabitah, Aqyla Farah Udi Harmoko Udi Harmoko Usna Zainun Nasrulloh Zamhar Vani N. Ningtyas SC, Vani N. Ningtyas Vanisa Syahra, Vanisa Verna A. Suoth Yudi, Muhammad Nurwahyudi Zulfa Khalida