Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Adaptasi Hotel dalam Menerapkan CHSE Pasca Pandemi Hardy, I Putu Dedy Kastama; Sunarta, I Nyoman
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.4460

Abstract

Pandemi COVID-19 telah berdampak signifikan pada sektor pariwisata global, mengakibatkan penutupan perbatasan, pembatalan penerbangan, dan penurunan tajam dalam jumlah wisatawan serta pendapatan industri. Banyak bisnis terpaksa tutup permanen, sementara yang lainnya berjuang untuk bertahan dalam kondisi yang tidak pasti. Di tengah tantangan ini, peluncuran protokol Bersih, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (CHSE) menjadi langkah krusial yang diambil oleh hotel untuk memastikan keselamatan tamu dan memperbaiki kepercayaan dalam perjalanan. CHSE, yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bertujuan untuk menstandarkan protokol kesehatan di seluruh industri pariwisata dan mendorong kolaborasi di antara para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan diskusi kelompok fokus untuk mengeksplorasi tantangan serta praktik terbaik yang dihadapi oleh hotel selama transisi ini. Temuan menunjukkan pentingnya adaptasi operasional dan penerapan teknologi baru dalam meningkatkan pengalaman tamu serta menjaga keberlanjutan. Lebih jauh, penelitian ini menyoroti bahwa keterlibatan manajemen dan karyawan dalam proses adaptasi serta pelatihan berkelanjutan merupakan faktor kunci untuk menciptakan industri perhotelan yang tangguh dan responsif terhadap tantangan di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan panduan bagi pemangku kepentingan dalam industri perhotelan untuk menghadapi tantangan yang ada dan mempromosikan praktik pariwisata yang lebih berkelanjutan.
Development of Subak Lestari as a sustainable tourism attraction in Denpasar city Ni Wayan Purnami Rusadi; I Gde Pitana; I Nyoman Sunarta; I Nyoman Sukma Arida
International Journal of Green Tourism Research and Applications Vol. 5 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/ijogtra.v5i2.114-128

Abstract

This research examines the management and development of Subak Lestari as a sustainable tourist attraction in Denpasar City. Subak Lestari consists of five pilot subaks namely Anggabaya Subak, Umadesa Subak, Umalayu Subak, Subak Intaran Barat and Subak Intaran Barat Timur. The purpose of this study is to analyze institutional management and formulate a strategy for developing Subak Lestari as a sustainable tourist attraction in Denpasar City. This study uses an interpretive qualitative analysis method. Data collection was carried out through literature study, observation, in-depth interviews, triangulation and focus group discussions (FGD) with key informants including Subak Lestari officials, Denpasar City Government Agencies, Expert Team from academics who designed Subak Lestari, the Government and Pokdarwis in the Village and local Villages, as well as tourism actors. The results of this study found that there is a need for special management that manages Subak Lestari as tourist attraction, comprehensive HR training and assistance from related agencies, construction of tourism support facilities that still pay attention to paddy field productivity, implementation of policies and giving strict sanctions for violations related to land conversion and outreach to the community regarding the benefits of subak development as a sustainable tourist attraction. The conclusions from the research results are (1) Krama Subak is expected to maintain awig-awig in preserving agricultural land and open up to the concept of developing Subak as a tourist attraction; (2) the government is responsible for determining policies and collaborating with various related parties; (3) Academics conduct studies on concepts that are suitable for development in Subak, especially as a tourist attraction; (4) The community participates in preserving the Subak environment which has been designated as a tourist attraction.
Co-Authors Abd. Rahman Abd. Rahman As-syakur Agus Dipayana Ainun Sabila Aliyah Jessica Siswoko Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha Ariwangsa, I Made Bayu Ayu Diva Septiyani Putri Sugianta Baiquni Baiquni Bellawasti Inna Ringu Langu Danancy Devasari, Ni Putu Nadia Dewa Gede Arimbawa Prantawan P Dewi, I. G. A. Agung Omika Digna Merian Andriani Dwi Ajeng Wahyundaria Dwi Wawan Wira Buana Edel Meriquin Dai Batafor Elya Kennis Rozana Fina Elziana Sapary Gek Ayu Tahta Kurnia Natha Dewi Gusti Ayu Marcela Dewi Hany Sintya Nida Hasnia Minanda Heru Suheryadi Hikmawatul Putri Ayunda I G. A. Desy Arlita I Gde Pitana, I Gde I Gede Anom Sastrawan I Gede Ngurah Primanda S Rahadiarta I Gede Wiramatika I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ayu Widyarini I Made Adikampana, I Made I Made Antara I Made Jodi Artawan I Made Suarditya I Made Sukewijaya I Nengah Alit Nuriawan I Nengah Sastrawan I Nyoman Darma Putra I NYOMAN RAI I Nyoman Sirtha I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sukma Arida I Putu Anom I Putu Dedy Kastama Hardy I Putu Ngurah Wibawa I Putu Widhi Eka Julyantara I Wayan Ardika I Wayan Merta Yasa IGA Gede Oka Gautama Istacahyani, Ida Ayu Modasih IWAYAN GEDE BUDIANA Jimat Asmara , I Gede Julianti, Ni Ketut Trisna Ketut Tanti Kustina Kusuma Sanjiwani, Putri Luh Putu Kerti Pujani M. Sudiana Mahendra Made Bambang Gede Dwi Widyantara MADE KUSUMA NEGARA Maharani, Ni Made Ayu Jesika Mananda, I Gusti Putu Bagus Sasrawan N.K Mardani Ni Gusti Ayu Kadek Silviani Ni Luh Karmini Ni Made Mei Widiari Ni Made Sofia Wijaya Ni Putu Budiadnyani Ni Wayan Purnami Rusadi Nina Herlina Br Silalahi Nyoman Dini Andiani Puguh Andhi Setiawan Putu Irma Yunita Putu Karyana Putra Putu Pande R. Aprilyani Dewi Rahman, Firly Ramadhanti, Ni Made Cindy Wahyu Rossi Evita Saptono Nugroho, Saptono Sari, Diah Ayu Wantika Semara, I Made Trisna Sudiksa, I Nyoman Syamsul Alam Paturusi Tjok Istri Priti Mahendradevi Trista Dewi, Anak Agung Vina Trisha Manurung Wahyuni Berlian Augusta Simorangkir Wayan Windutama Yosep Kupertino Ilang Yulien Prastika