p-Index From 2021 - 2026
9.707
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Wahana Matematika dan Sains Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Tematik Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Rekayasa Mesin Jurnal Prima Edukasia Auladuna SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Daya Matematis Mimbar Sekolah Dasar Religio : Jurnal Studi Agama-agama JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Satya Widya MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL SINEKTIK Jurnal Mitra Pendidikan Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Journal of Education and Instruction (JOEAI) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Efektor JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) FONDATIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan dan Konseling JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Abdimas Bina Bangsa Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal for Lesson and Learning Studies International Journal of Social Service and Research Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar Mamangan Social Science Journal Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pedidikan (JARTIKA) Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR Febditya Aji Wijaya; Mawardi Mawardi; Krisma Widi Wardani
Widyagogik Vol 5, No 2 (2018): Widyagogik
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.5 KB) | DOI: 10.21107/widyagogik.v5i2.3866

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to the improve of learning results of the fourth grade science which is the core and achievement school but have learning result that is still felt less of satisfactory.  The types of research which used is Classroom Action Research and it is implemented as much as 2 cycles.  The research learning model used in this research is group investigation. Instruments used in this study are formative test sheets, observation sheets, documentation, and interviews. In the implementation of the first cycle, there is a change in the improvement of cognitive learning outcomes after the action in cycle II. By executing the action using group investigation model on science learning, there is improvement of psychomotor learning results through observation of the students’ cooperation.  In addition, there is also improvement of affective learning results in the students’ behavior.  So, it can be concluded that learning by group investigation model can improve the cognitive, affective, and psychomotor learning results on the teaching and learning of science. Keyword : group investigation, learning results, cognitive, affective, psychomotor. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPA kelas IV yang merupakan sekolah inti dan berprestasi namun memiliki hasil belajar yang masih dirasa kurang memuaskan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah group investigation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes formatif, lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pada pelaksanaan tindakan siklus I terjadi perubahan peningkatan hasil belajar kognitif setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II. Dengan dilaksanakan tindakan menggunakan model group investigation pada pembelajaran IPA terjadi peningkatan hasil belajar psikomotor melalui pengamatan kerja sama siswa. Selain itu juga terjadi peningkatan hasil belajar Afektif pada perilaku siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran model group investigation dapat meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif maupun psikomotor pada muatan pembelajaran IPA.
Penerapan Desain Pembelajaran Tematik Integratif Alternatif Berbasis Sub-subtema untuk Meningkatkan Kebermaknaan dan Hasil Belajar Ira Ainur Rohmah Julianti; Mawardi Mawardi
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v8i3.6598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kebermaknaan belajar dan hasil belajar siswa kelas 1 SDN Gendongan 02 Kota Salatiga dengan menerapkan desain pembelajaran tematik integratif berbasis sub-subtema. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Stringer mencakup tahap look, think, dan act. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes formatif, lembar observasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 1 SDN Gendongan 02. Hasil penelitian menemukan adanya peningkatan persentase jumlah siswa yang mencapai kategori bermakna dan sangat bermakna pada siklus 1 sebesar 90% dan siklus 2 sebesar 100 %. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada muatan bahasa indonesia pada siklus 1 mencapai 67% dan pada siklus 2 mencapai 77%. Pada muatan matematika pada siklus 1 sebesar 50% dan siklus 2 mencapai 73%. Peningkatan ketuntasan belajar pada muatan PPKn pada siklus 1 sebesar 80% dan siklus 2 sebesar 87%. Kebermaknaan dan hasil belajar peserta didik pada siklus 2 lebih besar disbandingkan pada siklus 1. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, desain pembelajaran tematik integratif alternatif berbasis sub-subtema dapat meningkatkan kebermaknaan dan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 4 SD PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Adetya Suryanti; mawardi mawadi; mawardi mawardi; Krisma Widi Wardani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.119 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan  model pembelajaran Problem Based Learning ( PBL )  pada matapelajaran Matematika siswa kelas 4 SD. Jenis penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ), terdiri dari dua siklus. Subjek penelitiannya siswa kelas 4 SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga yang berjumlah 21 siswa. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkatkan adalah lembar kuesioner. Lembar kuesioner diberikan kepada siswa setelah melakukan kegiatan evaluasi pada setiap akhir siklus I dan akhir siklus II. Teknik analisis data yang digunakan peneliti ini adalah teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL pada matapelajaran Matematikadapatmeningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 SD N Mangunsari 02 Salatiga. Peningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa ini ditunjukkan dengan perolehan rerata skor keterampilan berpikir pada Siklus I sebesar  66,95 meningkat menjadi 73,85 pada Siklus II. Berarti terjadi peningkatan sebesar 10,31%.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 4 SD PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Adetya Suryanti; mawardi mawadi; mawardi mawardi; Krisma Widi Wardani
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.119 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan  model pembelajaran Problem Based Learning ( PBL )  pada matapelajaran Matematika siswa kelas 4 SD. Jenis penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ), terdiri dari dua siklus. Subjek penelitiannya siswa kelas 4 SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga yang berjumlah 21 siswa. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkatkan adalah lembar kuesioner. Lembar kuesioner diberikan kepada siswa setelah melakukan kegiatan evaluasi pada setiap akhir siklus I dan akhir siklus II. Teknik analisis data yang digunakan peneliti ini adalah teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL pada matapelajaran Matematikadapatmeningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 SD N Mangunsari 02 Salatiga. Peningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa ini ditunjukkan dengan perolehan rerata skor keterampilan berpikir pada Siklus I sebesar  66,95 meningkat menjadi 73,85 pada Siklus II. Berarti terjadi peningkatan sebesar 10,31%.
EVALUASI KINERJA GURU BERSERTIFIKASI Alexander Kismanto Utomo; Bambang Suteng Sulasmono; Mawardi Mawardi
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4 No. 1 November 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um025v4i12019p052

Abstract

 Abstract: This study aims to evaluate the performance of certified teachers Kalam Kudus Christian Elementary School in Surakarta assessed based on (1) planning and preparation of learning, (2) class management, (3) learning process, and (4) professional teacher responsibility. This research is an evaluative research using Charlotte Danielson Model, with simple qualitative and quantitative method. The research subjects were seven certified teachers at Kalam Kudus Christian Elementary School Surakarta. Data collection through interviews, observation, and document study. Moderate data collection instruments include teacher performance assessment rubric, interview guides, and questionnaires. The data validity test is done by source and technique triangulation. The results of this study: (1) the certified teacher performance in preparing and planning of learning is included in the excellent category, (2) the certified teacher performance in managing the classes included in the good category; (3) the certified teacher performance in the learning process included in the excellent category, and (4) the certified teacher performance in their professional responsibilities is included in the excellent category. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja guru bersertifikat di SD Kristen Kalam Kudus Surakarta dinilai berdasarkan (1) perencanaan dan persiapan pembelajaran, (2) pengelolaan kelas, (3) proses pembelajaran, dan (4) tanggung jawab profesional. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan Model Charlotte Danielson, dengan metode kualitatif dan kuantitatif sederhana. Subjek penelitian adalah tujuh guru bersertifikat di SD Kristen Kalam Kudus Surakarta Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian kinerja guru, panduan wawancara, dan kuesioner. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kinerja guru bersertifikat dalam mempersiapkan dan merencanakan pembelajaran termasuk dalam kategori sangat baik, (2) kinerja guru bersertifikat dalam mengelola kelas termasuk dalam kategori baik; (3) kinerja guru tersertifikasi dalam proses pembelajaran termasuk dalam kategori sangat baik, dan (4) kinerja guru tersertifikasi dalam tanggung jawab profesionalnya dikategorikan sangat baik.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF PESERTA DIDIK KELAS 4 SD: Teams Games Tournament, keterampilan kolaboratif One Teladaningsih; Mawardi Mawardi; Indi Huliana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): Volume 4 Nomor 1 Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.421 KB) | DOI: 10.23969/jp.v4i1.1530

Abstract

Permasalahan dalam proses pembelajaran tematik di SD Negeri Tingkir Lor 02 adalah bahwa keterampilan kolaboratif masih rendah, sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik yang belum memuaskan. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tndakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif melalui implementasi model pembelajaran Teams Games Tournament. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan kolaboratif, data aktivitas guru dan data aktivitas peserta didik, tes tertulis untuk membandingkan dan mengetahui peningkatan pembelajaran kolaboratif yang dilakukan oleh peserta didik, dan dokumentasi untuk mengkonfirmasikan data yang diperoleh dalam observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kategoris dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan kolaboratif yang terlihat peningkatan rata-rata skor peserta didik setiap siklus. Rata-rata keterampilan kolaboratif dari siklus I sebesar 78,22, pada siklus II meningkat menjadi 93,18 sehingga diperoleh persentase peningkatan keterampilan kolaboratif sebesar 16,05%. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan keterampilan kolaboratif.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 4 SD N GENDONGAN 03 MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT ) Halimah .; Mawardi .; Krisma Widi Wardani
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v2i1.17319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dalam ilmu Matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatife tipe TGT( Teams Games Tournament) dengan langkah-langkah penyajian kelas, Tim, Permainan, Pertandingan dan Penghargaan Kelompok. Penelitian ini adalah  Penenitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan 20 siswa kelas empat di sekolah dasar salatiga di semester kedua tahun akademik 2019/2020. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik angket.Hasil menunjukkan peningkatan keterampillan kolaborasi dengan menerapkan  model model  pembelajaran kooperatife tipe TGT pada mata pelajaran ilmu Matematika. Pada Kelengkapan rata-rata keterampilan kolaborasi meningkat dari pra siklus ke siklus II. Pada pra siklus adalah 65 % mengalami peningkatan pada siklus 1 sebesar 75% dengan kategori sangat tinggi. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 90 % yang memiliki kategori sangat tinggi. Oleh karena itu model TGT dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam ilmu matematika.Kata Kunci : Keterampilan Kolaborasi,Kooperatife., TGT( Teams Games Tournament).
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN CARD SORT BERBANTUAN PUZZLE DITINJAU DARI HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SD Tisia Selvy Fynata; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2018): Mei
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.241 KB) | DOI: 10.31764/justek.v1i1.411

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Make a Match dan Card Sort berbantuan puzzle ditinjau dari hasil belajar siswa kelas 4 di SD Gugus Diponegoro. Penelitian ini menggunakan jenis kuasi eksperimen. Hasil nilai signifikansi diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,022 dan sign.(1-tailed) 0,0105 dengan thitung 2,328. Nilai probabilitas lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan diterimaHa, artinya hasil belajar materi tematik dalam penerapan model pembelajaran Make A Match berbantuan puzzle lebih unggul daripada model pembelajaran Card Sort. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa Ho ditolak, hasil rata–rata nilai posttest eksperimen 1 lebih tinggi dari posttest eksperimen 2 mendukunghasil uji hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan hasil signifikan.Data komparasi nilai posttest eksperimen 1 adalah 81,22 sedangkan rata-ratanilai posttest eksperimen 2 adalah 74,50.Abstract: The purpose of this study was to knowing the effectiveness of Make a Match and Card Sort learnng models with assisted puzzle reviewed from the 4th graders of primary school learning outcome in Diponegoro’s Cluster. The technique used in this study was quasi experimental.the sig. (2-tailed) was 0,022 and the sig. (1-tailed) was 0,0105 and tcount were 2,328. the Propability were smaller than 0,05 so H0 was rejected and Hawere accepted, it means learning outcome in thematic topic using Make A Match with assisted puzzle learning model was higher than using Card Sort learning model. Hypotheses result showed that Ho is rejected, the average of first experimental class posttest is higher than the second experimental class support the hypotheses test which explained that there were a significant differences. Comparation posttest’s values in first experimental class were 81,22 and then the second experimental class were 74,50.
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Kelas 4 SD dalam Pembelajaran Menggunakan Model Discovery Learning dan Problem Based Learning Fitria Intan Pramudi Wardani; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.929 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v2i1.283

Abstract

Abstrak: Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya perbedaan secara signifikan hasil belajar matematika kelas 4 SD dalam pembelajaran menggunakan model discovery learning dan problem based learning di Gugus Slamet Riyadi Ampel-Boyolali. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 SD Gugus Slamet Riyadi Ampel-Boyolali. Sampel penelitian yang diambil yaitu siswa kelas 4 SDN 1 Kaligentong (SD inti), siswa kelas 4 SDN 2 Urutsewu  dan siswa kelas 4 SDN 3 Urutsewu. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan Uji-T. Berdasarkan hasil penelitian serta analisis data, disimpulkan bahwa hasil belajar menggunakan model discovery learning lebih tinggi secara signifikan dibanding model pembelajaran problem based learning. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil uji thitung sebesar -2,282 dengan diperoleh signifikasi sebesar 0,026 lebh kecil dari α = 0,05  (0,026 < 0,05), karena nilai signifikasi (2-tailed) pada independent sample t test lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena model discovery learning lebih efektif maka guru disarankan mengunakan model tersebut guna meningkatkan hasil belajar siswa.Abstract:  This study aims to examine the significant differences of mathematics learning result at 4th grade elementary school in Gugus Slamet Riyadi Ampel-Boyolali which used discovery learning and problem based learning method. This study is quasi experimental with Nonequivalent Control Group Design. The data collection of this study is allt 4th grade elementary school students in Gugus Slamet Riyadi Ampel-Boyolali, but the sample used is 4th grade students at SDN 2 Urutsewu and SDN 3 Urutsewu. The method of collecting data used is observation and questionnaires. The technique of analyzing data uses T-test method. Based on the result of the study, it is concluded that learning result using discovery learning method has significant result than problem based learning method. The result can be seen that the result of Thitung has 2,282 with 0,026 singnification which means it is less than α =0,05 (0,026<0,05). The value of Sig.2-tailed at independent sample t-test is less than 0,05, so that H0 is rejected and Ha is accepted. The conclusion of this study is that discovery learning more effective and teachers are suggested to use that method in teaching-learning activity so that the students’ learning result increase.
Keefektifan Model Pembelajaran Bamboo Dancing dan Jigsaw Ditinjau Dari Hsail Belajar Matematika Siswa Kelas 4 SD Fitria Nur Fiyany
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.093 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v2i1.286

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Bamboo Dancing dan Jigsaw ditinjau dari hasil belajar Matematika siswa kelas 4 SD Gugus Diponegoro Kota Salatiga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kuasi eksperimen (quasi research).. Hasil penelitian menggunakan Uij T pada varian model pembelajaran, diperoleh T hitung sebesar 2,187 dan T tabel yaitu 1,664 dan taraf signifikansi sebesar 0,0155. Oleh karena nilai probabilitas 0,0155 lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan diterima Ha, artinya hasil belajar Matematika dalam penerapan model pembelajaran Jigsaw lebih unggul daripada model pembelajaran Bamboo Dancing di SD Gugus Diponegoro Salatiga. Abstract:  The purpose of this study was to investigate any significant differences between Bamboo Dancing and Jigsaw learning method types reviewed from the fourth graders of SD Gugus Diponegoro Salatiga City’s learning outcomes in mathematic. The technique used in the study was quasi research. The findings of the study through applying T-Test toward the learning method types being investigated resulted in Tcountis 2,187 and Ttabel is 1,664 and 0.0155 or <0.05 significant rate. It indicated that the result of the Mathematic that use of Jigsaw learning type was more eminent than the Bamboo Dancing.
Co-Authors Ade Iriani Ade Iriani Adetya Suryanti Adi Winanto Adila Putri Kurnia Sari Adrisal Kaliongga Agil Kurniawati Agnes Monika Deviananda Agustina Tyas Asri Hardini Alawi, Zamzam Mugni Alexander Kismanto Utomo Almahdi, Achmad Arif Andreas Angely, Gabriela Afra Anzaikhan, M. Arinda Octaviani, Theresia Asuan, Asuan Atalya Agustin, Atalya Avisca, Keke Citra Wahyu Ayu Laksita Bambang Ismanto Bambang Suteng Sulasmono Dani Kusuma Dewi Rianingsih Dewi Siswanti Putri Dewi, Eva Eliftyana Diah Edwin Gustia Diah Eka Pratiwi Dian Kurniawati Dina Indriyani Diyas Sri Widiastuti Dwi Anjani, Gita Dwikurnaningsing, Yari Elisabeth, Esra Emaculata, Natalia Inggit Fahri , Tengku Muhammad Febditya Aji Wijaya Fidelis Ventista Firosalia Kristin Fitria Intan Pramudi Wardani Fitriana Niningtyas Utami Fransiska Ayuka Putri Pradana Friska Andriani Gamaliel Septian Airlanda Ginting, Ribka Grace Kartika Purnama Gustina Dwi Suryaningrum Halani Felda Sunbanu Halimah . Hanifah Kusumawati, Hanifah Hanita Yulia Hartini Haritani Herlina Kasih Intan Permata Ihsan Purwantoro Iklas Supriyanto Indi Huliana Indra Kartika Sari Indri Anugraheni Intan Permata, Herlina Kasih Ira Ainur Rohmah Julianti Irwanto, Muhammad Istiningsih, Anif Itsna Kharisma Junita Junita Karmila, Bella Khoeriyah, Ni'matul Kris Nurtyas Tuti Krisma Widi Wardani Kristianti, Yuni Laksita, Ayu Latisma Dj Lia Harum Sari Listyani Listyani Lunaria Nastiti Lusy Andriyani M. Ikhsan Tanggok Magdalena Dewi Kusumawati Maria Fransisca Andanti Maria Veni Wijayanti Mariati Mariati Marinu Waruwu Maulina Zaidatul Ma’rifah Merlin Ester Etty Lova Misla Misla Muhamad Surya Hamdani Muhammad Iqbal Maruf Muhammad Syaiful Hakim Muti’atus Sa’adah Naela Sabilatul Khoiriyah Nanda Afrita Hagi Natalia Inggit Emaculata Ningsih, Endah Rahayu Nugroho, Agung Sapto Nugroho, Christopher Dean Arfie Nuning Setyowati One Teladaningsih Palupi, Ester Sekar Pamungkas, Dewi Praja, Rihandika Adi Pratiwi, Diah Eka Puspitawati, Yayuk Retno Triningsih Ria Rapina Dodent Rida, Rizkha Rika Damayanti Rika Damayanti Rismaerista Rini, Rismaerista Ristu Nursanti Rivaldo, Allan Rizky Aprilia Rakhmawati Rohanda Rohanda, Rohanda Rony, Zahara Tussoleha Saadah, Mutiatus Sara Puspitaning Tyas Saslina, Tri Sindi Riana Devi Siregar, Zufri Hasrudy Siti Hanifa Ari Utami Sofiyana Rizki Sriwijayanti Dhewi Sariastuti Subhani, Armin - Suhandi Astuti Sunbanu, Halani Felda Supriyanto, Iklas Theo Hendratta Putra Theresia Sri Rahayu Tisia Selvy Fynata Toni Hidayat Tri Lestari Tri Septianing Wardanti Tuti, Kris Nurtyas Ulya Setya Ningsih Veronika Heny Priska Vidya Fauzia Utami Wahyu Rizaldi Wahyu Susilo Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widhaningsih, Lidyaa Widiastui, Agnesia Maya Kurnia Widya Larasati Wijayanti, Maria Veni Wikanti, Yunda Arumi Yahya Kristanto Yan Soma Kasih Yan Soma Kasih Yari Dwikurnaningsih Yari Dwikurnaningsing Yayi Suryo Prabandari Yoga Tri Nugraha Yonathan Daniel Sampe Bangun Yulia Sri Utami Yuniawardani, Vanny Yunita Indriani Zoromi, Marta Rita