p-Index From 2021 - 2026
11.802
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Wahana Matematika dan Sains Dewantara Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Tematik Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Hukum Islam Jurnal Prima Edukasia Auladuna SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Daya Matematis Prosiding Ilmu Pendidikan Mimbar Sekolah Dasar JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Satya Widya MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL SINEKTIK Jurnal Mitra Pendidikan Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Efektor JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) FONDATIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Konseling JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Vocatech : Vocational Education and Technology Journal Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Jurnal Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Abdimas Bina Bangsa Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal for Lesson and Learning Studies International Journal of Social Service and Research Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar Mamangan Social Science Journal Journal of Islamic Economics Lariba Jurnal Yustitia MIMBAR INTEGRITAS Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pedidikan (JARTIKA) MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan TRIAGE Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Educational Journal of Learning Technology Alamtana Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal El-Thawalib Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING DAN PROJECT BASED LEARNING DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Retno Triningsih; Mawardi Mawardi
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 3, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v3i1.3228

Abstract

The purpose of conducting this research is to compare the effectiveness of the Problem Based Learning learning model and the Project Based Learning learning model in terms of the critical thinking skills of elementary students. This type of research used in this research is Quasi Experimental with experimental design of Post test-Only Control Group Design. The population in the study were 164 five grade students in Diponegoro Salatiga Cluster, while the sample is 111 students of five grade students in SDN Mangunsari 01, SDN Mangunsari 03, and SDN Mangunsari 05. The results obtained from this study are based on descriptive statistics where the average implementation of the Problem Based Learning learning model is 92.46, while the average implementation of the Project Based Learning learning model is 85.15. the results of critical thinking skills in the Problem Based Learning model are higher than the Project Based Learning learning model reinforced by the T test results obtained by the Sig. (2-tailed) of 0, 047 0.05 thus there is a significant difference between the two groups.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry dan Discovery Learning Ditinjau dari Keterampilan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Matematika Di Sekolah Dasar Diah Eka Pratiwi; Mawardi Mawardi
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis yang signifikan pada mata pelajaran Matematika dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran Inquiry dan Discovery Learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah Gugus Bawono Kec. Bawen Kab. Semarang dengan sampel kelas 4 SDN Bawen 01, SDN Asinan 02, dan SDN Bawen 04 sejumlah 66 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen rubrik keterampilan berpikir kritis terintegrasi soal uraian. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan teknik Independent Sample T Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat  keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran menggunkan model Inquiry lebih tinggi dari Discovery Learning. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t yang menunjukkan nilai Probabilitas 0,000 karena nilai probabilitas tersebut ˂ 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam model pembelajaran Inquiry dan Discovery Learning terhadap keterampilan berpikir kritis pada pelajaran matematika
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 05 ANGAN TEMBAWANG Kris Nurtyas Tuti; Mawardi Mawardi
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.051 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.9

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar melalui model Teams Games Tournament (TGT) pada kelas 4 SD Negeri 05 Angan Tembawang. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 23 siswa kelas 4 SD Negeri 05 Angan Tembawang. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi, mengajar, Angket dan dokumentasi. Penerapan model pembelajaran TGT dilakukan dalam siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil Keterampilan kolaborasi pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata kelas 4 sebesar 52%, setelah itu dilakukan tindakan siklus I untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan nilai rata-rata sebesar 65% dan dilakukan lagi penelitian pada siklus II untuk lebih meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan nilai rata-rata sebesar 96%. Hasil belajar pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 55, setelah itu dilakukan lagi siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 64.04 dan dilakukan lagi siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 74.13. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar pada kelas 4 SD Negeri 05 Angan Tembawang dengan menggunakan model pembelajaran TGT
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis melalui Model Pembelajaran Group Investigation pada Siswa Sekolah Dasar Iklas Supriyanto; Mawardi Mawardi
Jurnal Basicedu Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa berdasarkan langkah-langkah Model Pembelajaran Group Investigation.  Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri Tingkir Lor 02 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan rubrik penilaian keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kritis  siswa, pada siklus I yaitu dari 32 siswa terdapat 4 siswa (12,50%) dengan kriteria “Sangat Tinggi”, 19 siswa (59,38%) dengan kriteria “Tinggi”, 9 siswa (28,12%) dengan kriteria “Cukup”, dan tidak terdapat siswa yang mendapat kriteria “Rendah” dan “Sangat Rendah”. Kemudian pada siklus II diperoleh hasil yaitu sebanyak 14 siswa (43,75%) dengan kriteria “Sangat Tinggi”, 17 siswa (53,13%) dengan kriteria “Tinggi”, 1 siswa (3,12%) dengan kriteria “Cukup” dan tidak terdapat siswa yang mendapat kriteria “Rendah” dan “Sangat Rendah”. Jadi model Group Investigation yang diterapkan sesuai langkah-langkah yang tepat dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY DI SEKOLAH DASAR Halani Felda Sunbanu; Mawardi Mawardi; Krisma Widi Wardani
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.568 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerampilan kolaborasi pada siswa kelas 5 Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS). Pelaksannan penelitian di SD St Theresia Marsudirini 77 Salatiga pada kelas 5/ Semester 1 tahun pembelajaran 2019/2020. Ada dua siklus pelaksanaan dengan jumlah siswa 24 siswa. Rubrik penilaian Otentik yang digunakan sebagai pedoman penilaian keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran Tema 1, Sub Tema 1, Pembelajaran 2 dan 4 tentang Organ Gerak Pada Hewan dan Manusia. Berdasarkan hasil observasi atau pra siklus dari 24 siswa di kelas 5  hanya 42% siswa yang dapat berkolaborasi secara baik, sedangkan 58% siswa masih kurang dalam berkolaborasi. Pada siklus pertama mengalami kenaikan menjadi menjadi 58% siswa meningkat dalam keterampilan kolaborasi dengan kategori sanggat mampu dalam berkolaborasi,30% siswa mampu dalam berkolaborsi sedangkan 12% siswa masih kurang mampu dalam berkolaborasi, pada siklus II mengalami peningkatan 84% siswa memenuhi indikator pencapaian keterampilan koaborasi sehingga dapat di kategorikan sangat mampu dalam berkolaborasi. Hal ini nampak pada perilaku siswa dimana siswa mengalami peningkatan pada berkolaborasi. Pada pra siklus siswa terlihat lebih memilih bekerja secara individu daripada berkolaborasi. Setelah penerapan model ini siswa sangat antusias dalam berkolaborasi. Hal ini menunjukann bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan keterampilan siswa dalam berkolaborasi menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournamen (TGT) pada Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas 5 untuk Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Muhamad Surya Hamdani; Mawardi .; Krisma Widi Wardani
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21778

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran tematik adalah rendahnya minat belajar, kurang aktifnya siswa mengakibatkan rendahnya keterampilan kolaborasi siswa dan kurang efektifnya proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan tidak semua materi pelajaran matematika mudah dipahami oleh siswa dan mudah disampaikan oleh guru, sehingga seringkali kesulitan muncul pada saat mempelajari materi-materi tertentu. Hal penting dilakukan oleh guru adalah bagaimana menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan sehingga mampu memunculkan kecintaan dan kesukaan anak pada pelajaran tematik. Berdasarkan permasalahan diatas, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui model pembelajarn (Teams Games Tournament), dengan langkah-langkah: penyajian kelas, tim, permainan, pertandingan dan penghargaan kelompok. Penelitian ini menggunakn metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dua sklus, melalui tahap observasi dokumentasi dan tes instrument. Instrumen kolaborasi yang akan ditingkatkan antara lain bisa beradaptasi dalam anggota, bekerja sama, menghargai setiap ide, bertanggung jawab, ikut berpartisipasi dalam kelompok. Populasi dan subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD yang berjumlah 22 orang. Data kualitatif dinyatakan dalam bentuk kata-kata atau simbolsimbol, kuantitatif data yang berbentuk angka. Dari hasil penelitin ini dibuktikan adanya peningkatan dengan data pada pra siklus nilai rata-rata keterampilan kolaboasi dari 61,81 meningkat pada siklus 1 nilai rata-rata menjadi 67,27 dan lebih meningkat lagi pada siklus 2 nilai rata-rata menjadi 83,18. Dengan demikian hasil tersebut menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran (TGT) didalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan kolaboasi dan hasil belajar siswa.
Efektifitas PBL dan Problem Solving Siswa SD Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Misla Misla; Mawardi Mawardi
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan model Problem Based Learning dan Problem Solving pada pembelajaran Matematika siswa SD yang ditinjau dari kemampuan berpikir kritis. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas 5 SDN 1 Terkesi, SDN 2 Terkesi, dan SDN 3 Terkesi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan Nonequevalent Control Grup Design. Instrumen yang dipakai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis adalah lembar observasi, soal pretest dan posttest dengan bentuk soal uraian. Teknik analisis data menggunakan Teknik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning lebih unggul dibandingkan model Problem Solving ditinjau dari keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal Matematika. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil akhir yang diperoleh dari kelas eksperimen dengan jumlah siswa (N) sebanyak 35 mempunyai nilai rata-rata sebesar 86,171. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,882 dengan (N) sebanyak 34 siswa. Dari hasil uji T diperoleh bahwa sig. adalah 0,000 <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya kemampuan berpikir kritis model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif secara signifikan dibanding dengan model Problem Solving.
PPG Students' Learning Competency Analysis From Self Regulated Learning Factors Mawardi Mawardi; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i4.40111

Abstract

The experience of implementing the Teacher Professional Education (PPG) for Elementary School Teacher Program so far shows that the graduation rate for PPG participants has only reached an average of 70% for the entire class. This condition is undoubtedly a reflection material for managers to improve their performance to achieve more optimal results in the future. This study aimed to analyze PPG student competence, student competence, and differences in student competence based on SRL and low. This type of research is descriptive quantitative research with the comparative correlational method. Techniques and instruments used are student competency document analysis techniques and SRL Measurement Instruments. The sample in this study was 34 PPG students. Data analysis techniques used descriptive statistical techniques, linear regression analysis and t-test. The results of the study found that the average student SRL level score reached 88.76; the average competency score of PPG students reached 90.44; the contribution of SRL to student competence is 15.8%; and students who have SRL significantly in their learning competence. It can be said that all student SRL levels can be said to be very high.
PPG Students' Learning Competency Analysis From Self Regulated Learning Factors Mawardi Mawardi; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i4.40111

Abstract

The experience of implementing the Teacher Professional Education (PPG) for Elementary School Teacher Program so far shows that the graduation rate for PPG participants has only reached an average of 70% for the entire class. This condition is undoubtedly a reflection material for managers to improve their performance to achieve more optimal results in the future. This study aimed to analyze PPG student competence, student competence, and differences in student competence based on SRL and low. This type of research is descriptive quantitative research with the comparative correlational method. Techniques and instruments used are student competency document analysis techniques and SRL Measurement Instruments. The sample in this study was 34 PPG students. Data analysis techniques used descriptive statistical techniques, linear regression analysis and t-test. The results of the study found that the average student SRL level score reached 88.76; the average competency score of PPG students reached 90.44; the contribution of SRL to student competence is 15.8%; and students who have SRL significantly in their learning competence. It can be said that all student SRL levels can be said to be very high.
Iklim Sekolah Positif dan Kondusif Berbasis Penguatan Nilai Cinta Kasih Ria Rapina Dodent; Mawardi Mawardi; Bambang Ismanto
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i1.46056

Abstract

Masih banyak sekolah yang belum menaruh perhatian serius terhadap pentingnya menciptakan atau meningkatkan iklim sekolah yang positif dan kondusif. Hal ini mengakibatkan munculnya suasana lingkungan sekolah dan kelas yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan suasana iklim sekolah yang positif dan kondusif yang diciptakan berbasis penguatan nilai cinta kasih pada suatu sekolah bernuansa Katolik. Penggambaran didasarkan pada empat dimensi iklim sekolah, yaitu keterlibatan, pemberdayaan dan otonomi, inklusivitas, dan ekuitas serta lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan desain etnografi berjenis etnografi realis dengan subjek penelitian yakni 40 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orangtua yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara, dan studi dokumen dengan istrumen penelitian berupa lembar observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengikuti enam langkah analisis data Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran iklim sekolah positif dan kondusif berbasis penguatan nilai cinta kasih, antara lain suasana partisipasi anggota sekolah tinggi; terdapat pemberdayaan dan pemberian otonomi kepada anggota; terdapat iklim inklusivitas dan ekuitas yang terwujud dalam sikap toleransi dan perlakuan setara; serta suasana lingkungan sekolah yang aman, nyaman, humanis, terbuka, peduli, penuh kekeluargaan dan mendukung bagi pengembangan siswa. Suasana iklim demikian sangat diperlukan bagi peningkatan efektivitas, mutu, dan optimalisasi peran warga sekolah. Implikasi temuan ini mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan kualitas iklim sekolah melalui penguatan penghayatan nilai-nilai positif budaya sekolah.
Co-Authors Ade Iriani Ade Iriani Adetya Suryanti Adi Winanto Adila Putri Kurnia Sari Adrisal Kaliongga Agil Kurniawati Agnes Monika Deviananda Agus Murtana Agustina Tyas Asri Hardini Ahfa Rahman Syah Alawi, Zamzam Mugni Alexander Kismanto Utomo Almahdi, Achmad Arif Amar, Zafran Arifah Amrikhanifah, Ika Andreas Angely, Gabriela Afra Apriana, Yuyun Ari Septianingtyas Purwandhini Arinda Octaviani, Theresia Arshad, Mohd Syauqi Bin Asuan, Asuan Atalya Agustin, Atalya Avisca, Keke Citra Wahyu Ayu Laksita Bambang Irawan Bambang Ismanto Bambang Suteng Sulasmono Bobby Ferly Chapakiya, Mariam Abd Rahman Cheha, Muhammad Zakee Dani Kusuma Dewi Rianingsih Dewi Siswanti Putri Dewi, Eva Eliftyana Diah Edwin Gustia Diah Eka Pratiwi Dian Kurniawati Diana Diana Dina Indriyani Diyas Sri Widiastuti Dwi Anjani, Gita Dwikurnaningsing, Yari Elisabeth, Esra Emaculata, Natalia Inggit Endang Sawitri Fadilah, Muhammad Rizky Fakhrurozi, Moh Fauzi Ahmad Muda Fazal, Khairil Febditya Aji Wijaya Fidelis Ventista Firosalia Kristin Fitria Intan Pramudi Wardani Fitriana Niningtyas Utami Fransiska Ayuka Putri Pradana Friska Andriani Gamaliel Septian Airlanda Grace Kartika Purnama Gustina Dwi Suryaningrum Habibissajidin, Habibissajidin Halani Felda Sunbanu Halimah . Hamsil, Fatia Hanif Hanif Hanifah Kusumawati, Hanifah Hanita Yulia Hariz, Zuhari Alfinda Herdi Susanto Herlina Kasih Intan Permata Hidayah, Anis Rofi Hidayati, Rosfin Husna Husna Husran, Yuza Ihsan Purwantoro Iklas Supriyanto Imron Natsir, Imron Indi Huliana Indra Kartika Sari Indri Anugraheni Intan Permata, Herlina Kasih Ira Ainur Rohmah Julianti Istiningsih, Anif Itsna Kharisma Jacob, Jufri Jarjani Usman Jayadi, Farid Junita Junita Juwaini Juwaini Karmila, Bella Khoeriyah, Ni'matul Kompri, Kompri Komsiah, Komsiah Kris Nurtyas Tuti Krisma Widi Wardani Kristianti, Yuni Kumaidi Kumaidi Laksita, Ayu Latisma Dj Lia Harum Sari Listyani Listyani Lita, Lita Lume, Lume Lusy Andriyani Magdalena Dewi Kusumawati Maharani, Yesi Maria Fransisca Andanti Maria Veni Wijayanti Mariati Mariati Marinu Waruwu Marwanti Masduki Masduki Maulina Zaidatul Ma’rifah Mawardi, Ardi Mei Arini, Silvia Fitri Merlin Ester Etty Lova Misla Misla Muhamad Surya Hamdani Muhammad Iqbal Maruf Muhammad Kamal Muhammad Syaiful Hakim Musolin, Mukhamad Hadi Muti’atus Sa’adah Naela Sabilatul Khoiriyah Nanda Afrita Hagi Natalia Inggit Emaculata Ningsih, Aulia Ningsih, Endah Rahayu Nugroho, Agung Sapto Nugroho, Christopher Dean Arfie Nuning Setyowati Nurhudaf, Muklis One Teladaningsih Palupi, Ester Sekar Pamungkas, Dewi Praja, Rihandika Adi Pratiwi, Diah Eka pudjiastutik, endang wahyu Puspitawati, Yayuk Putra, Firman Surya Qurtubi, Moh Ramadhanti, Syifa Retno Triningsih Ria Rapina Dodent Rika Damayanti Rika Damayanti Rimah, Rimah Rinda Trihariyanto, Ranto Rismaerista Rini, Rismaerista Ristu Nursanti Rivaldo, Allan Rizky Aprilia Rakhmawati Rofi’i, Ahmad Rohanda Rohanda, Rohanda Rony, Zahara Tussoleha Ruslaini, Ruslaini Rusmayadi, Muh Saadah, Mutiatus Sakinah, Lilis Malikatus Salman Abdul Muthalib Sara Puspitaning Tyas Saslina, Tri Sholekhah, Rita Amelia Sindi Riana Devi Siswanto, Moh. Siti Hanifa Ari Utami Sofiyana Rizki Sriwijayanti Dhewi Sariastuti Suhandi Astuti Sunbanu, Halani Felda Supardi Supardi Supriyanto, Iklas Suryani, Okta Theo Hendratta Putra Theresia Sri Rahayu Tisia Selvy Fynata Toni Hidayat Tri Lestari Tri Septianing Wardanti Tuti, Kris Nurtyas Ulil Albab Ulya Setya Ningsih Us, Khairol Mizan Veronika Heny Priska Vidya Fauzia Utami Wahyu Rizaldi Wahyu Susilo Wahyudi Warsiyah Warsiyah, Warsiyah Widhaningsih, Lidyaa Widiastui, Agnesia Maya Kurnia Widya Larasati Wijayanti, Maria Veni Wikanti, Yunda Arumi Yahya Kristanto Yan Soma Kasih Yan Soma Kasih Yari Dwikurnaningsih Yari Dwikurnaningsing Yayi Suryo Prabandari Yazid, Iswadi Muhammad Yonathan Daniel Sampe Bangun Yulia Sri Utami Yuniawardani, Vanny Zakaria, Muhammad Arif Muzakkir Bin Zoromi, Marta Rita Zulkifli Zulkifli Zuniana, Qory