p-Index From 2021 - 2026
9.707
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Wahana Matematika dan Sains Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Tematik Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Rekayasa Mesin Jurnal Prima Edukasia Auladuna SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Daya Matematis Mimbar Sekolah Dasar Religio : Jurnal Studi Agama-agama JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Satya Widya MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL SINEKTIK Jurnal Mitra Pendidikan Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Journal of Education and Instruction (JOEAI) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Efektor JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) FONDATIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan dan Konseling JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Abdimas Bina Bangsa Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal for Lesson and Learning Studies International Journal of Social Service and Research Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar Mamangan Social Science Journal Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pedidikan (JARTIKA) Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 05 ANGAN TEMBAWANG Kris Nurtyas Tuti; Mawardi Mawardi
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.051 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.9

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar melalui model Teams Games Tournament (TGT) pada kelas 4 SD Negeri 05 Angan Tembawang. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 23 siswa kelas 4 SD Negeri 05 Angan Tembawang. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi, mengajar, Angket dan dokumentasi. Penerapan model pembelajaran TGT dilakukan dalam siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil Keterampilan kolaborasi pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata kelas 4 sebesar 52%, setelah itu dilakukan tindakan siklus I untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan nilai rata-rata sebesar 65% dan dilakukan lagi penelitian pada siklus II untuk lebih meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan nilai rata-rata sebesar 96%. Hasil belajar pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 55, setelah itu dilakukan lagi siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 64.04 dan dilakukan lagi siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 74.13. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar pada kelas 4 SD Negeri 05 Angan Tembawang dengan menggunakan model pembelajaran TGT
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis melalui Model Pembelajaran Group Investigation pada Siswa Sekolah Dasar Iklas Supriyanto; Mawardi Mawardi
Jurnal Basicedu Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa berdasarkan langkah-langkah Model Pembelajaran Group Investigation.  Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri Tingkir Lor 02 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan rubrik penilaian keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kritis  siswa, pada siklus I yaitu dari 32 siswa terdapat 4 siswa (12,50%) dengan kriteria “Sangat Tinggi”, 19 siswa (59,38%) dengan kriteria “Tinggi”, 9 siswa (28,12%) dengan kriteria “Cukup”, dan tidak terdapat siswa yang mendapat kriteria “Rendah” dan “Sangat Rendah”. Kemudian pada siklus II diperoleh hasil yaitu sebanyak 14 siswa (43,75%) dengan kriteria “Sangat Tinggi”, 17 siswa (53,13%) dengan kriteria “Tinggi”, 1 siswa (3,12%) dengan kriteria “Cukup” dan tidak terdapat siswa yang mendapat kriteria “Rendah” dan “Sangat Rendah”. Jadi model Group Investigation yang diterapkan sesuai langkah-langkah yang tepat dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY DI SEKOLAH DASAR Halani Felda Sunbanu; Mawardi Mawardi; Krisma Widi Wardani
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.568 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerampilan kolaborasi pada siswa kelas 5 Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS). Pelaksannan penelitian di SD St Theresia Marsudirini 77 Salatiga pada kelas 5/ Semester 1 tahun pembelajaran 2019/2020. Ada dua siklus pelaksanaan dengan jumlah siswa 24 siswa. Rubrik penilaian Otentik yang digunakan sebagai pedoman penilaian keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran Tema 1, Sub Tema 1, Pembelajaran 2 dan 4 tentang Organ Gerak Pada Hewan dan Manusia. Berdasarkan hasil observasi atau pra siklus dari 24 siswa di kelas 5  hanya 42% siswa yang dapat berkolaborasi secara baik, sedangkan 58% siswa masih kurang dalam berkolaborasi. Pada siklus pertama mengalami kenaikan menjadi menjadi 58% siswa meningkat dalam keterampilan kolaborasi dengan kategori sanggat mampu dalam berkolaborasi,30% siswa mampu dalam berkolaborsi sedangkan 12% siswa masih kurang mampu dalam berkolaborasi, pada siklus II mengalami peningkatan 84% siswa memenuhi indikator pencapaian keterampilan koaborasi sehingga dapat di kategorikan sangat mampu dalam berkolaborasi. Hal ini nampak pada perilaku siswa dimana siswa mengalami peningkatan pada berkolaborasi. Pada pra siklus siswa terlihat lebih memilih bekerja secara individu daripada berkolaborasi. Setelah penerapan model ini siswa sangat antusias dalam berkolaborasi. Hal ini menunjukann bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan keterampilan siswa dalam berkolaborasi menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournamen (TGT) pada Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas 5 untuk Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Muhamad Surya Hamdani; Mawardi .; Krisma Widi Wardani
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i4.21778

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran tematik adalah rendahnya minat belajar, kurang aktifnya siswa mengakibatkan rendahnya keterampilan kolaborasi siswa dan kurang efektifnya proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan tidak semua materi pelajaran matematika mudah dipahami oleh siswa dan mudah disampaikan oleh guru, sehingga seringkali kesulitan muncul pada saat mempelajari materi-materi tertentu. Hal penting dilakukan oleh guru adalah bagaimana menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan sehingga mampu memunculkan kecintaan dan kesukaan anak pada pelajaran tematik. Berdasarkan permasalahan diatas, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui model pembelajarn (Teams Games Tournament), dengan langkah-langkah: penyajian kelas, tim, permainan, pertandingan dan penghargaan kelompok. Penelitian ini menggunakn metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dua sklus, melalui tahap observasi dokumentasi dan tes instrument. Instrumen kolaborasi yang akan ditingkatkan antara lain bisa beradaptasi dalam anggota, bekerja sama, menghargai setiap ide, bertanggung jawab, ikut berpartisipasi dalam kelompok. Populasi dan subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD yang berjumlah 22 orang. Data kualitatif dinyatakan dalam bentuk kata-kata atau simbolsimbol, kuantitatif data yang berbentuk angka. Dari hasil penelitin ini dibuktikan adanya peningkatan dengan data pada pra siklus nilai rata-rata keterampilan kolaboasi dari 61,81 meningkat pada siklus 1 nilai rata-rata menjadi 67,27 dan lebih meningkat lagi pada siklus 2 nilai rata-rata menjadi 83,18. Dengan demikian hasil tersebut menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran (TGT) didalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan kolaboasi dan hasil belajar siswa.
Efektifitas PBL dan Problem Solving Siswa SD Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Misla Misla; Mawardi Mawardi
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan model Problem Based Learning dan Problem Solving pada pembelajaran Matematika siswa SD yang ditinjau dari kemampuan berpikir kritis. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas 5 SDN 1 Terkesi, SDN 2 Terkesi, dan SDN 3 Terkesi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan Nonequevalent Control Grup Design. Instrumen yang dipakai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis adalah lembar observasi, soal pretest dan posttest dengan bentuk soal uraian. Teknik analisis data menggunakan Teknik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning lebih unggul dibandingkan model Problem Solving ditinjau dari keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal Matematika. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil akhir yang diperoleh dari kelas eksperimen dengan jumlah siswa (N) sebanyak 35 mempunyai nilai rata-rata sebesar 86,171. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,882 dengan (N) sebanyak 34 siswa. Dari hasil uji T diperoleh bahwa sig. adalah 0,000 <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya kemampuan berpikir kritis model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif secara signifikan dibanding dengan model Problem Solving.
PPG Students' Learning Competency Analysis From Self Regulated Learning Factors Mawardi Mawardi; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i4.40111

Abstract

The experience of implementing the Teacher Professional Education (PPG) for Elementary School Teacher Program so far shows that the graduation rate for PPG participants has only reached an average of 70% for the entire class. This condition is undoubtedly a reflection material for managers to improve their performance to achieve more optimal results in the future. This study aimed to analyze PPG student competence, student competence, and differences in student competence based on SRL and low. This type of research is descriptive quantitative research with the comparative correlational method. Techniques and instruments used are student competency document analysis techniques and SRL Measurement Instruments. The sample in this study was 34 PPG students. Data analysis techniques used descriptive statistical techniques, linear regression analysis and t-test. The results of the study found that the average student SRL level score reached 88.76; the average competency score of PPG students reached 90.44; the contribution of SRL to student competence is 15.8%; and students who have SRL significantly in their learning competence. It can be said that all student SRL levels can be said to be very high.
PPG Students' Learning Competency Analysis From Self Regulated Learning Factors Mawardi Mawardi; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 5 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v5i4.40111

Abstract

The experience of implementing the Teacher Professional Education (PPG) for Elementary School Teacher Program so far shows that the graduation rate for PPG participants has only reached an average of 70% for the entire class. This condition is undoubtedly a reflection material for managers to improve their performance to achieve more optimal results in the future. This study aimed to analyze PPG student competence, student competence, and differences in student competence based on SRL and low. This type of research is descriptive quantitative research with the comparative correlational method. Techniques and instruments used are student competency document analysis techniques and SRL Measurement Instruments. The sample in this study was 34 PPG students. Data analysis techniques used descriptive statistical techniques, linear regression analysis and t-test. The results of the study found that the average student SRL level score reached 88.76; the average competency score of PPG students reached 90.44; the contribution of SRL to student competence is 15.8%; and students who have SRL significantly in their learning competence. It can be said that all student SRL levels can be said to be very high.
Iklim Sekolah Positif dan Kondusif Berbasis Penguatan Nilai Cinta Kasih Ria Rapina Dodent; Mawardi Mawardi; Bambang Ismanto
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i1.46056

Abstract

Masih banyak sekolah yang belum menaruh perhatian serius terhadap pentingnya menciptakan atau meningkatkan iklim sekolah yang positif dan kondusif. Hal ini mengakibatkan munculnya suasana lingkungan sekolah dan kelas yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan suasana iklim sekolah yang positif dan kondusif yang diciptakan berbasis penguatan nilai cinta kasih pada suatu sekolah bernuansa Katolik. Penggambaran didasarkan pada empat dimensi iklim sekolah, yaitu keterlibatan, pemberdayaan dan otonomi, inklusivitas, dan ekuitas serta lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan desain etnografi berjenis etnografi realis dengan subjek penelitian yakni 40 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orangtua yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara, dan studi dokumen dengan istrumen penelitian berupa lembar observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengikuti enam langkah analisis data Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran iklim sekolah positif dan kondusif berbasis penguatan nilai cinta kasih, antara lain suasana partisipasi anggota sekolah tinggi; terdapat pemberdayaan dan pemberian otonomi kepada anggota; terdapat iklim inklusivitas dan ekuitas yang terwujud dalam sikap toleransi dan perlakuan setara; serta suasana lingkungan sekolah yang aman, nyaman, humanis, terbuka, peduli, penuh kekeluargaan dan mendukung bagi pengembangan siswa. Suasana iklim demikian sangat diperlukan bagi peningkatan efektivitas, mutu, dan optimalisasi peran warga sekolah. Implikasi temuan ini mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan kualitas iklim sekolah melalui penguatan penghayatan nilai-nilai positif budaya sekolah.
PERBEDAAN PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN INDEX CARD MATCH DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 4 SD YANG DITINJAU DARI HASIL BELAJARNYA Aprilian Wahyu Hartina
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.716 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Tematik siswa kelas 4 di SD Gugus Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran menggunakan model Make A Match dan Index Card Match. Penelitian dilakukan pada SD Gugus Ki Hajar Dewantara pada tanggal 12 sampai 21 Maret 2018. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuasi eksperimen. Instrumen pengumpulan data menggunakan instrumen soal tes yang telah dilakukan uji reliabilitas dan validitas item soalnya. Hasil uji hipotesisi menggunakan uji Ancova pada muatan IPA 1,570 taraf signifikansi atau probabilitas 0,214, pada muatan Bahasa Indonesia F hitung 0,334 taraf signifikansi atau probabilitas 0,565. Oleh karena 0,214 dan 0,565 > 0,005 maka H0 diterima dan Ha ditolak. Maknanya hasil belajar menggunakan model Index Card Match tidak lebih tinggi secara signifikan dibandingkan model pembelajaran Make A Match. simpulan tersebut didukung temuan rerata Make A Match dalam muatan IPA sebesar 82,44 dan muatan Bahasa Indonesia sebesar 76,17 dan Index Card Match pada muatan IPA sebesar 76,08 dan muatan Bahasa Indonesia sebesar 76,03. Artinya pemberian perlakuan dengan model Index Card Match tidak lebih tinggi secara signifikan dari model Make A Match. Dari simpulan penelitian ini disarankan agar para guru SD menggunakan model pembelajaran Make A Match.
Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Berbasis Android “Kisah TAYA” untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD Magdalena Dewi Kusumawati; Mawardi Mawardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): January - April
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.1.2021.558

Abstract

To answer the situation in Indonesia and the challenges of 21st century education, this study aims to develop an interactive thematic learning media based on the Android-based Kisah TAYA to improve learning outcomes for students in grade VI SD. The research used is a type of research development or R&D. The subjects of this study were students of grade VI elementary school, but the research only stopped until the expert test and did not practice using the media in the field. This research instrument is in the form of validation sheets for material experts, media experts, and learning design experts. After the validation test was carried out, the results of the material expert validation obtained a score of 75% and was included in the high category. The results of the validation of the instructional media expert obtained a score of 84.2% and it was included in the very high category. And the results of the validation of learning media obtained a score of 81.9% and were included in the very high category. And the conclusion from the results of these categories can be stated that the thematic interactive learning media based on the Android-based TAYA Story is suitable to use.
Co-Authors Ade Iriani Ade Iriani Adetya Suryanti Adi Winanto Adila Putri Kurnia Sari Adrisal Kaliongga Agil Kurniawati Agnes Monika Deviananda Agustina Tyas Asri Hardini Alawi, Zamzam Mugni Alexander Kismanto Utomo Almahdi, Achmad Arif Andreas Angely, Gabriela Afra Anzaikhan, M. Arinda Octaviani, Theresia Asuan, Asuan Atalya Agustin, Atalya Avisca, Keke Citra Wahyu Ayu Laksita Bambang Ismanto Bambang Suteng Sulasmono Dani Kusuma Dewi Rianingsih Dewi Siswanti Putri Dewi, Eva Eliftyana Diah Edwin Gustia Diah Eka Pratiwi Dian Kurniawati Dina Indriyani Diyas Sri Widiastuti Dwi Anjani, Gita Dwikurnaningsing, Yari Elisabeth, Esra Emaculata, Natalia Inggit Fahri , Tengku Muhammad Febditya Aji Wijaya Fidelis Ventista Firosalia Kristin Fitria Intan Pramudi Wardani Fitriana Niningtyas Utami Fransiska Ayuka Putri Pradana Friska Andriani Gamaliel Septian Airlanda Ginting, Ribka Grace Kartika Purnama Gustina Dwi Suryaningrum Halani Felda Sunbanu Halimah . Hanifah Kusumawati, Hanifah Hanita Yulia Hartini Haritani Herlina Kasih Intan Permata Ihsan Purwantoro Iklas Supriyanto Indi Huliana Indra Kartika Sari Indri Anugraheni Intan Permata, Herlina Kasih Ira Ainur Rohmah Julianti Irwanto, Muhammad Istiningsih, Anif Itsna Kharisma Junita Junita Karmila, Bella Khoeriyah, Ni'matul Kris Nurtyas Tuti Krisma Widi Wardani Kristianti, Yuni Laksita, Ayu Latisma Dj Lia Harum Sari Listyani Listyani Lunaria Nastiti Lusy Andriyani M. Ikhsan Tanggok Magdalena Dewi Kusumawati Maria Fransisca Andanti Maria Veni Wijayanti Mariati Mariati Marinu Waruwu Maulina Zaidatul Ma’rifah Merlin Ester Etty Lova Misla Misla Muhamad Surya Hamdani Muhammad Iqbal Maruf Muhammad Syaiful Hakim Muti’atus Sa’adah Naela Sabilatul Khoiriyah Nanda Afrita Hagi Natalia Inggit Emaculata Ningsih, Endah Rahayu Nugroho, Agung Sapto Nugroho, Christopher Dean Arfie Nuning Setyowati One Teladaningsih Palupi, Ester Sekar Pamungkas, Dewi Praja, Rihandika Adi Pratiwi, Diah Eka Puspitawati, Yayuk Retno Triningsih Ria Rapina Dodent Rida, Rizkha Rika Damayanti Rika Damayanti Rismaerista Rini, Rismaerista Ristu Nursanti Rivaldo, Allan Rizky Aprilia Rakhmawati Rohanda Rohanda, Rohanda Rony, Zahara Tussoleha Saadah, Mutiatus Sara Puspitaning Tyas Saslina, Tri Sindi Riana Devi Siregar, Zufri Hasrudy Siti Hanifa Ari Utami Sofiyana Rizki Sriwijayanti Dhewi Sariastuti Subhani, Armin - Suhandi Astuti Sunbanu, Halani Felda Supriyanto, Iklas Theo Hendratta Putra Theresia Sri Rahayu Tisia Selvy Fynata Toni Hidayat Tri Lestari Tri Septianing Wardanti Tuti, Kris Nurtyas Ulya Setya Ningsih Veronika Heny Priska Vidya Fauzia Utami Wahyu Rizaldi Wahyu Susilo Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widhaningsih, Lidyaa Widiastui, Agnesia Maya Kurnia Widya Larasati Wijayanti, Maria Veni Wikanti, Yunda Arumi Yahya Kristanto Yan Soma Kasih Yan Soma Kasih Yari Dwikurnaningsih Yari Dwikurnaningsing Yayi Suryo Prabandari Yoga Tri Nugraha Yonathan Daniel Sampe Bangun Yulia Sri Utami Yuniawardani, Vanny Yunita Indriani Zoromi, Marta Rita