Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Bermain Pura-Pura (Pretend Play) Terhadap Sikap Tanggung Jawab Anak Kelompok B Tk Rizani Putra Kecamatan Jambi Luar Kota Salsabila, Salsabila; Muazzomi, Nyimas; Hasni, Uswatul
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.1816

Abstract

Seseorang dikatakan bertanggung jawab apabila mampu melakukan semua tugas dan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Tanggung jawab juga berarti siap menanggung segala resiko atas perbuatannya sendiri. Oleh karena itu, dengan mengajarkan tanggung jawab mulai dini kepada anak-anak dapat menumbuhkan rasa sikap kedisiplinan dan tanggung jawab yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain pura-pura (pretend play) terhadap sikap tanggung jawab anak kelompok B TK Rizani Putra Kecamatan Jambi Luar Kota. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan bentuk One Grup Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini yaitu 15 anak pada kelompok B. Teknik pengambilan data sampel menggunakan metode total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi nonparticipant. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan lembar observasi sebagai instrumen penelitian yang telah di uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan Paired Samples Test. Hasil dari analisis data menggunakan pengujian hipotesis uji-t Paired Samples Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sikap tanggung jawab anak kelompok B TK Rizani Putra Kecamatan Jambi Luar Kota pada data pre test dan post test. Untuk melihat berapa besar pengaruhnya, dapat diketahui dengan perhitungan effect size menggunakan rumus cohen’s, besarnya pengaruh penggunaan metode bermain pura-pura (pretend play) terhadap sikap tanggung jawab anak kelompok B TK Rizani Putra Kecamatan Jambi Luar Kota sebesar 2,16. Hasil tersebut di dalam tabel kriteria interpretasi nilai cohen’s termasuk kategori yang berefek kuat (strong effect) terhadap peningkatan sikap tanggung jawab anak kelompok B. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa penggunaan metode bermain pura-pura (pretend play) berpengaruh positif terhadap sikap tanggung jawab anak kelompok B TK Rizani Putra Kecamatan Jambi Luar Kota.
Pengaruh Permainan Bowling Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan pada Anak di Kelompok B2 TK Rizani Putra Mazaya, Zea; Amanda, Rizki Surya; Muazzomi, Nyimas
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.1835

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan hasil pengamatan peneliti di lapangan yang menunjukkan bahwa anak pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung kemampuan mengenal konsep bilangan beberapa anak belum terlihat berkembang dengan baik. Terlihat pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung ada beberapa anak masih mengalami kesulitan yang dimana anak acap kali melompat bilangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh permainan bowling terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain yang dipakai adalah Pre-Eksperimental Design dengan bentuk One Group Pretest Posttest Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Sampling Purposive, dengan jumlah sampel 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan teknik uji instrumen menggunakan uji validitas. Uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis yang menggunakan uji t, merupakan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai skor pre-test dan post-test, dimana hasil pre-test yang diperoleh 5,53 dan post-test 9,53. Hasil tersebut didasarkan dari analisis data yang telah dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t test (uji t). Analisis ini diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan pada penerapan permainan bowling terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B2 di TK Rizani Putra tahun ajaran 2023/2024.
Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Karakter Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Di TK IT Fania Salsabila Barokah Jambi Imah, Anna; Muazzomi, Nyimas; Harianja, Sri Indriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter kepercayaan diri merupakan karakter yang harus ditanamkan sejak dini, namun peneliti masih menemukan beberapa anak usia 5-6 tahun memiliki kepercayaan diri yang rendah, hal ini ditandai dengan tidak tercapainya indikator kepercayaan diri. Faktor yang diduga penyebab rendahnya kepercayaan diri yang terjadi pada anak yaitu kurangnya dukungan dari lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan karakter kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kurangnya kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun bukan disebabkan oleh lingkungan sekolah yang kurang mendukung, karena guru di TK tersebut telah menerapkan berbagai strategi untuk menanamkan karakter kepercayaan diri yaitu, menggunakan pembelajaran aktif dan kreatif, menggunakan pembiasaan pada anak, melatih interaksi sosial pada anak, dan memberikan reward pada anak
PENGARUH MEDIA PAPER DOLL TERHADAP PENGETAHUAN SEKSUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NURUL KHOIR KOTA JAMBI Dyas Chici Kanora; Nyimas Muazzomi; Sri Indriani Harianja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.39770

Abstract

Sexual knowledge in early childhood is an essential aspect of children’s development, particularly in fostering awareness of the body and personal boundaries. However, sexual education for young children is often perceived as a taboo topic and is not always delivered using learning media that align with children’s developmental characteristics. This study aimed to examine the effect of paper doll media on the sexual knowledge of children aged 5–6 years at TK Nurul Khoir, Jambi City. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one group pretest–posttest model. The research participants consisted of 17 children aged 5–6 years. Data were collected through observation using a validated sexual knowledge observation sheet and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and a paired sample t-test. The results showed an increase in the mean score of children’s sexual knowledge from 17.706 in the pretest to 29.647 in the posttest, with a mean difference of 11.941. The paired sample t-test revealed a calculated t value of 36.608, which was higher than the t table value of 2.131, indicating that the use of paper doll media had a positive and significant effect on early childhood sexual knowledge. These findings suggest that paper doll media, which are concrete, visual, and role-play–based, are effective learning tools for introducing sexual knowledge to young children in an age-appropriate and developmentally suitable manner.
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP TANGGUNG JAWAB PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK RIZANI PUTRA MUARO JAMBI Marsella Herliana Putri; Nyimas Muazzomi; Winda Sherly Utami
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40669

Abstract

The development of responsibility as a character trait in early childhood is a crucial aspect of personality and social attitude formation. However, in practice, children’s responsibility has not yet developed optimally due to learning activities that tend to be teacher-centered and provide limited opportunities for active involvement. This study aimed to examine the effect of the project method on the responsibility of children aged 5–6 years at TK Rizani Putra. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The research subjects consisted of 17 children from group B. Data were collected using an observation instrument measuring children’s responsibility based on early childhood social-emotional development indicators. Data analysis was conducted using descriptive statistics, a normality test with the Shapiro–Wilk test, and hypothesis testing using a paired sample t-test. The results showed that the mean responsibility score increased from 17.25 in the pretest to 24.82 in the posttest. The normality test indicated that the data were normally distributed, meeting the assumptions for parametric analysis. Furthermore, the results of the paired sample t-test revealed a significant difference between children’s responsibility scores before and after the implementation of the project method. These findings indicate that the project method has a significant effect on improving responsibility in early childhood. Therefore, the project method can be considered an effective alternative learning strategy for developing responsibility character in early childhood education.
PENGARUH MEDIA PUZZLE DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERMATA INSANI ISLAMIC SCHOOL KOTA JAMBI Salsabilla, Ririn; Muazzomi, Nyimas; Sherly Utami, Winda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13327

Abstract

This study was motivated by observations indicating problems in children’s visual-spatial abilities. Out of 10 children in group B3, 8 were found to have low visual-spatial skills, which may hinder their future development. The purpose of this study was to determine the effect of digital puzzle media on the visual-spatial abilities of children aged 5–6 years at TK Permata Insani Islamic School, Jambi City. The research used a pre-experimental method with a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 10 children selected through simple random sampling from a population of 33 children. Data were collected through observation and documentation using validated instruments, and analyzed using normality, homogeneity, and paired samples t-test. The results showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that digital puzzle media had a positive effect on children’s visual-spatial abilities. The effect size was 6.33, categorized as a very strong effect. Therefore, digital puzzle media is effective in improving the visual-spatial abilities of children aged 5–6 years.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN Rabi’atululiah Rabi’atululiah; Nyimas Muazzomi; Akhmad Fikri Rosyadi
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di TK Anggrek bahwa keterampilan berbicara anak belum optimal. Anak masih kesulitan dalam merangkai kata-kata dan belum mampu untuk menjawab serta menceritakan kembali isi cerita yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana keterampilan berbicara anak dalam merangkai kata-kata melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi kelas B di TK Anggrek. Berdasarkan hasil setelah melaksanakan indikator menjawab pertanyaan yang lebih kompleks berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 83%. Indikator menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator berkomunikasi secara lisan, memiliki perbendaharaan kata, serta simbol- simbol untuk persiapan menulis dan berhitung berada pada tingkatan “Sedang” dengan capaian sebesar 76%. Indikator menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat, predikat, keterangan) berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator memiliki lebih banyak kata- kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator melanjutkan sebuah cerita atau dongeng yang telah didengarkan berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator menunjukan pemahaman konsep-konsep dalam buku cerita berada pada tingkatan “tinggi” dengan capaian sebesar 90%. Dapat disimpulkan bahwa analisis keterampilan berbicara anak Usia 5-6 tahun melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan di TK Anggrek desa Pematang Gadung Kecamatan Mersam secara umum berada pada kategori “Tinggi” dengan berdasarkan persentase hasil sebaran angket mencapai 86%. Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, Metode Bercerita
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN Rabi’atululiah Rabi’atululiah; Nyimas Muazzomi; Akhmad Fikri Rosyadi
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.1792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di TK Anggrek bahwa keterampilan berbicara anak belum optimal. Anak masih kesulitan dalam merangkai kata-kata dan belum mampu untuk menjawab serta menceritakan kembali isi cerita yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana keterampilan berbicara anak dalam merangkai kata-kata melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi kelas B di TK Anggrek. Berdasarkan hasil setelah melaksanakan indikator menjawab pertanyaan yang lebih kompleks berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 83%. Indikator menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator berkomunikasi secara lisan, memiliki perbendaharaan kata, serta simbol- simbol untuk persiapan menulis dan berhitung berada pada tingkatan “Sedang” dengan capaian sebesar 76%. Indikator menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat, predikat, keterangan) berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator memiliki lebih banyak kata- kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator melanjutkan sebuah cerita atau dongeng yang telah didengarkan berada pada tingkatan “Tinggi” dengan capaian sebesar 85%. Indikator menunjukan pemahaman konsep-konsep dalam buku cerita berada pada tingkatan “tinggi” dengan capaian sebesar 90%. Dapat disimpulkan bahwa analisis keterampilan berbicara anak Usia 5-6 tahun melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan di TK Anggrek desa Pematang Gadung Kecamatan Mersam secara umum berada pada kategori “Tinggi” dengan berdasarkan persentase hasil sebaran angket mencapai 86%. Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, Metode Bercerita
EFEKTIVITAS MEDIA FLASHCARD HURUF BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN HURUF ABJAD PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI II KOTA JAMBI Dini Sanita; Nyimas Muazzomi; Sri Indriani Harianja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60447

Abstract

Alphabet recognition is a fundamental component of early literacy development in early childhood. However, many children still experience difficulties in identifying letter names, recognizing letter symbols, and associating letters with their initial sounds. These challenges indicate the need for innovative learning media that can enhance children's engagement and understanding during the learning process. This study aimed to examine the effectiveness of technology-based flashcard media in improving alphabet recognition skills among Group B children at TK Pertiwi II Jambi City. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One-Group Pretest–Posttest Design. The participants consisted of 11 children from Group B (Jeruk Class), who received instruction using technology-based alphabet flashcards over six learning sessions. Data were collected through alphabet recognition tests administered before and after the intervention. The data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and the Paired Sample t-Test with the assistance of SPSS software. The findings revealed that the mean pre-test score for alphabet recognition was 12.45 (52% of the ideal score), which increased to 21.73 (91%) in the post-test, representing an improvement of 9.27 points. The Paired Sample t-Test yielded a t value of −24.176 with a significance level of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores. These findings demonstrate that technology-based flashcard media are effective in significantly improving alphabet recognition skills among children aged 5–6 years at TK Pertiwi II Jambi City. Therefore, this learning medium has the potential to serve as an effective instructional tool for supporting early literacy development in early childhood education.