Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS NELAYAN KOTA CIREBON Muharry, Andy; Kumalasari, Isti; Dewi, Eka Rosmayanti
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 1 No. 1 (2017): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v1i1.41

Abstract

AbstrakBalita merupakan kelompok usia yang memerlukan asupan gizi yang cukup baik karena pada masa ini terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Kekurangan gizi pada masa ini akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan. Beberapa faktor yang terkait dengan status gizi balita yaitu kondisi sosial ekonomi, pendidikan ibu, jumlah anak dan pengetahuan ibu. Adapun prevalensi gizi kurang di wilayah kerja Puseksmas Nelayan lebih tinggi dari rata-rata prevalensi gizi kurang di Kota Cirebon yaitu sebesar 10,9%. Tujuan penelitian yaitu menganalisis faktor yang mempengaruhi status gizi balita usia 12-24 tahun. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah balita usia 12-24 bulan. Sampel berjumlah 93 orang diambil dengan teknik  proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariabel, bivariabel dan multivariabel. Hasil analisis dengan chi square didapatkan variabel yang hubungan dengan status gizi balita yaitu pengetahuan ibu (p=0,003; OR=3,68) pendapatan keluarga (p=0,003; OR=3,702). Faktor yang paling berpengaruh terhadap status gizi balita yaitu keaktifan posyandu. Pengetahuan ibu yang kurang tentang gizi balita, pendapatan keluarga yang rendah dan keaktifan posyandu yang tidak aktif merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi balita usia 12-24 bulan. Ibu agar tetap aktif mebawa balita ke posyandu dan meningkatkan pengetahuan tentang gizi balita. Kata kunci: pengetahuan, pendapatan keluarga,  keaktifan posyandu, status gizi, balita AbstractToddlers are the age group that needs a good enough nutritional intake because there is a process of growth and development very rapidly. Malnutrition will lead to failure of physical growth and development of intelligence. Several factors related to the nutritional status of toddlers are socio-economic conditions, maternal education, number of children and mother's knowledge. The prevalence of less nutrition in the working area of Nelayan Public Health Centers is higher than the average prevalence of malnutrition in Cirebon City. The purpose of this research to analyze  factors that influence the nutritional status of toddlers. This research uses analytic design with cross sectional approach. The population is children aged 12-24 months. A sample of 93 people was taken with proportional random sampling technique. The research instrument is a questionnaire. Data were analized by univariable, bivariable and multivariable. The result showed that the correlation between nutrition status of toddler was maternal knowledge (p = 0,003; OR = 3,68), family income (p = 0,003; OR = 3,702). The most influential factor on the nutritional status of toddlers is the activeness of posyandu.  Mother to remain active to bring toddlers to posyandu and improve knowledge about child nutrition. Keywords: knowledge, family income, activeness of posyandu, nutritional status, toddler 
Knowledge, Perception, and Binge Eating in Relation to Adolescent Obesity in Tasikmalaya Regency Muharry, Andy; Laferani, Yuni; Yogaswara, Dadan; Fazrianti, Kharisma Nurul; Tyas Nugrahaeni, Meita
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/39y46447

Abstract

Latar Belakang: Obesitas yang sebelumnya lebih banyak ditemui di negara maju, kini justru menunjukkan laju peningkatan tertinggi di negara berpendapatan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Prevalensi kondisi kelebihan berat badan dan obesitas pada remaja Indonesia mencapai satu dari tujuh individu, dengan dampak kesehatan serius seperti gangguan pernapasan, hipertensi, hingga masalah psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan yang paling dominan terhadap obesitas pada kelompok remaja.Metode: Desain penelitian yang diterapkan adalah cross sectional dengan melibatkan 150 sampel remaja. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner dan pengukuran antropometri, selanjutnya melalui tahap cleaning dan koding. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda.Hasil: Analisis data mengungkapkan bahwa remaja dengan tingkat pengetahuan gizi yang rendah memiliki kecenderungan mengalami obesitas 2,9 kali lebih besar (p=0,006). Sementara itu, perilaku binge eating meningkatkan risiko obesitas sebesar 2,7 kali (p=0,046). Hasil analisis multivariat memperlihatkan bahwa pengetahuan merupakan prediktor paling dominan terhadap kejadian obesitas (OR=2,8; p=0,005).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pengetahuan gizi dan perilaku binge eating merupakan faktor yang berhubungan terhadap peningkatan risiko obesitas pada remaja. Diharapkan sekolah dapat meningkatkan program edukasi gizi melalui penyuluhan atau masuk kedalam kurikulum.
The Level of Knowledge and Participation of Lestari Waste Bank and Sugema Waste Bank Annashr, Nissa Noor; Muharry, Andy; Yogaswara, Dadan; Rahim, Adzillah Himayati; Ardaya, Putri Maulidiani; Nifiyanti, Useu
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1286

Abstract

Lestari Waste Bank was founded in 2022 and started operating in January 2023, located in Tamanjaya Village, Tasikmalaya City and is not yet registered as an active waste bank. One of the waste banks that is active in Tasikmalaya City is the Sugema Waste Bank. The aim of this research was to analyze differences in the level of knowledge and participation among customers of Lestari Waste Bank and Sugema Waste Bank. This research used a cross sectional design. The population was all Lestari Waste Bank customers, totaling 44 people and all customers of Sugema Waste Bank, totaling 110 people. The sampling technique used total sampling for Lestari Waste Bank customers. Meanwhile, simple random sampling was used for Sugema Waste Bank customers, involving 95 people. The independent variable was the type of waste bank. The dependent variables were knowledge and level of customer participation. Data were collected through an interview process with a questionnaire instrument. Data analysis was carried out using univariate and bivariate analysis. Differences in mean of knowledge were analyzed using the Mann-Whitney test. Differences in customer participation levels were analyzed using the chi-square test. The results of the research showed that there was a difference in the mean knowledge of Sugema Waste Bank and Lestari Waste Bank customers (p value <0,05). There was a significant relationship between the type of waste bank and the level of customer participation (p-value <0,05). The conclusion obtained was that the knowledge and level of participation Sugema Waste Bank customers were better than Lestari Waste Bank customers.
Co-Authors 'Aisy, Bilqiis Rihhadatul Aditria , Dea Agustin, Sherli Rizcikal Agustin, Sifa Aini, Nira Qurrotul Amalia, Reva Angelina, Calista Anisa, Ismi Tasya Anita Rahmawati Annashr, Nissa Noor Ardaya, Putri Maulidiani Arfad , Muhammad Ziyan Arianti, Aprila Arnetta Putri, Mela Arrahman, Wulandary A’idah Assyifa, Nabila Asyi Zamilah, Apipah Rohadatul Aurellia Musharyati, Syofiqoh Azzahra, Raisha Bachri, Affri Maulana Damayanti, Sintia Dewi, Eka Rosmayanti Dewi, Eka Rosmayanti Dewi, Hermalia Sukma Dewi, Shelly Putrianti Dwi Andini , Alia Dwihayati, Aat Dwiyanti, Nila Sari Elpara Dika, Nidya Fadila, Della Fadilah, Yulis Ramdhan Fauziah, Rivania Rachma Fazrianti, Kharisma Nurul FEBRIANI, ANISA Fitri Kurnia Rahim Fitriani, Ninda Aulia Hadi Pratiwi , Mutia Handriani , Rini Hanifa, Siti Sarah Hanifah, Salma Huriyah, N Dila Husnunisa Husni, Abi Icca Stella Amalia Iseu Siti Aisyah Jannah, Tya Raudotul Jauza, Rafila Khaira Ayuning Putri, Serzia Khairunnisa, Natasya Khoerunisa, Agni Khoerunisa, Nisa Khumairoh KOMALASARI, RINI Kumalasari, Isti Laksmini, Puji Lestari, Ajeng Suci Lubis , Adella Silvany Martin Jeremy, Joel Guruh Mohammad Hakimi Mubina Ts, M Fathan Muhammad Yusuf Muslimin, Zenia Erlene Tommy Neni, Neni Nifiyanti, Useu Nindia Putri, Anisa Noorikhsan, Faisal Fadilla Nugrahaeni, Meita Tyas Nuraeni, Sheni Nurhasanah , Nenih Nurlatifah, Diva Nurlela, Arni Nurofiat , Anuy Nurohman, Taufik Oktaviani, Ersya Sri Oktaviona Putri, Ega Pemiliani, Kamelia Pratama, Ruli Mulya Pulungan , Syalsabila Putri Insani, Defira Salwa Putri, Salma Aulia Rahim, Adzillah Himayati Rahman, Sahrul Rahmat, Ajeng Sofiyanti Rahmat, Ilma Amaliyyah Rahmawati, Aimawar Rahmawati, Syifa Rahmayani, Gina Ramadhani, Aini Syarah Rifkiyandi, Muhammad Rifan Rodia, Silvi Roja, Elva Na’imatu Rosidi Alfariza , Mochamad Nizar Salma, Ninda Salsabila , Nazwa Salsabila, Analisa Sathiah N. A., Siti Faridah Setiabudi, Azmi Shahla, Alzena Kevina Sugistiani, Alfiana Sumartini, Yeni Syaida Rahman , Malwa Aulia Taofik, Herlan Ulhaq, Ratu Dhia Utami, Raisa Azkia Wahidah, Syifa Nurlaeli Wahyuni, Budi Widiawati, Windi Widjaya, Tasya Efrilia Windari, Ageng Sri Windianti, Septiani Tri Wulandari, Annisa Try Yogaswara, Dadan Yuliandani, Euis Tiara Yuni Laferani Zahirah, Ghefira