Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Buah Nangka Sebagai Subtitusi Gula Dan Lemak Nabati Pada Mousse 2019 Dika Dwi Panji; Vany Octaviany; Dendi Gusnadi
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang penggunaan buah dan biji nangka dalam pembuatan mousse. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingkat produktivitas buah nangka yang semakin menurun. Pada umumnya buah nangka yang dikonsumsi hanya buahnya saja, sehingga terjadi penumpukan biji buah nangka sebagai limbah pangan yang dapat dikonsumsi. Selain itu pada biji buah nangka terdapat nilai gizi diantaranya berupa karbohidrat, lemak, dan gula. Buah Nangka biasanya digunakan pada produk dessert sebagai penambah perisa dan aroma. Sebagai limbah pangan yang memiliki kandungan gizi yang bisa dimanfaatkan, maka dari itu penulis melakukan penelitian dengan memanfaatkan buah nangka sebagai subtitusi gula dan lemak nabati pada produk mousse. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) pada produk makanan dan dilakukan uji daya terima konsumen dengan cara menyebar kuisioner untuk uji organoleptik kepada 100 panelis dari berbagai bidang profesi yang berbeda. Hasil dari pengujian ini didapatkan perbandingan formulasi resep dengan menggunakan 50% White Chocolate, 50% Biji Buah Nangka, dan 100% Daging Buah Nangka. Sehingga, produk dapat diterima oleh kalangan masyarakat, terutama masyarakat program Healthy Life Style. Setelah dilakukan uji gizi pada produk mousse dengan memanfaatkan buah nangka sebagai subtitusi gula dan lemak nabati, terdapat kandungan gizi gula, lemak, dan karbohidrat yang sangat rendah, meskipun dari segi ekonomis sedikit mahal dibanding dengan produk mousse pada umumnya. Kata Kunci : Pemanfaatan Buah Nangka, Mousse Nangka, Subtitusi Gula dan Lemak Nabati
Inovasi Butter Cookies Berbasis Tape Singkong Sebagai Pengganti Gula, 2019 Mutia Nurzeha Syawalani; Nurlena Nurlena; Dendi Gusnadi
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan tapai singkong sebagai bahan pengganti gula pada produk butter cookies. Penelitian ini dilatar belakangi oleh menurunnya eksistensi tapai singkong sebagai oleh-oleh khas dari Jawa Barat dan menjadi sebuah alternatif bagi para penderita diabetes dan kencing manis untuk tetap bisa mengkonsumsi camilan cookies tanpa perlu khawatir dengan kandungan gula yang lebih rendah daripada gula halus biasa, serta banyaknya manfaat yang terkandung di dalam tapai singkong dalam segi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan formulasi resep butter cookies berbasis tapai singkong sebagai pengganti gula dengan melakukan proses creaming method, dan uji daya terima konsumen terhadap produk butter cookies ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode research and development dan dilakukan uji daya terima konsumen dengan cara uji organoleptik kepada 100 orang konsumen dengan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan formulasi resep yang sesuai untuk butter cookies berbasis tapai singkong sebagai pengganti gula yaitu 200gr margarine, 200gr butter, 400gr tapai singkong, 100gr susu bubuk, 300gr terigu protein rendah, 100gr almond powder, 100gr maizena, 100gr raisin. Untuk uji daya terima konsumen dengan nilai skala 4-5 yaitu suka sampai dengan sangat suka, dengan memperoleh persentase rata-rata sebesar 63,4% . Maka butter cookies berbasis tapai singkong sebagai pengganti gula dapat diterima dan di konsumsi oleh konsumen. Sesuai dengan hasil uji gizi yang diperoleh butter cookies berbasis tapai singkong sebagai pengganti gula ini memperoleh sejumlah hasil gizi yakni 48,46% karbohidrat, 8,82% Lemak dan 26,98% gula. Kata Kunci : Patiseri, Butter Cookies, Tapai Singkong ABSTRACT This research is discussing the use of Fermented Cassava as a sugar substitute ingredients in butter cookies. This research was conducted because of the interest of people to bring Fermented Cassava as a souvenir from west java is decreased. Fermented Cassava is an alternative of sugar subtitute for people who have diabetes. They can still be able to consume cookies without worrying about the sugar content in them. Fermented Cassava is also have a lot of nutrition that good for human body. The purpose of this research is to find a good formulation of butter cookies recipe using Fermented Cassava as a substitute for sugar with creaming method, and consumer acceptance test for butter cookies method. This research was conducted using the research and development method and consumer acceptance test was carried out by organoleptic testing to 50 consumers by distributing questionnaires.The result of the research showed that the recipe formulation suitable for fermented cassava based on butter cookies as a sugar substitute is 200 gram of margarine, 200 grams of butter, 400 grams of fermented cassava, 100 grams of powdered milk, 300 grams of low protein flour, 100 grams of almond powder, 100 grams cornstrach, 100 grams of raisin.The consumer acceptance test with a scale value of 4-5, by obtaining an average percentage is 63,4%. The Innovation of butter cookies based on fermented cassava as substitution for sugar obtained a number of nutritional results namely 48,46% carbohydrates, 8,82% fat and 26,98% sugar. Keywords: Pastry, Butter Cookies, Fermented Cassava
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA/I SMK YAYASAN ISLAM KOTA TASIKMALAYA MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING, PELATIHAN PEMBUATAN JELLY ART DAN PELATIHAN PENERAPAN TEKNOLOGI IOT DALAM SISTEM KEAMANAN DI SEPEDA MOTOR Fanni Husnul Hanifa; Widya Sastika; Sri Widaningsih; Dendi Gusnadi; Edwin Baharta; Riza Taufiq; Dwi Andi Numantris; Asep Mulyana; Unang Sunarya
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.469 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18430

Abstract

Diversifikasi produk Bakso Empal Genton dan Pemanfaatan E-Commerce untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah di Tengah Pandemi Covid 19 Rohmat Tulloh; Atik Novianti; Dendi Gusnadi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2470

Abstract

UMKM Sakinah, Cimahi City, West Java, as a partner in community service activities, is engaged in snack and preserved food products. However, there are two main problems faced. First, currently UMKM do not have superior products that can help increase sales turnover again. Second, the distribution of products affected by the COVID-19 pandemic. The marketing area for UMKM Sakinah's products is currently still around Bandung Raya, where sales are made directly and leave goods in other business places, such as cake shops or minimarkets. In the conditions of the COVID-19 pandemic, where many tourist attractions, schools, offices and shops were closed causing sales to drop drastically. The solution to overcome this problem is to diversify the products produced by UMKM by providing training on making new research products in the form of instant Bakso Empal Gentong (Baktong) until they are ready to be marketed. The second is product marketing through e-commerce methods in the form of website creation and the use of online marketplaces to expand the market. This community service activity has been able to produce a new superior product that has passed the laboratory test process, market test and is proven to be able to increase sales turnover in the short term. The use of e-commerce has proven to be able to expand the market for UMKM Sakinah products. UMKM Sakinah Kota Cimahi Jawa Barat sebagai mitra kegiatan pengabdian masyarakat bergerak di bidang produk makanan ringan dan awetan. Namun ada dua permasalahan utama yang dihadapi. Pertama, saat ini UMKM belum memiliki produk unggulan yang dapat membantu meningkatkan kembali omset penjualan. Kedua, pendistribusian produk terdampak pandemi COVID 19. Area pemasaran produk UMKM Sakinah saat ini masih di sekitar Bandung Raya, di mana penjualan dilakukan secara langsung dan menitipkan barang di tempat usaha lainnya misalkan toko kue atau minimarket. Pada kondisi pandemi COVID 19, di mana banyak tempat wisata, sekolah, kantor dan toko yang tutup menyebabkan penjualan menurun drastis. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan diversifikasi produk yang dihasilkan oleh UMKM dengan cara memberikan pelatihan pembuatan produk baru hasil penelitian berupa Bakso Empal Gentong (Baktong) instan hingga siap untuk dipasarkan. Kedua adalah pemasaran produk melalui metode e-commerce berupa pembuatan website dan pemanfaatan online marketplace untuk memperluas pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sudah dapat menghasilkan satu produk unggulan baru yang sudah melewati proses uji laboratorium, uji pasar dan terbukti mampu meningkatkan omset penjualan dalam jangka pendek. Pemanfaatan e-commerce terbukti mampu memperluas pasar produk-produk UMKM Sakinah.
Penggunaan Bubuk Matcha Sebagai Bahan Tambahan Flourless Sponge Cake Firyal Adinda Gildaf H; Dendi Gusnadi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3005

Abstract

Masyarakat Indonesia mulai sadar akan pola hidup sehat dari makanan yang dikonsumsi dengan memperhatikan bahan yang digunakan, maka penulis memiliki sebuah ide dan gagasan. Penulis berinovasi membuat flourless sponge cake dengan menggunakan bubuk matcha sebagai bahan tambahan. Bubuk matcha berasal dari daun teh hijau yang mengalami proses pengeringan dan penguapan kemudian ditumbuk halus. Daun teh hijau sendiri memiliki banyak manfaat seperti menurunkan berat badan, mencegah diabetes, meningkatkan kualitas tidur, sebagai antioksidan, anti stress, dan lain sebagainya. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen. Pendekatan ini memenuhi persyaratan untuk menguji hubungan sebab akibat. Penulis menggunakan penelitian eksperimental, yang merupakan pendekatan yang paling efektif untuk mengungapkan sebab akibat. Penelitian dilakukan dengan memperlakukan subjek dengan strategi, metode, dan teknik. Hasil penelitian yang penulis lakukan adalah inovasi flourless sponge cake dengan menggunakan bubuk matcha sebagai bahan tambahan. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan menghasilkan formulasi resep flourless sponge cake dengan bubuk matcha sebagai bahan tambahan, dan menghasilkan produk kue yang lebih sehat untuk di konsumsi sebagai alternatif makanan sehat.
Inovasi Klappertart Berbasis Talas Vellen Rasya Zulsa Adani; Dendi Gusnadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2702

Abstract

Penelitian ini membahas tentang inovasi klappertart berbasis talas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat produksi talas yang cukup tinggi, sehingga penulis ingin membuat inovasi baru agar dapat menampilkan khas baru dari Bogor untuk menaikkan eksistensi talas sebagai oleh-oleh khas Jawa Barat dan juga untuk mengembangkan variasi baru dari produk klappertart yang memanfaatkan talas sebagai bahan dasarnya. Klappertart adalah salah satu kue atau makanan tradisional dari Indonesia tepatnya Manado, klappertart terkenal dengan rasa kelapanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan formulasi resep klappertart berbasis talas dengan melakukan proses all in one method dan uji daya terima konsumen terhadap produk klappertart. Pada penelitian kali ini, talas digunakan untuk subtitusi sebagian dari bahan-bahan klappertart. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan uji daya terima konsumen dengan menerapkan cara uji organoleptik kepada 100 orang konsumen dengan menyebarkan kuisioner. Pada rumusan masalah, akan menghasilkan resep klappertart berbasis talas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan industri makanan tradisional Indonesia, terutama pada variasi produk kue tradisional. Penggunaan talas sebagai bahan utama dapat menjadi alternatif bagi orang yang memiliki alergi terhadap kelapa maupun air kelapa.
Sistem Penyimpanan Bahan Perishable di Kitchen Resinda Hotel Karawang Salsadila Desti; Siti Zakiah; Dendi Gusnadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2867

Abstract

Dalam industri perhotelan, penyimpanan bahan makanan yang tepat sangat penting, terutama di bagian kitchen, yang menawarkan hidangan. Hotel bintang empat Resinda Karawang, yang terkenal dengan pelayanannya, menghadapi masalah besar terkait sistem penyimpanan bahan yang mudah rusak. Kualitas dan kebersihan bahan makanan yang disajikan di bagian kitchen sangat diperhatikan. Ketidakpuasan tamu dan kerusakan reputasi hotel disebabkan oleh bahan-bahan yang tidak segar dan berkualitas rendah. Faktor utama penyebab masalah ini adalah sistem penyimpanan yang tidak tepat. Sedikit ruang penyimpanan dan suhu ruangan yang tidak diatur dengan baik telah menyebabkan bahan makanan mudah rusak terabaikan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mencari tahu bagaimana proses penyimpanan bahan perishable di kitchen Resinda Hotel Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara yang dilakukan dengan para staff kitchen. Studi ini menunjukkan bahwa meningkatkan sistem penyimpanan bahan mudah rusak di kitchen section Resinda Hotel Karawang sangat penting untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. Evaluasi menyeluruh infrastruktur, manajemen, dan staf dapur sangat penting untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah. Diharapkan bahwa tim dapur dan ahli kebersihan makanan dapat bekerja sama untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar tertinggi dalam penyimpanan dan pengolahan makanan serta mengurangi jumlah limbah makanan dan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan melakukan perbaikan yang tepat, Resinda Hotel Karawang memiliki kemampuan untuk memberikan pengalaman kuliner yang luar biasa kepada tamunya dan memperkuat reputasinya dalam industri.
Persepsi Pelanggan terhadap Kualitas Produk Sarapan Pagi di Restoran Rancabango Hotel dan Resort Aliya Alasri Nurrochim; Siti Zakiah; Dendi Gusnadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2911

Abstract

Penelitian ini melatar belakangi penulis untuk tahu lebih lanjut terhadap pilihan sarapan yang tersedia di Restoran Rancabango Hotel & Resort. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap opini konsumen terhadap kualitas produk yang ditawarkan restoran Rancabango Hotel & Resort kepada pelanggannya. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, termasuk analisis uji validasi, reliabilitas, dan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara yang dilakukan pada responden yang merupakan tamu restoran Rancabango Hotels and Resort. Berdasar pada hasil kajian diatas dalam penelitian mengenai persepsi pelanggan terhadap kualitas produk sarapan pagi di Restoran Rancabango Hotel dan Resort  maka penulis menarik kesimpulan yaitu: (1) Pelanggan yang sarapan pagi di Restoran Rancabango Hotel dan Resort mayoritas adalah wanita berusia 20-30 tahun yang bekerja sebagai pegawai swasta dan pergi ke sana kurang dari 2 kali sebulan dan memiliki pendapatan 1-5 juta per bulan.  (2) Berdasarkan hasil wawancara dengan Head Executive Restoran Rancabango Hotel dan Resort, ada beberapa cara dari Restoran Rancabango Hotel dan Resort untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk sarapan pagi diantara lain adalah pemilihan kualitas bahan baku, pengaturan bahan baku, melakukan standarisasi resep pada semua produk, melakukan rotasi menu sarapan pagi, dan melakukan evaluasi menu.
Inovasi Rice Pudding Berbasis Alpukat Juni Enjelika Agave Manurung; Dendi Gusnadi; Umi Sumarsih
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan variasi baru dari puding nasi dengan menggunakan alpukat sebagai komponen utama, menghasilkan produk yang tidak hanya enak, tetapi juga memberikan manfaat nutrisi tambahan. Metode penelitian melibatkan pencarian literatur mengenai manfaat alpukat dan teknik pembuatan puding nasi, percobaan dalam menggabungkan bahan-bahan, serta evaluasi sensori untuk menilai cita rasa dan tekstur produk. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan rice pudding berbasis alpukat yang memiliki cita rasa eksklusif, serta tekstur yang lembut dan penampilan yang menarik secara visual. Evaluasi nutrisi mengungkapkan bahwa produk ini mengandung lemak sehat, serat, dan nutrisi penting lainnya yang berpotensi bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pencernaan. Penilaian sensori dilakukan dengan melibatkan panelis yang memberikan penilaian terhadap rasa, aroma, tekstur, dan tampilan visual produk. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan respons positif terhadap rice pudding berbasis alpukat yang dihasilkan.
PELATIHAN DIGITALPRENEURSHIP BAGI KOMUNITAS PERKUMPULAN PENGUSAHA KARSA MANDIRI (PPKM) KABUPATEN BANDUNG Vany Octaviany; Dendi Gusnadi; Donni Juni Priansa; Fanni Husnul Hanifa; Rennyta Yusiana; Riska Aprilina; Sampurno Wibowo; Sri Widaningsih
BINA CIPTA Vol 2 No 2 (2023): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v2i2.18

Abstract

Saat ini kita dihadapkan dengan era digital yang semakin berkembang. Penerapan digitalisasi dan teknologi informasi juga mencakup banyak aspek, salah satunya pada aspek ekonomi dan kewirausahaan. Saat ini aktivitas ekonomi telah banyak melibatkan platform digital guna menunjang pencapaian tujuan, misalkan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi bisnis dan menjaring networking. Sektor UMKM juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Hal tersebut juga didukung dengan adanya penerapan digitalisasi bagi sektor UMKM. Guna semakin meningkatkan harmonisasi dan kolaborasi kinerja dengan sinergi UMKM dan digitalisasi, maka di adakan pelatihan dengan menggandeng para pelaku UMKM. Pelatihan ini bertema Digitalpreneurship, guna pemberdayaan teknologi informasi bagi para pelaku UMKM. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat semakin meningkatkan literasi digital bagi para pelaku UMKM guna semakin meningkatkan pemberdayaan digitalisasi dan kesejahteraan masyarakat dalam aspek ekonomi dan kewirausahaan.
Co-Authors Aliya Alasri Nurrochim Amalia, Nurul Rizky Amar Bhisma Winata Asep Mulyana Astri Wulandari ATIK NOVIANTI Azahra, Fuza Azzahra, Aura Salsabila Baharta, Edwin Bambang Pudjoatmodjo Bethani Suryawardani Bijaksana Prabawa Dadan Nur Ramadan Dandy Marcelino Dandy Marcelino Dedi Mulyadi Dedy Rahman Wijaya Dika Dwi Pandji Dika Dwi Panji Dika Dwi Panji Donni Junipriansa Duniawati Dwi Andi Numantris Dwi Risky Dharius Eva Mardiyana Fanni Husnul Hanifa Fathurrachman, Dhia Firdaus Faturachman, Kalvin Meyva Firyal Adinda Gildaf H Ginting, Cici Diani Hasyim, Muhamad Ardi Nupi Hilman Fauzi, Hilman Intan Sabila Juni Enjelika Agave Manurung Khaerani, Aufalivia Zahira Kinantan, Muhammad Rafi Lanang, Farrellino Lestari, Silvia Novi Magdalena Karismariyanti Marcelino, Dandy Maulana, Dewi Sinta Meilisa, Dian Mochamad Trianto Muhammad Azka Ashidiq Mulyadi, Jeremy Novantius Mutia Nurzeha Syawalani Nanda Puspita, Azka Novianti, Shafana Nurlena Nurlena Pagiling Tangkelangi, Tri Rezky Anugrah Pangesthi Hening Hanugrahani Rabbani, Rahmi Rachmawati Tamara Rahmah, Adhisti Lutfiah Ratna Gema Maulida Ratna Wardani Ratu Ratna Mulyati Karsiwi Rennyta Yusiana Rickman Roedavan Riska Aprilina Riza Taufiq Rizki Yantami Arumsari ROHMAT TULLOH Salsadila Desti Sampurno Wibowo Siska Komala Sari Siti zakiah Sofian Juliansyah Sri Widaningsih Sumarsih, Umi Suryana H Achmad Suryana Suryana Syafina Putri Nisrina Syahilla, Siti Nurhayati Tamara, Rachmawati Tito Pandu Raharjo Trisdiantika, Shafa Adiza Umi Sumarsih Umi Sumarsih Unang Sunarya Vany Octaviany Vellen Rasya Zulsa Adani Widya Sastika Windy Stevani Siahaan Yusfira Rahma