Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI IDENTIFIKASI RELOKASI ATAU REKONSTRUKSI TEMPAT TINGGAL SEBAGAI SEBUAH PILIHAN PENANGANAN PASCA GEMPA CIANJUR 2022 BERBASIS PERSPEKTIF MASYARAKAT Doni Yusri; Agung Setiawan; Rabiatul Adwiyah; Heti Mulyati
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 10 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v10i2.48467

Abstract

Pada tanggal 21 November 2022 pukul 13:21:10 WIB, telah terjadi Gempa Bumi Cianjur. Episenter gempa berada pada koordinat 6,84 LS–107,05 dan kedalaman 11 km dengan magnitudo (M5,6). Sampai dengan tanggal 28 November 2022, pukul 07.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Gefosifika (BMKG) telah mencatat 297 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M4,2 dan terkecil M1,0. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 334 orang meninggal dunia, 1.000 orang cidera, 20 hilang, dan 58.000 orang mengungsi. Pasca gempa, terjadi perubahan kondisi bentangan alam. Berbagai sarana prasarana lingkungan termasuk infrastruktur mengalami kerusakan. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 150 responden diperoleh bahwa 75% responden memiliki rumahnya sendiri. Rata-rata bangunan yang terkena dampak memiliki luasan kurang dari 72 m2, sedangkan jalan utama 56% masih bisa dilalui. Saat terjadi gempa bumi masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam pengadaan air minum, dan kondisi persawahan sebagai lahan untuk mencari nafkah, warga hanya mengalami kerusakan sebesar 19% saja. Hasil signifikan lain terkait dengan kerusakan bangunan dan infrastruktur akibat Gempa Bumi Cianjur dirasakan tidak terlalu mengkhawatirkan. Sehingga diperoleh hasil bahwa ketidaksetujuan warga masyarakat terhadap relokasi mencapai 77%. Rekonstruksi dapat dilakukan apabila pada suatu lokasi tertentu di suatu wilayah memiliki ancaman risiko bencana skala kecil, periode ulang tidak terlalu sering, dan tingkat risiko tersebut masih dapat diminimalisir melalui sebuah kebijakan/pembangunan. Ketika pertimbangan nilai kerugian yang akan dirasakan oleh masyarakat jauh lebih besar maka relokasi menjadi alternatif terbaik.
Disclosure Integration of Lean Six Sigma Principles in Sustainable Supply Chain in Poultry Industry Ratna Yulia Kusumastuti; Heti Mulyati; Gendut Suprayitno
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 4 No 1 (2021): Sharia Economic: July, 2021
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v4i1.1706

Abstract

The poultry industry has been in the spotlight for its enormous potential economic development. However, poultry industry is still not implementing the concept of sustainability properly. There are still many wastes that have not been managed properly and there are still many problems in the supply chain that require more systematic handling. Many studies have shown that the implementation of Lean Six Sigma (LSS) and sustainability has positive results on the company's bottom line performance. This research tried to integrate the application of LSS principles and sustainability along the supply chain in the poultry industry in Indonesia. Data were collected from 4 listed poultry firms in Indonesia. The research method used SEM PLS with SmartPLS software. The results showed that supply chain security management system disclosure as the principle of LSS had a positive effect on the collaboration of supply chain disclosure and collaboration of supply chain disclosure had a positive effect on sustainability. The results also showed that risk management disclosure had a negative effect on the collaboration of supply chain disclosure and economic sustainability had a negative effect on environmental sustainability, but social sustainability had a positive effect on environmental sustainability. Based on the results of this study, there is a need to improve supply chain security management system and supply chain collaboration in order to advance sustainable poultry industry.
Analisis Kebijakan Ekonomi Pengembangan Pelabuhan di Provinsi Aceh Mandasari, Mandasari; Kusumastanto, Tridoyo; Mulyati, Heti
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 18, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Port development was becoming a major issue in promoting national and regional economic competitiveness. However, the development of public ports in Aceh province has not been significantly caused by low port economic activity. This research used Linear Programming, qualitative description, and Analytical Hierarchy Process method. The result showed the main economic policy of port development in Aceh Province was to developing economic growth centers in hinterland by developing sectors producing goods such as agriculture, forestry and fishery sector, mining and quarrying sector, and industrial sector. The another policy was strengthen connectivity port-hinterland logistics network by improving the quality connectivity infrastructure, enhancing cooperation between port operators with exporters and logistics service providers, and build the dry port.
Cyberloafing and Job Burnout Among Educators : How Does Organizational Commitment Play A Role as A Moderating Variable? Muhammad Yusuf Ali; Heti Mulyati; Anggraini Sukmawati
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i2.11318

Abstract

This study aims to analyze the effects of job burnout and cyberloafing on educator performance and the role of job burnout on cyberloafing, moderated by organizational commitment. This research employs a quantitative approach to validate hypotheses involving educators from the State University with Legal Entity Status in West Java, using a sample of 377 respondents and a questionnaire instrument adapted from various previous studies. Data was collected through questionnaires and analyzed using the Partial Least Square Equation Modeling (PLS-SEM) technique with SmartPLS software. The results indicate that job burnout has a significant positive effect on cyberloafing, suggesting that higher levels of job burnout correspond to an increased tendency for cyberloafing. Meanwhile, organizational commitment is an effective moderator in reducing the negative impact of job burnout on cyberloafing, which in turn helps improve employee performance. Thus, the study demonstrates that job burnout increases cyberloafing behaviour and decreases employee performance, yet organizational commitment can act as an effective moderator to mitigate these negative impacts. The implications of this research suggest that educational organizations can reduce the negative impact of burnout and cyberloafing on educator performance by promoting organizational commitment. This can contribute to creating a healthier and more productive work environment.
The Effect of University Partners' Satisfaction and Trust in Relationship Commitment Sonya Dwi Rachmawati; Heti Mulyati; Megawati Simanjuntak
Jurnal Doktor Manajemen (JDM) Vol 6, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jdm.v6i1.17419

Abstract

This study analyzes factors influencing relationship commitment in collaboration with IPB University. A case study in IPB University, this study used survey methods with a questionnaire to 100 respondents. The results identified that satisfaction, communication, and shared value significantly influence trust, while shared value, relationship benefits, and trust significantly influence commitment. Therefore, IPB University shall focus on promoting all six variables to improve collaboration services and trust-building to increase relationship commitment. Shared value can be improved by adding more non-profit-oriented community service programs, while satisfaction can be improved by intensifying collaboration coordination at IPB University, mostly through the Directorate of Collaboration and Alumni Affairs. Enhancing communication can be done through website and social media optimization and information update for collaboration partners, and enhancing relationships can be done by improving human resources and new applicable agriculture technologies.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PELATIHAN SENAM HAMIL DI DESA RAWA PANJANG KABUPATEN BOGOR Jayanti, Kasyafiya; Hayuningsih, Sri; Kusmintarti, Arini; Rochmawati, Rochmawati; Prima, Sisilia; Petricka, Gracea; Fary, Veronica; Pembayun, Estu Lovita; Ekawaty, Retno; Elfaristo, Liana; Mulyati, Heti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2024.v4i1.10547

Abstract

Manfaat senam hamil pada kehamilan termasuk pengurangan angka operasi caesar, penambahan berat badan ibu dan janin yang tepat, dan pengelolaan diabetes gestasional. Ibu hamil cenderung menunjukkan kurangnya pengetahuan mengenai aktivitas fisik selama kehamilan. Alasan kurangnya pengetahuan karena konteks sosial ekonomi dan budaya serta pendidikan ibu. Tingkat wanita hamil yang mendapat informasi dan intervensi mengenai olahraga pada saat kehamilan dari praktisi kesehatan relatif rendah.  Berdasarkan data studi lapangan terdapat delapan ibu hamil, sebanyak tujuh orang yang belum pernah sama sekali melakukan senam hamil. Mengingat pentingnya senam hamil maka melalui program pengabdian kepada masyarakat ini bermaksud memberikan kontribusi sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki yakni dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai manfaat senam hamil dan mempraktekan senam hamil kepada kelompok ibu hamil di Desa Rawa Panjang Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kesehatan tentang senam hamil dan praktek senam hamil. Kegiatan diikuti oleh delapan ibu hamil dari Desa Rawa Panjang Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan di bagi menjadi dua sesi, pertama adalah penyuluhan mengenai manfaat senam hamil, sesi kedua praktek senam hamil secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung dengan baik dan sesuai dengan tujuan kegiatan. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai senam hamil dilihat dari peserta yang menjawab dengan benar pertanyaan yang diberikan setelah diberikan penyuluhan. Peserta juga aktif bertanya materi yang belum dipahami. Peserta mampu mengikuti gerakan-gerakan senam hamil tanpa kesulitan, dan berkomitmen akan melaksanakan secara mandiri di rumah secara teratur. Perlu adanya kegiatan tindak lanjut berupa pendampingan dan pemantauan ibu hamil untuk rutin melakukan senam hamil secara mandiri di rumah. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang baik cara mencegah dan mengurangi keluhan fisik akibat perbahan fisiologi kehamian dengan cara senam hamil. Saran untuk ibu hamil adalah terus rutin melaksanakan senam hamil di rumah selama tidak ada kondisi yang menyulitkan. 
Strategi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Pangan Berdaya Saing Hubeis, Musa; Mulyati, Heti; Dewi, Farida Ratna; Widyastuti, Hardiana
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 1 No 1 (2019): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0101.11-14

Abstract

Artikel ini membahas tentang strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pangan Berdaya saing di Indonesia. yang khususnya dilakukan di tiga daerah di Indonesia, yaitu Palembang, Bandung dan Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah: Mengidentifikasi jalur rantai pasok UMKM Unggulan berbasis pertanian pangan, serta Menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap daya saing UMKM Unggulan berbasis pertanian pangan di Palembang, Bandung dan Surabaya. Temuan pada penelitian Pengembangan daya saing UMKM Pangan Olahan berdaya saing di tiga daerah yang diteliti (Palembang, Bandung dan Surabaya) menunjukkan pentingnya penguasaan aspek produksi dalam arti luas (hulu-hilir) fasilitasi investasi dan aspek pemasaran, serta aspek psikologis konsumen.
MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK TEMPE KEDELAI DI WILAYAH BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT Wiranti Suwarti Sari; Heti Mulyati; Farah Fahma
JURNAL STANDARDISASI Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v25i1.995

Abstract

Tempe adalah produk pangan asli Indonesia dengan kandungan nutrisi yang tinggi dan harga yang terjangkau. Jumlah konsumsi dan permintaan tempe diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sehat di masyarakat. Namun demikian, rantai pasok tempe masih menghadapi cukup banyak permasalahan baik yang berasal dari faktor internal maupun eksternal, khususnya di wilayah Bogor. Studi ini bertujuan merumuskan tindakan mitigasi untuk menghindari atau mengurangi dampak risiko kritis yang telah teridentifikasi. Dalam menentukan mitigasi risiko rantai pasok, metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa mitigasi risiko rantai pasok tempe kedelai di wilayah Bogor diprioritaskan untuk menjamin ketersediaan pasokan dan kestabilan harga kedelai bagi para pengrajin, sehingga penambahan sumber pasokan kedelai impor maupun pemanfaatan kedelai lokal perlu dilakukan. Selain itu, penerapan kebijakan pengaturan harga kedelai dan peningkatan peran asosiasi pengrajin tempe-tahu menjadi mitigasi risiko dalam jangka pendek. Sedangkan, peningkatan kerjasama dengan berbagai pihak dan produksi kedelai lokal menjadi mitigasi risiko jangka menengah dan panjang.
Leading Inclusive Growth: Comparing Business Models in The Coffee Value Chain, West Java Province Mulyati, Heti; Indrawan, Dikky; Abdullah, Asaduddin; Yusri, Doni
Jurnal Manajemen dan Agribisnis Vol. 21 No. 3 (2024): JMA Vol. 21 No. 3, November 2024
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jma.21.3.420

Abstract

Background: Smallholders play a critical role in the coffee value chain within West Java Province, with the majority of coffee production originating from their plantations. However, the initiative and involvement of coffee farmers in the value chain remain limited. Consequently, it is imperative to implement an inclusive business model that ensures the participation of all stakeholders.Purposes: This study examines the diversity of inclusive business models in West Java‘s coffee value chains, focusing on collectors in Pangalengan and Lembang, coffee shops with roasteries in Bogor, and farmers’ cooperatives in Garut.Design/Methodology/Approach: Using value chain mapping, business model canvas analysis, and semi-structured interviews with key stakeholders, it explores how these lead firms integrate smallholder farmers into their business models while balancing profit and social impact. The analysis revealed distinct inclusivity approaches across the models, underscoring the significance of adapting strategies to specific regional contexts.Findings/Result: The collector model in Pangalengan and Lembang prioritizes efficiency and market access but may overlook the nuanced needs of farmers. Conversely, the Bogor coffee shop and roastery model fosters direct farmer relationships, promoting quality and shared decision-making. The cooperative in Garut emphasizes collective action and farmer empowerment, although it faces challenges related to governance and market access.Conclusion: This study identifies the key factors for successful inclusive business practices in coffee value chains. Enhancing coffee value chain inclusivity requires robust stakeholder engagement, particularly with smallholders, empowering training, knowledge sharing, and rigorous monitoring and evaluation.Originality/Value/state of the art: These insights include the need for context-specific business models, external actor collaboration, a holistic value-creation perspective, and continuous learning and adaptation. Keywords: business models canvas, coffee value chain, inclusive business, West Java Province, value chain mapping
Analisis Pemilihan Mitra Penggilingan Padi Berdasarkan Manajemen Resiko di Badan Milik Daerah Provinsi Banten irmansyah, Rio F; Cahyadi, Eko Ruddy; Mulyati, Heti
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 10, No 1 (2024): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI (JIMS)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jims.v10i1.3567

Abstract

.
Co-Authors Abdullah, Asaduddin Adwiyah, Rabiatul Agung Setiawan Akhmad Fauzi Alfi Yani Andranurviza Alifudin, Meygy Alim Setiawan Alim Setiawan Amel, Nada Shafa Aminah, Mimin Anas, Winnie Pratiwi Andy Artha Donny Oktopura Anggraini Sukmawati Anwar, Ranti Fitri Aron Marsondang Asep Mulyana Aushaf Indra Luhfhi, Gusti Azizah, Aisyah Nur Basith, Abdul Bovi Mutiara Sofi Chairullah Amin Deni Achmad Soeboer Dewi, Farida Ratna Didin Jamaludin Dina Yuniar Doni Yusri Eka I. K. Putri Ekawaty, Retno Eko Ruddy Cahyadi Elfaristo, Liana Elisa Anggraeni Elisa Anggraeni, Elisa Eva Anggraini Fany Annisa Agusti FARAH FAHMA Fary, Veronica Fatma Saqdiah Fauziah, Nirwana Fitri Yutika Fitri Yutika Gagas Pragmawiguno Gendut Suprayitno Gendut Suprayitno Gibza Adam Farhandika Handayani, Rindi Hardiana Widyastuti Hayuningsih, Sri Hermanto Siregar Idqan Fahmi Indrawan, Dikky irmansyah, Rio F Jamot Parasian Tambunan, Parada Joko Purwono Jono M Munnadar Kasyafiya Jayanti Kautsar, Muhardi Ahmad Ketut Sugama Kusmintarti, Arini Kusumastuti, Ratna Yulia Mahfudz, Naufal Mandasari, Mandasari Marimin , Megawati Simanjuntak Mokhamad Syaefudin Andrianto Muhammad Yusuf Ali Muhammad Yusuf Ali Mukhamad Najib Musa Hubeis Nisa Zahra Pembayun, Estu Lovita Permatasari, Prisca Christian Petricka, Gracea pratomo, edwin agung Prima, Sisilia Purwanto, Budi Rabiatul Adwiyah Raden Dikky Indrawan Rahmawati, Wita Juwita Ratna Yulia Kusumastuti Riyan M. Faris Rochmawati Rochmawati Saefurrohman, Asep Sarma, Ma’mun Slamet, Alim Setiawan Sodik, Aris Sonya Dwi Rachmawati Sonya Dwi RachmawatiI Syahrir, Azhar Taufiq Hidayat Tridoyo Kusumastanto Wasfi, Sabrul Widyastutik Wiranti Suwarti Sari Wita Juwita Ermawati Yusman Syaukat