Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua dalam Menstimulasi Kemandirian Anak Usia Dini Lina Revilla Malik; Aji Dinda Amelia Kartika; Wildan Saugi
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2020): Southeast Asian Journal of Islamic Education, December 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.199 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam menstimulasi kemandirian anak usia dini di Mangkujenang Dalam Simpang Pasir Palaran, Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 orang tua dan 10 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan tringulasi sumber dan triangulasi metode. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Mangkujenang Dalam, menggunakan pola asuh yang berbeda-beda dalam menstimulasi kemandirian anak, sebagai berikut: (1) Orang tua sangat dominan dalam mengambil keputusan dan aturan, Orang tua membuat peraturan secara sepihak tanpa melibatkan anak, Orang tua memiliki kontrol yang ketat terhadap perilaku anak, dan Orang tua sering mengancam atau menghukum melalui lisan maupun fisik. Cara seperti ini merupakan ciri-ciri pola asuh otoriter. (2) Orang tua mendorong anak untuk membicarakan keinginan, cita-cita, dan kebutuhan anak, Orang tua berkerja sama dengan anak, Orang tua mengarahkandan membimbing anak, dan Orang tua tidak kaku terhadap kontrol anak. Cara seperti ini merupakan ciri-ciri pola asuh demokratis. (3) Orang tua memberikan kebebasan penuh pada anak dalam bertindak, Anak lebih mendominasi, Orang tua memiliki sikap bebas, Orang tua tidak membimbing dan mengarahkan anak. Cara seperti ini merupakan ciri-ciri pola asuh permisif. Pola asuh demokratis, permisif dan otoriter bisa menstimulasi kemandirian anak. Pola asuh demokratis dan permisif lebih mendominasi dalam menstimulasi kemandirian anak dari pada pola asuh otoriter di Mangkujenang Dalam.
The Ability of Early Childhood Education Teachers in Counseling Communication in East Kalimantan Robingatin Robingatin; Lina Revilla Malik; Anis Komariah
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 4 No 2 (2022): Southeast Asian Journal of Islamic Education, June 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v4i2.4499

Abstract

The background of this research is that Early Childhood Education teachers play an important role in interactions both as teachers in learning and as mentors and counselors for children. PAUD (Early Childhood Education) teachers are expected to have counseling communication skills, including empathy, active listening, and the ability to ask questions. This research aimed to find out the ability of Early Childhood Education Teachers in East Kalimantan in counseling communication. The research design was descriptive qualitative. The subjects in this study were Early Childhood Education Teachers from 8 PAUD institutions in 4 (four) City Districts in the East Kalimantan regions. There are Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, and Kutai Timur. This subject was taken purposively from two teachers selected in each institution that was used as a place of research. The research object was the teacher's ability to conduct counseling communication by attending, empathizing, asking questions, and active listening skills. From this study, the researcher concluded that most Early Childhood Education Teachers can empathize but have not implemented empathic communication and effective listening in asking questions to explore children's emotions and thoughts. Most teachers used advising, seducing, persuading, and diverting children's problems in counseling communication. For further suggestions, school principals should evaluate the teachers’ ability in counseling communication to children and implement teacher counseling communication through tutorials and training among colleagues or peer tutors among teachers.
Pengaruh Film Serial Nussa dan Rarra Terhadap Akhlak Peserta Didik di MI Negeri 1 Samarinda Fahmi Fajrin; Lina Revilla Malik; Wildan Saugi
Borneo Journal of Primary Education Vol 1 No 1 (2021): Borneo Journal of Primary Education, 1(1), Februari 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.844 KB) | DOI: 10.21093/bjpe.v1i1.3132

Abstract

Tayangan film animasi Youtube Nussa dan Rarra mengandung edukasi islami yang layak untuk ditonton anak-anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh film serial Nussa dan Rarra terhadap akhlak peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Samarinda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, VI, yang berjumlah 112 siswa dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 siswa dengan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan dokumentasi, dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment, uji t, koefisien determinasi. Hasil penelitian pengaruh film serial Nussa dan Rarra terhadap akhlak peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Samarinda menunjukkan hasil analisis data penelitian korelasi sebesar 0,827. Adapun tabel interpretasi nilai r menunjukkan angka tersebut berada pada skala antara 0,70 - 0,90 yang berarti korelasi antara film serial Nussa dan Rarra terhadap akhlak peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Samarinda tergolong kuat (tinggi). Adapun uji T dengan t-hitung sebesar 10,49377. Jika di bandingkan dengan t-tabel maka thitung 10,49377 > dari ttabel 1.67528 sehingga variabel film serial Nussa dan Rarra berpengaruh terhadap variabel akhlak peserta didik. Perhitungan koefisien determinasi di dapatkan nilai sebesar 68,35 %, sedangkan 31,65 % dipengaruhi oleh diluar variabel seperti lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga. Dalam penelitian ini, peneliti dapat mengetahui bahwa ada pengaruh dalam menonton film serial Nussa dan Rarra terhadap akhlak peserta didik dan dapat mengetahui seberapa besar pengaruh film serial Nussa dan Rarra terhadap akhlak peserta didik.
Block Center Learning of Sekolah Penggerak: Portrait of Merdeka Belajar in Kindergarten Wildan Saugi; Mirsa Damayun; Lina Revilla Malik
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v11i1.58930

Abstract

Block center learning in kindergarten is influenced by government education programs, including the driving school program as a school that pioneered the implementation of the independent curriculum. This study aims to analyze the implementation of block-center learning integrated with the driving school program. This research is field research with a qualitative approach. The research subjects were school principals, teachers, and students of driving schools. Data was collected through interviews, observation, and documentation techniques, which were then analyzed through condensation, data presentation, and conclusion. The study results show that block center learning implementation consists of planning by designing teaching modules and lesson plans, determining methods and media, and developing themes, sub-themes, and topics. Second, implementation is carried out on four bases according to the BCCT learning model guidelines. Several adjustments support forming a Pancasila student profile and reflect independent learning. Child development evaluation is carried out through an assessment using a work record instrument. This study concludes that government support, facilities and infrastructure, various online platforms, the readiness of educators and education staff, and simplification of curriculum instruments are very important to support the successful implementation of learning. Inhibiting factors in the implementation of learning must be mitigated by various policies at the school level and from the government so that learning can run better.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Sullamul Hidayah Pada Masa Pandemi Covid-19 Maulida Ulfa Hidayah; Lina Revilla Malik; Nurul Annikmah
Borneo Journal of Primary Education Vol 1 No 3 (2021): Borneo Journal of Primary Education, 1(3), Oktober 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.018 KB) | DOI: 10.21093/bjpe.v1i3.5109

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya pandemi covid-19 mengakibatkan banyak perubahan termasuk sektor pendidikan yang awalnya belajar tatap muka berubah menjadi pembelajaran daring yang dilaksanakan di rumah masing-masing, sehingga orang tua saat ini mempunyai peran sebagai guru di rumah dalam membimbing anaknya selama pembelajaran daring. Oleh karena itu, orang tua berperan aktif dalam meningkatkan kemandirian belajar anaknya selama pelaksanaan pembelajaran daring berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar serta faktor pendukung dan penghambat orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas VI MI Sullamul Hidayah di masa pandemi covid-19. Adapun metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek penelitian ini adalah peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa sedangkan subjeknya adalah lima orang tua kelas VIA dan wali kelas VIA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber yang dilakukan kepada orang tua siswa dan wali kelas. Teknik analisis data dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di MI Sullamul Hidayah yaitu fasilitator, motivator, pembimbing, pengawas, informator dan konselor, namun dalam peran organisator orang tua masih belum bisa melaksanakannya karena tidak adanya pengelolaan waktu belajar yang diberikan orang tua kepada anak. Adapun faktor pendukung adalah dengan memberikan stimulus yang baik dengan cara mengatur waktu bermain dan belajar anak, memberikan tugas kepada anak dengan melakukan tanya jawab agar orang tua mengetahui anaknya dapat memahami materi yang telah di berikan oleh gurunya dan akan akan membantu anak meningkatkan kemandiriannya, interaksi antara anak dan orang tua yang intens membuat anak menjadi nyaman, tingkat pendidikan orang tua yang dapat mengelola waktu belajar anak serta keadaan ekonomi keluarga yang dapat memberikan fasilitas lengkap kepada anak ketika belajar di rumah membuat anak mandiri dalam belajar. Faktor penghambat dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah pekerjaan orang tua yang membuat orang tua mempunyai sedikit waktu dalam mendampingi anak ketika belajar, dan tingkat pendidikan orang tua yang dapat mengatur jadwal belajar anak agar lebih disiplin serta faktor dalam diri anak itu sendiri salah satunya tingkat kecerdasan menjadi salah satu faktor penghambat dalam kemandirian belajar.
Analisis Pengaruh Manajemen Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Pada Anak Usia Dini Siti Julaiha; Akhmad Ramli; Venny Oktaviany; Sudadi Sudadi; Lina Revilla Malik; H. Chairul Anwar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen pendidikan terhadap motivasi belajar pada anak usia dini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi literatur. Studi literatur merupakan pendekatan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, meninjau, menganalisis, dan mensintesis literatur atau sumber-sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian yang dijadikan objek penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu pengaruh manajemen pendidikan terhadap motivasi belajar pada anak usia dini sangat penting. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar pada anak usia dini meliputi faktor internal, seperti minat dan bakat, dan faktor eksternal, seperti lingkungan belajar dan metode pembelajaran. Dengan manajemen pendidikan yang baik, guru dan pengelola pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memotivasi anak untuk belajar. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain yaitu metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta penghargaan dan umpan balik positif.
Effect of Career Maturity, Organizational Culture, and Job Satisfaction Against the Performance of Lecturers of State Islamic University Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda Lina Revilla Malik; Dwi Nugroho Hidayanto; Hasbi Sjamsir
Educational Studies: Conference Series Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/escs.v2i2.1603

Abstract

The purpose of this study was to know (1) whether career maturity has a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers, (2) whether organizational culture has a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers, (3) whether job satisfaction has a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers, (4) whether career maturity, organizational culture, and job satisfaction together have a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers. The research population was 211, while the number of samples taken in this study was 122 using the Taro Yamane formula using non-proportionate cluster random sampling. The instrument used is a questionnaire, then analyzed utilizing multiple linear regression. Based on the results of statistical tests and discussions, the researchers concluded that (1) Career maturity has a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers. There is an influence of career maturity on the performance of lecturers at the medium category level with the percentage contribution of the X1 variable to Y being 23.23%. (2) Organizational culture has a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers. There is a positive and significant influence of organizational culture on the performance of lecturers at the low category level with the percentage contribution of the X2 variable to Y being 11.09%. (3) Job satisfaction has a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers. There is a positive and significant effect of job satisfaction on the performance of lecturers in the low-level category with the percentage contribution of the X3 variable to Y being 8.58%. (4) Career maturity, organizational culture, and job satisfaction together have a significant and positive effect on the performance of UINSI Samarinda lecturers. There is a positive and significant effect of career maturity variables (X1), organizational culture (X2), and job satisfaction (X3) together on lecturer performance (Y) at the medium level category with the percentage contribution of variables X1, X2, and X3 to Y is 29.45%.
Problematika Belajar Siswa Secara Daring di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kutai Kartanegara Nasiah, Siti; Malik, Lina Revilla; Febrianti, Aulia; Toni, Toni
Borneo Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2022): Borneo Journal of Islamic Education, 2 (1), Mei 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.154 KB) | DOI: 10.21093/bjie.v2i1.5098

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pandemi Covid-19 sehingga pembelajaran dilaksanakan secara daring, yang mengharuskan siswa beradaptasi dengan aktifitas yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Namun, proses beradaptasi tidak mudah bagi siswa sehingga dalam proses pembelajaran timbul masalah seperti yang terjadi di kelas rendah yakni pembelajarannya cukup sulit dilaksanakan karena minimnya respon dalam pembelajaran pada sebuah grup WhatsApp. Permasalahan yang timbul dapat menyebabkan kurang efektifnya proses pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam (1) Problematika belajar siswa secara daring di MIN 1 Kukar. (2) Upaya yang dilakukan siswa MIN 1 Kukar dalam mengatasi problematika belajar daring. Jenis penelitian yang peneliti gunakan ialah studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Lokasi penelitian di MIN 1 Kukar, sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sekunder. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Pada proses pelaksanaan pembelajaran daring, siswa di MIN 1 Kukar mengalami beberapa masalah diantaranya: pertama siswa merasa bosan melaksanakan pembelajaran daring. Kedua, siswa kurang aktif belajar di rumah. Ketiga, siswa kesulitan memahami materi pelajaran. Keempat, gangguan jaringan dan bantuan kuota internet yang belum mencukupi. (2) Upaya yang dilakukan siswa dalam mengatasi problematika belajar secara daring yaitu: pertama, belajar sambil bermain dan bermain setelah belajar, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan seperti belajar di pekarangan rumah, di taman dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Kedua, siswa didampingi oleh orang tua agar aktif belajar di rumah, orang tua dapat memberikan motivasi belajar seperti memberikan hadiah setelah anak belajar. Ketiga, siswa meminta bantuan orang tua dan saudara untuk memahami pelajaran, guru dapat memanfaatkan media pembelajaran, atau memberikan materi pelajaran berupa video yang menarik sehingga dapat menarik perhatian dan konsentrasi siswa namun tetap menyampaikan materi pelajaran. Keempat, guru memberikan toleransi pengumpulan tugas saat gangguan jaringan dan Kepala Madrasah memberikan tambahan kuota internet untuk pembelajaran daring.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini Nurnaningsih, Sri Maya; Malik, Lina Revilla
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2318

Abstract

This research aims to increase early childhood interest in learning at Nur Hikmah Samarinda Kindergarten through a gamification-based learning model. The background to this research is children's low interest in learning caused by less interesting learning methods. This research uses a qualitative approach with a classroom action research design carried out in two cycles. Data was collected through observation, interviews and documentation. The research results show that the application of gamification can increase children's attention, enthusiasm, active involvement and independence in learning. The discussion shows that gamification is effective in increasing learning motivation based on learning theories. In conclusion, gamification is an effective learning model for increasing early childhood interest in learning at Nur Hikmah Samarinda Kindergarten
Penerapan Model Pembelajaran Kelompok Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pendekatan Developmentally Appropriate Practice (DAP) Rukiah; Malik, Lina Revilla
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2024): Educasia, 9(2), August 2024
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/educasia.v9i2.256

Abstract

This study aims to: a) determine whether the application of the group learning model can increase the learning motivation of children aged 5-6 years; b) determine whether the use of the Developmentally Appropriate Practice (DAP) approach enhances the learning motivation of children aged 5-6 years; and c) examine how the application of the group learning model with the Developmentally Appropriate Practice (DAP) approach can improve learning motivation in children aged 5-6 years. This is a field study, and the data analysis technique used is qualitative descriptive. The data in this study were obtained through observation. Based on the research findings for children aged 5-6 years, the group learning model can increase students' learning motivation through the Developmentally Appropriate Practice (DAP) approach, where children are able to collaborate, discuss ideas, share, and take responsibility.