p-Index From 2021 - 2026
6.917
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) TEKNIK Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO JETT (Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan) JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) International Journal of Artificial Intelligence Research KOMPUTIKA - Jurnal Sistem Komputer TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika Journal of Robotics and Control (JRC) Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Syntax Transformation MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII eProceedings of Engineering Eduvest - Journal of Universal Studies Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal INFOTEL Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Jurnal Isu Teknologi Jurnal Nasional Sains dan Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 127 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Prototype Smart Street Lighting Di Jaringan Sensor Nirkabel Ratih Loviesta Nurbed; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghematan energi merupakan salah satu permasalahan global warming. Keterbatasan akan energi maupun Sumber Daya Alam menyebabkan berbagai pihak memikirkan banyak cara atau sistem yang dapat mengupayakan penghematan konsumsi energi listrik. Penggunaan lampu penerangan di taman saat ini kurang efisien dikarenakan pada malam hari intensitas kebutuhan lampu penerangan tidak begitu tinggi. Untuk penghematan itu, salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan mengatur intensitas cahaya agar lebih efisien, dan data konsumsi energi listrik ini akan dikirim dengan memanfaatkan jaringan sensor nirkabel. Dalam penelitian ini di desain suatu jaringan sensor nirkabel yang hemat energi yang dapat memantau intensitas cahaya pada lampu penerangan di taman beradasarkan ada atau tidaknya pergerakan pada coverage area. Perancangan ini akan menggunakan topologi mesh. Cara kerja sistem ini diawali dengan sensor Light Dependent Resistor (LDR) mendeteksi intensitas cahaya untuk menandakan kapan lampu akan menyala, kemudian sensor Passive Infrared (PIR) akan mendeteksi adanya pergerakan atau tidak di coverage area. Selanjutnya data akan di proses di Arduino Uno R3 dan hasil data tersebut akan dikirim ke Xbee coordinator yang terhubung dengan PC menggunakan Xbee Series 2. Data yang diterima berupa konsumsi energi listrik di end device serta lifetime router node. Data akan diproses dan di tampilkan pada PC sehingga user dapat lebih gampang untuk proses monitoring dan kontrol. Dengan pengontrolan otomatis ini, diharapkan dapat menekan konsumsi energi listrik dengan mengoptimasi lifetime router node sebesar 3.433%. Jaringan yang dibuat ini, kemudian akan di uji pada empat kondisi, saat ada pergerakan dari arah kiri, saat ada pergerakan dari arah kanan, saat ada pergerakan dari dua arah dan saat ada manusia tapi tidak melakukan pergerakan. Kata Kunci : Jaringan Sensor Nirkabel, LDR, PIR, Xbee Series 2.
Implementasi Dan Analisis Server Asterisk Pada Cloud Computing Untuk Layanan Voip Di Jaringan Thin Client Dan Tanpa Jaringan Thin Client Vikry Fadillah; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol atau VoIP adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan Internet Protocol. Teknologi Cloud Computing adalah komputasi berbasis internet, dimana didalamnya terdapat sumber daya seperti processor, storage, network dan software menjadi virtual dan diberikan sebagai layanan di jaringan / internet. Konsep dari virtualisasi ini memungkinkan didalam Cloud Computing dibangun lebih dari satu fisik sehingga menghemat sumber daya/ perangkat fisik yang ada. Pengguna layanan atau user biasanya mempunyai media akses dengan mempunyai masing-masing PC yang mereka miliki. Penghematan dari media akses atau PC bisa diatasi dengan jaringan thin client, tapi apakah layanan yang dihasilkan akan lebih baik dari media akses atau PC tanpa jaringan thin client. Dalam tugas akhir ini diimplementasikan server asterisk dalam Cloud Computing yang bersifat dedicated server dengan menggunakan Proxmox VE yang terhubung ke sebuah PC utama. Serta PC utama yang juga terhubung ke thin client untuk mengakses layanan VoIP. Disini thin client digunakan sebagai client yang pada dasarnya adalah berupa alat yang terhubung dengan monitor, keyboard, mouse yang berfungsi layaknya PC utama. Dari hasil pengujian diperoleh parameter QoS terlihat beberapa parameter QoS seperti delay, jitter, throughput dari server asterisk di jaringan thin client dan server asterisk tanpa jaringan thin client. Didapatkan layanan satu panggilan VoIP di jaringan thin client lebih baik yaitu delay 20.41 ms , throughput 1.31 Mbit/s. Pada Jaringan Biasa didapat delay 22.12 ms, throughput 0.21 Mbit/s. Sedangkan QoS dengan dua panggilan VoIP di jaringan biasa yaitu delay 18.26 ms, throughput 0.464 Mbit/s, pada jaringan thin client yaitu delay 20.285 ms, throughput 0.761 Mbit/s.. Kata Kunci : Cloud Computing, Proxmox VE, Thin Client, VoIP, Server Asterisk
Analisis Performansi Transmisi Multimedia Pada Jaringan Wireless Ad Hoc Habib Al Ghani; Istikmal Istikmal; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

a dekade silam. Teknologi pengiriman data pun seiring berkembangnya waktu menjadi lebih mudah, cepat, efisien, dan menarik. Beberapa dekade yang lalu, internet tidak lebih dari teks. Multimedia memegang peranan penting dalam berkembangnya komunikasi via internet karena bidang ini mengintegrasikan teks, audio, video, animasi, grafik, dan media lainnya. Kasus ini akan berisi analisis mengenai proses pengiriman multimedia di jaringan wireless ad hoc. Rancangan jaringan ini akan disimulasikan di perangkat lunak Network Simulator 2.28. Rancangan jaringan wireless ad hoc ini akan menganalisis kinerja format video MPEG-4 di jaringan mobile wireless ad hoc dengan protokol AODV (Ad hoc On Demand Vector). Myevalvid 2 adalah patch yang digunakan dan masih dikembangkan agar trace dari video bisa diproses di Network Simulator 2. Dari hasil simulasi memakai Network Simulator 2.28 ditarik beberapa kesimpulan. Pada skenario frame quality yang bervariasi, penilaian MOS terbaik ada di qscale 7 dan terburuk di qscale 1. Pada scenario frame rate yang bervariasi, penilaian MOS terbaik ada di 26 fps dan terburuk di 10 fps. Kombinasi variasi frame quality dan frame rate menghasilkan MOS terbaik di qscale 5 dengan frame rate 26 fps serta yang terburuk di qscale 2 dengan frame rate 30fps. Kata kunci : Multimedia, MPEG-4, Network Simulator 2, Myevalvid, Wireless ad hoc.
Implementasi Dan Analisis Kinerja Load Balancing Pada Virtual Server Menggunakan Zen Load Balancer Radiv Herdian; Rendy Munadi; Tengku Ahmad Riza
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zen Load Balancer digunakan sebagai load balancer untuk mengatur distribusi pengolahan data ke beberapa server. Skenario pertama perbandingan antara single server dengan menggunakan load balancer, skenario kedua menggunakan pembagian beban dengan bobot yang berbeda, skenario ketiga melakukan failover pada Zen Load Balancer. Untuk pengujian terakhir dilakukan perbandingan antara Zen Load Balancer dengan LVS. Pada penelitian ini telah diimplementasikan load balancing pada virtual server. Didapatkan nilai throughput sebesar 13202 Kbps , dan jumlah layanan per-detik dengan nilai 1592 request per-second . Terjadi penurunan 65,527 % penggunaan CPU virtual server pada skenario round robin dan terjadi penurunan 20,7124 % penggunaan CPU real server pada skenario weighted. Pada skenario failover didapatkan nilai rata-rata downtime sebesar 9622 ms. Nilai throughput LVS mencapai 11916 Kbps, dan LVS dapat melayani maksimal 1321 request per-second. Kata Kunci : load balancing, zen load balancer
Analisis Dan Simulasi Hasil Perancangan Jaringan Ftth Untuk Layanan Triple Play Di Apartemen Ciumbuleit Dengan Menggunakan Teknologi Gpon Harry Rachmatsyah; Rendy Munadi; Akhmad Hambali
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apartemen Ciumbuleit yang terletak di Kota Bandung merupakan Apartemen yang cukup mewah dan sudah dilengkapi dengan teknologi tinggi seperti layanan triple play yang dimiliki oleh jaringan Fiber To The Home (FTTH). Namun, belum ada analisa khusus terhadap jaringan FTTH yang telah dibangun pada apartemen. Untuk itu, penulis ingin membantu dalam menganalisis jaringan link optik tersebut agar pihak apartemen bisa memasarkan sesuai standar yang telah ditentukan. Pada tugas akhir ini akan menganalisa kinerja jaringan FTTH STO Hegarmanah ke Apartemen Ciumbuleit berdasarkan beberapa parameter yaitu Link Power Budget, Rise Time Budget, Signal to Noise Ratio (SNR), Bit Error Rate (BER) dan Quality of Service (QoS) serta menganalisa secara langsung masalah yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil uji link yang dilakukan, terbukti bahwa jaringan yang telah terimplementasi FTTH ini telah layak dan memenuhi standar jaringan yang ditetapkan oleh PT. Telkom dengan parameter uji yang digunakan yaitu Link Power Budget, Rise Time Budget, SNR, dan BER. Dari hasil pengujian kualitas layanan berdasarkan parameter QoS untuk layanan triple play yang diimplementasikan pada Apartemen Ciumbuleuit bahwa dengan bandwidth yang telah diberikan untuk tiap layanan tersebut masih memenuhi standar ketentuan ITU-T dan memberikan hasil kualitas layanan dengan kategori nilai 1 hingga 5 didapat yaitu 4 atau termasuk dalam kategori baik. Dengan 1010 pelanggan yang akan menempati dengan jumlah 34 core serat optic yang diimplementasi maka tiap pelanggan dapat meningkatkan total layanan mereka hingga 77 Mbps. Kata kunci: Link Power Budget, Rise Time Budget, SNR, BER, QoS.
Evaluasi Coverage Area Untuk Jaringan Selular 2g Operator Xyz(studi Kasus Kota Bandung) Coverage Area Evaluation For 2g Cellular Network Operator Xyz( Study Case At Bandung City Evan Adhi Kurniawan; Rendy Munadi; Periyadi Periyadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah pelanggan suatu operator jaringan seluler tidak hanya berdampak pada peningkatan penghasilan operator tersebut, tetapi berdampak juga pada penurunan kualitas jaringan. Penurunan kualitas jaringan ini ditandai dengan meningkatnya jumlah kegagalan panggilan. Kegagalan panggilan dapat disebabkan oleh beberapa faktor misalnya kesalahan pada perangkat telekomunikasi pelanggan, lokasi pelanggan yang berada diluar jangkauan BTS dan jaringan yang sedang padat. Untuk menghindari terjadinya penurunan kualitas jaringan maka harus dilakukan optimasi jaringan secara berkala. Salah satu metoda dalam melakukan optimasi jaringan adalah dengan menggunakan drive test dimana diharapkan hasil dari drive test sesuai dengan standar yang ada. Rx level dan Rx Qual adalah salah satu parameter yang digunakan untuk menentukan baik buruknya suatu coverage area. Kegiatan evaluasi performansi jaringan 2G dilakukan dengan cara antara lain: pelaksanaan Drive Test, reporting masalah, analisis masalah, optimasi dan implementasi hasil optimasi. Dengan bantuan software TEMS dan software MapInfo digunakan sebagai software untuk drive test dan pembuatan reporting, sementara optimasi sendiri merupakan sebuah tindakan untuk menganalisis masalah dan juga membuat sebuah keputusan untuk memperbaiki masalah coverage yang terjadi. Kata kunci: Drive Test, Optimasi, Jaringan 2G, Rx level, TEMS, MAP Info.
Perancangan Dan Implementasi Metode Vpn Pppoe Pada Jaringan Backbone Wireless Mpls Rein Rachman Putra; Ridha Muldina Negara; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini banyak sekali industri ISP (Internet Service Provider) yang menggunakan teknologi wireless IEEE 802.11 b/g/n dengan frekuensi 5.8 Ghz atau 2,4 Ghz sebagai Backbone.Untuk melindungi data pelanggan yang melalui jaringan wireless mayoritas ISP menggunakan protokol PPPoE namun penambahan protokol ini pada jaringan, berpengaruh terhadap kualitas dari jaringan karena ada nya proses enkapsulasi yang terjadi, maka diperlukan ada nya pengukuran QoS pada jaringan untuk menenentukan dampak dari protokol ini pada jaringan. Pada penelitian ini penulis telah merancang dan melakukan pengukuran QoS pada jaringan backbone sebuah ISP yang menggunakan PPPoE serta penulis akan menggunakan metode MPLS (Multi Protocol Label Switching) pada jaringan agar meredam penurunan QoS yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat kenaikan nilai delay pada saat menggunakan protokol PPPoE menjadi sebesar 6ms tanpa menggunakan layanan dan 171,1ms untuk layanan video streaming. Kata kunci : PPPoE, QoS, MPLS,Wireless.
Implementasi Voip Sip Dengan Menggunakan Datagram Transport Layer Security (dtls) Pada Asterisk Server Emeraldo Faris Aufar; Rendy Munadi; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet protocol (IP) yang sangat mudah untuk dikembangkan menyebabkan peningkatan yang signifikan pada penggunanya. Sehingga tren perkembangan komunikasi masa depan akan mengarah kepada komunikasi melalui jaringan IP. Komunikasi suara pada jaringan data (internet) biasa disebut dengan istilah VoIP (Voice over IP). VoIP merupakan salah satu bentuk komunikasi pada jaringan IP yang mulai banyak digemari. Selain karena pertumbuhan pengguna jaringan IP yang masif, VoIP juga mudah dari segi penggunaan, dan lebih murah dari segi biaya dibandingkan dengan komunikasi pada jaringan legacy seperti PSTN. Namun dari segala kelebihannya, komunikasi VoIP juga memiliki kekurangan-kekurangan, salah satunya adalah masalah keamanan jaringan dan privasi pada saat berkomunikasi. Dalam tugas akhir yang berjudul “Implementasi VoIP SIP menggunakan Datagram Transport Layer Security (DTLS) pada Asterisk Server” telah diimplementasikan suatu pembangunan jaringan sistem komunikasi VoIP yang terproteksi dari usaha-usaha mengganggu atau perusakan komunikasi VoIP pada saat pengiriman data yang berupa suara. Penggunaan VoIP yang berbasis datagram ini membuatnya membutuhkan proteksi yang tepat dan memang dirancang untuk memproteksi aplikasi berbasis datagram. Dan dengan proteksi DTLS terbukti dapat melindungi sistem dari tool penguji (penetration tester) dan mempersempit peluang keberhasilan dalam usaha perusakan sistem ini. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan protokol keamanan DTLS-SRTP pada server Asterisk akan menambahkan aspek privacy, confidentiality dan integrity pada server dan kanal medianya, sedangkan dari hasil pengukuran kualitas komunikasi VoIP didapatkan delay sebesar 14 ms, jitter 0,2 ms, packet loss 0% dan throughput 0,094 MBps dengan menggunakan codec PCMU G.711 dan protokol keamanan tambahan DTLS-SRTP. Kata kunci : VoIP, SIP, DTLS, DTLS-SRTP, Asterisk
Analisis Performansi Protokol Coap Dan Mqtt-sn Pada Sistem Smarthome Dengan Cooja Network Simulator Satria Bagus Pratama; Rendy Munadi; Akhmad Syauqi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wireless Sensor Network merupakan salah satu teknologi yang paling berkembang riset dan pengembangannya di dunia. Perkembangan tersebut didukung oleh berkembangnya juga pengaplikasian Internet of Things yang memungkinkan teknologi WSN digunakan dan dimanfaatkan lebih dalam. Merupakan sebuah kemajuan besar apabila WSN diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari manusia, namun untuk mengimplementasikan hal tersebut terdapat tantangan tersendiri bagi WSN. Banyaknya nodes yang akan diimplementasikan dalam jaringan menjadi sebuah masalah terhadap beban daya sebuah jaringan WSN. Diperlukan sebuah jaringan wireless yang hemat dalam penggunaan daya demi memiliki lifetime yang panjang. Penggunaan protokol 802.15.4 pada WSN dianggap sebagai protokol yang cocok untuk kebutuhan tersebut, fitur yang dibutuhkan seperti daya rendah dan dapat berjalan pada besar bandwidth yang kecil mampu dipenuhi protokol tersebut. Pada penelitian kali ini hal tersebut akan dibuktikan dengan melakukan simulasi terhadap prototype smarthome milik PT. Telkom Akses dengan skema pertambahan pada jumlah nodes mulai dari 5, 8 hingga 10 nodes. Simulasi dilakukan dengan Cooja network simulator dan akan dilakukan peengukuran parameter delay, throughput, packet received dan power consumption dari protokol CoAP dan MQTT-SN. Dari hasil penelitian yang didapat, protokol MQTT-SN memiliki potensi untuk dapat memenuhi kebutuhan penggunaan daya yang rendah dan dapat berjalan dalam bandwidth yang kecil dibandingkan dengan protokol CoAP. Dengan pengujian dengan skema pertambahan jumlah sensor, dalam pengujiannya, protokol MQTT-SN memiliki average delay secara keseluruhan sebesar 0.09386 detik, rata-rata throughput sebesar 8.45013 Kbps, besar rata-rata packet received sebesar 35.79073, dan rata-rata power consumption sebesar 7.66233 mW. Kata kunci : 802.15.4, CoAP, MQTT-SN, Simulasi, Wireless Sensor Network Abstract Wireless Sensor Network is one of the most rapid developing technology in information and telecommunication technology industries. Internet of Things triggering wireless sensor technology development to be used in many sectors mainly for everyday use such a smart home system. However, there are many challenge for wireless sensor technology to be implemented for every day use. The number of nodes that will be implemented in the network will be calculated to sum the power consumption of the network itself. Though, a power efficient network should be deployed then network lifetime is also guaranteed. The 802.15.4 communication standard now is used to develop a wireless sensor network, this standard can stand the regulation of a low power, low bandwidth and lossy communication being implemented.In this research, the superiority of 802.15.4 standards and its following protocol will be examined by simulating Telkom Akses smarthome prototype with CoAP and MQTT-SN as upper layer protocol and increasing number of nodes to compare, starts from 5,8 until 10 nodes in the simulation. The simulation is conducted using Cooja network simulator and there will be delay, throughput, packet received and power consumption analysis after the simulation run. The result shows MQTT-SN protocol is performing better than CoAP protocol to fulfill a better environment for the wireless sensor network. MQTT-SN could run in a low bandwidth environment and use less power than CoAP protocol, with a total average delay of 0.09386 second, total average throughput of 8.45013 Kbps, total average of packet received of 35.79073 Bytes, and the total average of power consumption of 7.66233 mW. Keywords : 802.15.4, CoAP, MQTT-SN, Simulation, Wireless Sensor Network
Perencanaan Coverage Dan Capacity Jaringan Long Term Evolution (lte) Frekuensi 700* Mhz Pada Tol Cipularang (cikampek-purwakarta-padalarang) Menggunakan Metode Physical Cell Identity (pci) Riano Febrianto; Uke Kurniawan Usman; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada tugas akhir ini dilakukan perencanaan jaringan LTE outdoor pada Tol Cipularang (Cikampek- Purwakarta–Padalarang). Perencanaan jaringan LTE ini dilakukan dengan cara perhitungan coverage dan capacity. Perhitungan coverage digunakan untuk mendapatkan radius daya pancar radio antena atau BTS (Base Transceiver Station). Perhitungan capacity digunakan untuk mengetahui jumlah kapasitas yang disediakan oleh antena atau BTS, serta mengetahui throughtput yang akan didapatkan oleh user yang ada di Tol tersebut. Pada penelitian ini juga dilakukan perencanaan trafik yang diperlukan sebagai data pendukung dalam perencaan jaringan LTE outdoor ini. Kemudian dilakukan perencanaan berdasarkan neighbour relation dan physical cell identity (PCI). Perencanaan jaringan LTE di jalan tol Cipularang ini disertai dengan simulasi menggunakan software ATOLL. Dengan adanya PCI terutama di daerah utama yaitu sepanjang jalur Tol Cipularang dengan membandingkan sebelum dan sesudah menggunakan metode PCI maka dapat mengurangi level interferensi yang ditunjukkan meningkatnya probabilitas daerah dengan nilai BLER yang kecil yaitu 761 km² menjadi 760 km², kemudian karena interferensi yang berkurang maka nilai rata-rata C/(I+N) naik sebesar 11,09 dB yang sebelumnya 10,96 dB, sehingga average user throughput mengalami kenaikan dari 18.842,96 kbps menjadi 19.026,46 kbps. Kata kunci : LTE, ATOLL, coverage, capacity, neighbour relation, physical cell identity, BLER, C/(I+N), throughput.
Co-Authors Abdulqadir Muhtadi Achmad Rizal Danisya Adinda Ayu Herdianto Adinda Riztia Putri Aditya Bram Wiratma Aditya Ramadwiputra Adnan Purwanto Ahmad , Ali Hanafi Ahmad Abdillah Siddiq Ahmad Saifuddin Mufid Ahmad Thoriq Azzam Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Ali Hanafi Ahsanuddin, Rafiq Irham Airlangga Baihaqi Wicaksono ajibekti, ari Akhmad Hambali Akhmad Syauqi Alam Nasyrah Muharram Nasution Aldo Algafaru Alfin Hikmaturokhman Algafaru, Aldo Ali Muayyadi, Ali Alif Faikah Alifiyah Pratiwi P.Wedda Almyra Rosedyana AM, Debby Tri Wulandari Ammatia Risty Ammatia Risty, Ammatia Andi Ainun Najib Andrea Eges Seca Barus Andri Agustav Wirabudi Andri Suwignyo Anego, Raga Esa Angga Rusdinar Anhar, Dafin Rizki Anisia, Rianda Aqila Safira Hasnul AR. Margans Tanjung Ardhi Anzala Muhammad Arfianto Arfianto Arfianto Fahmi Ari Ajibekti Masriwilaga Ari Satrio Arief Goeritno Arief Rakhman Arief Rakhman Saputra Arif Indra Irawan Arisman Putra Munggaran Arta, Virda Amalia Asep Mulyana Asep Mulyana Audy Septarindra Ayu Irmawati Aziz, Hamdi Azzam, Ahmad Thoriq Bachtiar Hendro Assiddiq Bahtiar Widayanto Basuki Rahmat Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bayu Erfianto Beny Triantono Bima Sanjaya Boby Priaksa Briantono, Mahardika Hanif Cendika Deby Hartanta Chrisna Fiddin Dadan Nur Ramadan Dadan Rohdiana Dadang Gunawan Dadiek Pranindito Damayanti, Widya Danu Dwi Sanjoyo Derryanda Sulistio Devi Fitriani Devyta Asterina Dewa Gede Cahya Prastika Dewanto, Ramadhika Dini Adlina Salman DJOMI, MANZILA IZNIARDI Doan Perdana Dong Ho Lee Dong-Sung Kim Dwi Sanjoyo, Danu Edoeardo Setiawan Eka Santi Wahyuningtyas Emeraldo Faris Aufar Endang h Chumaidiya Enrico Megantara Evan Adhi Kurniawan F. Ahmadi Djajasugita Fadhil Riardy Rivai Fadhilah, Muhammad Zidan Fahlevi, Fauzan Fahmi Bagaskara Perdana Fahriza, Mochammad Iqbal Fanny Tarida Tampubolon Fardan Fardan FARDAN FARDAN, FARDAN Faris Salman Hakim Fathih, Muhardian Favian Dewanta Fendy Purwanto Feralia Fitri Feri Teja Kusuma Fidar Adjie Fidar Adjie Laksono Fidelis Surya Putranta Fidelis Surya Putranta Fitra Purwandika Galih Erki Basuki Gendhis Azzukhruf Dynastuti Gilang Perdana Putra Gita Indah Hapsari Gumilar Hadi Prabowo Gustommy Bisono Habib Al Ghani Hadhara, Fikri Hafidudin . Harry Rachmatsyah Helni Mutiarsih Jumhur Herda Theo Perdana Hirwandi Agusnam I Made Wahyuda Permana Ida Wahidah Ilham Reza Wijaya Imam Hedi Santoso Iman Hedi Santoso Iman Santoso Indra Maulana, Bintang Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Indrarini Dyah Indrarini Dyah Irawati Intan Laily Muflikhah Irawan, Muhammad Naufal Nur Irma Noviandari Irma Nurlita Dewi Irmansyah, Tedy Irwanda Kurniawan Istikmal Jafar Alim Habibi Jorjiana Aminatus Kadi, Aufaryafi Baskara Khurniawan, Amri Leanna Vidya Novita Leanna Vidya Yovita Leanna Yovita Listya Wulandari Mardiah M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mas’ud Bayu Sadewo Maulana, Bintang Indra Maya Rosalia Menachem Bayazid Aufar Mohamad Samudra Mohammad Andre Mutalibov Mohammad Kurnia Putra Mohammad Rizky Pratama Muhammad Azriel Muhammad Fuadi Sururuzzaman Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Geo Unggul Putra Kusuma Utomo Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hamzah Mushaddiq Nabila Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Mufti Ardiansyah Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Ningrum, Ratna Widya Ningrum, Sussi Novia Indrawati Nugraha, Umar Nur Andini Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurwulan Fitriyanti Nyoman Bogi Aditya Karna Periyadi, Periyadi Piove Wiraguna Prasojoe, Rahmat Ramadan putri angelia R Rumani Rumani R Rumani Rumani, R Rumani Raden Arjani Rosalina Radian Priambodo Radiv Herdian Rafif Taruna Ramadhan Ramadhika Dewanto Ramadhika Dewanto Ratih Loviesta Nurbed Ratna Mayasari Rein Rachman Putra Repka Mochamad Zaqy Mulyadi Resi Pramudyo Pariwibowo Retno Hendriyanti Reza Arlan Reza Fahlevi Zulkarnaen Reza Lutfi Ananda Rianda Anisia Rianda Anisia Riano Febrianto Riany Erdiyanti Ridha Muldina Negara Rifqi, Muhammad Naufal Risang Suryadi Saputra Risyaf Fawwaz Pradipta Rivaldi Fawzian Rizal Erwin Irwansyah Rizka Darmawan Dwi Putra Rizqon Robie, Rizqon Robby C. Manurung Rudi Sianipar Ruly Naufaldi Kurniawan S, Andhika Sabrina Chairunnisa Safida Reynita Sari Sahrul Mulia Sandra Erpanji Sar Sardy Satria Bagus Pratama Septian Nurul Chalik Setyorini Setyorini Setyorini Sevierda Raniprima Shihab, Kusvihawan Muhammad Sofia Naning Hertiana Sugondo Hadiyoso Suryamiharja, Andhika Sussi Sussi Sussi , Sussi Syarifuddin, Sri Dewi Sartika Tanjung Perdana Kusuma Tengku Ahmad Riza Tjahjo Adiparabowo Tjahjo Adiprabowo R Tuntun Aditara Maharta Uke Kurniawan Usman Unang Sunarya Usep Taufiq Hidayat Vikry Fadillah Virginia Rosaline Wibowo, Truly Baaqii Widyanto, Toto Wisesa, Pradipa Catya Wisma Dwi Kurnia Yanis, Naili Ikrimah M. Yasir, Dara Kusumawati Ramadani Yohanes Dickson Yuggo Afrianto Yusuf Budiman Zhafari Luthfan Oswar