Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VII A SMP KATOLIK St. PAULUS PALU PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT Oktavia, Libryani; Hamid, Abd.; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.018 KB)

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya pemahaman siswa kelas VII A SMP Katolik St. Paulus Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Hal ini disebabkan karena siswa kurang percaya diri dan kurang terlibat aktif dalam pembelajaran serta pola pikir siswa yang menganggap bahwa penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat sama seperti penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, maka peneliti menerapkan metode penemuan terbimbing berbantuan media kartu posinega yang ditempuh melalui beberapa langkah, yaitu (1) perumusan masalah, (2) pemprosesan data dan penyusunan konjektur, (3) pemeriksaan dan verbalisasi konjektur, dan (4) umpan balik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode penemuan terbimbing untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VII A SMP Katolik St. Paulus Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat? Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan MC.Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan dan data hasil belajar siswa.Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode penemuan terbimbing berbantuan media kartu posinega, pemahaman siswa dapat meningkat sesuai dengan indikator keberhasilan tindakan.Kata Kunci: Metode Penemuan Terbimbing, Pemahaman, Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat, Kartu Posinega.
PROFIL PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT (FI) DAN FIELD DEPENDENT (FD) Hayah, Ni; Mallo, Bakri; Murdiana, I Nyoman
Aksioma Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI SMA Negeri 2 Dampelas dalam menyelesaikan soal pada subpokok bahasan parabola ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari satu siswa yang bergaya kognitif FI dan satu siswa yang bergaya kognitif FD. Hasil dari penelitian ini yaitu saat menyajikan masalah, subjek FI dan FD menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanyakan. Selanjutnya dalam mengklasifikasi unsur-unsur parabola, subjek FI mengelompokkan unsur-unsur parabola menurut bentuk parabolanya yaitu parabola horizontal terbuka ke kanan. Kemudian dalam memberi contoh dan non-contoh pada setiap unsur-unsur parabola, subjek FI memberikan contoh dan non-contoh dari setiap unsur-unsur parabola yang diberikan. Kemudian menyajikan masalah persamaan parabola dalam representasi matematis, subjek FI dan subjek FD menyajikan persamaan parabola kedalam bentuk persamaan umum parabola. Kemudian menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur tertentu dalam menentukan persamaan parabola, subjek FI menggunakan dan memilih persamaan umum parabola horizontal dan subjek FD menggunakan persamaan umum parabola walaupun subjek tidak mengetahui jenis persamaan umum parabola yang digunakan. Kemudian subjek FI menjelaskan kembali prosedur yang digunakan serta memberikan alasannya dengan menggunakan bahasanya sendiri dan subjek FD menjelaskan kembali prosedur yang digunakan walaupun dalam proses penyelesaiannya siswa belum memahami dengan baik langkah-langkah yang harus digunakan.Kata Kunci: Profil; Pemahaman konsep matematika; Parabola;
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA (STUDI EKSPERIMEN PADA PERBANDINGAN TRIGONOMETRI SUDUT ISTIMEWA DI KELAS X MIA 1 SMA NEGERI 3 PALU) Novianti, Heni; Nurhayadi, Nurhayadi; Murdiana, I Nyoman
Aksioma Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap hasil belajar matematika pada perbandingan trigonometri sudut istimewa di kelas X MIA SMA Negeri 3 Palu. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) efektif terhadap hasil belajar matematika pada perbandingan trigonometri sudut istimewa di kelas X MIA SMA Negeri 3 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan The One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 3 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019 dan terdiri dari 7 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Nonprobability sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas X MIA 1 yang berjumlah 30 siswa. Hasil analisis data dari post-test diperoleh persentase ketuntasan siswa sebanyak 80%. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan data post-test siswa diperoleh zhitung = 1,73 dan ztabel = 1,65 pada taraf signifikan 0,05, hal tersebut menunjukkan zhitung > ztabel yang artinya tolak H0 dan terima Ha. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) efektif terhadap hasil belajar matematika pada perbandingan trigonometri sudut istimewa di kelas X MIA SMA Negeri 3 Palu.Kata kunci: Efektivitas Pembelajaran, Realistic Mathematics Education, Hasil Belajar.
Pelatihan Penerapan Model-model Pembelajaran Inovatif untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guna Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru-guru SD Gugus 3 Palu Utara Murdiana, I Nyoman; Sukayasa, Sukayasa; Hasbi, Muh.; Karniman, Tegoeh S.
Jurnal Kreatif Online Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers are required to be able to carry out self-development sustainably through Sustainable Professional Development (PKB) activities. One of the PKB activities is to conduct research, especially Action Research (PTK). In doing PTK is very much determined by the ability to carry out innovative learning. The results of interviews with the Head of Teacher Working Group (KKS) of Gugus 3 Palu Utara obtained information that there are still many teachers in the Gugus 3 Palu Utara District experiencing problems in implementing Student Center-based Learning (SCL) models that match the expectations of Kurikulum 13 (K13). This community service was intended to provide training to teachers of SD Gugus 3 Palu Utara in the application of innovative SCL-based learning models that are in accordance with the K13 paradigm in order to improve pedagogical abilities in the context of sustainable professional development. During the implementation of the training activities, the teachers of SD Gugus 3 Palu Utara showed high enthusiasm in participating in this training activity and many of them asked questions about things they did not clearly understand. This indicated that the implementation of the training received positive responses from the teachers of SD Gugus 3 Palu Utara. From the results of the distribution of service instruments, it was found that the average percentage of participants who answered correctly was 88%, it meant that the training participants' mastery of innovative learning was very good.
Analisis Keterampilan Metakognisi Dalam Memecahkan Masalah Materi Aljabar Siswa Kelas VII regina sintia; Muhammad Rizal; I Nyoman Murdiana; Dasa Ismaimuza
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v8i1.3405

Abstract

Permasalahan terhadap kurangnya keterampilan metakognisi siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada materi aljabar diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan memberikan soal operasi bentuk aljabar kepada siswa kelas VII SMPN 1 Palu. Berdasarkan hasil observasi diperoleh kemampuan berpikir siswa dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kurangnya keterampilan metakognisi siswa ketika memecahkan masalah pada materi aljabar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh deskripsi keterampilan metakognisi dalam memecahkan masalah materi aljabar siswa kelas VII SMPN 1. Palu. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa (1) siswa yang berkemampuan matematika tinggi menyadari menggunakan perencanaan, pemantauan dan evaluasi dalam setiap tahapan pemecahkan masalah matematika, (2) siswa yang berkemampuan matematika sedang menyadari dalam menggunakan perencanaan, pemantauan dan evaluasi dalam tiga tahapan pemecahkan masalah matematika tetapi pada tahapan memeriksa kembali hasil siswa yang berkemampuan matematika sedang belum menyadari dalam menggunakan evaluasi, (3) Keterampilan metakognisi siswa berkemampuan matematika rendah dalam memecahkan masalah materi aljabar belum menyadari dalam menggunakan perencanaan, pemantauan dan evaluasi dalam setiap tahapan pemecahkan masalah matematika.
A Developmental Study of Junior High School Mathematics Instructional Media Guided from Humanity-Value of Learning Model (MPNK) to Prevent Juvenile Delinquency Murdiana, I Nyoman; Lefrida, Rita
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 24, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um047v24i12017p020

Abstract

Abstract: The Research and Development study aimed to develop a instructional media for math lesson using valid, practical, and effective humanity-value teaching model to prevent juvenile delinquency. To achieve the objective, the prototypical study was conducted using 3 phase development, namely (1) early assessment phase or front-end analysis, (2) the development phase consisting of expert validation and tryout I, and (3) the evaluation phase through tryout II using a quasi experiment design with anacova data analysis. The result from the first year development (2015) was the instructional media for junior high school using a valid humanity-value teaching model to prevent various kinds of juvenile delinquency. The products developed from the current research were in the form of lesson plan, teacher’s book, student book, and student worksheets. The products were in the form of draft of the instructional set which was valid.Keywords: instructional media, junior high school, mathematics, MPNK modelAbstrak: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika SMP berpandu Model Pembelajaran Nilai Kemanusiaan (MPNK), yang valid, praktis, dan efekktif guna mencegah kenakalan remaja.Untuk mencapai tujuan tersebut, maka jenis penelitian yang digunakan adalah prototypical studies melalui tiga tahap pengembangan. Tiga tahap tersebut yakni: (1) fase hulu hilir, (2) fase pengembangan melalui kegiatan validasi oleh pakar dan kegiatan uji coba I; (3) fase penilaian melalui kegiatan uji coba II dengan rancangan “Quasi- Expriment” dan datanya dianalisis dengan Anacova. Hasil yang telah diperoleh untuk pengembangan tahun I (2015) adalah produk perangkat pembelajaran matematika SMP berpandu MPNK, yang valid dalam rangka mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja. Produk yang telah diperoleh dari hasil penelitian ini berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Buku Guru, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Produk tersebut berupa Draft Perangkat Pembelajaran yang telah memenuhi kualitas valid.Kata kunci: matematika, model MPNK, perangkat pembelajaran, SMP
ANALYSIS OF SCHOOL ERRORS OF CLASS VIII SMPN 19 PALU IN RESOLVING THE STORY OF PYTHAGORAS THEOREM BASED ON NEWMAN THEORY Mirawati, Ni Kadek; Anggraini, Anggraini; Murdiana, I Nyoman; Sugita, Gandung
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v8i2.11143

Abstract

This study aims to describe the types of errors made by students in solving Pythagorean theorem story problems based on Newman's theory. This type of research uses descriptive research with a qualitative approach. Data collection was done by tests and interviews. The type of data in this study is qualitative data, namely a description of the types of student errors in solving Pythagorean theorem story problems based on Newman's theory. The subjects of this research were students of class VIIIA SMP Negeri 19 Palu totaling 3 students. The results of this study indicate that students' errors in solving Pythagorean theorem problems in class VIIIA are 1) Comprehension Errors, namely students are unable to understand what is known and what is asked and students do not know what is known and what is asked according to the problem request 2) Transformation Errors, namely students do not write down the formula used, and students are unable to determine the correct formula in solving the problem. 3) Process Skill Errors, namely students do not write down the formula used, and students are unable to determine the correct formula in solving the problem. 3) process skill errors, namely students are unable to perform the procedures or steps used correctly, and students have not been able to perform the correct calculation process. 4) answer writing errors, namely students are unable to write the final answer from solving the problem, students are unable to write and explain the final answer in accordance with the intended conclusion of the problem
ANALYSIS OF THE DIFFICULTIES OF GRADE VII H STUDENTS OF SMP NEGERI 6 PALU IN SOLVING SET STORY PROBLEMS IN TERMS OF LEARNING STYLE Anisa, Nurul; Anggraini, Anggraini; Sugita, Gandung; Murdiana, I Nyoman
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v8i2.11137

Abstract

This study analyzes students' difficulties in solving set story problems, taking into account students' learning styles. The research approach used a qualitative approach. Data were obtained through questionnaires, written tests and interviews. The results showed that students with visual, auditorial, and kinesthetic learning styles experienced difficulties in solving set story problems. Students with visual learning styles experience two indicators of difficulty, namely difficulty learning concepts and difficulty applying principles. For difficulties in learning concepts, students cannot use formulas that are in accordance with the conditions of the problem, namely the formula for the combination and difference of three sets. As for the difficulty of applying principles, students make mistakes in calculation activities and do not solve the problem. Students with auditorial learning styles experience all indicators of difficulty, namely difficulty learning concepts, difficulty applying principles and difficulty solving verbal problems. In the difficulty of applying concepts, students cannot translate the form of the problem, do not know what is known from the problem, students also do not use formulas that are in accordance with the conditions of the problem. In difficulty applying principles, students make mistakes in calculation activities when solving problems. In the difficulty of solving verbal problems, students make mistakes in translating problems into mathematical form, students also cannot determine the data used, and do not check the answers obtained. Students with kinesthetic learning styles fulfill all indicators of difficulty, namely difficulty learning concepts, difficulty applying principles and difficulty solving verbal problems. In difficulties in learning concepts, students hesitate in using memorization or set notation. students cannot use formulas that are in accordance with the conditions of the problem. In difficulties in applying principles, students make mistakes in calculation activities. This happens because students do not know the formula and make mistakes in using the data used. In the difficulty of solving verbal problems, students make mistakes in determining the data used, students do not check their answers again.
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skills pada Materi Pola Bilangan Lestari, Puput Puji; Anggraini, Anggraini; Sugita, Gandung; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v7i1.10163

Abstract

This study aims to describe students' critical thinking skills in solving HOTS questions on number pattern material in class VIII SMPN 12 Palu. The method used in this research is qualitative method. The results showed that students with high ability (S1) were able to fulfill all stages of critical thinking well, including clarification, assessment, inference, and strategy in solving number pattern problems. Students with moderate ability (S2) showed varied abilities, with deficiencies mainly at the strategy stage. Meanwhile, students with low ability (S3) experienced significant difficulties in the clarification, inference and strategy stages, which affected the results of solving problems that were less precise. The conclusion is that students with high ability (S1) in mathematics show good critical thinking skills at all stages of problem solving, while students with moderate ability (S2) show variability and students with low ability (S3) face difficulties in several aspects of critical thinking, especially in understanding problem information, inference and solution strategies. Keywords: Critical Thinking Ability, Number Patterns, HOTS Questions
Profil Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Limit Fungsi Ditinjau Dari Gaya Belajar Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sigi : Profil Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Limit Fungsi Ditinjau Dari Gaya Belajar Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sigi Ulfa; Anggraini; Sugita, Gandung; Murdiana, I Nyoman
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2024): Histogram: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v8i2.3704

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa bergaya belajar visual, auditorial dan kinestetik pada limit fungsi di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sigi. Jenis penelitian kualitatif, dengan 3 subjek dari 21 siswa, dikelompokkan berdasarkan gaya belajar. Data diperoleh menggunakan instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri, angket gaya belajar, tes tertulis serta wawancara dilakukan 2 kali diwaktu yang berbeda. Teknik analisis data menggunakan  kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) siswa bergaya belajar visual (GV) memenuhi empat indikator, menyatakan ulang konsep, memberikan contoh dan non-contoh, menyajikan konsep dalam bentuk tabel dan gambar, serta memilih metode dalam menyelesaikan tes limit fungsi. Ciri-cirinya mengerjakan soal dengan teliti, 2) siswa gaya bergaya belajar auditorial (GA) memenuhi tiga indikator, menyatakan ulang konsep, menyajikan konsep dalam bentuk tabel dan gambar serta memilih metode dalam menyelesaikan tes limit fungsi. Ciri-cirinya membaca soal dengan suara keras, dan 3) siswa bergaya belajar kinestetik (GK) memenuhi 2 indikator yaitu menyatakan ulang konsep dan menyajikan konsep dalam bentuk tabel dan gambar. Ciri-cirinya menunjuk soal dengan jari.   ABSTRACT This study describes the concept of understanding the ability of students with visual, auditorial, and kinesthetic learning styles to limit functions in class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Sigi. This type of research is qualitative, with three subjects from 21 students grouped by learning style. Data were obtained using research instruments, namely the researcher himself, a learning style questionnaire, written tests, and interviews conducted two times at different times. Data analysis techniques include data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results showed: 1) visual learning style (GV) students fulfill four indicators, restate concepts, provide examples and non-examples, present concepts in tabular and pictorial form, and choose methods in solving the function limit test. His characteristics worked on the problem carefully: 2) auditorial learning style (GA) students met three indicators, restating concepts, presenting concepts in tabular and pictorial form, and choosing methods in solving the function limit test. His characteristics read the problem aloud, and 3) kinesthetic learning style students (GK) fulfill two indicators, namely restating concepts and presenting concepts in tabular and pictorial form. His characteristics point to the problem with his finger.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd Hamid Abd. Hamid Abd. Hamid Abdul Hamid Alfisyahra Alfisyahra, Alfisyahra Alfriyanti, Niluh Ali, H. M. Tawil Made Ali, M. Tawil Made Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggun Pratiwi Anifan, Anifan Anisa, Nurul Annisa Annisa Arafyana, Azniar Arfi Ariansyah, Ahmad Ariharno A. Lambause Asis, Nurasia Awaliyah Ramadhani Baharuddin Paloloang Bakri Bakri Bakri Mallo Bakri Mallo Berliana, Ratih Chalid, Ziyad Dahniar Dahniar Darius, Cumarlin Dasa Ismaimuza Dewi, Ni Gusti Ayu Kartia Eliswatus Solekhah Eliyana, Eliyana Ermayanti, Ni Luh Evie Awuy Fadila Rizky Fadila Rizky, Fadila Ferlina Sabtin Puahadi Firmansyah Firmansyah Fitriyaningsih, Ari Gandung Sugita Hairiyah, Hairiyah Hapsa Hayah, Ni Holyness Nurdin Singadimedja I Made Sudarsana Ibni Hadjar Ibnu Hadjar Indah Hapsari Irfandi Irfandi, Irfandi Islam, Fahrul Israeni Wage Septrijiwati Iswandi Abdullah Jaeng, Maxinus Karniman, Tegoeh S. Kelengi, Fadlun Wahyuni Khairani, Miranti Lia Ariyati Lapahu M, Bakri M., Bakri Madeali, M. Tawil Mansandi Hi. K. Diasamo Mansur, Meliani Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Maxinus Djaeng Megawati Risky M. Djamali Meilando, Reksy Meldawati Simaa Mika, I Putu Nadiat Mirawati, Ni Kadek Miswadi Miswadi Mubarik Mubarik Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Mulianti MUSTAMIN IDRIS Mustamin Mustamin Naim, Siti Hanifah Nelsie Arzenta Ningsih, Firnawati Adia Nizrah Novianti, Heni Nugroho, Yudha NurAfni NurAfni Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurhayadi Nurul Fitra Ramdhani Nurvita Nurvita Oktariani, Dewi Oktavia, Libryani Pathuddin Puluhulawa, Idrus Puput Puji Lestari, Puput Puji Putri, Cindy Ade Putri, Resky Yuliani Rahman, Afdalul Rahmayanti, Fira Ramdhani, Nurul Fitra Ratni, Try regina sintia Reza Adeliyah Riawati, Ni Kadek Rendi Risky, Megawati Rismah Gaib Rita Lefrida Romu, Siti Nur Janah T.H. Rusmawa, I Ketut Beni S., Sarkia Saharah Saharah, Saharah Salati S. Yampel Sarni Sarni Saroinsong, Jein Seftiani, Dini Siti Ramadan Solekhah, Eliswatus SOMPO, DHEVID DHIFKY REONALD Suardi D. Arifat Suka yasa Sukayasa Sumarni Sumarni SUSANTI Sutji Rochaminah Suwitra, I Ketut Catur Swintari, Sang Ayu Kade Takus, Dedi Spempri Tarrua, Charla Tegoeh S. Karniman Ulfa Umi Kalsum A. Matalang Widya Wulandari Zhabriani, Khalifa Zidan H.L, Moh. Zubaer, Rizky Ramadhani